(navigation image)
Home American Libraries | Canadian Libraries | Universal Library | Community Texts | Project Gutenberg | Biodiversity Heritage Library | Children's Library | Additional Collections
Search: Advanced Search
Anonymous User (login or join us)
Upload
See other formats

Full text of "Demi Allah 2 Kabut di Balik Misteri Meninggalnya Paus Yohanes Paulus 1"



Seri Biograrl 1 



Dauid Yallop 



i 



W t ummmt 



V f 



Kabut di Balik Misteri Meninggalnya 
PAUS YOHANES PAULUS 1 



2 



Penerbit Mega Media Abadi, Jakarta 



Sen BiograPi 1 



David Yallop 




Kabut di Balik Misteri Meninggalnya 
PAUS YOHANES PAULUS 1 




Pcncrbit Mcga Media Abndi, Jakarta 



DEMIALLAH ! 

B^gian - 11 
Seri BiagraTi 1 

Judul Adi : David Yallop, IN GOD* NAME: An Invesligatian Into Tne Muider Of 
fc ' ^itope John PauM, Oorgi Books, London, 1987, 

". ^ Copyright ©I988by TransworldPublisher Ltd, London. 
'HakCiptaBahasaIndonesia©priaMEGA MEDIA ABADI 
Alih Bahasa : Drs. Bambang Hartono M.Sc, 
Editor : Redaksi MEGA MEDIA ABADL 

Dis^in sampul: Lulu Kania Putra I 

I 



Otakan ferUma : Juii 1990 

Diiarang mempioduksi dalam bentuk apa pun tar.pa ijin Lertulis dari Pcn^rbit. Kaic 
Qpiu/Penerbitan dili]*lungi oleh Undang-Undang pasal 44: 

(1) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumuinkan atau m*™p<TbEn; r ^ 
suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidand tlengan pi^ana penjara p&- 
ling lania 7 (tujuh) tahun uan/atau dcnda paung banyak Rp. 100.000.000,- 
(seratusjuta rupi^hl 

(2) Barangstepa de^g^n St-ngaja menyiark^n. memamerlcin, mengpdjikiui atau mei> 
jual kepada umum suatu riptaan atau harang hasil pelanggaian Hak Ciptz se- 
bagaimana dimaksud dalam ayat (1}\ dipidana dengan pidana penjara palin^ 
lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 50.000,000,- (lima- 
^uluhjuta nipiah.). 



liATA PENGAJSTTAR 



Buku IN GOD'S NAME karya David Yallop ini pernah 
menjadi bestseller di pasaran bebas Eropa. Atas dasar itulah 
MEGA MEDIA ABADI ingin mcnerbitkaimya, 

Tanpa maksud mempromosikan apalagi mendiskreditkan 
Vatikan sebagai pusat Gereja Katolik Roma r MEGA MEDIA 
ABADI mcnyajikan buku terjemahan ini. MEGA MEDIA 
ABADI menerbitkan buku ini tanpa meminta restu atau nihil 
obstat dari pihak Instansi Gereja Katolik. Sebaliknya pula, 
bijaksanalah kiranya bila Instansi Kegerejaan tidak merasaperlu 
bcrkcbcracan atas terbitnya buku yang cukup kontrouersial 
\rvL Buku IN GOD'S NAME yangditerjemahkan menjadi DEMI 
ALLAH , .!> semata-mata hanyalah pendapat seorang DAVID 
YALLOP sebagai pengarang yang menyajik-m sebuah 'noveP, 
dan bukar. berasal dari suatu kelompok tertentu baik yangme- 
mihak aTaupun yang memusuhi Gereja Katolik, 

MEGA MEDIA AEADI merasa perlu mengedepankan hal 
ini, agar pembaca sudali terlebih dahuiu membekali dirinya 
dengan sikaf>-arif schingjja mampu mencerna bacaan yang 
kontrovcrsiaI ini sccara bijahsana. Untuk itu baik kiranya dike- 
mukakan barang-sedikit sejarah tcijadinya ncgara \fatikan, agar 
dapat inelatar-belakangi wawasan pembaca a Iakaaarnya. 

VATIKAN sebuah tempat unik. Selain scbagai negara-kota, 
Vatikan juga berkcdudukan sebagai Pusat Pemerintahan Gereja 
Katolik Scdunia, ucngan Paas scbagai Pemimpinnya. Maka dari 
itu dalam hal kehidupan-rohani, tidaklah mengherankan bila 
orang-orang Katolik-Roma di seluruh dunia yang bcnumlah 
mendekati angka satu milyar itu, kesemuanya mcmaiingkan 
perhatiajinya ke kota Yatikan yang luasnya tidak rnelebihi 50 
hektar. Di sanalah selaku Gembala Rohani, Sri Paus menjarti 
panutan hidup-moral umat Katolik-Roina di seluruh dunia. 



Untuk menjamin kedaulan dan kenetralan selakuPanutan- 
Rrhani, Sri Paus tidak menjadi warganegara salah suatu negara, 
mclainkan lncnjadi kepala suatu negara yang berdaulat penuh, 
yakni VATIKAN. Iniiah satu-satunya negara di duniayangber- 
daulat-penuh, tetapi secara phisik tidak memiliki kekuatan apa- 
pun; baik kekayaan maupun Angkatan Bersenjata, selain bebe- 
rapa puluh orang bersenjatakan tombak sekedar cntuk upacara- 
periyambut tamu negara. Akan tetapi sebagai pcngemban ke- 
kuatan moral, Vatikan mcmang tiada tandingannya di dunia 
inL Itulah sebabnya maka Yatikan menjadi salah satu pusat per- 
hatian politik dunia. 

Sejak bulan Oktober 1978 Paus \ohanes PauIus-II men- 
duduki Tahta Vatikan r menggantikan PAUS YOHANES PAU- 
LUS-I yang pada malam-buta tanggal 23 September atau pagi- 
subuh t&rvggal 29 September 1978 meninggal dunia. Hal itu ber- 
arti Jianya 33 hari seteiah terpilih scbagai Paus nienggantikan 
PausPaulusVL 

Maka dari itu wajar bila timbul pertanyaan di benak ba- 
nyak orang: "Apa penyebab-utama wafatnya Paus Yohanes 
Paulus-1 ?? Haruslah diakui bahwa fakta-wafa(jnya Paus Yohanes 
Paulus-I (nam? .aslinya: Albino Luciani) banyak diselimuti 
kabut-misterL Baiiyak orang mcn^uga } seorang di antaranya 
DAVID YALLOP si Pengarang, bahwa pelaku-pembunuhan 
dcngan racun tcrhadap bcliau ini adalah justru para Pembanru- 
Terdekatnya : y?uig telah bekcrja^ama dengau Mafia. 

Berdasar pengamatannya, si Pcngarang menarik kesimpul- 
an sementara b*hwa para Pembanni-Terdekat Sri Paus sampai 
melakukan perbuatan-nekad segila itu, kiranya tidak lain karena 
mereka merasa teran^am oleh TEKAD DAN SEPAK TERJANG 
PAUS YOHANES PAULUS-I yang mau menciptakan aparat 
Pemerintahan Vatikan yang bersih dari segala niacam noda ko- 
rupsi d™ mimipulasi. Beliau ingin niembawa Oreja kemball 
kepada semangat-a&linya sebagai Gereja-ycng-Miskin nrtuk 
kaum miskm* 

Sejarah mencitat barwa selama pcijalanan hidupnya yang 
sudah berusia 2-000 tahun. Gereja Katolik telah seririgjiali jatuh 
ke dalam kelemahan, baik yan^tecil maupun yang sangat fatil, 



vi 



baik yang dilakukan oleh umatnya yang sederhana, maupun 
oleh para Pimpman Hirarkin y a. Seandainya lembaga itu hanya* 
lah suatu kerajaan atau negara biasa, niscaya sudah beratus 
tahun yang lampau Gereja lenyap dari muka bumi ini, seperti 
halnya kerajaan kuno yang lain. Berkat selalu diperbaharui 
y keheradaannya\ kendati penuh dengan bercak noda di seluruh 
sejarah hidupnya, lembaga ini masih tetap mampu bertahan, Hal 
ini menunjukkan bahwa kcbe^adaannya itu berlandaskan pada 
kekuatan adi-kodrati\ demikianlah kira-kira iman-keyakinan 
or ang- oran g p eme luk agam a Ka tolik- Ro m a- 

Buku "IN GOD'S NAME" mi, yang keluar untuk pertama 
kaiinya pada bulan Juni 1984, telah diterbitkan ke dalam Iebih 
dari 20 bahasa, dengan jumlah tidak kurang dari dua-setcngah 
juta eksemplar. Dan kini tibalah gilirannya terbit dalam edisi 
bahasa Indonesia, dengan judul "DEMI ALLAH !*\ 

Dengan buku kisah-nyata "DEMI ALLAH !" InL 

Mega Media Abadi bermaksud menyajikan bacaan-sehat penam- 
bah cakrawala pengetahuan-umum, yang sekaligus juga dapat 
dipergunakan sebagai bahan-refleksu Buku yang menyerupai 
Biografi } memuat kehidupan, semangat serta iman Albino 
Luciani (nama kecil Paus Yohanes Paulus-I), yangkiranya diha- 
rapkan dapat membawa Gereja Katolik kembali kepada sema- 
ngnt-asli Gereja. 

Mcski buku ini kanyalak saiu opini di antara I'ir.a milyar 
opini lainnya, namun demikian bijaksanalah bila kita berani 
mcnerimanya sebagai cermin-dirt bagi para pcncinta buku-buku 
terbitan MEGA MEDIA ABADL 

Dan seperti halnya tiada gading yang tak retak, d^mikian 
pun hasil karya kamL Maka Redaksi MEGA MEDIA A3ADI 
mohon maaf sebesar-besamya bila dalam buku mi terdapat hal- 
hal yang kurang berkenan di hati pembaca karena kurang sem- 
pumaiiyapeng^arapan, 

Akhir kata Redaksi ingin mengajak Pembaca sekalian ber- 
s^pakat bah^a sanu yang kotor tidak mungkin membcrsibkan 
lantai secai^ tuntas. Dan siapa puii yang bertekad men:bers?h- 
kan ruangan, haruslah dia beiani menanggung resiko terkena 
kotoran dari atas maupun dari bawah. Barangjcali itulah salah 



vn 



satu motwasipokok yang mendaasari sepak terjanPaus Yohanes 
Paulus-I untuk membersihkan Gerejanya, supaya semakm mam~ 
pu menyampaikan karya-penebusan Kristus kepada Dunia. 

Buku DEMI ALLAH I sengaja kami terbitkan daiam 

2 Bagian (Bagian-I dan Bagian-II), dengan maksud agar bukunya 
tidak terlahi tebal sehingga harganya pun jadi terjangkau. 

Demikianlah sumbangan kami, semoga bermanfaat bagi 
semua pembaca. 



PENGIRINGJILID-n 

Setelah berhasii mekwati berbagai masalah dan kesulit- 
an^^baik yang bcrsifat tehnis maupun prinsip, akhimya dapat 
jugakamimenerbitkanbuku DEMI ALLAH Jilid-II. 

Dengan ini kami ingin memohon maaf sebanyak-banyak- 
nya kepada para Pemerhati buku-buku MEGAMEDIA ABADI, 
yang terpaksa berlama-lama menantikan terbitnya buku DEMI 
ALLAHJiIidIIini\ 

Semoga dengan terbitny?» buku ini, terpenuhilah pula 
kewajiban kami menyajikan secarautuh bahan bacaan penam- 
bah wawasan, yang sekaligus riapat menjadi bahan-^€fteksi 
hagiparabijak. 

Akhirul kata, terima kasih atas pcrhatian dan pengertian 
scrriuapihak. 



REDAKSI 
MEGAMEDIAABADI 



vin 



DATTARISI 



KATA PENGANTAR V 

DAPTAR ISI IX 

PENGANTAR PENGARANG XI 

PRAKATA PENGaRANG XIII 

BAB 1 : MASA TIGAPULUH TIGA HARI 1 

BAB 2 : KITADITINGGALDALAMKETAKUTAN ... 99 

BAB 3 : BERKAT PEMBUNUHAN BISNIS JALAN 

TERUS 169 

PURNAWACANA ' . . '.' 261 

BEBERAPA CATATAN TERAKHIR 269 



. 









PE]VGA]jnDAR PEJVGARAJVG 



Buku ini terbit untuk pertama kali pada bulan Juni 1984, 
serentak tampil dalam berbagai bahasa dan di berbagai ncgara, 
Sampai saat ini sudah diterbitkan paling sedikit ke dalam 20 
(duapuluh) bahasa dalam berbagai jenis dan bentuk terbitan 
dengan jumlah tidak kurang dari dua setengah juta eksemplar, 
Ribuan surat telah saya terima; tujuh di antaranya bcrisi kritik- 
an, sedang sisanya boleh dikatakan memuat pujian kepada saya. 
Tapi yang terasakan Icbih penting dari kesemuanya itu ialah 
bahwa menurut pandangan uiereka Albino Luciani memang 
bcnar dibunuh dengan bukti yang sangat meyakinkan. 

Jawaban Vatican kabur, Pemyataan selama beberapa kali 
selalu berbunyi "Belum setiap orang dari para jurubicara mem- 
baca sendiri buku itu'\ Reaksi yang telah saya ramalkan dalam 
terbitan pcrtama itu, semuanya bisa didengar di mana-mana_ 

**&uotu penyajian spekulasi /antastis £ada seticp kemusta- 
hilan Laru. Sumbersumber di Yatican mengatakan bahwa bmsa- 
nya suatu Pasat dari Konstitusi Kepausan baru diberlakukan se- 
carategas, bila Paus telak wafat." 

Scperti buku ini menunjukkan, bahwa temyata kebohongan 
dalam beberapa hal tertentu telah menggerogoti orang-orang 
Vaticansejak 1978. 

" Meskipun tieniapat fakta-fakta yan*j tidak terbantahkan - 
termuat dalam buku mi r namun persurat-kabarar» dunia tetap 
tidak berhasil melawan Vatic*-i» dalam perkara ini. 

"Omong-kosong murahan" dan "Khayalan yang tak masuk 
akaV adalah dua contoh lagi dari kerepotan Vatican untuk 

xi 



berusaha membantah. Sifat pembunuhan itu sendirilah yang 
mcnyebabkan saya dihina oleh berbagai unsur dari hirarki 
Gereja, termasuk tuntutan yang dilontarkan oleh bbrbagai orang 
dari berbagai negara yang akan berusaha membuktikan bahwa 
saya keliru. Namun dengan terbitan - I Corgi pada tahun 1985 
inilah» muncul lagi dengan sangat jelas suatu fakta bahwa : 
tiada satu pemyataan, satu fakta, maupun satu anggapan pun 
yang mengatakan saya salah karena dalam buku ini saya menga- 
takan bahwa Paus Yohanes Paulus I telah dibunuh* Sungguh, 
seperti pen^matan dalam kata pen^jitar saya pada terbitan - 1 
Corgi, segala informasi yang sampai ke tangan saya, semuanya 
justru semakin membuktikan r kebenaran dari kesimpulan- 
kesimpulan yang telah saya ambil. 

Dalam bulari Juni 1985 saya sengaja berbuat agar segala 
usaha*Vatican kelihatan kekanak-kanakan. 

Bila : Vatican mainpu dan berani menjawab dua pertanyaan di 
bawah mi, berarti Vatican berhak dan mampu mengatakan 
bahwa kesimpulan dan pernyataan saya di atas adalah keliru. 
Pertanyaan saya yakni: [ 

— Kelirukah pernyataan saya mengenai Siapa yang telah \ 
menemukan jĕnazah Aibino Luciani? I 

— Kelirukah semua data yang ada di tangan Faus Yohanes * 
Paulus alrnarhum? 

Bila Vatican dapat meinbuktikan saya keliru, maka saya ber- 
sedia meny^imbangkan setiap sen dari royalti yang saya terima 
dari penulisan buku ini untuk riset masalah kanker. 

Tantan^n saya sempat menjadi bahan pembicaraan hangat 
di media-massa tingkat dunia\ Tetapi sampai detik ini, Aprii 
1987, sayamasih menunggujawaban Vatican. 



David A. YALLOP. 



XII 



PRAEATA PENGARANG 



Buku ini, suatu hasil karya riset intensif selama hampir ti^ 
tahun, tidak akan dapat terbit tanpa bantuan aktif dan kerjasa- 
ma tulus dari banyak orang dan banyak organisasL Banyak 
orang di antaranya yang mau membantu dcngan tekanan-pesan 
untuk tidak mencantumkan namanya. Scpcrti halnya dalam ter- 
bitan terdahulu, saya sangat menghormati keinginan mereka, 
Untuk kcsempatan ini ada kepentingan yang lebih besar untuk 
melindungi idcntitas mercka. Akan menjadi jelas bagi parapem- 
baca bahwa pembunuhan menipakan kejadian yang sangat se- 
ring dijumpai dalam buku. Ada sejumlah besar angka pem- 
bunuh yang tetap tdnggal terselubung secara res^ni. Tak se- 
orangpun meragukan bahwa seseorang yang bertanggungja- 
wab teihadap kematian sekian banyak orang, suatu saat juga 
akan menjadi korban pembunuhan. Maka menyebutkan nama- 
nama crang, baik pria maupun wanita, yang tdah san^it b?r- 
jasa kepada say? dengan berbagai bantuan yang 'super riskan\ 
adalah suatu tmdak kriniinal v^ng tak dapat dipertanggurig* 
jawabkan. Kepada merek^ saya sungguh berhutang yang tak 
ternilai harganya. AJasan-alasan untuk membuka tabir rahasia 
yang sangat luas itu sangat bcrvariasi sangat banyak jumlah- 
nya. Tetapi satu hal yang selaiLi mercka tek^nkan ialah : "Ke- 
benaran bagaimanapun harus diwartakan. Bila Anda siap untuk 
itu, lakukanlah saja/* 

Kepada mereka yang telah sangat mendorong saya, juga ke- 
pada banyak nama seperti yang tercannim di bawah ini, saya 
sampaikan pengnargaan dan honrai saya setinggi-tingginya: 
Profesor Amedeo Alexandre, Profesor Leonardo Ancona, Willi- 
am Aronwald, Linda Attwell, Josepkine Ayres r Alan Bailey, 
Dr. Shamus Banim, Dr* Derek Barrowcliff Pia Bnsso, Pater Aldo 

xiii 



Belti, Kardiual Giouanni Benelli, Marco Borsa, Vittore Branca y 
David Buckley t Pater Roberto Busa f Dr. Renato Buzzonetti t 
Roberto Calui, Emilio Cavaterra f Kardinal Mario Ciappi, 
Broeder Clemente, Joseph Coffey f Annaloa Copps, Ruper£ 
Comwall, Mgr* Ausitio Da Rif> Dr. Guiseppe Da Ros r Maurizio 
De Luca, Danielte Doglio, Mgr. Mafeo Ducoti, Pater Francois 
Evain t Kardinal Pericle Felici t Pater Mario Ferrare$e f 
Professor Luigi Fontrna f Mario di Francesco f Dr w Carlo 
Frtzziero f Professor Piero Fucci r Pater Giouaitni Gennari, Mgr. 
Mario Ghizzp f Pater Carlo Gonzaiez f Pater Andrew Greeley, 
Diane Hall t Dr* John Henry f Patcr Thomas Hunt f Wittiam 
Jackson T John J. Kenney, Peter Lemos, Dr* Dauid Levison f 
Pater Diego Lorenzi f Edoardo Luciani f William Lynch t Ann 
Mc Diarmid, Pater John Magee, Sandro Magister, Atexander 
Mansbn, Pro/essor Vincenzo Masini f Pater Francis Murphy y 
Mg*: Giutio Nicolini f Anna Nogara f Patcr Gerry O' Collins f 
Pater Romeo Panciroli, Patcr Gianni Pastro, Lena Petri t Nina * 
Petri, Projessor Pier Luigi Prati f Professor Giovani Rama p 
Roberto Rosone, Professor Fausto Rovetli f Professor Vincenzo ■ 
Rutli, Ann Etlen Rutherford r Mgr* Tiziano Scalzotto f Mgr r * 
Mario Senigagtia f Arnatdo Signoraca, Ernesto Signoraca\ J 
Poter Bartolomeo\ Sorges, Loraua Sulliuan. Pater Francesco ( 
Taffarei f Suster Vincenza t Professor Thomas Whitehead f Phillip 
Witlaiu 

Banyak tcri_i_a ka_*ih jaga saya sampaikan kcp*da: Ordo H| 
Santo Agustinus Regio R.orna, Bank San Marco, E_mk of Eng- 
land, Bank of Intrmational Settlemcnt di Basle, Bank of Italy, 
Catholic Centrai Library, Sarekat lman Katolik, Polisi Metro- 
politan London. Depariemen Pcrdagangan, Peipustakaan 
Data Statistik dan Pasar, Kolese Inggris di Roma, tederal ( 
Bureau Invertigation (FBI), Universitas Gregoriana di Roma, : 
Rumah Sakit New Cross unit Keracunan, Persatuan Pliarmasi - 1 
Inggris — Opus Dei, Tribunal of Ward — Luxembourg, Sekre- y ' 
t_ir_at Negara Amerika Serikat, Walikota Wilayah (Distrik) V 
Nev/ York Selatan, Kantoi Pcrs Vat:car_ dan Radio Vatican< 

Ada hanyak orang lain lagi yang terpaksa tidak dapat saya 
sainpaikan terima kasih saya secara terang-ierangan, karena 
mereka secara resmi tinggal di kota Vatican, sesuai den^n v " 

* 

XIV , " , , t V 



jabatan mereka di sana. Mereka telah mengontak dan membcri 
umpan kepada saya untuk me^ulai penyelidikan saya atas 
wafatnya Paus Yohanes Paulus I, Albino Luciani. Kenyataan 
bahwa banyak orang yang hidup daJam iman Katolik yang tidak 
dapat bicara atau disebutkan secara terbuka, sudah merupa- 
kan bukti kuat adanya kejadian nasionai di Vatican. 

Tidak salah lagi bahwa buku ini akan discrang atau akan 
dikucilkan oleh orang yang satu maupun oleh pihak lain, 
Di satu pihak seolah-olah buku mi merupakan suatu scrangan 
khususnya terhadap Gereja Katolik Roma ataupun terhadap 
Iman Kristen pada umumnya. Tapi percayalah: Tidak kedua- 
nya. Untuk tingkat tertentu hal ini merupakan suatu tuduhan 
kepada beberapa orang terkenal yang memang benar dilahirkan 
secara Katolik tetapi tidak pernah menjadi seorang Pengikut 
Kristus. 

Sungguh — buku ini bukan jugp suatu serangan terhadap 
J Iman' sekian juta umat yang percaya kepada Gereja Kudus itu. 
Apa yang telah mcreka imani sebagai suci, akan terlalu penting 
bila sampai mcnyerahkannya ke tangan orang-orang yang tclah 
be/sekongkol untuk kemudian mencampakkan Sabda Tuhan 
itu ke dalam lumpur — yakni suatu persekongkolan busuk yang 
telah berhasil dengan sangat mengerik;m itu. 

Seperti telah saya katakan terdahulu bahwa saya tclah 
mencmukan kesulitan yang tak terperikan kctika saya diharus- 
kan menyebut sumbcr-sumber khusus pada buku ini. Siapa 
yang tclah rnenyediakan apa atau yang tclali memberikan 
dokumen-dokumen penting lainn/a, pada hemat saya tetap- 
lah harus dirahasiakan. Saya dapat membcri jaminan kepada 
para pembaca bahwa segala informasi a semiia detu-detil dan 
semua kejadian telah diteliti dan diteliti uiang ke berbagai 
sumber yang dapat dipercaya- Sayalah yang bertanggungja- 
wVd terhadap kemungkinan terungkapnya secara jHas kejadian 
itu maupun kesimpulan-kesimpulan akhir daripadanya. 

S^ya yakin bahwa fakta yang saya dzpatkan mclaJui pem- 
bicaraan dengan beberapa orang yang relah meninggal, sebeium 
saya memulai penyelidikan ini akan mcnjadi scbab bagi ulasan 
saya ini. Misalnya, bagaimana saya dapat mengetahui apa 
yang terjadi pada waktu berlangsung diskusi antara Bapa Paus 



Yohancs Paulus I dengan KardinaJ Jean ViIlot mengenai pem- 
batasan kelahiran? Sebenarnya di Vatican tidak ada suatu Au~ 
diensi Pribadi yang benar-benar pribadi. Secara sederhana dapat 
dikatakan bahwa masing-masing orang pasti akan mengatakan 
kepada pihak lainnya mengenai apa yangbaru saja berlangsung. 
Dari sumber pihak kedua macam beginilah, yang kadangkala 
timbul perbedaan pendapat yang sangat pribadi, misalnya 
mengenai masalah di atas tadi, yang dapat merangkaikan kata 
jawab terhadap persoalan saya. Maka dialog (pembicaraan) 
yang terdapat di dalam buku ini bukannya dikarang, melain- 
kan hasil rekonstruksi. ; 



April 1984. 



-^ 



DAV1D A. YALLOP. 



^ 



\ 



\ 



V\ 



«„ 



»1 i 



:i_ :> 






^ ^ r * 



k?! ' ^ " 






XVI 



-.. ,: 






B AB I 

MASA TIGAPULUH 

TIGA HARI 



Duapuluh empat jam sctclah terpilih jadi Paus, Albino 
Luciani membuka lebar-lcbar semua jcndela apartemcn Istana 
Vatikan tcmpatnya tinggal, bagi mereka yang dapat menangkap, 
tindakannya itu dapat diartikan sebagai lambang dari seluruh 
gaya kepemimpinannya sebagai Paus. Bcliau mendambakan 
masuknya udara segar dan cahya mentari kc daJam tubuh Gereja 
Katolik Roma yang semakin lama terasa semakin suram-menye- 
sakkan, terutama di tahun-tahun tcrakhir kekuasaan Paus Paulus 
VL 

Luciani adalah scorang lelaki rendah-hati, Selama menjabat 
Uskup Agung di Venesia dia senang menyebut dirinya dcngan 
"Scorang miskin yang hanya pandai bcrdiam diri dan mcngurusi 
hal-hal keciL" Namun kini, semenjak digenggamnya tongkat ke- 
pausan, lelaki rendah-hati ini scolah-olah dipojokkan harus 
menghadapi keagungan Vatikan dan keangkuhan Kuria-Ro- 
^nana. Apa pun yang akan terjadi, Ielaki anak tuka T ig batu itu 
kiivi jadi Pimpinan Tcrtinggi agarnii yang didirikan seorang anak 
tukang kayu. 

Siapa menyangka bahwa lelaki sedcrhana itu dapat men- 
capai puncak kekuasaan Gereja K*aEcIik Roma? Banyak ahli ten- -*3 
tang Vatikan sama sckali tidak memperhitungkan Luciani, mes- 
kipun hanya sebagai calon Paus sekalipun, Karena itu mereka 
sering menyebut Paus4>aru ?tu dengan sebutan "Paus yang Tak 
Dikenal*'. Sungguh mercka tidak taliu bahwa Albino Luciani di- 
kenal baik sekali oleb scmbiLmpuluh Kardinal, sehmgga mc- 
niang pantcs b diberi kepercayaan untuk membaji^un masa 
dcpan Gereja, meskipun ia tidak pernah mcmpcrolch pendidik- 
an di bidang diplomatik dan tidak mempunyai pengalaman se-^ \. 
bagai anggota Kuria-Romana, Tetapi kali ini pcrsyaratan yang 



***! 



tak dimilikinya, rupanyamemang tak diperlukan. Dan bcbcrapa 
Kardinal anggota Kuria yang mencalonkan diri ternyata bahkan 
tidak terpiliK Rupanya mercka tcrgeser oleh kewibawaan sc- 
orang pendiam, rendah hati yang kemudian lebih suka disebut 
sebagai Pastor ketimbang Paus. Seorang Albino Luciani, yang 
dcngan sikapnya itu sesungguhnya sedang mencanangkan aspi- 
rasinya; revolusi total Semenjak digenggamnya tongkat kepaus- 
an, beliau bertekad hendak membawa Gereja kembali ke citra- 
ashnya, kesederhanaanj kejujuran, cita-cita dan aspirasi Yesus 
Kristus. Bukan berarti bahwa para Paus pendahulunya tidak mc- 
nuliki aspirasi sebagaimana yang dimiliki Luciank Planya saja, 
kcinginan para Paus itu umumnya kandas oleh para pcnaschat- 
nya yang keliru mcnafsirkan kcnyataan duniawi. Jadi, mungkin- 
kah keinginan Paus kali ini t Paus yang bertubuh kecil dan ber- 
kcpriba3ian sederhana itu, tidak akan kandas? Untuk revolusi 
totajnya, beliau harus melaksanakan berbagai pcrubahan, baik 
yang bc*rsifat lahiriah maupun yang spirituaL Akan mampukah 
beliau, bahkan hanya sekedar untuk melampaui tahap-tahap 
awal revdlusi totalnya? 

Pada waktu memilih Aibino Luciani, beberapa rekan i 
Kardinal scmpat bcrharap untuk mendapatkan seorang Paus J 
yang menyandang\sifat-sifat yang mereka inginkan dan tidak \ 
tercela scdik.it pun oleh sifat-sifat yang tidak mereka ingmkan, j 
Yang j>las tidak mereka inginkan itu ialah seorang Paus rcaksi- 
oner yang mungkin hanya akan mcng~sankan kcpada dunia se- ., 
bagai Paus yang pcnuh dengari sikap Litelektuaiisme-mandul 
yang sulit dipahami. Para Kardmal cenderung memilih seorang 
Paus yang memiliki kebajikan dan kebijakan maupun teladan 
kerendah-hatbn yroig nampak nyata kepada scmua orang. Dan 
tcmyata mereka tidak memilih orang yang salah. scorang gem- \ 
gala ycng bertekad mem^lihara domba-domba yang dipeicaya- i 
kan kcpad?nya_ 

Nama-barunya terasa sulit diucapkan oleh kcbanyakan 
cranj? Ronid, maka mertka mtnyingkatnya dengan panggiilan 
akrab "GIANPAOLO". Ada kesan sembrono memang, Tapi 
itulah keakraban Itali. Karena v itu panggilan ini dengan scnang - 
diterima oleh Sri Paus-baru dan digunakannya untuk menan- 



t o^ri^*.^- 



datangani surat-surat. Tetapi surat-surat itu selalu dikembalikan 
oleh Sekretaris Negara Jean Vittot dcngan koreksi supaya Paus 
menggunakan nama-resminya. Surat scmacam itu yang scmpat 
lolos dari 'sensor' Sekretaris Negara, biasanya yang ditulisnya 
dcngan tangan sendirL Misalnya yang berisi ucapan tcrima- 
kasihnya kepada para Pastor Ordo Agusiinian atas kcramah- 
tamahan mereka mcnerima Albino Luciani tinggal di kcdiaman 
mereka scbelum dilangsungkannya Konklar. Terima kasih? 
Ya! Kesederhanaan dalam tindak, itulah ciri khasnya. Dua hari 
scsudah terpilihjadi Paus, Pimpinan Tertinggi dari hampir satu 
milyar orang KatoIIk di seluruh dunia, Luciani scmpat mcluang- 
kan waktu untuk menyatakan tcrima kasih kepada orang-orang 
yangpernah dircpotkannya. 

Pada hari itu juga ditulisnya sehuah surat kepada seorang 
Pastor Itali yang sangat dikaguminya. Tapi nadanya lcbih pesi- 
mistis. Dalam suratnya itu, Luciani mengungkapkan kesadaran- 
nya tentang beban yang kini sccara khusus harus dipikulnya sen- 
dirian. 

*'Saya hcran dan bingung scndiri bahwa saya sampai bcrani 
menerimanya. Tapi sungguh, sehari kcmudian saya sangat 
menyesaiinya, Namun waktu itu teriadi, semuanya sudah 
terlambat" tulisnya. 

Tindakan pertdina yaiig dilakukannya begitu mcmasuki 
apartemen kcdkunan-resminya, Taus menelcpon dacrah asalnya 
di Utarp. labirara dengan Monsignor Ducoh yang sempat ter- 
kejut mcndengar suarany.a, Ducoli adalah tcman lama Luciani 
yang juga lckan sejawat dan kini jadi Uskup di Belluno, Disam- 
paikannya kepada Mgr. Ducoli hahwa ia " menderita kescpian 
demi umat" la juga menclepon EiioardG, saudara-lelakinya 
katanya: 

"Kini kau tahu, apa yang terj^cli ata^ diriku". 
Ir/i scmua memang merupakan imgkapan pribadi Paus Alhino 
Luciani, yang k.bih inengcssnkan ketidak-berdayaan Lueiani, 
Tetapi beberap?, ungkapannya yang lain, yang dhiorkan kepada 
masyarakat umum, mcnunjukkan betapa besar komitmennya 
sebagai seoiang pemimpin dunia. 



:/* 



Dia memulai karya-barunya dengan scnyumnya yang khas. 
Dengan ekspresi wajah yang menunjukkan kegembiraan itu saja 
ia sudali mampu mcncdulikan banyak orang. Rasanya mustahil 
ada orang yang memandangnya tanpa dapat merasakan ke- 
hangatan pribadinya. Dan setelah mcrasakan kchangatannya, 
orang akan merasa bahagia* Tidak demikian dengan Paus Paulus 
VI, Wajahnya yang tampak mendcrita ilu membuat jutaan orang 
mcrasa sendu dan lalu berpaling daripadanya. Scdang Albino 
Luciani secara dramatis mengubah vvajah Vatikan. Kini ia ber- 
hasil mercbut kcmbali perhatian dunia pada Tahta SucL Adalah 
scnyumnya pula yang mcmbuat banyak orang tergugah mende- 
ngar apa yang diucapkaunya di balik senyum itu, Scnyumnya 
incmang luar biasa. Tak seorang pun dapat mcncmukan rcscp 
dan rumus senyum seperti itu, bahkan juga tidak dalam kitab- 
kitab yang mengajarkan bagaimana mcnjadi orang Katolik 
yang salch. Tetapi dari senyumnya kita dapat mcnangkap bahwa 
orang ini tclali berhasil menemukan kcgembiraarmya di dalam 
kokristehannya. Satu prestasi Luciani yang bclum pcrnah di- 
capai seorang Paus mana pun, baik dalam gaya maupun dalam 
jenjang, ialah kcmampuannya berkomunikasi, baik dcngan i 
wawancara, melaJui radio, pers maupun televisi. Inilah suatu I 
kekayaan-terperidam-tak-ternilai milik Gereja Katolik Poma ' 

Luriani pantas jadi contoh tentang bagaimana merebut ( 
hati, pikiran danjiwa umat manusia. Inilah pertamakali muncul 
dalam ingatan. orang ada scorang Paus bcrbicara kepada umat- ■> 
nya dengan caia serta gaya yang ganip^Tig mereka pahami Se- 
olah desah nafas-lega orang beriman jelas-tcrdengar ke luar dari 
rongga dadanya. Bisikan-bisikan kegirangan terus terdengr.r se- 
panjang musim panas di tahun 1978 yang nyaman itu. Luciam 
telali mulai membawa Gereja kembali menempuh perjalanan 
panjangke semangat Kristus. *■ 

Maka scgera masyarakat dunia cepat menilai pribadi karis- 
matis ini sebagai tokoh yang suksss. Dan inl sungguh sungguh 
membingungkan pt*ra pcngamal Vatikan_ Mereka tidak t?}iu 
apa yang harus mereka katakan tentangPaus yang s^tu ini. Ada 
yang berkomentar ringan, tapi ada pula yang mencoba sccara 



ilmiah mcnerangkan bahwa naina Paus-baru itu mengandung 
makna "kcsinambungan f \ Tapi di luar dupaan, dalam khotbah- 
pcrdana pada hari Minggu pertania sctclah dinobatka^i jadi Paus, 
temyata Luciani mengeluarkan pendapat yang mcnghancurkan 
spekulasi banyak orang. Beliau berkata: "Paus Yohancs mcntah- 
biskan saya jadi uskup, Sedang Paus Paulus mcngangkat saya 
mcnjadi Kardinal'\ Jadi, gelar Yohanes Paulus tcrnyata tidak 
mengandung makna simbolis sama sekalil Para ahli tcntang 
masalah Vatikan banyak mcnulis artikcl yang bersifat spekula- 
tif, Tentang berbagai masalah, banyak orang hanya mcncrka- 
nerka saja apa kiranya yang rnungkin akan diiakukan atau tidak 
akan dilakukan Paus-baru ini. Tctapi sebagian besar spekulasi 
itu jadi tidak relevan sama sekali ketika dalam pidato pertama- 
nya Paus menyatakan: 

f1 Adalah kcputusan dan semangat Sidang Konsili Vatikan 
ke-II, yang sejauh ini saya pegang sebagai panutan dalam 
pelayanan saya sebagai rohaniwan, sebagai imam, sebagai 
guru, sebagai gembala , . . ."» 

Orang sudah tidak perlu lagi mcnduga-duga apa yang akan atau 
apa yang tidak akan dilakukannya, mcreka cukup dengan nie- 
nunjuk ke bcrbagai keputusan yang dihasilkan Sidang Konsili 
Vatikan Ke-II. 

Luciani mcmang mengesankan pribadi yang kontroversiaL 
Dalam pidatonya i_entang Tuhan pada hari Minggu 10 Septem- 
bcr di depan umat yang mem?dati Lapangan Santo Petrus, an- 
tara Iain ia berkiita: 

"Tuhan adalah Bapa kita; bahkan lebih dari itu, tajuga Ibu 
kita". 

Pernyataan ini segera rnembuat panik terutama di kalang- 
an banyak orang Itali yang ahli tentang masalah Vatikan, Itaii 
adalah negara yang orang-orangnya terkenal mcngagung-agung- 
kan kejamanari. Maka pernyataan Paus bahwaTuhan itu wanita^ 
di mata bebcrapa orang ahh dianggap sebagai p^rtanua kiamat. 
Memang itulah yang terjadh Masyarakat seg^ra diliputi keresah- 
an. Di sana-sihi muncul perdebatan senj tentang perlunya pri- 
badi keempat sebagai pelengkap dalam paham Trinitas Katolik 



Bapa, Putra dan Roh Kudus. Lalu Albino Luciani pulalah yang 

tampil dan deng^n lembut menegaskan bahwa yang dikatakan- 
nya itu dikutip dari nabi Yesaya. Maka Ibu-Gereja yang nota- 
bene didominasi kaum laki-laki itu pun segera tentram kembalL 
Sebclumnya, yaitu pada 6 September, ketika dilangsung- 
kan Audiensi Umum, Sri Paus juga membuat para rombongan 
tian Staffhya merasa risi dan tidak senang. Di hadapan 15.000 
orang dan dikitari oleh anggota rombongannya dan para Staff 
Paus yang menyibukkan diri di sekitar Paus, bagaikan lalat-lalat 
yang beterbangan mcngganggu seekor kuda, Sri Paus membuat 
suatu kcjutan Ketika memasuki Basilika Nervi yan^ penuh 
dijejali manusia, beUau berjalan sangat kencang setengah berlarL 
Sesampai di mimbar Albino Luciani bicara tentang roh, Sebe- 
narnya tidak ada hal anch dalam uraiannya, keruali cara dan 
^aya- membawakannya yang sama sekali tidak konvensionaL 
IJorini kata bcliau: 

"Suatu hari terscbutlah seorang lelaki hendak membeli se- 
buah mobil baru di sebuah dealer mobil Maka seperti 
lazimnya, si Pedagang mohil itu menasihatmya demikian, , 
'Begmi Tuan, mobil mi adalah mobil yang sangat bagus. ] 
Karena itu, Jiarap jangan kiranya Tuan sampai keliru me- ; 
rawatnya, Untuk bahan bakamya, gunakaniah premium, - 
dan untuk pclumasan mesinnya gunakan oli yang paling j 

baik\ Tapi apa jawab si lelaki itu? *Ah tidak. 

Saya tidak tahan bau bensin dan oii, Saya Icb;h senang 
bau anggur tian sclai. Maka saya ak^n mengisi tanki ba- 
han bakamya dengan anggui sampanye dan untuk pe- 
lumasannya akan saya gunakan selai\ Mendengar jawab- 
an aneh itu si PcnjuaJ cuma bisa angkat bahu sanibil me- 
nyahutj 'Kalau begitu tcrserah Anda. Tetapi harap Anda 
tidak dat?ng dan mengadu seandainya Anda dan mobil 
Anda terperosok ke dalam parit ,: . 

"Demikian pun tindakan Tuhan terhadap kita. Dia mem- 
bcri tubuh ini lengkap dengan r.y?wa, akal-budi dan ke- 
mauan baik, Demikianlah Dia mtrngbidupkannya, Kata 
Tuban, Tni mesin yang baik, maka rawatlah sebaik-baik- 
nya/' ] 



Kata-kata yang 'tidak-senonoh 1 itu telah membuat bcbe- 
rapa pejabat-teras Vatikan gemetar menahan geram. Kata-kata 
itu mereka anggap terlalu profan (duiuawi). Tetapi Sri Paus 
hanya tersenyum lcbar. Ia yakin dan tahu benar^bahwa kata- 
katanya akan menggema ke seluruh dunia Taburkan benih se- 
banyak-banyaknya, sebagian tentu akan berhasil tumbuh. 
Beliau memang sedang menyebar sebanyak-banyaknya benih 
kebaikan di muka bumi inL Dan beliau yakin bahwa scbagian- 
nya pasti akan tumbuh, Benih itu beiiau sebarkan mclalui 
mimbar yang barangkali merupakan mimbar paling cfcktif 
di muka bumi inL Kini baginya tersedia mimbar paling ampuh 
di dunia- Dan dia memanfaatkan *pemberian T ini dcngan sangat 
mengesankan, Scdang kini, banyak tokoh di kalangan Gereja 
yang bicara tentang *warta gembira* tapi dengan cara mcmuak- 
kan, kabur, dan tidak jarang mcnimbulkan kcsan scolah-olah 
mereka sedang memberitakan akan datangnya malapctaka 
besar. Tapi kalau Luciani bicara tcntang Kabar Gcmbira, seluruh 
perilakunya betul-bctul jclas mcnampakkan bahwa apa yang di- 
beritakan itu memang keluar dari hati beliau yang bcnar-bcnar 
gembira, 

Bilamana scdang berkhotbah, tidak jarang Luciani menga- 
jak scorang anak laki-laki dari kelompok koor Gcrcja untuk ikut 
bicara di depan mikrofon, Itulah cara Luciani menjangkau 
bukan hanya hadirin yang ada di dalam, tetapijugayang ada di 
luar Bastlika Ncrvi, yang jumlahnya lebih banyak lagj, Banyak 
pcmimpin dunia lain yang laiu meniru uienpgcndong anak kecil 
dan mencium mereka- Tetapi bedanya, Luciani ben^r-bsn^r 
berbicpra dengan anak-anak dan bahkan lebih hcbai; iagi bahwa 
ia mau mendengarkan dan menanggapi omongan dan pertanya- 
an anak-anak itu. 

Suatu hari Albino Luciani mengutip kata-kata Mark Twain 
dan Juies Verne serta penyair Itali* Trilussa. Ia bicara tentang 
Pinocchio. Kalau beberapa wsktu lalu dia pernan membanding- 
kan roh dengan mobii, kini Albino Luciani sekah lagi mem- 
bandingkan doa dcngan sabun, katanya: 

"Jika dimanfaatkan sebaik-baiknya, sabun yang baik, 
mampu memhuat kita semuabersih. Demikianpun dcngan 



7 



doa, dapat membuat kita semua jadi orang yang bersih 

dan suel Tapi bahwa tidak setiap orang dari kita adalah 

suci, tidak lain karena kita tidak cukup baik memanfaat- 

kan sabun itu." 

Itanyak anggota Kuria Romana, terutama uskup-uskup dan 

k ^idinal-kardinal tertentu merasa risi dan ngeri karenanya. 

Tctapi umat senang karena dapat menangkap dengan mudah 

jicsan pemimpinnya. 

Beberapa hari setelah terpilih sebagaiPaus, Albino Luciani 
liaius bertatap-muka dengan lebih darj seribu wartawan pcsurat- 
kjbaran kaliber dunia. Sccara halus ia mengecam mereka yang 
irUh tcrlalu beriebihan menyoroti hal-hal yang tidak penting, 
Mrngenai konklaf misalnya, beliau menyatakan bahwa hal itu 
hukan sesuatu yang baru bagi wartawarL la mengutip sentilan- 
n.isihat" yarlg diberikan oleh seorang pemimpm redaksi Italia 
krpuiia wartawannya, 

**Ingatj orang tidak akan ambil pusingdengan apayangdi- 
katakan Napoleon-IIl kepada Wilhetm Kaisar Prusia. 
Yang ingin mereka kctahu ; adalah warna cclana panjang- 
nya; kuning atau merah, dan apakah ia mcngisap cerutu 
atau tidak". *-■ 

Tidak sulit bag?Luciani untuk cepat akrab dengan warta- 
wAt\. Sclama hidupnya mcmang sudah lebih dari satu kali ia lne- 
r\i;.ttakan bahwa seandamya ia tidak menjadi imam, ia pasti 
.ikan jadi wartawan. Dua jndul buku dan sejumlah judul artike) 
yauj* pernali ditulisnya rnembuktikau buhwa bakat-j urnalistik- 
n vu tidak kalah hebat dibanding dengan para wartaw^n yang 
liliadapinya Ia ingatkan kembali mereka akan kata-kata atmar- 
Itini Karuinai Mercier yang pcmah mengatakan bahwa seandai- 
iya Rasul Paulua mosih hidup sek^rang, untuk mewartakan 
^ihda Tuhan, Paulus tentu mernilih profesi wariuwan. Dengan 
tutipan itu Sri Paus ingin menunjukkan betapa besar kcpckaan 
i'a*jlcs terhadap peran media-massa dcdain ikut ijiewartakan 
i«lHia Tuhan tadi di abad-modciTi in>: 

"Rasanya bchau tidak hanya akan jadi seorang wartawan, 
tapi Rasul Paulus okan jacli Pimpinan Redaksi Kantor 
Berita Reuiers. Mungkin itii juga belum cukup, saya kira 






Paulus akan minta kescTnpatari tampil di layar televisi 
Italia dan NBC- Amerika." 

Para wartawan yang hadir scnang mendengarnya. Tetapi 
tidak demikian dcngan para anggota Kuria. Semua kata-kata 
Paus yang ditujukan kepada para wartawan itu disensor, dihapus 
dari arsip resmi pidato-pidato Luciani. Yang tersisa sebagai 
warisan bagi untuk anak-cucu s tinggal pidato yang membos^Ji- 
kan dau penuh kemunafikan hasil sensoran para pcjabat Vati- 
kan. Walaupun Sri Paus sering menyimpang dan tidak mcngucap- 
kan kata-kata seperti yang tertulis dalam teks pldato itu, tetapi 
yang disimpan oleh para pejphat Vatikan sebagai arsip adalah 
tetap teks aslinya. Itulah setumpuk saksi bisu dan yang sama sc- 
kah tidak menggambarkan pribadi Albino Luciani yang se- 
sungguhnya. Sensor olah Staf Vatikan terhadap Paus itu me- 
mang terjadi terus-menerus sepanjang bulan September 1978. 

Illustrissimi, buku berisi kumpulan surat-suratnya kepada 
tokoh-tokoh tcrmasyhur kalibcr-dunia sudah bercdar di Italia 
scjak 1976. Kumpulan berbentuk buku itu temyata laku-keras. 
Kini setelah pengarangnya jadi pemimpin dari hampi^satu-mil- 
yar umat Katolik Roma, kemungkinan buku itu semakin laris, 
bukanlah hal yang mustahil, Dan ini tentu tidak akan luput 
dari inceran kalangan penerbii, Para manajer gesit dari perusaha- 
an yang sukses mulai bcrdatangan ke kantor II Messagero dt 
San ArAonio di kota Tadua. Majalah bulanan Katolik itu ibarat 
menemukap tambang emas. Schagai penulis, tcntu saja Albino 
Luciani juga menuapat banyak royalti Tetapi baginya royalri 
yaug paling berharga adalah kenyataan bahwa gagasan dan pen- 
dapat-pendapatnya kini dibaca orang scantcro dunia. Apa pun 
motivasi orang untuk membacanya, Luciani cak ambil pcdulL 
Baginya lcbih banyak benih yang ditebarkan, bersrti akan Icbih 
baiiyak yang nantinya akan tumbuh, 

Konklaf buian Agustus telah melahirkan seorang Paus 
yang hebat. Hasil-nyata Konklaf yang paling menggembirak^Ji 
iaVti bahwa aemcnjak Alhino Luciaui menduduk; tabta kc- 
pausan, maka tukang tafsif, pengamaL p^ra ahli il^n peramal 
Vatikan seolah sudah tidak diperlukan lagi, Tak perlu ada reka- 
rekaan atau tafsir bagi setiap kata dan tindakan Sri Paus. Se- 



muanya jelas, gamblang, tanpa ungkapan-ungkapan bersayap, 
sehingga untuk menycbar-hiaskannya tak diperlukan ulasan apa 
puB kccuali mencruskan apa adanya. 

AwaI-revolusi Paus ini barangkali boleh dikatakan mulai 
digaungkan tanggal 28 Agustus. Pada hari itu Vatikan meng- 
umumkan bahwa tidak akah ada upacara penobatan Paus, 
karena Sri Paus yang baru ini tidak menghendakinya- Paus-baru 
ini tidak berkenan dimahkotai, Tidak akan ada Sedia gestatoria 
(Tahta Kepausan). Albino Luciani pun tidak pula ingin ada 
niahkota bcrtatahkan pcrmata, berlian dan batu-mulia scrta 
lmlu-bulu burung kasuari yang mcgah dalam upacara itu, Tidak 
akan ada upacara enam jam, Pcndck-kata ? segala bentuk upacara 
yang masih mcnunjukkan kelengketan Gereja pada hai-hal 
dimiawLakan dihapuskan, 

Untuk menjadi orang sedcrhana, ternyata tidak sederhana. 
Scbelum segalanya dapat terlaksana, Luciani harus terlcbih da- 
hulu berdebat secara bcrtele-tele dan membosankan dcngan 
kelompok orang-orang pendukung tradisi Vatikan, Namun 
dcmikian Luciani telali memcnangkannya. Luciani yang tidak , 
pcrnah sekaKpun menyebut dirinya kata "kami** dalam bcntuk | 
'pluralis mayesta$is\ sebagaimana lazimnya para raja dan bang-j 
sawan, memang bertekad mcngubah citra Kapausan. Jabatan' 
I*aus yang scmula bcrbau ningrat dan dilckati keagungan du-' 
niawi, akan dikembalikan kepada bentuk-aslinya, yaitu atas 
budasan Gereja yang sesuai dengan semangat Yesus, pendirinya. ( 
*P?riobaian tliganti dengan Misa biasa, Pcmandaugan menggeh- 
kan saat Paus ditandu di atas kursi yang bergoyang-goyang, 
yang mengingatkan orang pada seorang Khalifah dalam kisah 
Seribu Sctu Malam f juga akan ditiadakan. Scbagai gantinya, Sri 
Paus, Sang Imam Agung m^Iangkah dcngan tenang menaiki 1 
tangga ke altar. Dengan sikap s^rat-makna iiii, Luciani hcndak ' 
menghapus sejarali y^ng sudah berjalan seribu tahun, untuk 
kemudian membawa-kembali Gereja melangkah lebih jauh ke 
jalan yang benar menuju Yesus Kristus, 

Mahkota bersusun-tiga^ berbentuk sarang iebah, diganti 
cukup hanya dengan pailtum^ suatu stola {semacam selendang) 
dari wol putih yang melingkar di pundak Paus, Secara serta- 
merta citra seorang raja berubah menjadi perwujudan scorang 

/10 * " ": ~i_. 



Gembala Agung nan arif*-bijaksana. Pada 28 Agustus 1978 
zaman Gereja-Miskin dengan resmi telah mulaL 

Di antara 12 Kepala Negara dan wakil-wakil jicgara yang 
datang pad^ acara pelantikan Paus baru itu> terdapat orang- 
orang yang sebenamya tidak diinginkan kehadirannya oleh 
Paus di dalam Upacara Missa Pelantikan. Secara khusus Paus 
telah mcminta Sekretariat Ncgara untuk tidak mengundang 
pemimpin Argrntma, Chili dan Paraquay guna mcnghadiri 
x\lisa Pelantikannya. Tetapi Kantor Kardinal ViIIot telah ter- 
lanjur mcngirimkan undangan-undangan tanpa scbclumnya 
berkonsultasi dengan Sri Paus. Melihat daftar undangan yang 
mereka buat, tampaknya mereka memang terkecoh. Mereka 
beranggapan bahwa acara pelantikan akan berlangsung seperti 
waktu-waktu scbclumnya, yaitu upacara pcnobatan yang 
p enu h -gcme rl ap , 

Demikianlah dalam Misa di Lapangan Santo Petrus itu 
nampak hadir Jendral Viriela dari Argentina, Menteri Luar 
Negeri Chili dan putra Presiden Paraguay, kesemuanya sc- 
olah mewakili negara-negara yang tidak mcnghormati hak- 
azasi manusii Maka dari itu puluhan ribu orang Italia bcr- 
demonstrasi menentang kchadiran mereka dan hampir 300 
orang ditangkapi, Dan juga karena kehadiran oiang-orang itu 
pulalah, Paus Luci-ini jadi sasaran kecaman. Para pengecam 
Vatikan itu tidak sadar bahwa dalam hal ini kesaJahan scharus- 
nya ditunpakan kepada Kardinal VilloL 

Memang Albiuo Luciaru jadi serba i-epot. Ketika kritik itu 
muhi tersiar lua-s, sudah tak ada peluang sedikit pun baginya 
untuk mcmberi tanggapan. Sementara itu Kardinal Vil]ot hanya 
bisa membisu, seolah melep^s tan^gungjawab. 

Pada kescmpatan ramah-tamah sesuai Misa, Luciani, anak 
seorang sosialis yang membenci segaJa bentuk fasisnie, mem- 
buat kejutan. Di situlah Jendral Videla semakin yakin uahwa 
Luciani betul mewarisi pandangan ayahiiya. Secara khusus 
Paus-bara itu berbicani tentang "Los Desaparacidos'\ yakni 
lenyapnya nasib ribuan orang Argentina bagaikan ditelan bumi. 
Sebagai kesimpulan dari audiensi y^ng hanya bcrlangsung 15 
menit itu, Jenderal Vidcla mulai sadar bahwa dirinya telah 



s .11 

?■& iU */* "-■ ~* ' " r l . *" v i - : * r 



mcngabaikan semua usaha para pejabat Vatikan yang tclah ber- 
usaha selama sebclas jam untuk inenccgaii kchadirannya di 
Romi 

Tatap muka dengan Wakil Presiden Amcrika Serikat, 
Waltcr Mondale, sangat menyenangkan. Kepada Paus-baru ini 
Mondale mcnghadiahkan sebuah buku berisi kumpulan halam- 
an-depan lebih dari limapuluh surat kabar harian Amcrika Se- 
rikat yang memuat pemilihan Luciani jadi Paus. Sedang se- 
buah hadiah lain lagi yang lebih sarat-bobot yakni buku Ltfe 
on the Mississippi terbitan-perd?na karangan Mark Twain, Ada 
pctugas Departcmcn Luar Ncgeri Paman Sam yang rupanya 
telah mempersiapkan dengan sangat jitunya 'cadcau' itu. 

Sejak pelantikan itu, resmilaJi masajabatan Paus Yohancs 
Paulus L Kepausan baru dengan cita-cita dan aspirasi yang 
jcla^, Masa pemermtahan seorang Paus yang segera mengguncang 
Vatikan. 

Sebelum Misa pelantikan dilangsungkan, ia scmpat ber- / 
pidato di depan Korps Diplomatik Asing yang ditcnipatkan di 
Vatikan, Para staff diplomatik Vatikan scndiri pun pucat ter- 
sipu-sipu ketika atas nama scluruh Gc^eja Katolik Roma, Paui 
Yohanes Paulus I mengemukakan pendapatnya demikian: ! 

"Kami tidak punya harta duniawi untuk dipcrtukarkanj 
tidak pula punya kepentir.gan-kepentingan ekonomi untuk 
dibahas- Kcmungkinan kami mclakukan campur-tangari * 
dalam perm;isalahan internasional, sifatnya sangaL khusus 
dan -terbatas, itu pun dengan cara yang sangat istimewa. ' 
Kami tidak mau bercanipur-tangan dalam pcmiasalahan 
duniawi, tehnik apalagi poiitik yang adalah kompetcnsi 
pemerintah Anda." 

?, Dengan demikian, misi diplornatik yang kami tempatkan \ 
di negara-ncj>ary Anda sama sekah bukan sekedar sisa \ 
jariian lampau, mclainkan jadi bukti tentang hormat kami i 
yang sedakim-dalamnya tcrhadap kckuasaan-dunia>vi yang 
sah dan juga bukti tentang perhatian kami yang hidup \ 
akan masaJah-masaJah kcmanusiaan yang h?_ms diperjuang- 
kan oleh kekuasaan yang memang diadakan untuk tujuan 
Itu^ 



12 



Kalimat *'Kami tidah punya kekayaan apa pun yang dapat 

dipertukarkan ", tcrdcngar bagaikan putusan hukum- 

an-mati khususnya olch paia pcngclola Eisnis Yatikan, Tinggal 
tunggu tanggal eksekusinya saja, kapan, berapa hari atau bcrapa 
bulan lagi Bisnis Vatikan itu masih bisa bcrtahan. 

Tokoh-tokoh pasar modal di Milano, Londonj Tokyo dan 
New York mengkaji kata-kata Luciani iiu dcngan pcnuh pcrha- 
tiam Jika yang tersirat benar terjadi sepcrti yang tcrsurat, maka 
jelas bakal terjadi banyak perubahan. Perubahan-pcrubahan itu 
tidak hanya tcrbatas pada alih-tugas pejabat Bank Vatikan 
dan APSA. Mau tidak mau beberapa kcgiatan Bisnis Vatikan 
pasti juga akan diberangus, Orang-orang yang biasa 'bcrmain' 
di bursa modal yang mampu menebak secara tepat arah yang 
akan ditcmpuh Vatikan dengan filsafat barunya itu> mereka 
akan menggaet uang milyaran dolar, 

Albino Luciani mendambakan lahirnya Cereja miskin 
bagi kaum miskin. Lalu bagaimana dengan nasib orang-orang 
yang telah menjadikan Gereja ini kaya-raya? Apa pula yang 
akan dipcrbuatnya dcngan kckayaan Gcrcja itu? 

Kcrcndah-hatian Luciani scring menimbulkan bcbcrapa 
anggapan kcliru. Banyak pcngamat Vatikan yang berpcndapat 
bahwa Luciani yang polos dan scdcrhana itu tidak mcmiliki 
bakat-bakat budaya scperti Paus Paulus VI, pcndahulunya. 
Mereka Iupa atau barangkali tidak mengctahui bahwapcndidik- 
an yang pernah diperolehnya justru lebih tinggi ketimbangPaus 
Paulus VI. Justru bakatnya yang luar biasalah yang tci^h mcnv 
buat Luciani dapat lampil sebagai wakil kaum papa sccara me- 
yakinkan, Sedikit sckali orang yang mcmiliki kescderhanaan sc- 
bagaimana dimilikinya. Kcsederhanaan yang bersumber dari 
kebijaksanaan yang seinpurna 

Salah satu dari beberapa keganjilan abad ini ialah bahwa 
:ikap rendah hati dan kelembutan hamnir selalu dianggap se- 
bagai nertanda kctidak-beidayaan- Orang pada umumuya lupa 
atau tidak tah*j bahwa sering hal iiu justru lebih menunjuk- 
kan yang sebaliknya, yaitu kekuatan besan 

Ketika Paus-baru itu bcrkata bahwa sccara scpintas lalu 
ia tclah mcmbaca-baca Buku Tahunan Vatikan untuk inenge- 



13 



tahui tokoh-tokoh Vatikan dan apa saja yang mcrcka lakukan, 
banyak anggota Kuria Roma terscnyum angkuh. Mereka me- 
nyimpulkan bahu^ Luciani sangat mcmperhitungkan mereka, 
Dan ini berarti, pikir mereka, AJbino Luciani adalah orang 
yang lnudah ditekan, diatur dan dikuasai. Tapi memang ada 
juga anggota Kuria lain yang bcrpcndapat lain. 

Orang-orang yang sudah bertahun-tahun mcngcnal Albino 
Luciani Iebih bersikap tunggu-dan-Iihat, mcreka tidak mau 
gcgabah. Mereka mcngenal Luciani sebagai orang yang bcr- 
mcntal baja dan mcmiliki kekuatan untuk mengambil k^putus- 
an-keputusan yang sulit dan tidak populer, yang tidak jarang 
juga membuat banyak orang sakit hati Banyak orang yang 
mcmbcritahu saya tcntang sifat-sifat Luciani yang terscmbunyi 
tiiL Mgn Tiiiano Scahotto, Pater Mario Senigaglia, Aigr. Da iiif r 
Pater Bartolomeo Sorge dan Pater Busa adalah lima dari antara 
mcreka yang mcnccritcrakan tentang tenaga-dalam Paus Yo- 
h;uics Paulus L 

Kata Busa: ' 

"Daya pikrrnya sekuat, sekeras dan setajam intan. Di situ- 
lali lctak kekuatan scbcnarnya, la ccpat memahami masa- 
lah dan scgcra langsung ke intinya. la tidak dapat diper- 
daya, Saat scmua orang bcrtepuk tangan menyambut Paus 
yang murah-senyum itulah, saya nantikan bcliau untuk 
'tirare fuori lc unghie\ mcmpcrgunakan cakar-cakarnya. Ia 
sungguh punyakekuatan yang sangat menggctarkan". 

Tanpa didukung scorang pcnjrikut pun ketika nwmasuki 
Lstana Vatikan — yaitu kclompok Yenesia pcngganu khk Mi- 
Lino, memaksa Albmo Lucianl mcngeralikan s^genap kckuat- 
x\\ hatinnya, bila ia tidak ingin tcrbclcnggu olch Kuria Vatikan. 

oejak hari-hari pertama seusai Knnklaf Agustus, m^sin 
Pemerintah Vatikan tidak sekcjap pun berhenti bekerja. Ilari 
Minggu tanggal 27 Agustus, acusai bcrnidato di depan khalayak 
ramai, Lu^iani bcrsantap siang dcngan Kardinai Jean Villot, 
Scbagai Mentcri Negara pada masa Paus Paulus sejak April 1969,^ 
Villot telah bcrhasil meraih reputasi sebagai orang pendiam tapi * 
yang mampu mcnyeiesaikan tugas dengan baik. Seiama masa i 
pcrsiapan inenjelang diselenggarakannya Konklaf, sebagai \\ 



1 \ l 



i 



14 






Kepala Rumah Tangga Vatikan, Villot secara otomatis bertin- 
dak selaku Pejabat-Semcntara Paus riengan dibantu Komisi- 
komisi yang terdiri para KaidinaL 

Saat itu Luciani mcminta VilIot supaya untuk sementara 
tetap pada jabatannya sebagai Menteri Negara sampai *saya me- 
mahami sehik-beluk jabatan saya\ Villot yang ketika itu telah 
berusia lcbih dari 73 tahun, sudah lama berharap bahwa suatu 
saat ia diijinkan mcngundurkan diri, Saat itulah Luciani me- 
nunjuk Villot menjadi Menteri Negara dan mengukuhkan 
supaya semua Pimpinan Departcmen di Kuria itu tetap pada 
jabatan semuia mercka masing-masing, dengan isyarat bahwa 
keputusan Faus ini bersifat sementara, Sebagai 'orang-gunung' 
yang biasa selalu berhati-hati, Paus-baru ini lebih memilih cara 
dan saat yang tepat untuk 'menimbang, memutuskan, melak- 
sanakan\ Seandainya para anggota Kuria ingin tahu tentang 
bagaimana tindakan Paus-baru itu nantinya, sesungguhnya 
mereka cukup membaca surat Luciani kcpadaSa/i/o Bernardus. 
Memang banyak yang melakukannya. Banyak pula yang mela- 
kukan riset-mendalam mengenai pribadi Paus Johancs Paulus 
L Alhasil, di satu pihak menimbulkan kekhawatiran di kalangan 
para Pcjabat di banyak Departemen, tetapi di pihak lain banyak 
membangkitkan harapan mendalam serta kegembiraan, 

Wafatnya Paus Paulus VI membuat pertentangan yang 

ada di Vatikan menyeruak kc pennukaan. Sudah bertahun- 

tahun di dalam tubuh Kuria Romana, Pusat Administrasi 

Gereja, terjadi pertenlangaii sengit dt antara para anggotanya 

Kclihaian Paus Pauluslah yang membuat sebagian besar perten- 

tangan itu tidak diketahui umum. Kini, setclah para anggota 

Kuria merasa ditolak di dalam Konkiaf, pertentangan dalam 

tubuh Kuria itu pun menyusupi Apartemen Paus. Kcpada 

beberapa rekan-karib yang pemah beikunjung, Luciani sen> 

pat melontarkan keprihatinannya mcngenai keadaan demikian: 

"Sebenamya saya ingin mempelajari cara kerja Paus- 

pendahulu saya, tctapi hampir tak sconrng taih yang men- 

jelaskan permasajahan dan situasi scbenainyadi sini secara 

tuntas dan dengan kepala dingin, Ilampir sctiap saat, yang 

saya dengar tidak lain hanya yang jelek-jelck tentang 

semua hal atau tentang semua orang." 

15 



Kepada seorang sahabat lainnya dari daerah Utara, dari 
Luciani pernah terucap harapan: 

"Menurut saya ada dua hal sulit ditemukan di Vatikan 
yakni kejujuran dan secangkir kopi /ang sedap." 

Kuria Romana memang terpecah oleh banyaknya klik. 
Barangkali jumlah klik di dalamnya sama dengan jumlah ang- 
i;ota Koor Anak-anak Kapel Sistin^. Ada anggota Kuria pen- 
dukung Paus Paulus VI yang bertekad mengagungkan nama 
Paus almarhum, danjuga mengusahakan agarjangan adapenye- 
lewengan terhadap pandangan, pendapat serta ajaran-ajaran- 
nya. \da anggota Kuria yang mendukung Karditiai Giovanni 
Itcnelli t tapi ada pula anggota Kuria lain yang justru mengharap- 
kan ia masuk neraka. 

IJulu Paus Paulus VI mengangkat Benclii sebagai Wakil 
Srkretaris Negara, orang kedua setelah Kardinal ViIIot. Dengan 
i rpat.Benelli jadi tumpuan-kekuatan Paus untuk mcnanamkan 
ketaatan terhadap kcbijakan-kebijakan Paus. Paus Paulus ke- 
mudian memindahkannya kc Klorcntino (Horence) dan mc- 
naikkan jabatannya sebagai pelindung selama tahun-tahuri 
.ikhir Paus Paulus VL Maka walau kini pclindungnya tcIaKi 
liada, tapi tetap tak seorang pun bcrani mcnjatuhkannya^ 
lAiciaiii berhasiPmenjadi Paus berkat jasa orang-orang seperti 
lienelli f 

Di samping itu ada pula kiik-klik di Kuria yang men- 
«lukung lapi ada pula yang njenentang Kardmai Eaggio, Felici, 
Miaupun lSertolt Ada kelompok yang menginginkan l~bih ter- 
pusatnya kekuasaan dan pengawasan, semcntara /ang lain 
rncnginginkan Iebih dikuranginya kckuasaan dan pengawasan 
i*u.sat. ; 

Selama hidupnya, Albino Luciani berusaha untuk sedapat \ 
mungkin tidak beikunjung ke Vatfrar. Dia membatasi diri 
scsedikit mungkin beihubungan dcngan Kuria-Romana, Akibat- 
nya, scbelum tcrpulh jadi Paus, dibandmgkan dengan K^rdinal 
lain mana pun 5 barangkah diaiah oiang yang palmg sedikit 
punya musuh di kalangan Kuria. Tapi keadaan ini cepat sekaH 
berubaK Sebagai Paus ia bcrpendapat bahwa fungsi pokok 

16 . 



\ 



^uria 'hanya sekedar pelaksana\ la menganut paham bahwa 
Paus harus membagi-kekuasaan lebih besar kepada para uskup 
di seluruh dunia dan ia merencanakan mendesentralisasi struk- 
tur-kewenangan Vatikan. Penolakannya untuk dinobatkan, 
membuat kelompok tradisionalis merasa tertekarL Tindakan 
radikal lain yang terasa mustahil, yakni mstmksi memotong 
tunjangmi-otomatis dalam rangka acara pemilihan Paus-baru, 
dari sebesar satu-bulan-gaji menjadi hanya separonya. Tcntu saja 
keputusan ini sangat tidak menyenangkan para anggota Kuria 
yang materialistis, 

Sebesar dari sekitar 3 + 000 or?ug anggota Kuria, banyak 
yang ingin mengabdi dengan setia kepada Paus-baru serta men- 
cintainya. Tetapi di dunia ini, tamppknya kckuatan uegatiflah 
justru yang sering menang. Begitu hasil Paus-terpilih diketahui, 
Kuria atau bagian-bagian tertentu di dalamnya mulai beraksl 
Hanya beberapa jam sesudahnya, terbitlah edisi-khusus harian 
resmi Vatikarj L*Ossevatorc Romano yang secara lengkap 
memuat riwayat hidup Paus-baru. Sedang Radio Vatikan sudah 
lebih dulu menyiarkannya. 

Tcrbitan surat kabar Vatikan kali mi bisa dipakai sebagai 
salah satu contoh tentang bagaimana mempengaruhi pcndapat 
dunia tentang seorang pemimpin yang belum dikenaL Cara 
L J Osservatorc Rorrw.no menggarap Albino Luciani itu sungguh 
sangat meyatiukai*. Orang yang menulis 1 iwayat-hidup Albino 
Luciani mi dengan sengaja menggambarkan Paus-baru itu secara 
sepihak, berat sebelah dan reaksionen Penulis ini sekaligus dapat 
dijadikan sebagai contoh sconuig tiran, yang dengan seenaknya 
menycjajarkau surat kabar setengah resmi milik Vatikan itu 
dengan surat kabar koinunis, Fravda terbitan Mcskow, berbekal 
*fakta resmi', banyak wartawan bergegas mengrriinkan naskah 
kc redak^i mereka. Tenru saja naskah-naskah itu lalu berisi 
gambaran tentang sescorang yang scbenarnya tidak pernah ada. 
Salah satn contoh yakni naskah yang dmiuat Tht Economtst 
terbitan London yang menggambarkan Sri Pauc-baru Uu scuagai 
* Orang yang tidak akan krasan tinggal bcrdampingan dengan 
Dr. lians Kung/ Seandainya surat kabar Inggris itu mau sedikit 
riset mengcnai Luciani lebih dahulu, tentu buram-naskah itii 



17 



akon direvisinya. Mcreka tidak tahu bahwa antara Luciani dan 
llans Kung temyata terjalin hubungan surat-menyurat sangat 
ikrab dan bahkan saling tukar-menukar buku bacaan. Dan bila 
ilitcliti lebih jauh, nampak jelas bahwa dalam khotbahnya 
Luciani sering mengutip kata-kata Kung. Ringkasnya banyak 
snrat kabar harian maupun majalah-berkala kaliber dunia yang 
jnemaparkan riwayat hidup Paus-baru sama kelirunya dengan 
y.ingdisajikan L'Osservatore Ronwno. 

Bila membaca edisi-khusus L'Osservatore Romano, diper- 
olch kesan seolah Paus-baru ini justru lcbih konservatif diban- 
ding Paus Paulus VI, Banyak sekali pcndapat Luriani yang di- 
|nitarbalikkan. Namun demikian ada satu masalah khusus yang 
tcrasa sangat relfcvan, bila kita ingat satu masalah yangjadi per- 
wmlan hidup-mati Albino Luciani, yaitu: soal Keluarga Berenca- 
tia. SurSrt^kabar Vatikan itu mcnggambarkan Luciani sebagai 
.idiaiig yang dengan bcrani dan tanpa ragu-ragu mendukung 
jlhitiuiribe Vitae y katanya: 

S1 ])engan scksama dia mcmpelajari soal 'Menjadi Orangtua 
yang bertanggungjawab* dan ia scring bcrtukar-pikiran ■ 
dcngan para spesialis-ahli di bidang medis maupun dengan i 
para teolog. la mengingatkan besarnya tanggungjawab ; 
Gereja (lihat\ ajaran Gcreja) dalam menjawab masalah ' 
yang demikian suiit dan penuh dcngan pcrtcntangan * 
pendauat", 

Apa yang dituiis surat kabar itu seratus perscn tepai dan n 
bcnaj. Vang sama sekali tidak tcpat a^aiah uraiaii bcrikutnya: 

"Dcngan terbitnya Ensiklik Humanae Vitae hilanglah se- 
gala keragu-raguan. Dan l>kup dari Vittorio Vencto ter- 
masuk orang pcrtama yaiig ikut mcngcdarkannya dan me- 
acgaskan kcpada orang-orang yang masih bingung bahwa 
ajaran yang tc^kandung di dalamnya tidak pcrlu dipersoai- 
kau lagi'\ 

* Kalau sudah bergerak, Kuria bagaikan mesm raksasa- 
t .in^gih. Eiesiensi dan kecepaLan geraknya mcnccngangkan 
hisiansi-instansi Pemerirrtah manapun. Misalnyabeberapaorang 
Kuria Romana bcrgcgas pergi ke Kolese Grcgoriana dan cepat- 



lfi 



cepat 'mengamankan , semua catatan dan dokumen yang me- 
nunjukkan bahwa Albino Luciani pemah belajar dan memper- 
oleh gelamya di situ, Para anggota Kuria yang lain pergi ke 
Yenesia, Vittorio Veneto, dan Belluno untuk mcnghapus 
"Jejak" di sana. Pokoknya, mereka pergi ke semua tempat mana 
pun yang pemah didatangi LucianL Semua kopi-naskah karya 
Luciani tentang Keluarga Berencana mereka sita dan cepat- 
cepat mereka sembunyikan dalam Arsip Rahasia Vatikan ter- 
masuk juga tesisnya mengenai Rosmini dan sejumlah bcsar 
tulisan lainnya. Sepcrti proscs beati/ikasi (proses pengangkatan 
seseorang mcnjadi seorang kudus) Albino Luciani telali dimulai 
saat ia dipilih jadi Paus. Tapi scbaliknya bisa juga dikatakan 
bahwa upaya Kuria ini merupakan gerakan untuk menciptakan 
Albino Luciani palsu. Dan haj ini pun dimulai pada hari itu juga. 

Sikap Aibino Luciani mcmang sangat mengcjutkan ke- 
lompok-kelompok tertentu di Kuria Romana. Mcreka me- 
nyangka bahwa dengan memilih Luciani sebagai Paus, persoalan 
Keluarga Berencana cepat selcsai, Artinya mcrcka akan men- 
dapat seorarg Paus yang sudali cukup puas hanya dengan ter- 
bitnya Humanae Vitae. Tetapi temyata penelitian lebih cermat 
yang dilakukan kemudian oleh bcbcrapa anggota Kuria, tcrnya- 
ta menunjukkan bukti bcrbeda. Apa yang sungguk-benar pcrnah 
diucapkan Luciani, baik sccara tcrbuka di dcpan umum, mau 
pun yang diungkapkan secara pribadi kcpada teman-teinan 
serta sahabat-kanbn^a, mcnunjMkkan oahwa Taus-baiu ioi 
menyetujui Keluarg? Bcrcncana dcngan rrcmakai alat kontra- 
sepsibuatan. 

Scgera para anggota Kuria menyusun strategi untuk me- 
ngurang Alcino Luciaiii dalam sangkar peraturan-peraturan 
ensiklik Paus pendahulunya. M^nuvcr pertama berupa ditcrbit- 
kannya sebuah risalah di surat kabar Vatikan L*Os$ervQtore 
Romano, yang mencoba mcnyajtkan gambaran palsu tciitang 
Albino LucianL Di *itu disebutkari bahwa Albmo Lnciani 
bcb^tgai o^iig yang amat gigih mclaksan^kan azas-azas Huinanae 
Vitze. 

Manuvcr keoua dilakukan sehubungan dengan berita-berita 
surat kabar. Suatu ketika, Kantor Berita UPI mendapat in- 
formasi bahwa Luciani cenderung agar Vatikan mcngeluarkan . 

... A® 



irpulusan yang mengijinkan pengaturan kelahiran dengan 
ncng^unakan alat kontrasepsi buatan. Sejnentara itu surat-surat 
4ihai ltalia juga mcluncurkan tulisan-tuUsan tcntang dokumen 
buciani yang oleh Kardinal Urbani, yang kala itu bertugas di 
Vrucsia, dikirim kepada Paus Paulus VL Seperti kita ketahui, 
lukumcn itu berisi desakan supaya Paus menyctujui pengguna- 
iii pi[ daJam pengaturan kelahiran. Dengan cepat Kuria meng- 
mbungi Pater Henri de Riedmattcn yang pcrnah menjabat 
"ickrctaris Komisi Kepausan tcntang Kcluarga Bcrcncana yang 
hhciiluk Paus Paulus VI. Patcr ini kcmudian mcmbuat pcmya- 
la.m bahwa lulisan-tuhsan yang menyatakan bahwa Luciani 
prmah mencntang cnsiklik Paus yang mengutuk penggunaan 
iE.it kontrasepsi-buatan adalah khayalan. la juga mencgaskan 
iiub bahwa v Luciani tidak pcrnah mcnjadi anggota Komisi itu, 
diri 1 1 1 i tnemang bcnar. Kcmudian dibantahnya pula berita 
tml.th-olah Luciani pernah menulis dokumcn mengcnai Kc- 
[u.it^a ISercncana dan mcngirimkannya kcpada Paus Paulus. 
It.inliilian-bantahan itu dan cara-cara mengorganisasikannya 
l< Lr. menunjukkan adanya sikap bcrmuka dua yang mcluas cli 
I al;u»tfan Kuria Roma, 

Scbagaimana telah kita simak dalam buku-pcrtama kisah 
mi, dokumen itu mcmang ada, Dokumen itu sampai kc tangan 
r**us Paulus mclalui Kardmal Urbani, Uskup Agung Vcncsia. 
Kairna itu tidak niustahil bila Paus Paulus VI teiah merestui- 
Ayt 

Dalam dokumcn ltu meinang tidak terrantum tanda-tangan 
.il <tit nama Luciani Tctapi sungguh suatu bohong besar scandai- 
Jiya dikatakan bahwa bukan Albino Luciani, yang atas nama 
pjia uskup rekannya di wilayah Vcneto, mcngirim dokumcn itu 
kcpada Sri Paus. 

Sungguh ironis bahwa manuvci-manuvcr itu teinyata amat 
bcrtcntangaii dengan kenyataan yang dapat disaksikan scmua 
orang. Jclas sckali hahv/a selama tiga minggu pertama daiam 
! !udukannva scbagai Paus, Albinu Luciam telah mclakukan 
Lu^kah-langkah pendahuluan yang mengarah kepada pcrubahan 
ii)ia- sikap Gcrcja Katolik Roina^terhadap alat kontrascpsi buat- 
an. Bcberapa kali Alblno Luciani memang merujuk bcberapa 
kcputusan dan ensiklik yang pemah dikcluarkan Paus Paulus VL 

10 




VI. Pcrtemuan penuh semangat dan sangat menggembirakan antara I 
Luciani dengan Kardinnl JuJio Kosalcs dari Fihpina. Inilah photo J 
terakhir LucianL yang diambil beberapa jam sebelum Paas ne^ l 



ninggal. 



\ 




\ 



-<■'■ ■■'■' -. ' .,- "•" 




V 



. I 



v^j* 




VI. Pcrtemuan penuh semangat dan sangat menggembirakan antara 
Luciani dengan KaTdinnl JuJio Rosaks dari Filipina. Inilah photo 
terakhir LurianL yang diambil beberapa jam sebclum Paus ne^ 
ninggal. \ 

1 



# 




\f 



^ ^ 



1 • 

Yang mcmbuat orang terheran-heran ialah sedikit pun tak di- 
k cantumkan pendapat Sri Paus-baru itu tentang Humanae Vitae 

dalam pidato-perdananya scbagai Paus. Apa yang terjadi di balik 
pidato itu? Yang terjadi adalah adu kekukuhan antara Kuria 
dengan Sri Paus yang baru, Dalam rancangan pidato-pengukuh- 
an yang telah disiapkan kantor Sekretariat Negara sebenarnya 
terdapat alinea tentang Humanae Vitae. Alinea yang disiapkan 
untuk dipidatokan olch Albino Luciani itiTpada dasamya mc- 
muji-muji Humanac Vitae. Tetapi bukan Albino Luciani bila 
segera menyerah dengan todongan itu. Hatinya yang seteguh 
bukit karang telah mendorong tangannya untuk mcncorct habis 
alinca tentang Humanae Vitae itu dari naskah pidatonya! 
Fakta larn yang berkaitan dengan sikap Luciani tcrhadap 
Humanae Yitae tercermin dalam reaksinya terhadap undangan 
menghadiri Konggres Intcmasional di Milan. Pada bulan Mei 
1978 Luciani mendapat undangan untuk hadir dan berbicara 
dalam Konggres Intcmasional yang akan diselenggarakan di 
Milan pada tanggaJ 21 dan 22 Juni 1978. Seinua orang tahu 
hal itUj termasuk kelompok anti Keluarga Eercncana di ling- 
kungan Yatikan. Tujuan utama dari Konggres itu sebenamya 
adalah perayaan sepuluh tahun diterbitkannya ensiklik Hu- 
s manae Yitae. Mereka yang berdcbai-debar menunggu jawaban 
* \ Albino Luciani segera mendapat kejclasan ketika Sri Paus mem- 
balas undangan itu dcngan menyatakan bahwa bcliau tidakber- 
sedia hadir dan berbic?ra dalam konggres itu. Di antara yang 
hadir dan sempat bcrbicaia dcng?n nadamemuii-muji^/umariiie 
Vitae ialah Kardinal Karol Wojtyla dari Polandia, 

Banyak pers dunia yan^ terkecoh tulisan L'Osservaiore 
Romano memang. Tanpa mencHti lebih jauh 7 mereka mengurip 
dari mcnyebarluaskan kcbohongan-kehohongan yang dilancar- 
kan airat kabar Vatikan im. Aiaka pada suatu hari di bulan Scp- 
tcmber 1978, diberitaKan' seolah Albino Luciani mengatakan 
kesediaanuya kep^ida Sekrctaris Ncgara Jean V?Uot untuk me~ 
nerinia delegasi Amerika 3eriat } Dengan senan^hati sayaber- 
sedia irienerTma dclegasi Amerika Serikat untuk membicarakan 
masalah itu. Saya kira kita tidak dapat mciabiarkan situasi 
seperti iniberlarut-Iarut," ; t -.-- l \ -v- 1 



21 



Yang dimaksud Sri Paus dengan masalah tadi adalah tcka- 
tcki ientang sikap Paus terhadap Keluarga Berencana. Sedang- 
lum yang dimaksud dengan situasi sekarang ini iaiah kemclut 
tentang Humanae Vitae. ♦ 

Dalam percakapan itu Sekrctaris Negara Jean ViIlot sc- 
LmjiiLnya juga mendcngar sccara langsung pcndapat-pcndapat 
Sil Paus-baru yang scsungguhnya sudMi bcbcrapa kali didengar 
. .1 nig lain, misalnyn oleh Pater Diego Lorenzi. Patcr inilah salah 
NUtu dari sckian banyak orang yang menirukan dengan tepat 
k.iM kata Albino Luciani dan mengatakannya kepada saya: 

"Saya tahu bahwa saat paling subur di antara masa ovulasi 
srorang 'wanita hanya berlangsung antara 24 sampai 36 
jam. Bahkan seandainya orang beranggapan bahwasperma 
d.ij>?S % vhidup 48 jarn, kcmungkinan paling banyak untuk 
Irrjadinya kehamilan tetap saja kurang dari 4 harh Maka 
hagi\wanita yang daur-haidnya stabil, ini berarti ruasa 
snlmrnya hanya 4 hari, scdang masa tidak suburnya ber- 
langsung 24 hari, Lalu bagaimana orang dapat menyebut 
angka 28, untuk angka yang seharusnya hanya 24 hari dari ' 
masa tidak supur itu?' 1 

Dialog-bersejarah antara Amcrika Serikat dengan Vatikan ' 
s tiij; Kt inudian terjadi itu, sebenarnya hasil dari suatu pendekat- , 
m\ i>k*h Kcdutaan Bcsar Amcrika Serikat di Roma yang masih 
l>r T *ii'aL coba-coba, Langkah awalnya ialari adauya pcrmirtaan lE 
y.in^ uatang dari DcparUmen Luai Ncgeri Anierika dan anggota 
Konggres James Scheuer, Selain menjabat Ketua Komisi Khusus 
irnUng kcpcndudukan, dia juga mcnjabat sebagai Wakii Kctua 
h.iu.i PBB untuk kegiatan kependudukan yang mcrupakan 
fe natit kelompok kerja antar parlemen, Eerita tentang dokumcn 
l.miani kepada Paus Paulus VI mengenai kcluarga berencana 
itn-i^ir:k perhatian Schcuer serta Komisi Khusus yang diketv.ai- 
uyu. Atas dasar ini mereka menduga acia kcmungkinan akan ter- 
1 tdi perabahan dalam sikan Gcrcja mcngenai Keluarga Rerenca- 
iiii. Mcrcka ingin mcnghadap Sri Paus uniuk mengkonKrinasikan 
kil ini. Tctapi Scheuerdan kelornpoknyamcrasabahwa mereka 
inlak mungkin akan diterima Paus yang baru saja menduduki '. 
iubatannya. Namun demikian Schcuer tetap bersiteguh mcnde- 



(2 






sak agar melaJui Kcdutaan Besar Amerika Serikat di Roma, 
Departemen Lu___/ Negeri mengontak Vatika_x Hasilnya sungguh 
mcngejutkan, Ternyata Paus-baru ini justru dengan senang hati 
menerima tawaran dialog itu. 

Seperti banyak orang lainnya di sckitar Luciani, Kardinal 
Jean Villot mengalami kesulitan besar untuk menyesuaikan 
dirinya dengan Paus yang baru, Selama bertahun-tahun VilIot 
sudali terbiasa bckcrja sama erat sekali dengan Paus Paulus VL 
Kini, Paus berusia 81 tahun yang sudah jcnuh menghadapi dunia 
dan seperti Hamlct itu digantikan seorang yang menyerupai 
Raja Henry VI yang optimis dan pada usia 65 tahun boleh 
dikatakan seperti orang pemuda remaja_ 

Hubungan Luciani dengan Sekretaris Ncgaranya.itu me- 
mang terasa kaku_ Sri Paus-baru menganggap Kardinal Villot 
sebagai orang yang selalu bersikap dingin dan mcmisahkan diri 
dari pcrgaulaiL Tak jarang Villot menyanjung-nyanjung Paus 
Pauslus VI dan menceriterakan bagaimana beliau akan mc- 
lnecahkan masalah-masalah yang kini dihadapi seandainya be- 
liau masih hidup, Paus Paulus VI telah wafat. Tetapi ada kesan 
seolah ViIlot dan bcberapa orang anggota Kuria Romana tidak 
mau menerima kenyataan bahwa gaya kepemimpinan Paus 
Paulus \T sudah pupus pula seiring dengan waLitnya Paus itu_ 

Pidato yang diucapkan Paus yangbaru diangkat duapuluh 
empat jam setelah Konklai, scba^ian besar merupakan pernyata- 
an umum, ttaru pada b__ri-hari pertama September 1978-Iah 
beltau mulai menimuskan rencaaa ^bcnarrya. Benau tampak- 
nyadiilhami oleh sepak terjangPaus Johanes-XXIII selama masa 
100 hari pertama kekuasaannya 

Johanes XXIII dipilih mcnjadi Pa;is 28 Oktober 1958. 
Selama 100 hari-pcrtama ia mengangkat beberapa pcjabat 
senior yang menentukan, termasuk jabatan sekretaris Negara 
yang diisinya dengan KARDINAL DOMINICO TARDINL 
Jahatan itu kusong sejak tahun 1914. Yang palin^ penting di 
antara segaia tindakannya ialah putusannya untuk menyeieng- 
garakan Konsili Vatikan-iL Keputusan itu dibua.nya 23 Januari 
1959, delapan puluh sembllan hari setelali ia dipilih menjadi 
Paus. 

Sekarang scsudah Albmo Luciani mcnjadi wakil Kristus di 

\ 23 



(Limia, ia bertekad mengikuti jcjak Paus Johanes XXJIT untuk 
incnciptakan jOO-hari pertamn yang reuolusioner. Dan di 
dnetan :erata$ dari dartar prioritas pembaruan dan perubahan, 
iii< antumkannya pcrubahan sccara radikal kcterlibatan Vatikan 
datam kapitalisme serta^upaya untuk meringankan penderilaan 
Uniat yang sangat nyata scbagai akibat langsung dari Humande 
Vttat\ 

Menurut Kardinal Benclli, Kardinal Felici dan sumber- 
IUmbcr lain di Vatikan, Kardinal Jean Villot tidak menyukai 
*ikuj> Luciani terhadap Hutnanae Yitae yang merupakan cnsiklik 
Pius scbelumnya, Jean Villot yang berwatak keras itu menun- 
[likkan sikap tidak setuju ketika mendengarkan uraian Sri Paus- 
btTU mengenai masalah-masalah yang ditimbulkan Humanae 
\ f ilat\ Pan sikapnya sclama saya wawancarai, tampak jelas 
bahwa KaYdinal Pelici sangat bcrsimpati kepada Kardinal ViIlot. 

tteberapa minggu sebelum itu, yaitu pada suatu Konggres 
Ihtcrnasional dalam rangka pcringatan ke-10 tahun Humanae 
\'ttae t Yillot mcmuji-muji ensiklik tersebut, Dalain suratnya 
kcpada uskup Agung John t^uinn di San Francisco, Kardinal ' 
Villot menegaskan lagi sikap Pans Paulus VI yang mencntang j 
pniccgahan kcharnilan dengan alat-alat kontrascpsi buatan, / 
Nrkretaris Negara Vatikan itu menckankan betapa pentingnya j 
uiti .ijaran Paus Paulus VI yang lneuurutnya merupakan ajaran ^ 
yan^ ^esuai dengan hukum Tuhan'\ 

IJanyak hal scnada yang dikemukakan Villot kala itu, Ki-% i 
lcurang dari dua bulan kemud'an, terpaksa mendengarkan pcn- 
iLijiat yang sebaliknya dari pengganti Paus Paulus VI. Ya, se- 
Imi.iIi dialog yang cukup mencgangkan, yang membuat kopi di 
i ,uij;kir mcreka menjadi dmgin sebelum sempat dihirup. Apa . 
In^i kctika Luciani yang bangkit dari kursinya mulai berjalan- \ 
[jhtti hiiir-mudik di kamar kerjanya sambil btibicara dcngan 
nada rcndah tentang bebcrapa dampak yang dit^mhulkan 
Uumanae Vitae selama satu dasawarsa terakhir. 

Knsiklik Paus tadi diinaksudkan untuk memperkokoh 
k;kuasaan Paus dan menangkal spekuJasi akan terjadinya 
pcmbahan dalam ajaran tradisional Gcreja mengenal keluarga 
hcrcncana, Tetapi ternyata, yang tcijadi justru sebaliknya. Dan 



24 



mengenai hal ini banyak bukti tak terbantahkan. Di Belgia, 
Belanda, Jerman, Inggris dan Amcrika Serikat dan di banyak 
ncgaja lain Iagi, tidak hanya mcnimbulkan perlawanan yang 
menyolok terhadap eksiklik itu, tetapi secara terang-terangan 
mcrcka juga mulai membangkang terhadap Gereja Katolik Roma, 
Tampaknya terdapat kecenderungan ■ umat untuk mencari 
alternatiL Contoh ckstrimnya adalah bUa ada scorang pastor 
/ang tidak mcnunjukkan toleransi pada saat mcnerimakan 
Sakramen Pengampunan-dosa, maka orang itu akan segera 
pcrgi mencari pastor lam yang bcrsikap lcbih libcraL Banyak 
contoh lain yang dikemukakan Luciani berdasar pengalamannya 
sclama menjadi pastor di Veneto. 

Teori yang tcrkandung dalam Humanac Vitae barangkali 
menyiratkan pandangan moral yang ideal. Utamanya karcna 
dikumantiangkan dari Vatikan, dari sebuah imperium yang di- 
dominasi kaum lelakL Tctapi kenyataannya, sepcrti yang 
banyak dijumpai Luciani di Itaha Utara dan di negcri-ncgcri 
lain mcnunjukkan bahwa ensiklik Paus itu jelas-jelas tidak 
manusiawi, Selama dasaw^rsa itu pcnduduk tiunia bertambali 
dengan lcbih dari tiga pcrcmpat milyar orang, ^ 

Ketika Kardinal Villot mengcmukakan sanggahannya 

J dengan mencgaskan bahwa Paus Paulus XVI mcrestui pcnccgah- 

an kehamilan tctapi sccara alamiah. Luciani hanya tcrsenyum 

saja, Bukan scnyum ^embira scbagaimana selalu riinerlihatkan- 

nya kepada khalayak, mciainkan senyum kescdihan, 

"Yaiig mulia, scbcnarnya kita sebagai orang-orang tu^ yang 
tidak pemah mcnikah, cpa tnh yang kita ketahui tentang 
kcinginan-kcinginan seksual orang-orang yang bersuami- 
istri?" tanya LucianL 

Percakapan itu merupakan percakapan pertama tiari se- 
rangkaian percakapan tentang masalah ICeluarga Eerencana 
antara Sri Paus-baru dengan Sekretaris Negaranya, Percakapan 
yang ierjadi di ruang kerja Paus di Apartemen Kenausan itu 
bcrlangsuug pada hari Selasa 19 Septemb^r. Percakapan yang 
memakan waktu hampir 45 menrL Ketika pertemuan itu ber- 
akhir dan menjelang Villot mclangkali meninggalkan ruangan, 
sambil nienyertainya sampai ke pintu Luciani berkata: 



25 



1 



i ang .mujl^ Hampir 45 menit kita membahas masalah 
Keluaiga btrencana. Jika intormasi yang saya peroleh 
benkut arj^-^gka statistiknya itu bcnar, maka sclarna 
KIta kemi^cang-bincang tadi ? lebih dari seribu anak balita 
telah mem^-^i karena kekurangan gizL Dan cmpat puluh 
nma menit lagi, yaitu selagi Anda dan saya mcnunggu hi~ 
dangan maksn malam, seribu anak balita lagi akan mcning- 
gal dunia akibat kckurangan gizL Nah ? Anda dapat meng- 
hitung bahwa besok pagi, ketika kua bangun tidur, sudah 
30 ribu anak balita tak berdosa telah mati akibat ke- 
kurangan ^ z l Sepertinya Tuhan tidak sclalu mcmbcrikan 
rezekinya secaia mcrata". 

Kardinal ViIlot hanya bisa diam terpaku, Agaknya Se- 
krctans Negara Yatikan itu tidak mampu menemukan kata- 
kata y3h£tepat untnk mcngakhiri pembicajaan. 

*+ Intormasi terinci tcntang kemungkinan Sri Paus akan me- 
nmma delcgasi dari Amcrika Serikat untuk mcmbahas masalah 
Kqjendudukan tampaknya merupakan rahasia besar yang dijaga 
kctat, baik olch Vatikan maupun Departemen Luar Negeri 
Atncnka Serikat Masing-masing pihak menyadari scandainya ( 
rahasia ltu sampaj bocor, dunia pasti hcboh. Kcjadian itu pasti j ; . 
<ikan disebut orang sebagai sesuatu yang amat penting, karena / 
bal itu terjadi tidak iama sesudah Luciani menjadi Paus, * 

Memang kejadiar itu bisa discbut amat penting Rahkan 
i lang akan mcnganggapnya sebagai sc^aatu yang ainat sangat 
[^nting hila mereka mcngetahui b%bwa pcrtemuan ltulah yang 
Bienyebabkan l'aus Johancs Pa-Ius I tidak menghadiri Kon- 
p< rcnsi Puebla di Meksiko, Scbuah Konpercnsi yang merupakan 
(mdak laiijut dari kcnperensi monum^nia! yang pemah hcr- 
1-n^ungdi McdclUn - Kolombia, padatahun 19G8/ 

Dalam Konpcrens: Medellin itu, para Kardind, Uskup dan 
1'asior Amerika Selatan menghcmbuskun n?fas baru ke dalam \ \ 

pm-para kehidupan Gereja Katolit Roma di benua Amerlka \\ ? 
Bdataa Ealam dcklarasl mereka yang merupakan bagian dari \ j 

Mani/esto Mcdcltin" tcrcantum pem/ataan bahwa kegiatan <j 

pokok Gereja mcreka pada rrra^sa yang akan datang adakJi me- ;•] 

ugulurkan tangan kepada dan ; mcnyatukan diri dengan kaum \j 

|6 . | 

I 



yang miskin, yang terlantar dan yang tidak mcmiliki apa-apa. 
Pemyataan dcmikian merupakan pcrubahan revolusioner di 
dalam Gereja yang pada masa-masa sebelumnya seolah hanya 
menjadi milik golongan yang kaya dan berkuasa. "Tcologi 
Pembebasan'* yang dicetuskan Konpercnsi McdcIIIn itu mc- 
nyebabkan beberapa junta dan rczim-rezim yang menindas 
rakyat di Amerika Selatan merasa mendapat peringatan yang 
jelas bahwa Gerejabemiat mempcrjuangkan penghaousan segala 
bentuk penindasan ckonomi dan kctidakadiian sosiaL 

Pada hakikatnya pemyataan Mcdcllin itu mcnipakan 
seruan untuk mcngangkat scnjata* Maka tidak menghcrankan 
jika pcrlawanan terhadap filsafat itu muncul bukan saja dari 
beberapa rezim di Amerika Selatan, mclainkan juga dari unsur- 
unsur reaksioner di dalam tubuh Gereja. Pertemuan Puebla 
yang direncanakan berlangsung sepuluh taliun kemudian diper- 
kirakan akan mempunyai arti yang menentukan. Di situlah 
nanti akan terungkap apakah Gereja konsisten menempuh jalan 
yang tclah dirintis Konpcrcnsi Medcllin, atau kcmbaii terjebak 
dalam lintasan tradisionalnya yang menyakitkan hatL Ke- 
putusan Paus-baru yang tidak mau menghadiri Konperensi 
Puebla mcnunjukkan betapa lebih pcntingnya pcrtemuan 
dcngan Komisi Schcuer dibanding dcngan konpcrcnsi itu. 

Masih dalam Konklaf, tidak sampai dua jam setelah Lu- 
ciani terpilih menjadi Paus-baru, Kardinal Baggio dan Kardinal 
Lorschcidci menghubungi Luciani. Keduanya nicmang merupa- 
kan tokoh-tokoh yang menentukan dalam pertcmuan yang di- 
rencanakan akan bcrlangsung di Meksiko itu. Konperensi 
Pucbla memang tertunda akib^t wafatnya Paus Paulus-VL Dan 
kedua Kardinal ini ingin mengetahui apakah Paus-baru ini mau 
merestui tanggal baru untuk pertemuan di Mcksiko itu. 

Ecberapa saat scsudah terpilih sebagai Paus, Luciani me- 
mang memhahas sccara mendalam masalah-masalah y^mg perlu 
ddontarkan dalam Konpcrensi Puebla. Ia sctuju Konperensi itu 
diselenggarakan dari tanggal 12 sampai dengan 28 Gktober, Da- 
iam pembicaraan dcngan 3aggio dan Lorscheider t kedua orang 
Kardinal itu dibuatnyaterkcjut deugan pengetahuandan kepcka- 
annya mengenai masalah-masalah pokok yang akan dibahas di 
Puebla. Tetapi mengenai kehadirannya dalam konperensi ltu, 

27 



I-uciani tidak mau membctikan kcputusan pada tahap dini 
ilalam masa jabatannya scbagai Paus. Dengan jawaban itu, 
wmua orang masih berharap ? Sri Paus-baru akan hadir di Puebla. 
Tetapi ketika Kardinal VilIot memberitahukan bahwa Komisi 
St heuer mohon kesempatan menghadap Paus pada tanggal 24 

< iktober, Luciani scgera melupakan Puebla- Kepada Kardinal 
VilIot, Sri Paus menyampaikan persetujuannyauntuk menerima 
drlegasi Amerika Serikat. Sedang kepada Kardinal Baggio dan 
Lorschcider Sri Paus memberitahukan bahwa beliau tidak bisa 
lnrn^hadiri Konperensi Puebla. Itu berarti bahwa selama be- 
lirrapa minggu mendatang Sri Paus akan berada di Vatikan. 
hukan hanya karena pertemuan dengan delegasi Amerika Se- 
likat, melainkan ju^a karcna alasan lain yang cukup kuat. Pada 
pertcngahan bulan September itu Paus Yohanes Paulus I sampai 
|Mil^siia^i keslmpulan bahwa prioritas pertama baginya adalah 
inrinbenahi rumahtangga Vatikan, Persoalan mengenai Bank 
V.*nkai} dan falsafah yang melandasi pengoperasiannya rasanya 
l.ik hisa ditunda-tunda lagi. 

Luciani memang bergerak dengan kecepatan luar biasa_ 
lak seorang pun pernali menyaksikan gerak ayunan sapu se- i 
Lm^kas itu Apalagi selama tahun-tahun terakhir tahta Paus j 
l\iulusVI. Walaupun sapu baru itu tidak dimaksudkan untuk . 
mrmbersihkan scluruh Vatikan dalam tempo 100 hari pertama / 
m.isa jabatannya, tetapi arah ayunanuya nyata sudah. Dalam f 
h-nipo singKat itu Luciani mgin menguban arah perkembangan 
Ger?rja- Terutama dalam kajtannya dengan Bisnis Vatikan- 

Dalam minggu pertama kekuasaannya, Paus-baru telah 
iim » ^isyaratkan langkah-I^ngkJi yang akan ditempubnya. 
Hrlkiu "mengabulkan" pcrrnintaan Kardinal VilIot untuk Hi- 
hrhaskan dari salah satu di antara sekian banyak tugasnya, yaitu 
icb^gai Kcpala Dewan Kep^usan atau "Cot unum'\ Sebagai 
penggantinya ditunjok Kardin^I Bernard Gantiru Cor Unum 
-nhtlah lembaga yang m^rupakan salah satu dari behcrapa 
'jnntu besar* pcnyalur berbagai macam dana dari Gereja untuk 
dihagikan kcpada b^ngsa-bangsa termiskin di dunia, Bagi Lu- 

< wiiij Cor Uiiurn merupakan unsur Vital di dalam falsafah yang 
dumutnya. Sebagaimana faktbi>faktor lain, kcuangan Vatikan 
pun harus dilandaskan pada ajaranKristus. '^ - *" 

28 



Dengan demikian sesungguhnya secara halus Villot digeser 
dari kedudukannya di Cor Unum. Pcnggantinya yaitu Gantin, 
adalah orang yang mcmiliki nilai-nilai spiritualitas tinggi dan 
dikenal luas dalam hal kejujurannya. 

Yatikan yang bagaikan scbuah kampung besar, sclalu 
penuh dengan spekulasi, Bcbcrapa orang menyatakan bahwa 
mcreka tidak pcrnah bcrtemu dcngan Michclc Sindona atau 
Roberto Calvi atau anggota malia Milano lain niana pun yang 
berkciiaran di Vatikan selama masa kckuasaan Paus Paulus VI. 
Tetapi bcbcrapa orang lain, walau sccara diam-oiam dcmi kc- 
selamatan diri, mcnccritcrakan bcrbagai hal tcntang mafia itu 
kcpada Paus yang baru itu. 

Bcbcrapa hari scsudah mengangkat Ganiin scbagai pcng- 
ganti Villot, Paus4>aru melihat sclcmbar surat cdaran dari Oinas 
Pcngawasan Valuta Asing Italia (UIC) tcrgelctak di atas meja- 
nya. Tidak diragukan lagi, suratedaran ini past i mcrupakan tang- 
gapan terhadap surat terbuka yang dimuat majalah // Mondo. 
Surat terbuka yang ditujukan kepada Sri Paus itu, secara pan- 
jang lcbar mcnguraikan situasi dewasa ini yang bagi Paus, orang 
yang sudah bertekad untuk hidup melarat aan mcmbinaGereja 
yangmiskin, sungguh sangat menyakitkan. 

Surat cdaran yang ditandatangani Mcntcri Urusan Pcr- 
dagangan Luar N^geri Rinaldo Ossola ltu telah dikiriin kcpada 
scmua bank ItalL Isinya mcngingatkan kepada semua bank 
Itali ilu bahwa IGR atau Bank Vatikan padn dasarnya adalah 
*'sebunh lembaga perbankan nou-residcnsial'\ Artinya. bank itu 
bukanlah bank Itali> mclainkan bank asing, Karena itu, semua 
bentuk hubungan antara Bank Vatikan dengan lembaga-Iembaga 
perkreditan Itali harus tunduk kcpada kctentuan-ketcntuan 
yangbcriaku bagi scmua bank asinglain, 

Jela^ bahwa Mentcri tadi terutama mcncemaskan perihal 
pcnyalahgunaan valuta aiing yang berkauan dengan pelarian 
uang secara gelap dari Itali. Jadi dapat dikatakan bahwa surat 
cdaran yang dibuatnya itu sama dsngan pcngakuan bahwa pe- 
nyclewengan penyelewengan di Bank Vatikan ita rnernang 
betul terjadL Di kalangan keuangan Itali, isi surat edaran itu 
dipandang sebagai upaya untuk menghentikan paling scdikit 



29 






>.i\u di antara sekian banyak kcgiatan Bank \'atikan yang 
Riencurigakam Sedangkan di Kota Vatikan umumnya oran^ bcr- 
Auggarapan bahwa surat edaran itu merupakan pcrtanda bahwa 
linucng kematian bagi jabatan Uskup Paul Marcinkus sebagai 
dtreklur utama Hank Yatikan kini berdentang kcras. 

\ r atikan memang laksana scbuah desa besar. Banyak cc- 
nlcia burung bcrkcliaran sampai di sudut-sudutnya, Di antara- 
nya adalah sebuah ceritera yang walacpun saya ragukan kc- 
hctuirannya, tetapi dijamin keabsahannya oleh banyak orang 
d*m kalangan mcdia massa. Ceritera ini mulai mcngapung di 
pcmiukaan dan menjadi santapan masyarakat Yatikan pada 
twai hulan Scptember 1978, Ismya berkisar pada pcnjualan 
Httrira Cattolica del Ycneto olch Roberto CaKi dan tcntang 
|»rrj,ilanan Albino Luciani kc Vatikan dalam rangka mcnccgah- 
nva.»l)'Stdm bagian pertama buku ini tclah kita simak pcrtcmuan 
y*uig scbenarnya tcrjadi antara Luciani dengan Benelli. Tctapi 
il.il.imNrcritera versi yang bcrcdar di yatikan, tcrnyata tcrdapat , r 
lnbcrapa perubahan mcnyangkut upaya Luciani menggagalkan 
iiv*ilia penjualan bank itu. Konon Luciani bahkan mcnemui , 
P,ms Paulus VL Sri Paus mcnanggapi upayanya itu dcngan ber- ] 

,T Bahkan Aritjapun kali ini harus bcrkorban untuk Gereja. ( 
Schagaimana Anda kctahui, kcadaan kcuangan kita masih' 
bclum juga pulih akibat ulah Sindona. Tetapi ya, silakan 1 
saja Anda utarskan masaiah Andi in* kcpada Afgr. Mcr- 

Tidak l?.ma kemudian, masih menurut versi itu, Luciani 
pcrgi menemui Marcinkus di kantornya. Dikemukakannya sc- 
n.igkaian keluhan dari umat di w:layah kcuskupannya me- . 
ut*cnai penjualan bank milil: Vatikan itu. Marcinkus mendcngar- 1 
kan sampai Luciani sclcsai berbicara lalu bcrkata: * 

"Y^ng rnulia, tidak adakah sesuatu yang lcbih batk untuk 
dikerjakan Yang Mulia hari ini? Uiuslah saja pekerjaan 1 
Yang Muiia, dan biarkan saya m^ngurus pckerjaan saya/ T 

Marcinkus biu menyilakan Luciani ke pintu untuk keluar. 

Siapa pun yang pernaii hcrjumpa Marcinkus, tcntu setuju 

bahwa tingkah kku lelaki itu memang sesuai dengan julukan- 

80 



nya, Sang Gortlla. Karena itu para uskup, monsignor, pastor 
dan biarawati umumnya percaya bahwa pertcmuan antara 
Luciani dan Marcinkus di atas bcnar-bcnar terjadi Dan kini, 
siapa pun lahu bahwa lclaki pendiam bertubuh kccil dari 
Belluno itu, setiap saat dapat memecat Marcinkus. Makajangan 
hcran bila di kalangan Kuria Romana tclah berkembang bursa 
taruhan, Yang dipcrtaruhkan adaJah kapan Marcinkus akan 
dipccat secara resmi dari Bank Vatikari, 

Di samping penyelidikan yang dilakukan Kardinal ViIlot 
untuk kcpcntingan Paus, Luciani juga mcmbuka saluran-saluran 
pcnyidikan lain. Misalnya, ia mulai mengadakan pembic^uaan 
dengan Kardinal Telici mcngcnai Bank Vatikan, Beberapa kali 
ia juga mcnclepon Kardinal Bcneli di Plorcnce untuk membica- 
rakan hal yang sama. D ari Kardinal Gioranni Benelli Paus mem- 
peroleb info tentang pcnyclidikan yang dilakukan Bank Italia 
terhadap Hanco Ambrosiano. Begitulah biasanya alur mcka- 
nisme informasi terjadi di Gcreja Katolik Roma sejak lama, 
iviisalnya Kardinal di Klorence mclaporkan kcpada Sri Paus 
tcntang pcristiwa yang tcrjadi di Milan. 

Bcnclli yang pcmah menjadi orang kcdua di Sckrctariat 
Negara Vatikan tclah bcrhasil mcmbina jaringan kontak-kontak 
yang kuat di seluruh ItalL Licio Geili, pcmimpin P-2 t mcrasa 
sangat terkesan akan betapa luas dan tinggi mutu lnlormasi 
yang ia perolch mclalui Ec-tcIIl Di antaia sumber-sumber inior 
masi dalam jaringan Benelli mernang tcrddpai: oiang-orang yang 
berkedudukau sangat strategis di Bank italu Sumber-sumber 
itulah yang memberitahu Kardinal Bcnclli tentang penyelidik- 
an yang sedang berlangsujig tcrhadap kmbaga-iembaga perban- 
kan milii: Robcrto Ca!vL Penyclidikannvaberjalan sctaliap demi 
setahap yang akhimya inencap;:i puncaknya pada bulan Septtm- 
ber 1978, Yang sangat mcresahkan Bcnclli dan kemudian juga 
Luciani adaJah bahwa pcnyehdikan itu juga mengusut hubungan 
antara Roberto Cahri den^an V^tikan, Sumbcr mformasi Benelli 
di Bank ItaJia yakin bahwa penyidikan itu akan disusul tantut- 
an-tuntutan pidana berat terhadap Roberto Calvi dan tidak 
mustahiljuga tcrhadap bcberapa dircktur banknya. Daripengu- 
sutan itu telah didapat pula fakta yang meyakinkar tentarig 

31 






. 



ki tuiibatan Bank Vatikan clalam sekian banyak transaksi yan 
iirlaiijgar undang-undang ItalL Di deretan atas daftar nania- 
tiJin;L yang dicurigal tcrcantum Paul Marclnkus, Luigi Mertelli 
Aau Pellegrino De Strobel 

licrdasar pengalamannya lebiJi dari sepuluh tahun, Benclli 
Irlnili paham benar bahwa orang tidak dapat mempengaruhi 
I u i inni dalani memecahkan suatu masalah dengan cara memak- 
mik.iu suatu jalan pemecaharL Kepada saya ia mengungkapkan 
\ ryakinannya itu: 

"Menghadapi Paus Luciani, kita tidak bisa mcndiktenya_ 
(lukup kita kcmukakan fakta-fakta yalig ada, kita ajukan 
soran-saran kita, lalu kita bcri waktu dan kescmpatan 
kepada beliau untuk mempcrtimbangkannya. Setelah se- 
niiia in form asi yang tersedia baginya terserap, beliau pasti 
akan mengambil keputusan, dan tak ada satu pun, ingat, 
tidak ada satu pun yang dapat mcngubah atau mcngalih- 
kan pcndiriannya. Beliau memang lembut dan rendah-hati, 
Tetapi bila sudah menentukan arah tindakan yangakan di- . 
Icmpuhnya, bchau bisa seUgar batu karang". I 

I 
Tampaknya oukan hanya Benelli yang dapat menyadap ( 

niinrinasi dari pcjabat-pcjabat senior Bank ItaJL Para anggota ' 

V\\ pun mcnyalurkan informasi yang samakepada Licio Gelli di 

Hurjws Aires. Licio GcUi ini kcmudian lnenemskan informasi i§ 

iiij sccara lengkap kepana rekan-rckan seperantauannya, yaitu 

Kobcrto Galvi dan Umberto Ortolani 

Anggota-anggota P2 lam yang ditcmpatkan di kantor-kan- 

ior kcjaksaan d: Milano mcmbcritahu Gclli b^urwa setelah 

prnjrusutan terhadap Bauco Ambrosiano selesai, dokumen-do- 

luituen hasilnya akan discrahkan kcpada Ilakim Emiiio Ales- 

umdrini Beberapa hari setclah uiiarmaci itu diterima GeOi, se- 

lniah kelompok teroris berhaluaii kiri yang bcrkedudukan di 

MJuno, Prima Linea, segcra mendapat tugas haru. Melalui 

ncti^hubung, mcrcka mcndapat insimksi siapa yang haru t mcn- 

j,uli korban berikutnya. Di dinding apartcmcnnya, pcmimpin 

krlompok teToris itu menempclkan sebuah potrct orang yang 

a\lmi menjadi sasaran mereka berikutnya: Emilio AtessandrmL 



52 



: 

P-2 ternyata memang bcrgerak ke berbagai arah, tcrmasuk 
menerobos YatikarL Pada awal September Albino Luciani mc- 
ngctahui bahwa secara misterius namanya ikut tercantum dalam 
daftar orang-orang cksklusif tcrbitan kantor berita yang ber- 
nama L f Osservatorc Politico (OP). Penerbit yang juga eksklusil 
ini dipimpin oleh scorang wartawan bemama Mino PicorellL 
Publikasinya hampir selalu mernurt berita^bcrita bemada skan- 
dal vang pada akhirnya mcmang terungkap sebagai bcrita yang 
bcnar. Kini naina Sri Paus tcrcantum dalam daftar mcrcka bcr- 
sarna-sama dcngan para tokoh politisi cabang atas, wartawan- 
war*awan, para ahli bcrbagai bidang, dan orang-orang lain yang 
dipandang perlu untuk scgcra mengetahui scsuatu, Karcna itu- 
lah Sri Paus lalu mengetahui adanya sebuah sindikat yang diberi 
nama "Loji Agung Vatikan" oleh OP. Dalam suatu artikel yang 
dimuat OP y disebutkan 121 nama-nama orang yang katanya 
menjadi anggota loji itu. Banyak nama orang-orang dari kalang- 
an luar Gereja, tctapi scbagian bcsar yang tcrdaftar adalah 
kardinal-kardmal, uskup-uskup dan tokoh-tokoh Gercja yang 
berkedudukan tinggL Mo A if PicorclJi mcncrbitkan publikasi 
itu sesungguhnya sederhana saja — ia scdang terlibat pertarung- 
an melawan bckas Pemimpin Bcsarnya, Licio GellL Pecorelli 
\ ' mcmang anggota P2 yang frustrasL la mengira bahwa dengan 
menerbitkan daftar anggota-anggota Luji di lindcungan Vatikan 
itu akan sangat mempermalukan Gelli. Terutama karcna banyak 
aekali di antara mereka itu sahabat-soiiabat Gelli dan Orrolani. 

Jika informaai iiu dapat dip^icaya, berarti bahwa pada 
hakikatnya Luciani dikeliiingi anggota-arigeota Loji (=Mason). 
Padalial orang Katolik yang menjadi anggota Mason seharusnya 
-tcara otomatis dikucilkan dari Gereja Katolik Roma, Sebclum 
dilangsungkannya Konklaf, scbenarnya sudah tcrsiar dcsas-dcsus 
bahwa beberapa orang di ant^.ra papabli terkcinuk^ adaiah 
anggcta-anggota MasoiL Kini, pada tunggal 12 Scptcmbcr, se- 
tclah menjadi Paus, Luciani mempcrolch daftar nama mcreka 
sccara lcngkap, Monurnt Luciani tidak pada tcmpatny^ seorang 
imam Katolik mcnjadi anggota Frccmason. Namun iapun tahu 
bahwa banyak orang Katolik, bahkan imamnya, yang menjadi 
anggota Mason, seperti halnya ia pun tahn bahwa banyak te- 
man-temannya yang komunis- Bila hal ita terjadi pada umai 

^ ::U '- -. - : - \ 33- 



biasa, Luclani dapat nienerimanya sebagai kenyataan hidup. 
Iriapi bagi para imam Katolik, berlaku patokan-patokan lain. 
Sudah sejak lama Gereja Katolik Roma mencanangkan sikap- 
tr^asnya menentang Freemason. Luciani adalah Paus yang ter- 
Inika, juga untuk membahas masalah Freemason. Tetapi dengan 
d.ilhir berisi nama 121 imam katolik yang sudah jclas-jclas men- 
| nh anggota gerakan terlarang itu, rasanya terlalu riskan untuk 
dLbahas dan didiskusikan. 

Sckrctaris Negara Yatikan Kardinal Villot, dengan nama 
Mi.soniknya Jeanni, Loji Nomor 04/3, tercatat mcnjadi anggota 
ili v bnah Loji di Zurich 6 Agustus 1966, Sclain itu tercatat 
I»iiLi nama-nama Mcnteri Luar Negeri Vatikan Mgr. Agostini 
i asaroti, Wakil Uskup Agung Roma, Mgr. Ugo Poletti, Kardinal 
tUt£giQ t sMgr- Pau! Marcir.kus dan Mgr. Donato de Bonis se- 
nung pcjabat Bank VatikarL Sri Paus menjadi bingung scndiri 
nrhnb daftar yang sedang dibacanya itu seolah-olah suatu daftar ,' 
\m j.ihat-pejabat kcta VatikarL Bahkan nama mantan Sekretaris 
l'.ius Paulus VI pun, yaitu Mgr. Pasquale Macchi juga tercantum 
4 1 1 mIil Hanya Kardinal Bcnelli dan Kardmal Felici saja tampak- ' 
ny.i yang tidak tercantum. " J 

Sctelah Sri Paus yakin benar bahwa n*ma kedua Kardmal \ 
ih; udak terdapat dalam daftar, behau lalu menclepon Kardinal I 
i rliri untuk mengundangnya minum kopi bersama. Pada ke- ' 
m rnpatan itu Felici inembcriL^hu Paus bahwa lebih dari dua 
1*1 iun scbelumnya, pada bulan Mei 197 6y s\iatu daftar yang 
Mn^at mirip dengan da^tar itu pernah bcredar secara diam-diam 
ili Vatikan, Kenapa dafiar itu kini muncul lagi, agaknya karena 
|dl orang yang berusaha mempengamhi ncrtirnbang^n Sri Paus 
il.iLun hal pengangkatan, promosi dan pemecatan pejabat-peja- l 
ImI di lingkungan Vatikan. , , \ 

"Ap-Jcah daftar itu dapat diperc?ya keasliannya?" tanya 
LiLtianL Kepada Sri Paus, Pelici mengatakan bahwa daftar itu 
incrup&kan daftar yang diman : pulasi sccara licik. Eebcrapa 
nraiig yang terdaftar memang anggoia Loji Mason, tetapi 
hrhcrapa yang lain tampaknya 1 bukan, Lebih lanjut Felici men- 
|rl,iskan: ' ♦ T 



M 



i 

\ 



"Daftar ini agaknya berasal dari Faksi Lefebvre . . , , Wa- 

laupun mungkin bukan dia yang membuatnya, tetapi 

merekalah yang memanfaatkannya/* 

Sudah bertahun-tahun kelompok Uskup Lefcbvre bagai- 
kan duri dalam daging Vatikan, tcmtama bagi Paus Paulus VI. 
Sebagai pendukung tradisi, yang tentu saja menganggap Konsili 
Vatikan-II sebagai puncak penyimpangan dari ajaran-ajaran 
Kristus, umumnya ia menganggap scpi keputusan-keputusan 
Konsili ltu. Le£ebvrc menjadi buah bibir di seluruh dunia 
karena dia bersikeras, bahwa misa hanya syah bila diselenggara- 
kan dalam bahasa Latin- Pandangan-pandangannya yang ber- 
haluan kanan mcngcnai berbagai masalah menycbabkan Paus 
Paulus VI sccara tcrbuka mengutuknya. Mengcnai KonkIaf yang 
telah mcmilih Albino Luciani mcnjadi Paus, para pcndukung 
Lefcbvre pada mulanya tidak bersedia mengakuinya. Mereka 
menganggap KonkIaf itu tidak syah karcna tidak mengikut- 
sertakan Kardinakkardinal yang berusia lebih dari 80 tahun. 
Sclain ltu mcrcka juga mcnyesali tokoh-tokoh yang dicalon- 
kan menjadi Paus karcna mercka bcranggapan tokoh-tokoh 
itu 'berbahaya\ 

Luciani tercenung scjenak. 

"Anda katakan tadi bahwa daftar scrupa sudah £da lebih 
dari dua tahun lalu?" 
'Ta, 3apaSuci." 
"Apakah Pers juga meinilikinya?" 

"Ya, Bapa Suci, Selunih isi daftar itu belum pernah di- 
J ungkapkan, hanya satu dua di sana-sini/' 
"Dan tanggapan Yatikan?" ^. t 
"Eiasa, Tiuak adh tanggapan," 

Luciani tertawa. Beliau menyukai Pericle tellci. la sungguh 
ang^ota Kuria Romana tulen, berpikiran tradisional tetapi 
cerdas, canggiii dan bcrpengetahuan tinggL 

^Yaijg Mulia. tampaknya begitu banyak waktu yang Anda 
curahkan meugerjai p^mbaruan IlakuiTi Ger^ja. tahukah Anda 
bahwa Paus Pauius VI pemah mengisyarackan perubahan dalam 
sikap Gereja mengenai Freemason?'\ 



35 



"Selania bcbcrapa tahun memaiig ada beberapa kelompok 
y.mj* ingin mcmaksakan pandangan yang lcbih 'modem'. Tam- 
jMknya Bapa Suci masih sedang mempcrtimbangkaii desakan- 
tlrs.ikan itu ketika beliau kcburu walat. 1 * 

Mcnunit Fclici banyak orang di lingkungan Vatikan yang 
ilnij*an gigih mcndukung gagasan pengcndoran peraturan Gereja 
m Imhungan dengan kcanggotaan Mason Mereka menginginkan 
iicl.inya rcvisi tcrhadap atu r an yang menyebutkan bahwa se- 
arorang yang bcragama katolik Roma dan menjadi anggota 
Mason, sccara otomatis akan dikucilkan dari Gereja. Selanjut- 
nya Kelici mengisyaratkan bahwa di antara orang-orang yang 
»rpr rti itu tcrdapat nama Kardinaljean Villot. 

Sclama beberapa hari setelah pembicaraan itu Sri Paus 
nica.Lsa pcrlu untuk secara seksama mcmpcrhatikan bcbcrapa 
*>i hIilj; tajn^unya. Rcpotnya, anggota Freemason itu sangat pandai 
mc.uitupi jati-dirinya. Scpmtas lalu tak scdikit pun berheda 
uri^aiV)r L ang-orang lain. 

Scmcntara Paus Luciani sibuk memikirkan masalah yang 
Lik pcrnah dipcrhitungkan scbelumnya itu, beberapa anggota 
hun.L Roma yang amat bersimpati tcrhadap Licio Gclli pun l 
lHiuk inenyalurkan informasi dari VatikarL Schingga akhirnya ] 
itiliHmaii itu sampai ke tujuannya, yakni Roberto Cahi. Sayang [ 
mlonnasi dari Vatikan tadi banyak berupa bcrita-berita suram. I 
JLmkir dari Milano itu yakin bahwa Sri P^.us sedang berusaha * 
mH.ikukan b?las dendam untuk mcngambilalih Banco Cattolica 
M leneio. Tak sedikit pun terbayangkan oleh Robcrtu Ca!vi 
li*iliwa penyidikan yang dilakukan -Sri Paus tcrhadap Bank 
Wihkan bukan didasari atas kepentingan pribadi untuk menye- 
i*imj' Robcrto CalvL la hanya membayangkan betapa para hnam 
tfj Vcncsia maran dan bagaimana Luciani protcs, dan untuk sc- \ 
Itiiijuuiya mcnarik kcmbali rckcning-rekcning miljK keuskupan, \ \ 
k< miuiian memindaiikannya ke bank pesaingnya. Kini ia sibuk 
lumrkirkan ana yang s^baiknya diiakukannya untuk mereda 
ioui kcmarahan LucianL Dengan menyumbang sejumlah b^sar 
u.iM^ kcpada Vaiikan? Atau mernbantu kegiatan sosjal Gtrcja 
ilcngan sejumlah besar uang? Tetapi ia sadar bahwa yang diha- 
il.t(iiiiya kinibukanlah orang scbagaimana lazim iajumpai dalam 



\ 



\ 



\ 



«l(. 



f&&- 



bisnisnya. la tahu persis bahwa Luciani adalah orang ycing sama 
sckali tak hisa disuap! 

Dari hari ke hari selama bulan September, Roberto Calvi 
menjclajahi benua Amerika Selatan, Uruguay, Peru, Argentina. 
la selalu disertai Gelli atau OrtolanL Namun begitu, ia sungguh 
sangat was-was terhadap pcrkembangan Bank Yatikan. Bila 
sitatu saat Marcinkus jatuh, maka penggantinya akan segera 
mengetahui liku-liku di Bank Vatikan scrta hubungan se- 
benarnya antara bank itu dengan Banco Ambrosiano, Mcnnini 
dan Dc Strobcl akan dipccat. Bank Italia keinudian akan dibcri- 
tahu, sehingga tak bisa tidak akan berakibat Roberto Calvi 
mcnghabiskan sisa hidupnya di penjara. Ob betapa menggempar- 
kan! 

Karena itu Roberto Calvi teiah mempcrhitungkan segala 
kcmungkinanj mempertimbangkan setiap bahaya yang dapat 
terjadi, dan berusaha menutup semua lubang kcbocoran. Ia 
telah menciptakan sesuatu yang sempurna, Bukan satu pencuri- 
an, bukan pula sekali pcrampokan besar. Yang dilakukannya 
menciptakan mckanisme yang memungkinkan pencurian terus- 
mencrus, sehingga mencapai jumlali yang belum pernah dihn- 
pikan orang, Sampai bulan Scptember 1978 Robcrto Calvi 
telah berhasil mencuri lebih dari 400 juta dollar (kira-kira 750 
milyar rupiah) dari berbagai bank, Perusahaan-perusahaan 
gadungan atau p^jabat tinggi bolch bcrbangga hati bila ber- 
hasil merainpok sebuah bank, Tetapi perarnpokan y?ng dilaku- 
kan Roberto Calvi lebih hebat dari itu. Ia lelah berhasil mcram- 
pok puluhan bank secara scrcntpk, Bahkan bank-bank itu se- 
akan-akan antri untuk dirainpoknya- Mereka seolah saling 
berdesakan ingin memperoleh kesempatan portama untuk 
meminjamkan uangnya kepada Banco Ambrosiano. 

Tani akhirnya ia tokh terbentur juga. Di tengah-tengah 
sukses yang scolah tak terbendung itu, kini ia sudah harus ber- 
hadapan dengan para pejabat Bank Itali. Para pejabat yang 
narnpaknya tidak dapat disuap, setiap hari mereka justru se- 
makin mengarahkan pengusutamiya ke titik yang palingmema- 
tikan. Gelli telah membcrikan jauiinan bahwa masalah itu akan 
dapat dan pasti bisa digarapnya* Ya, Gelli rnemang memiliki 



37 



r 



kekuatan dan pcngaruh yang amat besar. Tetapi bagaimana 
kiranya ia akan menggarap seorang Paus? 

Andaikata bcrkat suatu kcajaiban, Albino Luciani tiba-tiba 
mcninggal dunia sebclum Marcinkus dipecat dari kcdudukan- 
tiya di Bank Vatikan, maka Roberto Calvi akan memperoleh 
kcsempataiL Hanya satu bularL Mcmang hanya satu bulan. 
Tctapi buksnkah banyak hal bisa tcrjadi dalam tempo satu 
Imlan? Kalau begitu memang banyak kemungkinan dapat 
irrjadidalam Konklaf selanjutnya. Ya mudah-mudahansaja, bcr- 
kat rahmat Tuhan, Konklaf yang akan datang itu tidak mcngha- 
silkan seorang Paus yang juga ingin mengadakan pemhaman 
dalam masalalwnasalah keuangan Vatikan* 

Untuk membunuh kerisauannya itu, sebagaimana biasa ia 
mencurahkan segalanya kepada Licio GeUi, Scsudah berkali- 
kiili bcrbincang dengan pembantu-setianya itu di bcrbagai 
kotar r^sar di Amcrika Selatan, barulah Roberto merasa agak 
Irga. Gclli telah memberikan jaminan kepadanya baliwa "masa- 
Uh" yang diccmaskannya akan dan pasti dipecahkan. 

Sementara itu pola kchidupan sehari-hari di lingkungan 
jpartemen kcpausan telah dengan cepat menyesuaikan dirinya " 
dcngan pola hidup Sri Paus-baru. Sesuai dengan kcbiasaan, 
Luciani selalu hangun pagi-pagi sekali. Beliau mcmilih tidur di J 
i.mjang yang dulu\uigunakan Paus Johanes XIII, bukan ranjang ] 
ymgdulu dipakai Paus Paulus VI. Suatu hari, PaterMagee mem- j 
bcntahu Luciani bahwa Paus Pauius tidak mau tidur di ranjang 
I'aus Johanes' "karena beliau njenghormati Paus Johanes." « 
Ictapi Luciani mcnjawab, "Saya akan tidur di ranjang beliau 
karcna saya sayang kepada beliau," 

Luciani biasa menyetel jam wckemya untuk herbunyi jam 
04.45 pagi, khawaiir kalau-kalau kesiangan bangun. Tctapi sc- 
tiap pagi beliau scsuneguhnya terbangunkan oleh bunyi kctuk- 
■ni pada pintu kamar tidurnya pada jam 4,30 pa^i. Itulah 
landa baginya. baliwa Suster Vincenza telali melctakkan srbotol 
lcrmos kopi di inar kamar tidurnya, 

bustcr Vinccnza mcmang tak diijinkan memasuki kamar 
' uciani olch Kuria. Ya, samoai kc hai-hal sckecil ini pun tam- 
|j-iknya Kuria ikut camp<jr tangan, Dulu kctika Aibino Luciani 
masih mcnjadi Uskup Agung di Venesia, suster yang bertugas 

»8 - 



melayani minumnya itu, biasa mengetuk pinru, mengucapkan 
"Selamat pagi 1 * dan ;nembawa kopi langsung kc dalam kamar 
tidur LucianL Tetapi para Monsignor Vatikan yang selalu sibuk 
itu, menganggap tindakan yang sebenamya tidak apa-apa itu 
sebagai pelanggaran serius, Pelanggaran terhadap peraturan 
protokoler yang sebenarnya tak pernah ada. Mereka mengaju- 
kan kebcratan dan protesnya kepada Luciani. Walaupun tak 
habis mengerti tentang maksud mereka T Luciani tokh menye- 
tujui keputusan mereka bahwa kopi bagi Luciani akan diletak- 
kan di kamar kerja yang bersebelahan dengan kamar tidurnya* 
Kebiasaan minum kopi di pagi hari, segera setelah bangun 
lidur itu bennula sejak Luciani selesai menjalani operasi h^aung. 
Itu terjadi bcberapa tahun seherum beliau mcnjadi Paus, Scbagai 
akibat samping dari operasi, maka setiap kali bangun tidur, 
beliau selalu merasakan sesuatu yang tidak enak di dalam mulut- 
nya. Karenanya bila scdang dalam pcrjalanan, bila tidak mcn- 
jumpai kopi, bcliau suka makan kembang gula. 

Setelah minum kopi, Luciani mencukur kumis dan jang- 
gutnya, Ialu pcrgi mandi, Dari jam lima hingga setengah enam, 
bcliau belajar baliasa Inggris menggunakan kasct pclajaran 
bahasa Inggris. Pada jam sctengah enam beliau meninggalkan 
kaniar tidumya, mcnuju kapcl pribadi di dekat situ, Di sana 
beliau bcrdoa, melakukan meditasi dan membaca doa-doa 
breuiarium (Doa Harian Wajib) sampai jam tujuh, 

Jam tujuh pagi beberapa orang anggota rumah tangga ke- 
pausan sudah harus muiyertai Luciani, Mereka itu terut^ina 
adalah Patcr Lorenzi dan Pate/ Magee* Sebagaimana Luciani, 
Lorenzi juga orang baru di Yatikan, Ia pcmah bcrtanya kepada 
Paus Luciani apakah Pater Mage^ y^ng dulu merupakan sal^Ji 
seorang sekretaris Paus PauJus VI, boich tetap menduduki 
jabalannya, Paus Luciani memang mempunyai kesan yang baik 
cerhadap Pater Magce. ^ater milah yang dalam dua hari per- 
tama Luciani mcnjabat sebagai Paus, dapat menyediakan kopi 
untukuya sampai bcberapa cangkir* Karena itu, dengan senang 
hati Luciani mcnyetujui keingman Pater Lorenzi untuk di- 
dampingi Pater Magee. 

Di samping kedua orang sekretaris itu, setiap pagi diijin- 



39 



xan pula ikut hadir sustcr-suster dari Konggregast Santa Mana 
Bambina dalam Misa pagi. Para biarawati itu bertugas member- 
sihkan tempat tinggal Paus dan memasak makanan bagi Paus. 
Mereka terdiri dari Sustcr Elcna sebagai Kcpala, Suster Mar- 
garettu, Suster Assunta, Suster Gabriella dan Suster Clorinda. 
Atas saran Patcr Lorenzi, tim itu dipcrkuat dengan Suster 
Vincenza daii Venesia. 

Vincenza telah bekerja untuk Luciani sejak Luciani ma- 
sih menjabat Uskup di Vittorio Vcncto. Karcna itu ia sudah 
mengcnal cara hidup dan kebiasaan Luciani Ketika Luciani 
dipromosikan kc Vcncsia, ia ikut pindah ke sana. Di Venesia 
ia mcnjabat sebagai Suster Kepala, mcmbawahi cmpat orang 
biarawati yang melayani L T skup Agung LucianL Pada tahun 
1977 Suster Vincenza mcnderita serangan jantung schingga 
harus dirawat di rumah sakit. Para dokter yang merawatnya 
kemudian mcnyarankan agar ia banyak mengurangi kerja 
risikUy^ Cukuplah ia duduk saja sambil mcmbimbing sustcr- 
suster lain dalam bekerja. T Petapi nasehat itu tidak diindah-. 
kanriyaL la tctap saja sibuk mengawasi pekerjaan Suster Ce- 
iestine yang bertugas sebagai juru masak. Ia juga masih tcrus 
sibuk mengamati kcschatan Uskup Agung Luciani, la yang se- 
lalu memperhatikan kcsehataji Uskup Agung itu, dengan raji*i 
sclalu mcngingathan sang Uskup Agung untuk memakan obat 
tckanan darah rendahnya. ^ 

Suster Vincenza dan Patcr Lorcnzilah dua orang yang sf- 
lalu mengingatkan Albino Luciani akan tanah kclabirannya di 
Itali Utara. Tanah kelahiran yang kini tak pcrnah lagi dihunt : 
nya dan harya ses^kaii saja dapat dkcngoknya. Scring kaii 
Albino Luciani tcrmenung bila mcnyadari bahwa tcrpilihnya 
*cbagai Paus bcrarti awal kehidupan di tcmpat yang jauh dari 
tanah kelahirannya. Di tempat baru yang dapat dipastikan jadi . 
tcmpat hidurpnya sampai akhir hayatnya. liahkan tcmpat inilah i 
yang nantinya jadi tempat dimana jasadnya dimakanikan. 
Rasanya hidup Ini jadi ibarat membiasakan diri tingga 1 di 
kuburannya sendiri 

iSarapan pagi yang berupa caje latte yaitu se^ulung roii 
c'aii buah, dihidangkan segera scttlah Misa, yanu padajam 7,30. 
Sebagaimana pernah diccritcrakan Sustcr Vinccnza kepada 

40 , 



■ l L* 



l'i 



suster-suster lain, menyediakan makan pagi untuk Luci 
merupakan suatu tantangan yang cukup suIiL Luciani adal; 
orang yang tak begitu peduli dengan apa yang dimakanny 
Nafsu makannya pun kecil sekali Sebagaimana kebiasa; 
orang yang pernah hidup melarat, Luciani tidak menyukai 
hal-hal yang bersiiat berlebihan. Sisa-sisa hidangan makan 
malam untuk tamu-tamu undangan misalnya, akan disuruhnya 
simpan untuk disantapnya di keesokan hari. 

Sambil makan pagi, biasanya Luciani membawa bcbcrapa 
surat kabar pagi ItalL Selain itu, beliau juga meminta // Gaz- 
zettino yang terbit di Venesia, sebagai tambahan mcnu hacaan 
pagi^ya, Kemudian selama dua jam antara jam 8 sampai jam 
10 T Paus Luciani akan tinggal di ruang kcrjanya mcmpersiap* 
kan segala sesuatu untuk menerima tamu-tamunya. Pcngaturan 
tamu-tamu t yaitu kctepatan jadwal datang dan pcrginya, dilaku- 
kan oleh AlgK Jacques Martin yang menjabat sebagai kcpala 
rumah tangga kepausarL Antarajam 10.00 sampai jam J 2*30 
siang Sri Paus mcncrima tamu-tamunya dan bcrbicara dengan 
mereka di lantai kedua Istana Kepausan. 

Dcngan ccpat Martin dan para anggota Ruria Roma mcngc- 
tahui bahwa Albino Luciani adalah orang yang cendcrung me~ 
ngikuti kcmauannya sendiri Tidak jarang pembicaraan dcngan 
tamu-tamu mclewati jadwal yang telah ditentukan, Sekalipun 
para pembantunya telah mengingatkan mirabiya dengan mem- 
bisikkan batas waktu r Sri Paus kerap kali tidak peduii, se- 
hingga jadwal pun menjadi kacau balaiu Karena itu Martin-pun 
kerap kah mengomel berkepanjangan. Orang seperli Jaques 
Martin ini tampaknya memang inemiliki sikap yang mcwakili 
hampir s^mua orang yang bekerja di Vatikan. Pada hakckat- 
nyci mcrcka malas. Kanya karena takut kepada Paus sajaiah 
maka mereka mau bekerra. 

Makan siang yang bcrupa minestron^ atau pasta, yang 
keinudhn disusul drngnn makanan lain masakan Suster Vu> 
cen^a, biasa dihidangkan pada jam 12-30. Uriisan ma^an siang 
ini pun menjadi hcboh yang cukup seru, karena Paus Paulus 
VI biasa menyantap makan siangnya pada jam 13.30. Bahwa 
kejadian yang sepele mi dapat menjadi heboh dan pergunjingan 



. 



ramai di Vatikan menunjukkan betapa kampungannya tempat 
itu. Perguniingan ini bahkan menjadi semakin seru ketika ter- 
star kabar dari mulut ke mulut tentang adanya beberapa wanita 
yang diundang makan-bersama Paus, Kabar burung ini bcr- 
cdar barangkali karena kemenakan Sri Paus, yaitu Pia dan 
adik ipar perempuan Sri Paus tercantum sebagai tamu yang 
pemah diajak makan-bersama oleh Sri Paus. 

Dari jam 13.30 sampai jam 14,00 Luciani tidur siang 
scbentar, Sesudah itu biasanya beliau berjalan-ja^an di taman di 
Untai paling atas (atap) gcdung kcpausan atau di taman-taman 
kiin Kota Vatikam Kadang-kadang dalam kesempatan itu beliau 
didampingi oleh Kardinal VilloL Tetapi acar^ jalan-jalan itu 
,sebenamya jarang beliau lakukan- Kerap kali setiap bangun 
lidur siang itu, Luciani justru membaca Selain mcndaraskan 
doagdG&^ Breuir (Doa Harian Wajib bagi kaum rohaniwan), 
Imku-buku karangan Mark Twain dan Sir Wolter Scott merupa- 
kan tenian-setianya untuk melepas lelah itu. Beberapa saat 
srtelah jam 16.00 Luciani akan kembali ke ruang kerjanya 
imtuk mempelajari isi amplop besar yang disampaikan Mgr, 
Martia Amplop besar itu tak lain berisi daftar nama orang- 1 
^rang yang akari menghadap Sri Paus keesokan harinya, lengkapj 
dengan keterangan tentang mereka dan maksud-maksud merekaw 

Pada jam 16*30, sanibil minum teh camomile, yaitu teh 
obat, bri Paus - menerima "Tardella'* di kantornya. "Tardella" 1 
udalah kabinet inti v^ng terdiii atas beberapa Kardinal, Uskup 
;'gung dan Sckreraris-sekretaris berbagai Konggregasi Pcriemuan 
mi merupakan pertemuan untuk memantau pengelolaan segenap 
jiijaran oemeruitahan Gereja Katclik Roina, 

Makan malani biasanya dihidangkan pada jam 10. 45. Pada 
jam 20.00, sambil bersantap-malam, Luciani mendengarkan 
siaran bcrita telerisL Jika tiuak ada tamu, maka yang menemani 
jnakan malam itu ad^l^h Pater Lorenzi dan Pater Magee. 

Sehabis makan malam, sekalilagi Sri Paus mernpersi?pkan 
acara untuk pencrimaan tamu kcesokan harinya. Sesudah itu 
I>crangkat tidur, Biasahya itu berlangsung sekitar jam 2l-30. 

Sebagaimana makan siang, hidangan makan malam pun 
sangat scderhana, Pada tanggal 5 September Luciani meng- 



42 



I 






undang seorang pastor dari Venesia, Pater Mario Ferrares<', 
untuk makan malam. Luciani mengundang pastor itu dengan 
maksud membalas kebaikan hati Pater Mario kctika dulu Albin" 
Luciani bertugas di sana_ Banyak orang kaya dan orarig bcrkuaw 
di Itali ingin mengundang makan malam Albino LucianL Tetapi 
Sri Paus tampaknya lcbih suka makan malam bersama seoranj 1 
pastor. Yang menjadi pelayan dalam jamuan makan malam 
.kfrusus itu adalah dua orang pelayan Vatikan, Ouido dan Giam 
Paolo Guzzo. Setelah menanyakan kabar tcntang Venesia, 
dcngan lembut Sri Paus berkata: 

"Tolong mintakan kepada umat di sana untuk mendoakan 
saya, karena tampaknya tak mudah untuk menjadi seoran^ 
Paus," 

Sambil mcnolch kcpada kakak-beradik Guzzo, Sri Paus 
bcrujar: 

l? I>emi lartm kita, kita harus menghidangkan pencuci 
miiliit." 

Maka bcbcrapa saat kcmudian dihidangkanlah es krim, 
yaiig disusul dcngan air mineral Bagi orang-orang lain yang ikut 
makan malam, untuk minumannya biasa disediakan anggui 
secara berlimpah. Tapi Sri Paus merasa sudah cukup puas 
dengan minum air tawar. 

Begituiah kehidupan sehari-hari Paus Yohanes Pauhts I, 
meski jadv/al rutin hu kadang kala dikacaunya sendiri. Tiba 
tiba, di luar kebiasaan, tanjja berkata sepatah pun behau her- 
jalan-jalan di taman-tarnan VatikarL Grartg mungkin meng 
anggap hal itu sebagai penyimpangan kecil saja, sekedar seling- 
<m. Tctapi hai itu ternyata membupt par^ petugas protokol 
Vatikan dan pengawal-pengaw^il Sri Paus yang disebut Garda 
Swiss jadi kalang-kabuL CcberKpa kali para pcrwira senior 
Garda Swiss itu pun* dibuatnya tak bcrkutik. Misalnya ketika 
SriPaus tiba-tiba mengunjungi petugao-petugas jaga dan ber- 
hincmg-bincang dengan merekau }\i£i ketika Sri Paus meminta 
kcpada merekr untuk ridak usah bcrlutut setiap kali 3ri Paus 
mendekati mereka. Albino Lueiani mcmang bukan orang yan^ 
mabuk hormat KepadaPater Magee beliau pernah berkata; 






"Memangnya saya ini siapa sehingga mercka h^"us ber- 
lutut di hadapan saya? J> 

Mgr. Virgilio Noe, Kepala Bagian Protokol Vatikan, pernah 
memohon kepada Luciani untuk tidak lagi berbincang-bincang 
dengan para anggota Garda Swiss. Cukuplah bila Sri Paus 
menganggukkan kepala saja. Dengan hcran Sri Paus bertanya: 

"Kenapa harus begitu?". 
Noe, yang rupanya juga heran mcndengar pcrtanyaan Sri Paus, 
mcnjawab sambil mcngembangkan kcdua belah tangannya: 

"Bapa Suci, itu scsuatu yang tabu, Sampai sekarang belum 
pemah ada Paus yang bcrbicara kcpada incrcka itu. " 

Mendcngar jawaban ini Aibino Luciani hanya tcrsenyum 
tian mcncniskan pcrbincangannya dengan para pengawaL Sikap 
AlbirioVLbciani itu sunggnh berbeda bila dibandingkan dengan 
litap Paus Paulus pada masa awal kekuasaannya. Kala itu para 
*pastor dan para suster harus berlutut jika berbicara dengan Sri t 
Paus. Bahkan meski sedang berbicara melalui telepon sekalipurL 

Sikap Luciani mengenai telepon juga menimbulkan rasa 
ngeri di kalangan banyak anggcta Kuria Roma pcndukung j 
Lradisi. Kini mereka harus mcnghadapi scorang Paus yang j 
merasa bisa sendirimeinutar dan menerima pembicaraan meialui ' 
telepon dari mana pun datangnya, Sri Paus menelepon teman- ' 
temannya di Venesia, Juga mencicpon beberapa orang Suster 
K< b pala untuk sekcdar mcngobroL Kerika beliau memberitahu ,, 
Pater Eartolomco Sorges, sahabatnya, bahwa beliau ingm 
mcngakukan dosanya kepada senrang pastor Jesuit, yaitu Patcr ■ 
Drzza, sejam kemudian Pater Dezza menelepon Vatikan untuk 
mrngatur jadwal kunjungannya. Dari Yatikan Pater Dezza 
mcndengar sahutan: l 

"Maaf> Sekretaris Paus sedang tidak ada di tempat. Barang- \ 

Ikali saya bisa membantu Anda ?** 
"Baiklah, tapi dengan siapa s^ya beibicara ini?" tanya 
Pater Dezza, 
"Sri Paus". 

Jelas adegan scperti itu ^tjtiak pernah terjadi sebelumnya. 
Bclum pemah dan sckaligus tak akan pernah terjadi. Karena itu 
dua orang sekretaris pribadi Paus Luciani mati-matian men> 



, 




44. Perdana Menteri Andreotti (berlutul, ketiga dari kiri), mendoakan 
almarhum. 

45, Pau^baru pengganti Luciani, terpillh dengan suarabulat, memeluk 
Kardinal BeriellL 





4L Dua orang petngas perawat jenazah Sri Paus* dua-bersaudara; ■ 

Ernesto dan Arnaldo Sjguorad. 
42. Setelah sebulan rnembantu Albiuo Luriani d*. Vaiikan ± Susti-r 

Vincenta pulakh yang pejtama. k.2.3i menemukan jcnarah Sri l 



Paus. 

43. Luciani, Pairs Yohancs PauHs i, wafat dengan tenang_ 



\. 







bantah dengan menyalakan bahwa hal scpcrti itu memang 
belum pernah tcrjadi. Adalah isapan jempol dan khayalan bila 
adegan itu pernah terjadi di Vatikan, ujar mereka. Tetapi pem- 
baca, percayalah, peristiwa itu mcmang sungguh-sungguh pernah 
terjadL 

Pada suatu hari Luciani pun mcmulai menjelajahi Istana 
Yatikan yang mcmiJiki 10.000 kamar dan balairung serta 997 
tangga di mana 30 di antaranya adalah tangga rahasia- Sejak 
saat itu, tak jarang tiba-tiba beliau pergi dari apartemen kepaus- 
an, seorang diri, atau kadang hanya disertai Pater Lorenzi. Maka 
sccara tiba-tiba pula bcliau sering muncul di suatu kantor 
Kuria Roma. 

"Jlanya ingin mengenal jalan-jalan di sini'\ ungkapnya 
kepada Uskup Agung Caprio, wakil Sekrctaris Negara, yang 
terkcjut melihat kehadirannya. 

Para anggota Kuria Roma jelas tidak scnang dengan itu 
semua. Mcreka sungguh tidak senang. Kuria Roma sudah ter- 
biasa dengan seorang Paus yang tahu diri, yang patuh tcrhadap 
atnran-aturan dan saluran birokrasL Tetapi Paus yang satu ini 
justru muncul di mana saja, kapan saja, mengunisi scgala hal 
dan> yang lebih merepotkan lagi, ingin mengadakan pcrubahan- 
perubahan, 

Perbcdaan pendaoat antara Sri Paus dengan Kuria me- 
ngenai sedta ge.staioria> tandu pengusung Paus saa* pcnobatan 
atau s?at hendak tampil di muka umum, juga scmakin oerkem- 
bang. Luciani ielah memerintahkan agar tandu itu disimpan saja 
dl gudang. Tetapi kelompok pendukung tradisi berjuang mati- 
matian untuk mengeluarkan lagi barang itu. Bahkan persoalan 
yang sepele ini sampai harus rnenyita banyak waktu dan energi 
seorang Paus, menunjukkan betapa dangkalny^ jalan pikiran 
keiompok tcrtentu di Kuria Kom^na. 

Luciani telah bersusah payah menjelaskan sikapnya ita 
kcpada orang-orang seperti Mgr. Noe, Tetapi mcrcka itu selalu 
bersikap seperti anak-anak: Luciani menyatakan bahwa dun^a 
mereka itu bukan dunia sewajarnya^ sehingga beliau tak ingin 
ikut memasuki dunia seperti itu- Kepada Noe misalnya, Sri Paus 
menjclaskan alasan kenapa beliau memilih berjalan kaki ketin> 



.45 



I 



bang ditandu, Beliau beranggapan bahwa dirinya tak mempu- 
nyai kelebihan apa pun dibanding orang-orang lain* jadi, untuk 
>pa Sri Paus harus diarak dalam posisi yang lebih tinggi diban- 
ding orang-orang di sekikimya? Bcliau mcrasa jijik dengan tandu 
itu dan segaJa gombal yang diperlambangkannya. 

*'Tapi khalayak jadi tidak melihat Bapa SuciP* bantah 

Kuria, 

"Mereka ingin daii mcmohon agar dengan mudah dapat 

melihat saat Bapa Suci muncul di tengah mereka. Jadi> 

mereka semua merasa harus dapat melihat Bapa Suci/ J 

Dengan tegas Luciani mematahkan bantahan ini dengan 

tnengatakan bahwa beliau telah sering muncul di tclevisi dan 

juga di balkon Istana setiap hari Minggu untuk mcmbacakan doa 

Angetus, Beliau juga menyatakan rasa risihnya bila sctiap kali 

rncrepbtkan orang-orang yang terpaksa harus bersusah-payah 

mcnandunya. 

"Mcmang Bapa Suci M , bantah Kuria lagi, "kami tahu Bapa ' 

Suci ingin mcnunjukkan kerendahan hati yang nyata_ Tapi 

jika Bapa Suci ingin menunjukkan kerendahan hati yang, 

lebih mendalam lagi, apa sulitnya menerim^ permohonan] 

kami untuk duduk di tandu yang dibenci Bapa Suci itu?' ,j ' 

k [ 

Untuk bantahan ini sungguh Sri Paus kehilangan jawabaiL; 

licliau terpaksa mcnyerah totaL Maka pada acara tampil di^ 

muka um^m berikutnya, betapa pun berai hatinya, Sri Pau& 

Lcrp?Jksa mau dkaiidu dengan sedi^ gestatoria kc B-silika NervL ■* 

SLmentara sebagian waktunya tersita hanya untuk me- 
ngurusi hahhal sepcle dengan Kuria, scbagian besar waktu Iain- 
nya bcliau pergunakan untuk mcnj^unisi rr.asalah-masalali gawa:. 
Kcpada p^ korps diplomatik beliau telah menyatakan bahwa \ 
Vatikan tclah melepas semua keiiigmannya untuk menguasai \ 
h^I-hal yang berbau duniawL Namun dcmikian Sri Paus-baru int 
dcngan segera mcn/adari bahwa pada hakekatnya tiap mas*lah ; ' 
Ijesar di duma rnemang memerlukan perhaiiannya. Cereja yang ■ ^ 
mcinpunyai pen^ikut-spiritual kbih dari 1S perscn penduduk 
dunia mcrupakan kekuatanyarig amat besar bagi scorang Paus- 
Karena iiu tak mungkin Sri Paus akan bcrdiam-diri menyaksikan 
masalah-masaiah yang melanda umatnya, Seorang Paus tampak- 

46 



nya berkewajiban untuk, paling tidak, menentukan pendirian 
dan menunjukkan sikapnya tcrhadap berbagai masalah. 

Di samping sikapnya terhadap pemimpin Argentina, 
Jendral Videla, dunia juga menunggu tanggapan Luciani terha- 
dap sejumlah besar diktator lain yang bcrkuasa atas sejumlah 
besar rakyat yang beragama Katolik. Bagaimana sikap Sri Paus 
tcrhadap klik Marcos di Filipina dengan 43 juta umat Katolik- 
nya? Tcrhadap Presiden Pinochet yang mcngangkai dirinya 
sendiri sebagai pcnguasa Chili, yang lebih dari 80 perscn pen- 
duduknya beragama Katolik? Terhadap JcndraJ Somoza, 
penguasa Nikaraeua dan diktator yang sangat dikagumi oleh 
penasehat keuangan Vatikan, Michele Sindona?Bagaimana Lu- 
cdani mau memulihkan kembali fungsi Gereja schagai tempat 
bernaung bagi kaum miskin?Terhadap mereka yang kehilangan 
hak-hak azasinya di negara-negara seperti Uganda tempat sang 
diktator Idi Amin mengatur bcrbagai 'kccelakaan' yang mc- 
renggut nyawa para pastor dan pengurus gereja hampir setiap 
hari? Bagaimana pula kiranya tindakan Paus Yohanes Paulus 
terhadap umat Katolik di El Savador, di mana heherapa anggota 
junta penguasa beranggapan bahwa jadi orang Katolik berarti 
y pula jadi "musuh ncgara"? Bagaim ana sikap Sri Paus yang jelas 
tahu bahwa junta ini bcrkuasa di negara yang 96 persen rakyat- 
nya beragama Katolik?Apa tindakan Sri Paus untuk mencegah 
pembunuhan besar-bcsaran yang sangat mungkin akan terjadi di 
negara ini?Itul*h seba^i^n dari sejumlah bcsar masal?Ji gawat 
yang hanis segera diseiesaikan kctimbang sekedar perdebatcji 
mengen?: tandu sedia gestatctia. 

Apakah yang harus diucapkan Luciani dari balkon Santo 
Pctrus mengenai negara-negara kcmunis, padahal duiu r sebagai 
Uskup Agung Venesia, beliau pernah mengucapkan kata-kata 
sangat kera^ tentang komunisme?Mengenai perlucutan senjata 
nuklir, sebagai Kardinai beliau pemah sangat mendukung 
periunya azas "keseimbangan rasa takut f \ Apakah beliau akan 
Letap pada pendiriannya bila suatn *aat mereka yang mempra* 
karsai perlucutan nuklir ^ecara unilatcral memchon audiensi 
dengannya? ■ 

- Seinentara itu di lingkungannya sendiri, Gereja Katolik 



47 



Kuma, terdapat segudang masalah, warisan Paus Paulus VI. 
lUnyak imam Katolik mendesak agar sumpah 'selibat' (keharus- 
•ui hidup lajang) dihapuskan. Ada pula suara-suara yang meng- 
m^inkan agar kaum wanita diberi kcscmpatan untuk menjadi 
irnaim Kelompok-kelompok lain mendcsak diadakannya pem- 
kiruan terhadap Hukum Kanonik Gereja khususnya mengenai 
pnceraian, pengguguran kandungan, homo-scksualitas dan 
M-kian banyak masalah iaim Semua itu muncul di atas per- 
niukaaii, menari-nari di hadapan Sri Paus, menuntut penyelesai- 
.iiu 

Mgr. Loris CapovilIa, mantan Sekretaris Paus Yohanes- 
\ XIII mengatakan bahwa dalam tempo singkat Sri Paus-baru 
tudah harus menghadapi banyak masalah. Menurut dia, ibarat 
leorang pedagang Sri Paus ini bagaikan seseorang yang baru 
irurnbuka^ toko tapi 'barang dagangan simpanannya jauh lebih 
htinyak du ripa da yang dipaja ng di cta las e \ Ke ti ka M e n ter i Lu ar 
Nri^cri Vatikan, Mgr. Agostino Casaroli mengemukakan tujuh 
IKTtanyaan tentang hubungan Gereja dcngan beberapa negara 
kumunis Eropa Timur, lima di antaranya langsung dijawab { 
Alhino Luciani, scdang untuk dua sisanya beliau meminta | 
wjktu beberapa saat untuk mempertiinbangkmnya. 

Dengan takjua Menteri Luar Negeri Casaroli kembah ke ; 
k^ntornya. Diccriterakannya apa yang baru dialaminya kepada ( 
Pttannya. 

"Apakah jawaban Sri Paus nu tidak keliru? M tanya rekan- 

"Menurut hemat saya tidak. Justru seratus persen bcnar. 
Itulah yang mcmbuat saya tak habis pikir. Seandainya 
Anda ajukan pertanyaan-pertanyaan yang suma kep?da 
Paus PauluSj saya yakin Anda baru akan mcmpero'eh 
jawabannya setahun k^mudian." 

Satu masa'ah lagi yang harus dihadapi Sri Paus-baru adalah 
ni-isalah Jrlandia dan sikap Gereja terhadap IRA t gerakan se- 
puratii Ji ,^ebelab utara Kenijaan Inggris. Banyak oiang her- 
Hlggapac bahwa Gertja Katolik bersikap banci dalam hal inL 
Sikapnya tcrhadap pembunuhan besar-besaran yang tcrus terjadi 
ili Irlandia Utara dianggap kurang te^as, Beberapa pekan se- 
brlum Luciani terpilih sebagai Paus, OTiaich yang kala itu mcn- 

IH 



jabat Uskup Agung di Irlahdia Utara, mcnjadi bcrita besar di 
halaman depan surat-surat kabar, Ini adalah akibat pernyataan* 
nya yang menceia keadaan di penjara Maze di Loug Kes/h 
O^iaich yang baru saja mcngunjungi penjara itu, berbicara 
tentang perasaannya yang tergetar karena 

"di beberapa sel ia mencium bau tidak cnak dan mclihat 

kcadaan yang sangat jorok akibat sisa-sisa makanan yang 

niembusuk dan dinding yang belepotan dengan kotoran 

manusia". 

Kemudian dengan panjang lebar diulasnya keadaan itu, 
Tctapi dari sekian banyak ulasannnya yang disampaikannya 
mclalui media massa itu, tak sepotong pun pengakuan sang 
Uskup Agung bahwa keadaan scdemikian itu scbenarnya akibat 
ulah para napi sendirL 

Sampai saat itu Irlandia belum memiliki seorang Kardinal 
pun. Sckclompok orang mendesak Luciani untuk merestul 
0'Fiaich untuk dicalonkan scbagai Kardinal. Sementara itu ada 
pula orang-orang yang mcnyatakan bahwa penunjukan T Fiaich 
sebagai Uskup Agung Armagh saja sebenarnya sudah merupakan 
malapetaka. 

Ketika Albino Luciani mengembalikan data pribadi 1 
Fiaich kcpada Sekretaris Negaranya, beliau sambil menggelcng- 
kan kepala berucap: 

"Saya rasa Irlandia CKriu dibcri kardinal yang lcbih baik. M 
Kiaka upaya menci^i calon Kardinal Irlandia pun diLcruskan 
lagL Upaya itu baru bcrakhii ktiika Sri Paus pengganti Luciani 
mengan^kat OTiaich sebagai Kardinal Irlandia. 

Pada bulan Scptember 1978 di Libanon terjadi kemelut 
yang dianggap sangat peiitmg di antara kcmclut-kcmclut besar 
yang melanda dunia, Saat itu berarti sudah dua lahun lamanya 
keadaan damai di sana sclalu diiusak oleh pertempuran- 
pertempuran tidak mcnentu antara tentaia Suriah melawan 
kelompok Kristen- Jauh hari sebeium ada scorang Kcpala Ne- 
gaia yang menyatak^n rasa kekhawatirannya, sang pa^tor 
pendiam bertubuh kecil dari Vtneto sudali menyatakan bk?liV/£ 
suatu saat Libanon bisa menjadt padang pembantaian. Karena 
itu, ketika kernudian pastor ini menjadi Paus, secara panjang 



49 



Icbar dibahasnya masalah Libanon ini dengan Menteri Luar 
Negeri Vatikan, Casaroli. Beliau menyatakan keinginannya 
uutuk mengunjungi Beirut sebelum Hari Natal tahun 1978. 

Pada tanggai 15 Scptember, Kardinal Gabricl Marie 
Garrone, Kepala Konggresasi bidang Pendidikan Katolik, adalah 
salah seorang di antara beberapa orang yang diterima Sri Paus. 
1'ertemuan ini jadi suatu bukti tentang betapa hebatnya bakat 
LueianL Garrone menghadap Sri Paus untuk mernbahas doku- 
tnen Sapienta Christiana, dokumen yang bcrisi ketentuan-dasar 
rusuli dan pctunjuk-pLtunjuk scrta ketentuan yang mengatur 
srmua lembaga pendidikan Katolik di seluruh dunia. Sudah jauh 
hari, yaitu scjak awal tahun 1960, Konsiii Vatikan-Il telah 
inernperbaharui ketentuan dan petunjuk bagi para pengelola 
srmmarL Selesai mernbahasnya secara tertutup selama dua 
tahun/ barulah Kuria Romana mengirimkan saran-sarannya 
krpada para Uskup di seluruh dunia dan meminta pendapat 
inrreka. Setelah tanggapan-tanggapan masuk, maka dilakukan- ' 
lah pembaliasan dalam dua kali sidang Kuria yang juga dihadiri 
olch bcbcrapa konsultan non-Kuria, llasil pcmbahasan kcmudi-," 
an diteliti olch minimal enam departcmen Kuria, sebelum akliir-| 
hya naskah final disampaikan kepada Paus Paulus VL Penycrah- 1 
an itu terjadi pat}a bulan April 1978, atau enam bdas tahun. 
scsudah usul pembaruan itu dibahas untuk pertama kalinya.^ 
I*aus Paulus bcrniat untuk mengumumkan dokumen itu pada 
ranggal 2.9 Juni, bertepaian deng?n Pesta Pcrayaan Santo Petrus 
dan Santo Paulus. Tctapi iernyata penerjemahan dokumen icu h 
tidak dapat segera diselcsaikan olch Departcmcn Pcnerjeriakan 
Kuria. Maka ketika akhimya terjemahan itu selesai, Paus Paulus 
sudah kcburu wafaL Sctiap prakarsa dari scorang Paus yang \ 
belum scmpat diumumkan, dinyatakan gugur pada saat Paus itu \ 
meninggal dunia, Kccuali jika penggantinya mcnyctuj uinya. 
Oleh sebab itu Kardinal Garronc menghadap Patis Liiciani \ , 
dcngan pcrasaan was-was. Ilasi! kerja kcras selama 1G tahun i \ 
bisa saja segcra dilcnipar ke keranjang sampah, biia Luciani 
hdak menyetujuinya. T 

Di hadapan Garrone, tanpa mcmbuka dokumen itu, 
Luciani membahas isinya dengan panjang lcbar dan terincL 



50 



lcbar dibahasnya masalah Libanon ini dengan Menteri Luar 
Negeri Vatikan, Casaroli. Beliau menyatakan keinginannya 
mituk mengunjungi Beirut sebelum Hari Natal tahun 1978, 
Pada tanggal 15 September, Kardinal Gabriel Marie 
(rarrone, Kepala Konggresasi bidang Pendidikan Katolik, adalah 
s.ilah seorang di antara beberapa orang yang diterima Sri Paus. 
Pcrtemuan ini jadi suatu bukti tentang betapa hebatnya bakat 
LucianL Garrone menghadap Sri Paus untuk membahas doku- 
tuen Sapicnta Christiana, dokumen yang bcrisi ketentuan-dasar 
tusuli dan pctunjuk-pLtunjuk scrta kctentuan yang mengatur 
srmua lernbaga pendidikan Katolik di seluruh dunia. Sudahjauh 
harij yaitu scjak awal tahun 1960, Konsili Vatikan-ll telah 
uicrnperbaharui ketentuan daii petunjuk bagi para pengelola 
srminarL Selesai membahasnya secara tertutup selama dua 
lahuny barulah Kuria Romana mengirimkan saran-sarannya 
kepada para Uskup di seluruh dunia dan meminta pendapat 
increka. Setelah tanggapan-tanggapan masuk, maka dilakukan- ' 
Lih pembaliasan dalam dua kali sidang Kuria yang juga dihadiri 
oleh beberapa konsultan nomKuria, llasil pcmbahasan kcmudi-/ 
.m diteliti oleh minimal enam departcmcn Kuria, sebelum akhir-» 
nya naskah final disampaikan kepada Paus Paulus VI, Penyerah- 1 
m\ itu terjadi pa^a bulan April 1978, atau enam b^las tahun, 
sesudah usul pembaruan itu dibahas untuk pertama kalinya,, 1 
Paus Paulus bcrniat untuk mengumumkan dokumen itu pada 
langgal 2.9 Juni, bertepatan dengan Pesta Pcrayaan Santo Petrus 
iJan Santo Paulus, Tctapi iernyata penerjemahan dokumen icu 
tidak dapat segera diselesaikan oJch Departcmcn Pcncrje-niakan 
Kuria. Maka ketika akhimya tcrjcmahan itu selesai, Paus Paulus 
sudah kcburu wafaL Sctiap prakarsa dari scorang Paus yang \ 
bclum sempat diumumkan, dinyatakan gugurpnda saat Paus itu \ 



meninggal dunia. Kccuali jika pcnggantinya mcnyctujuinya. 
Oleh sebab itu Kardinal Garronc menghadap P*ius Luciani 
dengan pcrasaan was-was, Iiasi.t kerja kcras selaina 16 tahun 
bisa saja segera dilcmpar ke keranjang sampah, biia Luciani 
hdak menyetujumya t 

Di hadapan Garrone, itanpa mcmbuka dokumen itu, 
lAiciani membahas isinya dengan panjang lcbar dan terincL 



50 



Kcpada Garronc Sri Paus mengatakan bahwa beliau yang pernah 
mcnjadi guru di Scminari Bcllimo lclah mcmpelajari dokumen 
itu hampir schari penuh. Garronc hanya bisa duduktcrpukatj 
mcnyaksikan bctapa hcbatnya Luciani memahami isi dokumcn 
yang dcmikian rumit itu. Di akhir pertemuan itu Luciani mem- 
beritahu Garronc bahwa ia bisa menyctujui dokumcn itu dan 
hcndaknya ditcrbitkan pada tanggal 15 Dcscmbcr. 

Sebagaimana Casaroli, Baggio, Lorscheider dan bcberapa 
orang lain, Garrone keluar dari ruang pcrtcmuan dengan perasa- 
an takjub. Kctika sampai di kantornya, kcbctuian ia bertcmu 
dengan Monsignor ScaIzotto yang bcrtugas di Propaganda Fidex 
(Konggrcgasi Suci untuk Pewartaan Injil), Kepada Monsignor 
ini Garronc mcngatakan: 

"Baru saja saya mcnghadap scorang Paus yang benar- 

bcnar agung." 

Scmcntara itu **Sri Paus Agwng" terus bekcrja mcmbong- 
kar bukh timbunan masalah warisan Paus Paulus. Salah satu di 
antaranya adalah timbunan masalah KardinaJ John Cody, seorang 
Kardinal dari wilayah kcuskupan yang tergolong paling kaya 
dan paling berkuasa di dunia, yakni Chicago — Amerika SerikaS 

Seorang Kardinal, siapa pun dia^ bila olch Vatikan diang- 
gap sebagai masalah besar, tcntulah dia seorang Kardinal luar 
biasa- Tetapi John Cody lahkan lebih dari sekedar hiar biasa. 
Tuduhan-tuduhan tcrhadap Kardinal Cody yang berlangsung 
selama sepuluh tahun sebelum Luciani mcnjadi Paus benar- 
bcnai mcngerikuiu Seandainya iima persen saja dari sclumh 
tuduhan itu benar, sudah cukup kiranya untuk mcnyatakan 
bahwa John Cody tidak pantas menjadi Imam KatoliL Apa 
lagi rnenjadi Kardinal Chicago* 

Scbelum dianugerahi jabatan Iebih tinggi sehagat Uskup 
Agung Chicago pada tahun 1965, John Cody adalah Uskup 
di New Orleans. Ada seorang Pastor yang pcmah mencoba 
bckcrja sama dcngannya di Ncw Orleans, hasilnya hanya mcn- 
u^patkan sakit h^ti. Salali seorang dari rmreka stmpat men- 
txrncrakan ^engalainannya kala itu: 

"Ketika anjing kurap itu dipindah ke Chicago, kami scmua 
mengadakan pesta syukuran dan kami menyanyikan Te 

. 51 






Dt?u?n dengan gembira, Bagi kami, kepindahan itn suatu 
kcberuntungan, dan nasib sial sedang menanti Chicago/' 

Suatu hari pernah saya bcrjumpa Pater Andrew Greeley, 
sosiolog dan pengarang Katolik yang sudah lama mengritik 
John Cody. Kctika itu saya katakan bahwa ada scorang pastor 
di Chicago yang mcnyamakan Kardinal Cody dengan Kapten 
(Jueeg dalam film The Caine Mutiny, nakhoda kapai yang sakit 
jiwa dan benindak sewenang-wenang. Apajawab Pater Greeley? 
Katanya 

"Sayahanya merasa kasihan kalau Kapten Queeg sampai 

disamakan dengan bajingan itu/ 1 

Sctel,ah bcbcrapa tahun Kardinal Cody bertugas di Chir 
i ago, banyak orang di kota itu suka membandingkannya dengan 
Ualikota Richaru Daley, scorang Waiikota yang bisa bersikap 
dcmdkratis hanya bda sedang terpojok saja. Tapi sebenarnya 
ada satu perbedaan mcndasar antara kcduanya* Daley setiap 
cmpat tahun sekali,walau hanya tcoritis saja, harus membcri 
laporan pertanggungjawaban kepada rakyat yang memilihnya. 
Jika rakyat tidak puas den^an pertangguntgawaban itu> mcrcka 
hisa mcnjatuhkan Daley dari kursi Walikotanya. Sebalikn^ja 
tidak demikian dengan Cody. Kardinal John Cody mcnduduki 
jabatannya tanpa melalui pemilihan uleh rakyat. Seandainy? 
tak ada hcbohdieboh di Roma, bisa saja ia menduduki jabatati- , 
nya itu scuinur hidup. Karcna itu Cody sering berkata: - y 

,J Saya tidak bcrtanggung jawab kcoaca siapa pun, kccuali , 

kcp?daTuhan dan Rojna, 1 ' 

Tapi beberapa ktj-juian menunjukk^_n bahwa kepada Roma pun 

scbenarnya ia tidak mau tunduL Maka tinggal Tuhan saja Ve- 

pada siapa ij harusbcrranggungjawab. \ ' "< 

\ i 
Ketika Cody tiba cii Chicago, namanya sudah termashur \ , 

scbagai manajer kcuangan yang hcbat la dikcn^l scbagai seorang . l ( 

liberal, px'ogresif yang telah bertahun-tahun dan dcngan gigih ^ 

uicmpcrjLiangkan intcgraci antara murid kulit berwarna dan ku- l 

lit pui_ih di sekolah-sekolah i\cw OiWns. la juga tersohor sc- 

bagai scorang uskup yang banyak menuntut.Tetapi dalam wak- 

tu singkat, atribut kemashurannya itu segera pupus. Pada awal 

52 



Juni 1970, ketika mcnjabat bcndahara Gereja Katolik Amerika 
(scmacam KWI = Kantor Wali Gereja Indonesia)> ia mengeluar- 
kan uang dua juta dolar untuk membeli saham-saham Pcnn 
CcntraL Tcrnyata bebcrapa hari kemudian harga saham Penn 
Ccntral itu jatuh dan Pcnn Ccntral pun dmyatakan bangkrut 
Tapi saat dilakukan serah terima jabatan kcpada pcngganti- 
nya, yakni seorang bendahara yang dipilih sccara sah, Cody 
tak mau mempertanggung jawabkan kcrugian yang dibuatnya 
ltu. liertahun-tahun ia menahan buku catatan keuangan Gereja 
Amerika itu. Namun anehnya temyata ia masih bisa lolos dari 
skandal tersebuL 

Dalam waktu hanya bebcrapa minggu setelah kedatangan- 
nya di Chicago, Cody sudah mcnunjukkan sifat libcml progresif- 
nya yang khas tcrhadap bebcrapa pastor bawahannya. Di daiarri 
dokumcn dari pcjabatyang digantikannya, yaitu Karditial Albert 
[v}eyer t ia mencmukan daltar nama-nama pastor" yang mcnjadi 
masalah", Yaitu pastor-pastor yang gcmar mmuman keras, yang 
oikun atau yang tidak mampu la^i rnenjalankan tugas-tugas- 
nya, Maka segera didatanginya pastor-pastor itu di pastoran ma- 
sing-masing pada suatu hari Minggu. Kemudian secara pribadi 
pasior-pastor itu dipecatnya dcngan mcmbcri batas waktu dua 
minggu untuk meninggalkaTi tempat kediaman mereka. Tidak 
ada uang pensiun, tidak ada jaminan hari tua atau pun asuransi 
bagi mercka, Padahal banyak di antara mcrcka berusia iebih dari 
70 tahun, Scbcnamya Detapa pun buniknya, mereka adalah 
umat Tuhan yang pantas dikasihani: Tetapi Ka.-dhial Cody se~ 
olah meicmpar mereka begitu saja ke jalan raya. Ini tcrjadi di 
pertengahan tahun 1960-ari_ 

Tanpa konsultasi dengan siapapiu; begitu saj__ i_i meir_m- 
dahkan para pastor dari satu paroki ke paroki laim Dan tanpa 
konsultasi pula ia menutup hiara, pastoran dan sckolah-se- 
koiah, Pernah tcrjadi atas perintah Kardinal Cody, s^romhong- 
an pekerja mulai menghancurkan sebuah pastoran dan sebnah 
biara kctika sebagian pcngljunin^ sedang mandi dan scbagian 
lain sedang makan pagi 

Tampaknya Kardinal Cody adalah salah seorang dari 
mereka yang tidak bisa mencrima kehadiran Konsili Vatikan 



53 






Kcdua, Konsili itu telah membahas secara panjang lcbar pcrihal 
[KTnbagian kekuasaan dan pcngambilan keputusan secara 
ko!cktif. Tctapi tak sepotong pun hasil pembahasan itu dipa- 
jang di istana sang KaidinaL 

Maka di wilayah keuskupan dcngari 2,4 juta umat Katolik 
itu mulai merebak permusuhan. Mulai semakin jelas perbcdaan 
d&n pemisahan antara mcreka yarig mendukung dan mcreka 
yang mcncntang Kardinai John Cody. Sedangkan sebagian 
hesar umat Katolik Iain di kota itu hariya bisa meraba-raba apa 
yang sesungguhnya sedang terjadi. 

Para pastor membentuk semacam Dewan Imam yang di- 
huri nama ACP. Tapi Kardinal Cody selalu menganggap sepi saja 
keinginan mereka. Surat-surat pcrmohonan untuk menghadap 
y*mg Kardinal tak pernah dijawab. Setiap kali ditelcpon, jawab- 
'tn ^aiiigHcrdcngar selalu: yt Kardi?ml tidak beradu di tempat**. 
Mcmang beberapa orang imam y^g tcrus memperjuangkan 
(rrwujudnya kckuasaan Gereja yang demokratis, tctapi Icbih 
lianyak yang mengundurkan diri. Dalam satu dasa warsa tcr- 
akhir, sepertiga daii imam yang ada di Chicago tclah mengun- .' 
durkan dirL Walaupun aksi-aksi unjuk rasa tclah semakin mc- j 
ningkat, yang menunjukkan bahwa ada scsuatu yang tak beres ' 
di ncgara bagian lllinois, tetapi Kardinal John Cody tctap ber- 
lahan dcngan pendapatnya bahwa mereka yang menentang- j 
nya "hanyalah sckclompok kecil manusia us;F\ 

Kardiual Cody juga sering mcnycrang pcrs seicmpat 
dengan rnenuduhnya tidak jujur. Padahal keny^taan menun- 
jukkan bahwa surat kabar dan tcievisi Chicago selalu bersikap 
sangat jujur dan penuh tolcransi hampir sepanjang pemerintah- 
an Cody. 

Orang yang dulu di New Orleans dikenal sebagai pcjuang \ 
integrasi sekolah-sekolah, di Chicago dikcnal scbagai tukang \ 
menutup sckolah bagi anak ohak kulit hitam. Alasannya adalih 
karcna Gercja tidak mampu lagi membiayai sekolah-sekolah 
'tu, Padahal penghasilan keuskupan :tu tiap tahuu hainpir rnen- \ ! 

orpai 300 juta dolar. 

Sebagaimana tind?kan-t^dakannya" yang lain, sebagian 
hesar penutupan sekolah-sekolah oleh KardinaJ Cody dilakukan- 

54 ; 



l i 






nya tanpa konsultasi dengan siapa pun, Dengan Yayasan Seko- 
lah pun tidak. Ketika tcrdengar tuduhan bahwa ia r *rasialis y \ 
Cody pun membela diri. Katanya, banyak di antara anak-anak 
kulit hitam itu tidak beragama Katolik, Gereja Katohk I-toma, 
katanya Iagi, tidak berkewajiban mendidik anak-anak Negro 
kelas menengah yang beragama Protcstan, Tapi pembelaan diri 
itu tak diriengar orang, Baginya cap 'rasialis* sudah melckat 
begitu kuatnya, 

Bebcrapa tahnn kemudian tuntutan dan dakwaan terhadap 
Kardinal Cody telah membengkak menjadi sepuluh kali lipat. 
KonOiknya dengan kalangan Gereja telah mcnjaui scmakin 
meluas dan scmakin scngit, Masalah pun menjadi semakin paraK 
la mulai gcmar berceritcra bahwa dirinya pemah ber- 
tugas sebagai ma:a-mata untuk pemcrintah Amcrika Serikat. Di- 
kisahkannya berbagai pcran yang pernah dilakukannya untuk 
FBl t yaitu Biro Penyclidikan Federal Amerika Scrikat. Bcbe- 
rapa kali para pastor mendengar cerita tentang pengalamannya 
bertugas untuk CIA, yaitu Dinas Intelejen Pusat Amcrika Sc- 
rikat Misalnya tcntangperlawatannya ke Saigon. Rincian ceritc- 
ranya memang tak pernah jelas. Tetapi bila scmua cerita itu 
benar, maka sejak awal tahun 1940 ia telah terlibat kegiatan 
dinas rahasia Ainerika Scrikat.John Patrick Cody> anak sc- 
orang anggota Barisan Pe.madam Kebakaran, tampaknya me- 
mangmcmilikibanyak pengalaman dalam hidupnya, 

la mcngaku p T iIa bahwa sebelum kcuatang^uny^ ke Chi- 
cago, ia memilik: karlr \ang gemiteng sebagai ahli kf:uangin, 
Tetapi karir vang dibualkannya itu pun jadi tcrnoda ketika ia 
mengalami kegagalan dcngan saham-saham Penn Central yang 
bcmilai dua juta doW. Bahkan kemashurannya sebagai ahli 
kcuangan lambat laun luntu^ ketika beberapa penentangnya 
mulai mengusut kcbcnaran bnalannya, 

- Seandainya bualsn tcntang petualangannya ber^ama Dinas 
Rahasia adalah hen?r, maka tanpa disadarinya Cody mcmang 
telah mcnyebabkan sebagian Gercja Katclik menjadi miskin, 
Meinang caranya tidak scperti yang dibayangkun Alhinc Lu- 
ciani. Sedangkan tanpa ceritera itu pun hanyak orang menge- 
tahui tentang keberhasilannya memiskinkan beberapa Gereja 



Katolik, khususnya yang ada di Amerika Serikat Ketika me- 
nuiggalkan wilayah keuskupan Santo Yusuf di Kansas City 
misalnya, Kardinal Cody mewariskan hutang sebesar 30 juta 
ilolar. Hutang mi sebagian oleh sebab proyck mercu-suarnya 
mrlapis kubah katcdral dengan emas. Bcgitu pun ketika ia 
Bicninggalkan New Orleans, Maka, bagi para pastor yang di- 
hnj^alkan, Tem Dcum yang mercka nyanyikan benar-benar 
lucmiliki makna yang mcndalanu 

Merasa dirinya semakin tidak disukai orang, Kardinal 
(lody mulai memantau gerak-gerik para pastor dan suster 
yang dicurigainya- Dakumpulkannya bahambahan informasi 
mcngenai mĕreka, Dilakukannya intero^asi sccara rahasia 
trrbadap teman-teman orang-orang 'yang dicurigai 1 . Entah 
bagaimana hubungan semuanya ini dcngan ajaran Kristus. 

/Ketika scbagian dari kegiatan Kardinal Cody diadukan ke 
Kuma oleh para imam Katolik di Chicago, Paus Paulus VI 
menjadi risau dan sakit karena bimbang. 

Sebenarnya sudah sejak awal tahun 1970 dikctahui secara 
jdas bahwa Cody bukanlah orang yang patut mcnduduki jabat- 
;in Kcpala Gereja Katolik Roma di Chicago, Tetapi kebijaksana- j 
|fl Paus Paulus VI yang anch itulah yang menyebabkan bcliau ! 
selalu ragu-ragu. iWangkali ketenangan batin Kardinal Cody dj- L 
uilai oleh Sri Pausjauh Iebih penting ketimbang n^sib 2,4 juta,> 
urnat K^tolik Chicago. 

Kasus Kardinal Cudy ltu pada hakekatnya bersumber pada 
M\se±akaharL Tanpu konsultasi" dengan siapa pun, sang Kardinal 
mcnguasai scluruh uang yang niasuk ke kocek Gereja Katolik 
rhicago. Padahal dana Gereja itu bukan main bcsamya. Orang 
yang sangat pandai pun barangkali tak akan mampu mengelola > 
tlengan baik dana yang sctiap tahun bertambah 250 — 30-0 juta \ 
doku\ Bahwa uang sebanyak itu dikelola hanya olch scorang \ 
Kardinal Cody, itulah keserakahan. 

Paaa tahun 1970 seiuruh harta kekayaan Gereja Katolik 
Roma S\ Cbicago bcrnilai lebih dari satu milyar dolan Namun 
ilcmikiaii Kardmal Joha Cody tfdak pernah mau meixgumum- 
kan hasil pemeriksaan tahunari dana Gereja itu oleh akuntan. 
Karenanya maka para imam.di be^bagai bagian kota Chicago 



56 



tidak bersedia menyetorkan uang pendapatan wilayahnya. 
Tarik-mcnarik ini berlangsung seru sampai akliirnya sang Kar- 
dinal "mengalah". Pada tahun 1971 atau scsudah enam tahun 
Kardinal Cody menjadi penguasa Gercja yang otoriter, ia me- 
ngumumkan suatu laporan yang dinyatakannya scbagai laporan 
tahunan keuangan Gereja Katolik Chicago. Tetapi laporan itu 
sungguh aneh. Di dalamnya sama sekali tidak tercantum inves- 
tasi Gereja yang berupa tanah dan gcdung-gedung, Juga tidak 
tercantum investasi yang berupa saham-saham. Mengcnai pen- 
dapatan yang diperoleh dari makam-rnakam yang dikclola 
Gereja pun hanya tercanturn sckedarnya saja Padahal pema- 
sukan dari makam ini juga luar biasa besarnya, Enam bulan se- 
belum laporan kcuangan tadi diumumkan, Cody mcmbisikkan 
kcpada seorang pembantu dekatnya bahwa keuntungan dari 
pengeiolaan makam itu saja sebesar 50 juta dolar, Tctapi dalam 
laporan keuangan, jumlah keuntungan itu menyusut mcnjadi 
hanya 36 juta dolar. Bagi orang seperti Kardinal Cody, yang 
mcnurut ceriteranya sendiri bisa bersiluman schingga dalam 
tempo sekejap bisa beralih tempat dari rumah tinggalnya yang 
mewah di Chicago ke Roma, Saigon, Gcdung Putih dan Vatik- 
an, uang 14 juta dolar adalah sesuatu yang tak bcrarti. 

Sebanyak 60 juta dolar dari dan^ yang terkumpul dari 
umat Katolik keuskupan Chicago disimpan Cody di kediaman 
KardinaL Tentu tanpa pemberitahuan kepada siapa pun menge- 
nai ke mana uang itu dimvcstasikan, berapa keuntungannya dan 
siapa yang memetik kcuntungan tadi. 

Salah satu kekayaan pribadi Cody yaug psling berharga 
adalah sahabat-sahabat yang ditanamnya di seputar kekuasa^n 
Gercja. Mcrcka Itu kin; telah menjad: orang-orang yang sangat 
berpengaruh be>kat kctckunan Cody dalam membinanya. Itu- 
lah jerih payah ketika ia bekerja di Kole sc Amaerika Utara dan 
kctika ia bertugas di kantor SekretariaL Negara VatikarL Sejak 
masih kanak-kanak, Cody memang sudah memiliki bakat dalam 
mcmanfaatkan kescmparan. Dcngan membuat dirinya sedemiki- 
an sehingga disukai oleh Paus P:us XII dan kcnuididii okh Paus 
Paulus VI, Cody berhasil menyusun basis kekuatan yang sangat 
besar di Roitiel 



- 



Pada awal tahun 1970 Chicago mcmang dianggap v atikan 
srbagai titik penghubung terpenting dcngan Amerika ScrikaL 
Scbagian besar invcstasi yang berupa saham-saham milik Bisnis 
Witikan yang ada di bursa saham Amerika Serikat disalurkan 
mHalui Bank Continental Illi?iois. Dalam dewan direksibank itu 
srhiin Davkl Kennedy sahabat Michcle Sindona, juga duduk sc- 
Drang pastor Jesuit, yaitu Raytjwnd C iiaumhart. Dana yang di- 
s-ilurkan Kardinal Cody ke Roma dengan demikian rnerupakan 
i-tktor pcntmg dalam proses pengarnbilan keputusan di bidang 
krwangan di Vatikan. Orang boleh menuduh Cody tidak mam- 
pu mengclola para imam bawahannya. Tetapi tak dapat diragu- 
kan baliwa ia sangat mahir mengelola dan mengendalikan dolar, 
\ctika uskup di kota Reno t Ncgara Bagian Nevada t Amcrika 
Srrikat^/jncnderita T1 musibah imestasi" sehingga keuangan ke- 
nskupan itu bcrantakan, Vatikan mcminta Kardinal Cody untuk 
tncakukan penyelamatam Segera Cody mcnclcpon bankir-ban- 
kir sahabatnya, sehingga dalam tcmpo singkat musibah itu pun 
dapat ditanggulangL 

Persahabatan Cody dengan Marcinkus yang sudah ber^ 
kmgsung bcrtahun-tahun tampak semakin erat saja, Memang 
icrdapat banyak^ sekali persamaan antara keduanya, tcrmasuk 
I > c rsamaan kcpentlngan dalani penanaman investasi uang Gereja,; 
Misalnya dalam hal penyaluran uang kc Polandia. Chicago ada-^ 
\A\ kota yang memiliki banyak seknli penduduk kcturunan 
l J oland;a. Tanpa sadar mereka banyak membantu meningkai- 
kan pamor kcdua hamba Gereja tadL Uang yang tcrkumpul dari 
mereka, yang mcncapai ratusan juta dolar oleh Cody uitransrcr 
ke Vatikan melalui Bank Contincntal Illinois. Di Bank Vatikan, 
Marcinkus lalu mcncruskan uang itu kcpada para kardinal di 
Polandia. 

Untuk membangun lcbih kuat bcnteng pertaiianannya, 
Kardinai John Cody juga membagi-bagikan harta kcuskupan 
Chidago kcpada orang-orang tertentu di Kuria Roma. Setiap 
kali berkunjung ke Vatikan, Cody pasti mampir ke Rom?. 
l)i sana ia membagi-Lagikan hadiah mahal kepada orang-orang 
yang diperhitungkan dapat ■'' memberikan keuntungan besar 
baginya. Mulai dari kotak rokok-emas untuk monsignor anu, 



58 



arloji tangan Patek Philippc untuk uskup anu, dan sebagai- 
nya. 

Tetapi tanpa disadarinya, pengaduan-pengaduan tentang 
dirinya terus rncmbanjir ke Roma seolah hcndak meneng- 
gelamkan semua hadiah mahai itu. Tumpukan suiat-surat 
pengaduan setiap hari semakin meninggi saja di kantor Kong- 
gregasi Suci Propaganda Fidc, yaitu kantor yang bertindak se- 
bagai polisi Vatikan dalam hal keseragaman doktrin dan ke- 
utuhan moral rohaniwan Gereja Katolik Roma. Surat-surat 
itu bukan hanya berasal dari para imam dan suster Chicago, me- 
lainkan juga dari scmua lapisan masyarakat. Maka Uskup 
Agung Jean Ilammer, kepala konggregasi itu, akhimya mulai 
mempertimbangkan masalah yang dihadapinya. Kalau yang 
akan ditindak itu sekedar imam Katolik biasa, urusannya 
tidak terlalu sulit. Sesudah dilakukan penyclidikan sesuai ke- 
tentuan yang beriaku, umat si imam itu tinggal mcngirim 
resolusi kepada atasan si imam tadi, Tapi kali ini yang harus 
ditindaknya adalah seorang KardinaL Bagaimana caranya 

Dcwan Imam telah sccara terbuka mengutuk Cody dan me- 
nuduh kardinal itu mcndustai kelompok mercka. Namun f se- 
, kalipun sudali ada pernyataan keras dari Dcwan Imam itu, 
Roma tampaknya masih tenang-tenang saja. 

Sampai pada tahun 1976 tampaknya bukan hanya Uskup 
Agung Hammmer satu-satunya anggota senior Kuria R.oma yang 
mengetahui kasus Cody. Sccara sendiri sendiri dan aknimyajuga 
secara bersaina-sama, KardinaJ Bcnelli dan Kardinal Baggio bcr- 
keputusan bahwa Kardinal Cody harus diganti, 

Setelah dilakukan konsultasi yang cukup lama dcngan 
Paus Paulus VI 5 disusunlah suatu perumusan, Tatkala Cody, 
yang memang sangat sering bcrkunjung ke Roma, datang pada 
mushn semi 1976, lienelli menawarinya jabatan dalam Kuria 
Romi Kepadanya akan diberikan gekr yang hebat, walau se- 
sungguhnya tanpa kekuasaan sama sekah. Hampir semua orang 
taliu bahwa Cody mcmiliki amhisi yang sangat besan la ber- 
anggapan dirinya bcrbakal untuk mcraih kcdudukan lebih tinggi 
dibanding sekedar memimpin kota Chicago. Ia bahkan bercita- 
cita untuk menjadi Paus. Sungguh besar kepala kardinal satu 



59 , 



b 



iiii. Memlmpin Chicago saja ia sudah mendatangkan malapetaka 
hcsai hagi umat Katolik di sana, apalagi berambisi untuk me- 
mimpin dunia. Tapi biarlah. Bagi Benelli, obsesi Cody ini bolch 
j.uli akan mempermudah misinya. Ambisinya yang besar mung- 
kin akan membuatnya dengan senang hati mclepas jabatannya 
(ihicago, Apa lagi jabatan yang ditawarkan di Kuria E.oma tam- 
[i.iknya bcrhubungan dengan penyaluran daria kc wilayah-wila- 
yah kcuskupan di seluruh dunia yang mcmbutuhkan bantu- 
ail Bukankah dcngan kedudukan ini ia b;ja "mcmbcli" cukup 
banyak suara guna menempalkan dirinya di Tahta Suci Vatik- 
jn? 

Tctapa pcrhitungan Benclli temyata melesc:, Bukari itu 
yang diinginkan Cody. Karenanya maka ia mcnolak tawaran 
y-mg diajukan Benelli, sehingga skenario pun bcraritakarL 
Str-ategibaru harus scgcra disusum 

Pada bulan Januari 1976, beberapa bulan sebeium keja- 
<han ncgosiasi antara Benelli dengan Cody, suatu delegasi ber-, 
mggotakan pastor-pastor dan suster-suster Chicago menemui 
Jean Jadot, duta besar Yatikan di Washington. Kepada mereka 
[adot mengatakan bahwa Roma sedang mclancarkan strategi 
nntuk menggescr Cody. Mcrcka pun Ialu pulang dcngan penun 
harapan, \ < \ : 

Satu taliun berlalu, ternyata penyelesaian yang diharap- 
kan tak kunjung muncul. Maka pertempuran melawan Cody 
pun bcrkobar lagi d; Chicago, Citra Cody di mata masyarakat 
saat iti! sudah mcrosot tajam mcndek^ti tuik nol. Mati-mali- 
an Cody berjuang untuk mengembalikan citra baiknya. Bah- 
kan sampai-sampai ia membayai scbuah perusahaan promosi r 
untuk mcmceroleh liputan y;mg baik daii m< dia massa. Uang 
pembayaraya tcntu saja diambilnya dari dana Gereja. I 

Para pastor dan auster yang marah, kcmbali mengadu ke- i 
pada Jndoi di Y/ashington_ Tetapi lagi-lagi Jadot berusoha me- 
nyabarkan mereka. . 

"Itoma pasti akan mencmukan jalan kelftar M k^tanya 
menjanjlkan/ 

J, Tapi tolong hentikair serangan-serangan terbuka Anda 
terhadap Cod/. Biarkan masalah Cody itu mengendap duhu 



60 



i 
t 

l i 

I J 



¥ 



b 



inu Memimpin Chicago saja ia sudah mendatangkan malapetaka 
U\sai bagi umat Katolik di sana, apalagi berambisi untuk mc- 
mimpm dunia. Tapi biariah. Bagi BenellL obscsi Cody ini boleh 
| H tdi akan mempermudah misinya. Ambisinya yang besarmung- 
kin akan membuatnya dengan senang hati mclepas jabatannya 
Chicago, Apa lagl jabatan yang ditawarkan di Kuria Roma tam- 
[uknya bcrhubungan dengan penyaluran dana kc wilayah-wila- 
yah kcuskupan di seluruh dunia yang mcmbutuhkan bantu- 
,in, Bukankah dcngan kedudukan ini ia biia "mcmbch" cukup 
banyak suara guna menempalkan dirinya di Tahta Suci Vatik- 

m? 

Tctapi pcrhitungan Benclii ternyaia melesc:, Bukan itu 
yang diingrnkan Cody. Karenanya maka ia mcnolak tawaran 
yang diajukan Benelli, sehingga skenario pun berantakarL 
Strategt baru harus scgcra disusun. 

Pada bulan Januari 1976, beberapa bulan scbelum keja- 
tlum ncgosiasi antara Benelli dengan Cody, sualu delegasi ber-/ 
anggotakan pastor-pastor dan suster-suster Chicago menemui 
Jean Jadot, duta besar Vatikan di Washington. Kepada mereka 
Jadot mengatakan bahwa Roma sedang mclancarkan stratcgi 
untuk menggescr Cody. Mcrcka pun lalu pulang dcngan penun 
harapan. \ * \ 

Satu taliun berlalu, ternyata penyelesaian yang dihararj- 
kan tak kuiijung muncul. Maka periempuran mclawan Cody 
pur bcrkobru - lagi d: Chicago, Citra Cody di mata masyarakat 
saat itn sudah mcrosot tajam mendekMi tuik nol. Mat;-fnati- 
an Cody berjuan^ untuk mengembalikan citra baiknya. Bah- 
kan sampai-sampai ia niembayai sebuah perusahaan promosi , 
untuk mcmperoleh liputan y^ng baik daii m< dia massa. Uang 
pembayaraya tentu saja diambilnya daii dana G^reja. \ 

Fara pastor dan auster yang marah, kcmbali mengadu kt- i 
pada Jndct di Washington. Tetapi lagi-lagi Jadot berus*Jia me- 
nyabarkan mereka. 

"Roma pasti akan menemukan jalan kduar" kntanya 
menjanjikan, . ' 

"Tapi tolong hentikah. serangan-serangar* terbuka Anda ;i| 
terhadap Cod/, Biarkan masalah Cody itu mengendap dulu. \») 

i 

60 1 



. i 



i j 



Sesudah itu, bcrilaJi kcscmpatan kepada Ruma untuk mcnyclc- 
saikan masalah ini sccara bijaksana. 

Para tokoh dan pemuka Katoiik itu akhirnya mau menger 
ti. Semenjak itu kritik-kritik terbuka tcrhadap Cody inenjadi 
reda, Tctapi suhu yarig mulai menurun itu temyata dirusak 
scndiri oleh Cody, Perang kembali berkecamuk ketika Cody , 
memutuskan untuk mcnutup bcbcrapa sckolah di pusat kot.i 
Chicago. Kardinal Baggio mcmanlaatkan kericuhan itu untuk 
sckali lagi berusaha membujuk Paus Paulus VI agar bertindak 
tegas Tindakan tegas itu akhirnya memang rnuncul. Yaitu 
berupa surat bernada keras kcpada Cody yang meminta agar n 
memberikan penjelasan atas ditutupnya sckolah-sckolah itu. 
Tetapi Cody tak mcnggubris surat Sri Paus. Bahkan dcngan 
sombong ia menceriterakaii sikap mcmbangkangnya itu kepada 
orang-orang lain. 

Scbagai akibat kctidak mampuan Yatikan untuk bcrtindak, 
semakin banyak surat protcs mciayang dari Chicago kc Itali- I)i 
antaranya adalah surat-surat pcmyataan dl bawah sumpah di 
luar pengadilan, surat-surat pernyataan di bawali sumpah di 
depan notaris atau pejabat pemerintah dan surat-surat berisi 
catatan kcuangan, Scmentara itu berkembanglah bukti-bukti , 
. v yang mengungkapkan sisi lain tingkah laku Cody.Tuduhan 
yang terlontar mcnyangkut hubungan persahabatannya dcngan 
' seorang wanita bernama Heten Dolar. Wihon. 

Kcpada pegawai-pegawainya di kcuskupan Cody mengata- 
kan bahwa llelen Wikon adalah kerabatnya. Tetapi ia tak pei- 
nah konsisten mcnyebut pcrtalian daralmya dcngan wanita 
itu, walaupun biasanya ia mcngatakan bahwa Ilelcn adalah se- 
pupunya. Cara hidup Hclen Wilson yang sangat berlebihan pun 
tak rnengikukkan Cody. Pakaian wanita itu seiaJu ban:, racngi- 
kuti pcrkcmbangan mode. la tinggal di apartcmen yang mcwah 
d=m sering melakukan perjaianan k~ luar negeri, Untuk scmua- 
nya itu Cody mengatakan bahwa saudara scpupmiya meman^ 
kaya rava karcna dilirnpahj waiisan dari mcndiang sjami- 
nya. Padahai laporan rahasia yang sampai kc Roma menyata- 
kan bahwa antara Helen Wiison dan Kardinal Cody sama sckali 
tak tcrdapat hubungan persaudaraan. Suami Helcn yang sudah 



01 



Lmia diccraikannya, tetapi dikatakan oleh Cody bahwa sudah 
mati, tcmyata masih segar-bugar, Kctika kcmudian lclaki itu 
benar-benar mcninggal dunia pada bulan Mei 1969, temyata tak 
sccarik pun surat wasiat ditinggalkan untuk Helen. la hanya 
meninggalkan sebuah mobil butut senilai 150 dolar. Itu pun di- 
wariskannya kcpada istri keduanya. 

Laporan-laporan sa^at rahasia yang sampai kc Vatikan itu 
juga mengcmukakan bukti baJiwa pcrsahabatan antara Helen 
ilcngan Kardinal Cody tcmyata sudah tcrjalin scjak Cody masih 
rcinaja. Cody juga dilaporkan telah mengambil asuransi jiwa 
yang bernilai 100.000 dolar dcngan Hclcn Wilson sebagai pe- 
warisnya. L Dokumen-dokumen yang mcnyatakan status kepe- 
gawaian Helen Wllson di keuskupan Chicago juga banyak di- 
palsuk,arxCody. Tujuan pemalsuan itu tak lain agar Hclcn yang 
-ncnurut dokurncn palsu itu tclah bermasa kerja 24 tahun, 
mcmperoleh hak pensiun Icbih banyak. Bukti lain menunjuk- 
kan bahwa Cody pernah mcmberi uang scbcsar 90.000 dolar ' 
krpada llelen untuk mcmbayar rumah yang dibeli Helen di 
Morida. Yatikar juga diingatkan tcntang kehadiran lielen/ 
Wilson ketika John Cody diangkat scbagai kardinal di Roma.j 
Mcmang banyak orang lain yang juga hadir dari Amcrika Scrikat j 
rucnyertai John Gody. Tetapi hanya Helen Wilson yang bcrani 
mcngatur kantor kcuskupan Chicago atau menentukan mebclci; 
ilan kain-kain gorden di rumah tcmpat tinggal kardinal. Sclain 
ihi ditambnlikaii pula pcillid pcnyclcwengan uarig yang meli- ■ 
puti ratui;an nbu dolar oMi Kardjnal Ccdy untuk dibenkau ke- 
pada Helcn Wilson. 

Scakan bclum cukup, tuduhan itu juga melampirkan perin- 
< ian mcngc-rai uang asuransi wilayah kenskupan Chicago yang i 
ilikdola oleh David Wilson, anak Helm. Bavid mul^i menikmati \ 
krmurahan hati "Paman^John ketika ia d: St. Louis, yaitu < 
pada tahun 1963. Tatkala Kardinal Ccdy pindah dar: St. Louis, 
perusahaan asurajnsi David Wilson pun ikut pindah. Dalam iu- 
uuhan itu dik^mukaka™ bahvva komisi yang uidapiil David ber- 
jimdah lcbih dan I50.00n dolar. Uang sebanyak itu dipcrclch 
dcngan mudah oleh sebab David dibcri monopoli atas bisnis 
^suransi Gereja yang dikuasai Kardinal Cody, 



U 



Dengan cermat Karclinal Baggio mcmpclajari daitar fl 
panjang dan terinci itu. Ia pun lalu memulai sebuah penyid: 
an. Dan perlu Anda ketahui, di bidang spionase, Vatikan adaluli 
luar biasa hebatnya. Bagaimana tidak? Bukankah ribuan pasiuj 
dan suster di seluruh dunia memiliki loyalkas-linggi terhad.ip 
Vatikan? Karcna itu jangan heran bila dalam tempo sinj*kj( 
Kardinal Baggio telah memperoleh konfirmasi yang meyakiu 
kan. liasil-hasil pcngusutan mcnunjukkan bahwa tuduli;iu 
tuduhan terhadap Kardinai Cody tcrnyata benar, Kctika n 
waktu tclah mcnunjukkan bulan Juni tahun 1978. 

Pada bulan Juli Kard : nal Baggio membahas lagi masal-ili 
Kardinal Cody dengan Paus Paulus VI. Sri Paus akhirnya sv 
tuju untuk mengganti Kardinal John Cody. Tetapi beliau mi 
ngajukan syarat agar tindakan itu dilakukan dengan penuii 
tcnggang rasa. 

Artinya pcnggcscran dilakukan sedemikian rupa schinggu 
Kardinal Cody tidak sampai merasa kchilangan muka, Lebili 
lanjut beliau juga mcnegaskan agar pcrgantian itu nanti tidal) 
sampai berkesan akibat adanya skandal. 

Untuk itu maka discpakati sebuah cara. KardinaJ Cody di 
minta menerima adanya seorang yang menjabat sebagai Uskup 
Pcrnhantu yang akan mcngelola wilayah kcuskupan Chicago, 
Hal ini secara rcsmi akan diumumkan, sebab kcschatan Cody 
yang memburuk (yang pada kenyataannya mcmang demikian), 
Cody akan diijinkan untuk tetap tiii^gal di Chicago schoga 
Kepala Gcreja Tituler sampai mencapai usia pensin.m yaitj 
75 tahun, 

Dengan bcrbekal Surat Kcputusan Paus, Kardinal Baggid 
segera berkemas untuk pcrgi kc Chicago. Dimasukkannya, 
barang-harang keperluannya ke dalam kopor dan kemudian 
bcrangkat menuju Bandar Udara Eiumicino di Romi Tetapi 
begitu sampal di Bandar Udara ia diben tahu baliwa Sri Paus 
ingin bcrbicara dengannya. 

Untuk sckian kali Sri Paus yang scidlu rpju-ragu iui rre- 
langkah mundur. Kcp^da Kardinal Baggio diberitaliukannya 
bahwa diberikannya seorang Uskup Pembantu kepada Kardinal 
Cody sebagaimana direncanakan hanya boleh dilaksanakan 



can | 



»IU Cody menyetujuinya. Dengan perasaan cemas Kardinal 
llaj.^ r io memohon: 

"Tetapi Bapa Suci, bolehkah kiranya saya memaksa M . 

"Jangan. Andajangan memerintah dia. Rencana jtu boleh 
ihinuskan hanya atas persetujuannya, Kardinal Baggio pun 
Irrhang ke Chicago dalam keadaan sangat marah dan kecewa^ 

Memang jaringan mata-mata pada hakekatnya adalah in- 
liirtnasi dua arah, Dengan jaringan ini Kardinal Cody telah 
iriciangkai sumber-sumber informasinya di Kuria Romana. 
h*m i na itu Kardinal Baggio sangat kecewa bahwa pendadakan 
yang direncanakannya agar Cody dalam keadaan lengah, ter- 
11 \ itia jadi gagal, Pada hari itu juga informasi tentang pertemuan- 
nyu dengan Sri Paus telah tcrbang lebih cepat inenuju Chicago, 
tKiii se^elum ia menjcjakkan sebelah kakinya pun di daratan 
i liirago, ^Cody telah siap dengan jawaban yang mcmatikan. 

Sc,andainya bukan Cody, orang yang bcrkcdudukan se- 
^irrti iru pasti akan pikir-pikir dulu, fa akan mcrcflcksikan ke- ' 
jnrlian scrta perilakunya di masa lampau sambil introspeksi ter~ 
li.icliLp diri sendiri: Kenapa orang seperti Paus Paulus sampai ■ 
lirrkeputusan untuk menggesemya? i 

Sebagai orang yang selalu memperhatikan pcrasaan orang J 
hiin, Paus Paulus \clah mengatur perjaianan Kardinal Baggio. ' 
liuggio diperintahkan untuk tidak terbang langsung ke Chicago, 
mrlainkan kc Mekslko dulu, dengan maksud akan memberi 
k'*s?_n seoloh tujuan atarna Baggio ke Amerika iaiah untuk , 
m«*ngecek persiapan terakhir Konperensi Puebla. Tetapi isyarat 
li.ilus semacam ini tampaknya sama sekali tak disadari olch 
Kardinal Cody, 

Pertemuan antara Kardinai Baggio dengan Kardinal Cody 
'n-rlangsung di villa kediaman Cody yang terletak di kompleks \ 
inuinari Mundcllin. Baggio uiemaparkan semua bukti yang di- \ 
inilikiiiya. Disimpulkannya baliwa dcngan mcmberikan se- 
nuulah uang kepada Ilelen Wilson, Kardinal Cody pasti telah 
LOeacampur adukkan uni^^n keuimgan Gereja dengan kepcn- 
lingan prbadinya. Di samping itu dikarakan puia bahv/a pen- 
muu yang diberikannya kepada lielen bcnar-benar tidak masuk 
ikaL Dari bukti-bukti yang ad,a, Yatikan berkesimpulan bahwa 



(>4 



Kardinal Cody telah mclakukan tindakan-tindakan yang tidak! 
bijaksana- Bila hal ini sampai diketahui umuin, tcntu akarM 
merusak citra dan martabat Gercja Katolik Roma. 

Anehnya, Kardinal Cody sama sekali tak menunjukkan 
rasa sedih dan menyesaL Karcnanya pertemuan itu pun se- 
gera berubah menjadi arena pertengkaran, Kardinal Cody 
dengan garang mengungkap segala sumbangan yang pernah di 
beiikanny* kepada Vatikan, Tentang uang dalam jumlah besar 
yang telah disalurkannya ke Bank Vatikan untuk digunakan di 
Polandia, Juga tentang hadiah-hadiah uang yang pcrnah diberi- 
kannya kepada Paus setiap kunjungan. adlimina yang dilakukan- 
nya. la mengatakan bahwa uang yang telah dibawanya kc 
Vatikan bukan dalam jumlah kecil, bcberapa ribu dolar saja, se- 
bagaimana yang dibawa para kardinal lain. Melainkan men- 
capai ratusan ribu dolar. Adu argumentasi dan saling teriak 
antara kedua pangeran Gereja Katolik Roma itu mau tak mau 
terdengar kc segenap sudut kompleks seminari Alot sckali 
perdehatan itu olch scbab Kardinal Cody mcmang orang yan^ 
keras kepala, Katanya "Uskup lain bolch datang dan mengam- 
bil aJih pengelolaan keuskupan Chicago, setelah melangkahi 
mayat saya'\ Dan seperti jarum piringan hitam yang macet, iaj 
terus-mencrus mengulang bait yang sama: "Saya tak bcrsedia 
menycrahkan kekuasaan saya atas Chicago/' 

Baggio meninggalkan Chicago dengan perasaan setengah 
kalah. Tindakan Cody menolak jabatan sebagai Uzkup tem- 
bantu dengan c^ra melawan itu beiizr-beuar bertentangan de- 
ngan Hukum Canon. Laporan yang disampaikaruiya mem- 
buat Paus Paulus gundjh hati. Bagaimana mungkin membiar- 
kan ka^us ini diketahui dan dibicarakan umun, Paus Paulus- 
VI jjiendapat tantangan dari seorang kardinal pcnguasa wilayah 
keuskupan yang teigolong paling kuat di dur.ia? Tetapi Paus 
Paulus m^mang seorang penyabar yang luar bia^a. Ketimbang 
harus bcrsikap keras, lebih baik ia berdiam riiri, menunggu 
dengan sabar. Namun demikian kita semun tahu bahwa kesem- 
patan Paus Paulus untuk bcrsabar itu temyata hanya tinggal 
beberapa saat. Scminggu setelah menerima laporan dari Kar- 
dinal Baggio, beliau pun wafat - 



Sampai pertengahan September, Luciani telah memncla- 
jnn kasus Cody sec&ra mcndalam. Bcliau tcmui Kardinal Baggio 
linluk mclakukan pcmbahasan. Dampak yang mungkin timbul 
ikili.it kasus Cody itu dibicarakannya dcngan VilIot, Bcnclli, 

I rliri dan Casaroli, Pada tanggal 23 September sekaJi lagi beliau 
lnkukan pembahasan masalah ini dcngan Kardinal Baggio. 
hmbahasan yang memakan waktu lama itu ternyata bclum juga 
nirnijhasilkan keputusan yang mantap, Di akhir pertemuan, 
k< |i,itia Kardinal Baggio bciiau bcrkata bahwa keputusan ten- 
Lin^ masalah Cody ini akan dibcritahukannya dalam waktu 
l*i hcrapa hari mcndatang. 

Scmcntara itu di Chicago, untuk pertama kaJi dalam hidup- 

II ^i yang penuh dengan gelombang badai, Kardinal Cody mulai 
asakaiukclcmahannya- Pada mulanya, setelah konklaf bulan 

W,nstuv sccara pribadi Cody menganggap enteng Paus yang 
hipiIirL v,Bukankah Paus baru itu sekedar seorang Itali yang 
|n lutiam. Kepada seorang anggota Kuria Roma sahabatnya, ' 
Cody berkata: 

"Keadaan bcrikutnya pasti akan sama saja/* ; 

Ya, mcmang keadaan yang sama saja itulah yang diingin- ' 
Lm Cody, Dalam keadaan yang scpcrti itu ia yakin dapat rnem- j ' 
|nMahajikan kekuusaannya di singgasana Chicago. Tetapi i 
iMiiia-bcrita yang kcmudian diterimanya dari Roma mcng- ' 
i.^ratkan bahwa ia telah salah hitung tcrhadap Paus Luciani 
Mmjelang akhir bulan Septcmbcr 1978 Cody telaii yakin bahwa 
L< .ulaan tidak akan sama saja. Sri Paus baru bukannya akan 
ili.im saja, mclaiiikan sedang mcngambil ancang-anc^ng untuk 
liMtindak. Sahabat-sahabat baiknya di Roma telah mcngabnrkan 
kihwa Sri Paus baru adalali orang yang konsistem Apa pun \ 
y.inj^ dlpuLuskannya, satu hal sudah jelas, yaitu bahwa pucusan \ 
II u pasti akan dikksanakannya, Para sahabat itu mcngcrmi>s- 
l m banyak contoh daii kchidupan Luciani yang mcnui jukkan 
bahwa Sri Paus banj adalah soorang yang mcmiliki k^kuatan 
Inuii: iuar b^asa. 

Di atas mcja di kamar kcrja Luciani tcrdapat sebuah 
1» nda milik pribadi yang tergolong paling dihargainya — se- 
buah potret. Semula potret itu berpigura tua dari rusak Ke- 



<>(> 



tika Luciani menjabat uskup di Venesla, scorang \\ arga ticicjij 
yang merasa berhutang budi mengusahakan pigura baru. kinj 
potret itu dibingkai dengan pigura perak yang rMKiasi b;tm 
batu permata tiruan. Potret itu tak Iain adalah potrer. oranJ 
tuanya dengan latar belakang pegunungan Dolomite yang bei 
selimut salju. Ibunya menggendong Pia yang masih kecil, yanjj 
kini telah menjadi seorang istri dan ibu dari bebcrapa anak 
Menurut pengamatan para sekretarisnya, selama bulan Scjn 
tember itu Luciani sering tampak termenung bila sedang menga 
mati potret itu. Ya, potret itu memang merupakan kenan^ 
kenangan bagi masa-masa hidupnya yang paling bahagia. Ma i 
dimana orang-orang seperti Cody, Marcinkus dan Calvi belum 
mengganggu ketentraman hidupnya, Ketika itu banyak tei 
sedia waktu untuk melakukan hal-hal kecil dan berada dalain 
kctenangan- Tidak seperti sekarang^ dimana scolah tak semenit 
pun terscdia waktu untuk mengurusi kesenangan pribadi. Hu- ] 
bungannya dengan Cartale, bahkan pun dengan keluargany^ 
telah terputus. Kadang-kadang memang niasili datang telepcm 
dari Edoardo atau Pia. Tapi kunjungan-kunjungan mcndadak 
yang sclalu menggembirakan hatinya, kini tak pernah dan tak . • 
mungkin tcrjadi lagL Semua kunjungan darl siapa pun harus di 
atur melalui protokol Vatikan. Bahkan Dicgo Lorenzi pcrnah 
berusaha menolak Pia ketika ia menelepon ke Vatikan. Pia I 
ingin mengantarkan bcbcrapa hadiah kecil ^ebagai kenang- 
kenangan dari daerah utara 

'Tinggalkan saja dipintu geruang", k^ta Lcrenzi/' 

"Sri Paus terlalu sibuk untuk mencmui Anda". 
Luciani yang kebetulan mendengar pembicaraan itu segera me^ 
ngambil telepcn dari tangan Lorenzi. 

"Datanglah dan bertemu dengan saya," ujarnya. "Memang 
saya tak banyakpunya waktu> tetapi datang sajalah!' 1 

Mereka makan siang bersama. Pia melihat kesehatan 
Painan Albino baik sekali dan tampak gembira. Sambil makan 
Itu Luciani berr^nteia ttntang pcrannya yang baru. 

*' Andaikata dulu sayy tahu bahwa saya ahan menjadi Taus, 
saya tentu belajar lebih banyak," ujamya dengan rendah hati. 

"Temyata tugas seorang Paus itu berat sekali". 



- 



Pia mengerti betapa berat tugas Luciani. Tugas itu justru 
inrnj__di lebih berat karena sikap Kuria Roma yang keras kepala 
il*m sclaJu mengawasi Paus. Sebenamya Luciani ingin mcmpur- 
Likukan Roma sebagai wilayah keuskupannyayangbaru. Beliau 
jri^in menelusuri jaian-jalannya, sebagaimana dulu beliau laku- 
k.m di Venesia dan wilayah keuskupan lainnya. Tetapi memang 
lidak mungkin scorang Kepala Negara melakukan hal semacam 
Uii< Bcrbagai masakh tcntu akan timbul, Dengan cegas Kuria 
Kcuna menyatakan bahwa kehcndak Paus itu bukan saja tidak 
tmingkin dilakukan, mclainkan juga tidak boleh dilaksanakan. 
KnLa Roma pasti akan selalu kacau-balau bila Sri Paus setiap 
li.tii berjalan-jalan, Luciani terpaksa membatalkan niatnya 
(ttapi kemudian mengemukakan keinginannya yang lain. Ke- 
juda para pejabat Yatikan dikatakannya bahwa beliau ingin 
iiirngunjungi semua gereja, nimah sakit dan panti asuhan yang 
ul.r di Roma.Juga secara bertahap melakukan perjalanan se- 
hingga ukhirnya bisa menjelajaiil seluruh daerah yang dianggap- 
li y;i scbagal wilayah keuskupannya. Luciani mcmang telah 
luitckad untuk menjadi seorang Paus yang scdcrhana, Karcna - 
i!u baginya scmua kenyataan yang terparnpang di hadapan- j 
n\ a dianggapny a sebagai tantangan yang cukup berat. ] 

Penduduk kota Roma yang beragaina Katolik berjumlah j 
._,!> juta orang, Menurut perhitungan normal, seharusnya tiap j 
ikun kota itu dapat mcngha_;_Ikan paling sedikit 70 orang 
l^stor bzr\i. Tctapi di tahun tatkala Luciani tcrpilih scbagai 
l'aus :tu_ Roma Lanya _nenghar_i_kan cnam pastoi baru. Se- 
ligian bcsai pas.or baru lainnya tcrpaksa didatangkan dari 
lu;_r Rcma. Banyak bagian kota itu yang tcrnyata didiami oleh 
uiang-orang yang i.ak bcragarna. Penduduk Ruma yang bi?sa 
P'Tgi ke gcreja tak sampai tiga pcrsennya. Kota vang menjadi 
|Misat iman Katolik itu temyata dipenuhi dengan sikap sinis 
nrliadcip gereja. 

Harap kiranya Anda makium bahwa kota yang kini mcn- 
f,idi nnnah Luciaru itu adalah jug? rumah bagi seorang walikota 
v.;n<5 komun_s, Cadc Argan. Seorang waiikota komunis di sc- 
Imah kota besar dengan indus^ri utama berupa agama itu ter- 
nyata mcnghadapi satu masalah berat yaitu kejahatan. Angka 



M 



itlalU 



kejahatan di Roma tcrnyata sangat tinggi. Dan yang lebih m 
herankan, kota besar itu temyata tclah sela^ia satu abad tid 
mcmiliki seorang uskup pun. Tidak scpcrti Milan, Klorent itnl 
atau Napoli. Karena itu, salah satu dari antara gelar-gelar b.mi 
yang didapat Luciani di kota itu adalah gelar Uskup Roma 

Ketika Pia sedang bersantap siang dcngan Sri Paus iin, 
J)on Diego terlibat pertikaian-mulut-hebat dan bertele-trlt 
mclaJui telepon dengan seorang pejabat Kuria. Pcjabat itu saml 
sckaJi tak mau mempcrtimbangkan keinginan Paus umtuk mr 
ngunjungi beberapa daerali di Roma. Luciani yang sedang bn 
cakap-cakap dengan Pia segera mcnghcntikan pcmbicaraan 
nya dan bcrkata kepada LorenzL 

"Don Dicgo, katakan kepadanya bahwa kunjungan ilu 
harus dilaksanakan. Katakan bahwa dcmikianlah kehendajQ 
Sri Paus" 

Lorcnzi meneruskan instruksi Sri Paus. Tetapi sck,ilj 
lagi ia tetap mcnghadapi pcnolakan. la pun mcnolch kcpada Sri 
Taus sambii bcrujar: 

"Bapa Suci, kata mcrcka kunjungan itu tak dapat dilaksa 

nakan karena scbelumnya tak pernah terjadi kunjungan sc 

macam itu". 

Dengan terhcran-hcran Pia duauk rrccnyaksikan peristiwa 
yang bagaikan permainan ping-pong ala Vatikan itu. Akhirnya 
Luciani mcminta maaf kepada kemenakannya karena pembica 
raan mcreka yang tadi teiputus, lalu mengatakan kcpada sc 
krctarisnya bahwa la akan mcmbcrikan instrukE: kcpada Villol 
Sambil tersenyum kepada Pia, Luciani kemudian berkata; 

"Jika Kuria Roma mengijinkan, Paman bemarap dapal 

bctkunjung kc Libanon ^cbclum NataT\ 

Panjang lebar Luciani berccritcra ccntang negara yanj 
selalu menderita itu dan kcinginannya untuk turun tangan se- 
bclum negara itu hancur lebur. 

Beberapa waktu scsudah makan siang, Pia berpamitarL Ia 
sedikit heian ketika sang paman hersikcras agar ia menenma 
pemberiannya, Luciani mengbadiahi Pia sebuah mcdali yang 
didapatnya dari ibunda Presidsn Meksiko, 

Bebcrapa hari kemudian F yaitu pada tanggal 15 Scptem- 



69 






In i, Luciani menjamu makan malam adiknya, Ldoardo, Tcntu 
Uiiia makan malam itu sangat menyenangkan. Tetapi tak s^ f u 
| ■ 1 1 1 1 di antara mereka menyadari bahwa dua pertcmuan Sri 
l\ms dengan keluarganya itu sesungguhnya merupakan per- 
*i nman tcrakhir bagi LucianL 

Dari hari ke sehari kescnjangan aiuara Sri Paus dcngan 
jiiir.i penpamat Vatikan menjadl semakin lebar. Sementara itu 
llnlmngan antara Sri Paus dengati khalayak unuim tcrnyata 
Justiu scmakin erat. Bagi mereka \ "ang belum mcngcnai pribadi 
I m iani, memang sulit untuk mengikuti dan mcngantisipasi 
Ki-i.ik langkahnya, Karcna itu wajar kiranya bila parapcngamat 
\ ,ilikan yang profesional temyata jadi mcngalami kcbingungan. 

Aienghadapi seorang Paus yang belum pernah menjadi ang- 
H<Ua Kuria Roma, yang tampaknya beltim dikcnal dunia, 
|Mi L L^pen^amat Vatikan seolah menyaksikan hadirnya seorang 
V\\\s jenis baru untuk pertama kalinya. Seorang yang scngaja 
•hpilih; dalam rangka upaya mcnciutkan kckuasaan Paus. Tok 
l*rLik . Luciani scndiri scbenarnya juga beranggapan sepcrti itu. 
|i memang juga mcnginginkan adanya batas-batas bagi kckuasa- 
iii seorang Paus. Tctapi justru kcpribadiannyalah yang mcman- \ 
ting masalah. Kcpribadian, kecerdasan, dan bakatTuar-biasanya- I 
I ih yang justru teiah membuat masyarakat menganggap beliau J 
prhagai scorang Paus yang istimewa. Scorang Paus yang lcbili ; 
BDggi dibanding bcberapa Paus sebcUnnnya. Seorang Pausf 
y.aig pendapat-pcndapatnya mcngandung makna amat menda- 
I im. Maka keadaan pun jadi tc rbalik seratus rteiapan puluh 
tlcrajai dcngan kehendak banyak kardinaL Semakin Lucian: 
•ncrendah justru semakin rakyat mcngagungkannya, 

Orang-orang yang hanya mcngcnaJ Luciani sewaktu ber- 
Ligas di Venesia, sang^-t terkejut melihat banyak perubahan 
p ida diri LucianL Tak pernah ada hai-hal yang mengejutkan \ 
.'iama Luciani bertugas di Yittorio Veneto> Belluno dan Canalc. 
Dan sesungguhnya mcmang itulah Luciani yang sebenaniya. 
krscderhanaan, ra^a humor dan perhatian pada katckmus — 
tnnua itu merupakan unsur-unsur inLegral dainm dirinya. 

Pada tanggal ?6 September, Luciani mcngevaluasi satu 
huian pertama masa Kepausannya. Beliau puas. Satu bulan 



ti) 



i 



t 



dcngan dampak-dampak yang cukup kuat. Pcngusutan-p' 
ngusutan yang dilakukarmya terhadap tindak korupsi d; 
tindak penycleuengan lclah mcmbuat para pelakunya kctakutj 
an. Sikap tidak sabarnya daiam menghadapl Kuria telah meni 
bulkan amarah. Berulang kali Luciani mengabaikan nask; 
pidato yang dibuat Kuria Roma untuknya. Bahkan secara tei 
buka beliau mcngeluh atas naskah-naskah itu, katanya, 

"Gaya bahasanya terlalu bcrbau Kuria %, atau '"\a_skah iiii 
tcrlalu mcmbosankan pendcngarnya", 

Ucapan-ucapan Luciani yang spontan jarang disiarkari 
R;»dio Vatikan atau surat kabar setcngah rcsmi L*Osservatoim 
Romuno. Tctapi masyarakat maupun mcdia massa lain ter 
nyata ada yang mendcngarnya juga. Dengan mcminjam ungkap 
an Santo Grcgorius, Paus Luciani sering berkata bahwa duiu 
bcliau dipilili karcna "Kaisar ingin agar si monyct menjadt 
sang singa/' Semcntara banyak orang di Vatikan ccmberuu 
mnsyarakat umum tcrscnyum. ' Monyct' yang baru scbuhm 
mcnjadi Paus itu tcrnyata pandai bcrbicara kcpada merckd 
dalam bcrbagai bahasa — Latin, ttali, t J crancis, Inggris. Jerrnan, 
dan Spanyol. Andaikata Winston Churchill masih hidup saat 
itu, ia pasti berkomentar bahwa 'monyct* itu tcrnyata bukaa 
sembarang monyeL 

Pada tanggal 7 September jam 08.00 pagi Luciani menc 
rima kunjungan Yittore Branea Pertcmuan sclama satu jam ili 
menibuat para ang^ota Kuria Ronia semakin pcnasaran. Mcrcfa 
ingin tahu apa yang tclah tcrjadi dan dibicarakan- 

Pada keseuipatan itu Branca, sahabat Luciani, mcngum; 

kapkan kccemasannya akan tubuh Luciani yang tampak kunin 

Dcngan santai Luciaui menjawab; 

"Ya, saya mcmang terlalu kecil untuk haJ-hal yang bcsai, 
Yang danat saya lakukan hanyalah mcngulang kcbenarart 
dan panggilan ajaran Kristus seperti yangpemah saya laku 
k 

H 



: 




dasar 

sayi 

an antara pastor paroid Canale dengan saya saat ini hanya 

lah pada banyaknya jumlali umaL Tapi pada dasarnya 






tugas kami adalah sama, yaitu rnengingatkan orang akan 
Kristus diiLi sabdaNYA", 

I J ada hari itu juga Paus Luciani rnenerima kcdatangan se- 
nm.i pastor Roma, Banyak hal yang bcllau bicarakan, Tetapi 
\ ,*n^ paling menyentuh hati dan mengandung makna-mendalam 
I ilih ungkapannya mengenai kebutuhan untuk melakukan 
uinlitasL Sama sckali tak terbayang oleh para pastor bahwa 
Iwiirna saking sibuknya Paui-baru itu, sehingga untuk melaku- 
Lin meditasi pun bcliau mcmcrlukan disiplin kcras. 

"Di sctasiun kcreta apt Milan, perasaan saya tcrsentuh ke- 
tika meliliat seorang kuli tcrtidur nyenyak. Kepalnnya 
tcrtumpu di scbuah kopor, dan punggungnya tersandar 
cii scbuah tiang, Scmentara itu bunyi peluit kcreta api 
mclcngking-Icngking dan bunyi roda-roda kereta api ber- 
dcrit keras. Sedangkan corong-corong pcngeras suara 
tiada hcnti-hcntinya bcrtcriak, dan orang-orang datang 
dan pcrgi dalam suasana hiruk-pikuk. Tctapi kuli itu 
tctap pulas di tcmpatnya sambil scolah bcrkata: "Silakan 
Anda kerjakan kewajiban Anda, Saat ini saya membutuh- i 
kan suasana tenang/* I 

Kita para imajn Katolik seyogyanya juga bcrbuat begitu, ! 
Di sckitar kita terus terjadi kesibukan. Orang berbicara, i 
surat kabar rad^o, dan televisi mcnyiarkan berita. Dengan i 
kesederhanaan dan disipHn yang merupakan ciri kita para ■ 
;mam, kita harus bcrani berkata: "Dalam batas-batas 
tcrtcntu kalian saya anggap seolah tidak ada. Saya sc- 
orang pastor abdi Tuhan, Karcna itu ^aya membutuhkan 
kchcningan barang sebcntar untuk jiwa saya. Maka se- 
jenak saya mcnjauhkan dni dari Anda sckyUan, guna se- 
jenak mendekatkan diri kcjjada Tuhan'\ 

\fatikar. sclalu merekam pidato-pidato Paus Luciani pada 
I* t rup hari Rabu_ Yaitu pacla saat beHau bcrbicara di muka 

im ^entang /MaN, HARAPAN daa RASIIL Tetapi seman 

hcliau agar sifat-sifat baik itu ditujukau kepada kclompok-ke- 
lompok tcrtcntu scpcrti misalnya para korban narkotik, tak 
|ir tnah muncul di media massa milik Vatikam 

n 






Ketika pada tanggal 20 September Albino Luciani mtf" 
nycni bahwa keliru bila orang bcrpendapat *Ubi Lenin iht 
Jcnisalem * (di mana ada Lenin, di situlah Jemsalcrm), Kuni 
mengumumkan bahwa Sri Paus baru mcnolak "teotogi pembt 
basan/* Padalial lidak dcmikian. Lebih lanjut radio dan sura 
kabar Yatikan justru sama sekali mengabaikan persyaratai) 
pcntjng yang diungkapkan Luciani berkajtan dengan penycl* 
matan sccara iman dan penyelamatim secara profan. Scsungguh 
nya bcljau berkata bahwa "Sebenarnya ada kemiripan antarl 
Karya Pcnyclamatan Gcreja dcngan karya penyclamatan yaiij) 
bcrsifat duniawL Tctapi kami tidak dapat mcngatakan hahw4 
kcduanya bcnar-bcnar sama*\ 

Sampaj hari Sabtu tanggal 23 Scptember, pengusuian yang 
dilakukan Luciani tcrhadap Bisnis Vatikan telah ^edemikkui 
jauk Laporan-Iaporan yang disampaikan Villot, Benclli dan 
orang-orang lain tclah bcliau pcrtimbangkan masak-masak. Pad| 
hari itu untuk pcrtama kali bcliau keluar dari Vatikan untuk 
bertindak dalam porsinya sebagai Uskup Roma. Beliau berjabat 
tangan dengan Walikota Roma dan saling mengucapkan pidato* 
Sclcsai acara misa yang dihadiri scbagian bcsar anggota Kuru 
Romana, bcbcrapa kali Paus Luciani mcnyinggung masalah 
masalali di kalangan Gocja yang scdang dihadapinya. K^tikl 
bcrhicara tentang kaum rmskin, yaitu bagian masyarakat yai 
paling disayanginya, bcliau berkata: 

"Mcnurui Pastur PonbaruU Roina, Lawrence t kaum misk: 
itulah harta kckay^an Gcreja scbenarnya. Mereka harui 
dibantu oleh orang-orang y<ing manipu agar mcreka mcm 
pero]eh kehidupan yang lebih baik. Agar harkat dan m 
t^bat mereka menmgkat tanpa ham? dircndnhkan da 
tersinggung uich pamcran kekayaan dan uang yang di 
hambur-hamburkan untuk hal-hai yang tidak bcrguna." 

Kcmudian, sambii njcnoleh dan menaiap langsung pimpin- 
an Bank Vatikan yang duduk berkelompok, Luciani menerus- 
kan pidatonyEL Kini bdiau mulai bcrbicjra temang kcsuHtan 
nya membimbing dan mcmerintah. 

"Sekalipun saya pcrnah duapuluh tahun mcnjadi uskup cli 
Viltorio Vcneto dan di Vencsia, saya akui bahwa saya 



13 



<i 





Roma inilah saya akan bclajar dari Santo Gregorius Agung, 
yang pernah menulis "Denga:: penuh belarasa, scorang 
pastor harus dckat dengan getiap umatnya. Tanpa mcman- 
dang pangkat dan kedudukannya, ia harus menganggap 
. dirinya berdiri sama tinggi^ duduk sama rendah dcngan 
mereka. Tetapi bcrbekal kua*a yang dimilikinya, io tidak 
boleh takut mchiksamikan hak dan kewajibannya untuk 
melawan kejahatan T \ , 

Tanpa mengetahui apa yang sedang terjadi cii balik tembok 
^niiikan, umat pendengar mengan&guk-an^guk tanda setuju. 
Srmcntara itu Kuria Romana taJiu benar siapa yang mcnjadi 
. is.iran-iiicapan Sri Paus tadi. Betul-betul khotbah gaya Yatikan, 
ilrngan 1, jitu menycntuh masalah, tanpa harus jncngungkap haJ 
<- bcnarnya. 

Maka gejala akan terjadinya perubahan pun mulai tcrasa. ; 
l)i Yatikan yang bagaikan sebuah desa bcsar itu scrta-merta 
irrjadi kekalutan akibat munculnya berbagai dugaan. Bahwa 
Mskup Marcinkus plus paling scdikit dua orang rckan tcrdekat- ! 
nya, yaitu Mcniiyii dan De Strobcl, akan tcrsingkij: sudah jadi ! 
lanasia umuin. V"ang mcmbuat para anggota Kuria Romana^ 
Kclisah justru pergunjingan tentang pcnggeseran-penggcscran' 
y.mg lain. 

Pada hari Minggu tanggal £5 Scptcmber, kctiki; scorang \ 
lamu pribadi Sri Paus yar.g dikenali oleh seorang Monsigor 
bcrmat? jcli scbagai Lino Marconato nmncul, maka hcboh di',. 
v atikan pun scmakin meningkat. Bukankah Marconato adalah 
saiah seorang direktur Banco San Marco. Buk^nkph dcngan 
hadirnya ui tCinpat tinggal Paus, ini hcrarti bahv/a orang yang | 
,ikan mcnggantikan pimpinan Banco Ambrosiano tclah ditc- \ 
imikan? 

Padahal pcrttmuan itu s^bctulnya hanya bicara urusan ' * 
liank y?ng arnat scdcihan^. Lnciani secara rcsmi tclr^ irengnlth- ' : : 
kan scmua lckcning kcuskupan Vcneaia kc Banco San Marco t \ 

^cbagai ganti rckening di "Banca Cattolica del Vencto yang . ) 
dengan sangat marah tclah ditutupnya. Sekarang Luciani ingin 
rncmbcrcskan rekcning pribadinya di Sau Marco karena bcliau L \ 



74 



. enr|| 

LUKiJ_Killl t|JJ| 



yakin tak akan pemah kembali bermukim di Yittorio V 
Mereka berbincang-bincang dengan gembira tentang Venc*li. 
Dan di akhir pembicaraan, Luciani mciiginstruksikan aLJ| 
uang yang ada di rekening Uskup Agung Yenesi^ 
kepada penggantinya. 

Banyak orang memusatkan perhatiannya secara intcmH 
pada pen.ibahan-perubahan yang akan terjadi. Scscorang y.iU 
secara langsung tcrkcna olch pcrubahan yang tak lama lagi ak.ii| 
dilakukan olch AJbino Luciani adalah Michelc Sincion<L BuLtn 
Scptembcr 1978 itulah klimaks perjuangan Sindona yang tcLJt 
cmpat tahun menghindari ckstradisinya dari Amerika Serikal ki 
ItalL Pada bulan Mei tahun iiu, hakim Pengadilan Fcdcul 
Amcrikp Scrikat mcmutuskan bahwa ia harus dikembalikan ki 
Milan untuk mcmpcrtanggung jawabkan pcrbuatan-pcrbuatad 
yang pcrnah dilakukannya. Di Amerika Scrikat Sindona telaj 
dijatuhi hukuman kurungan tiga sctcngah tahun sccara | 
abscntia, Tctapi ia mcnyadari bahwa hukuman yang telah (II 
jatuhkan pemerintah Amcrika Scrikat itu jauh lebih ringan biU 
dibanding dcngan apa yang akan dipcrolchnya di ItalL Walai 
pun tclah dijatuhi hukuman, tetapi kenyataannya ia m 
bebas bcrkeliaran. Kchancuran Btink Franklin disusul denj 
pcnangkapan beberapa orang yang dituduh melakukan berbagi 
tindak pidana. Tctapi scbcgitu J3uh Michcle Sindona, sang hil 
licik ternyata belum juga niasukscl. Sckclompok besar pengac* 
- ra yang dibayai Sindona sampai satu juta doiai bcrhasil mem 
bujuk pcngariilan untuk mcnangguhkan hukuman dan ek| 
tradisL Sctidaknya sampai Ameiika Serikat uerhasil menemukji 
bukti-bukti kuat mengenai bcrbagai tindak pidana Sindona < 
Milan. 

Sejak bulaii Mei para jaksa Amc Y ik^ Scrikat bckerja kei,u 
h untuk mempcroleh bukti-bukti iiu. Sebalik^ya, dcngan bantu.nt 
uiaiia dan rckan-rekannya yang anggota ?2, Sindona juga bt 
kerja keras untuk mclenyapkan bukti-bukti yang ada. Menjelar^ 
bulan Scptcmbcr 1976 juasih tersisa bubcr^pa ''masaiah 5J batfi 
Smdona yang belum bcrhaiil icrpecahkan. 

Yang pertama adalah kcsaksian seseorang yang bernam.i 
Nicola Biasc dalam sidang pengadilan yang mcmeriksa kasin 



7S 



1 






«kstiadisi Sindona. Biasc mcmang pernah menjadi pegawai 
Sindona, schingga kesaksian-kcsaksiannya dianggap cukup ber- 
kthaya Maka Sinduna pun mulai bergcrak untuk mengamankan 
kesaksian Biase. Setelah membahas masalah itu dengan keluarga 
mafia Gambino, ditanda tanganilah scbuah kontrak kecil untuk 
uicnggarap Nicola Biasc, Bukan dengan tindakan yang mengeri- 
karij mclainkan dcngan mcngirim ancaman-bunLih kcpada Nicola 
Biasc, isti;i kduarga serta pengacaranya, Jik^ Nicola Biase tcr- 
ttyata takut pada ancaman itu dan menarik kcmbali kcsaksian- 
nya, rnaka persoalan pun dianggap sclcsai, Tctapi bila ia tidak 
^ontar terhadap ancaman itu, maka keluargn Gambino akan 
"meninjau kembali** siatuasi. Oan itu berarti bisa mcnjadi 
.liicaman yang scrius terhadap kescJamatan Biase. Imbalan yang 
icrcantum dalam kontrak itu, kurang Icbih 1.000 dolar, dan 
.ikan ^iiambah bila tugas berhasiJ dengan scmpuma. Kontrak 
itu dilakukan dengan Luigi Ronsisvale dan Bruce McDovak 
1)1 Amerika Scrika RonsisvaIc memang tclah dikcnal scbagai , 
scorang pembunuh bayaran, 

Sebuah kontrak laui juga dibicarakan dcngan Ronsisvale. 
Mafia membcri tahu Ronsisvale bahwa Michcle Sindona mcng : 
inginkan kematian John Kcnnc\ r j Wakil Kepala Kejaksaan Nef 
^cri Ameiika Scrikat di New YorL ^ 

Dengan kontrak untuk mcmbunuh Joiin Kenney itu se- 
makin jelas mcnunjukkan mentaJitas Michelc Sindona. Jaksa 
itu adalah ketua tim penuntut umum dalam sidang ckstrariisi 
Michele Sindcna. Kenney juga jadi tokoh dalam usaha peng- 
^anyangan Sindona dari bumi Amerika Serikat. Maka terpikir 
oleh Sindona bahwa jika jaksa itu terbunuh, akan bciakhirlah 
rongrongan terhadap dirinya, Sekaligns kejadian Itu juga bisa 
menjadi peringatan bagi pemcrintah Amerika Serika bahwa ia 
lidak mau dijadikan buronan. Pengan dcmikian pcnyidikan ter- ■ 
hadap dirinya akan dihentikan. Ia juga tidak perlu mciasa kesal 
karcna harus bcmlang-kali hadir di pengadibm ia tidak purln 
pusing lagi cleh upaya-upaya brengsek untnk mengekstradisinya 
kc Itidi. Logika semacam 3tu scratus perscn Tncmanjr cara hcr- 
fikir mafia Sicilia. Falsafah itu tclah beiulang kafi bcrhasil di- 
terapkan di Itali dan dianggap scbagai ciri khas "pemecakan 



76 






nuimlah gaya Iialx\ Dengan cara itu. para pcmbesar dapat 1 
ternyata memang terbukti tunduk. Para pcnyidik penggai 
yarig menindak-Ianjuti rekannya yang tcrbunuh akau bergei 
dengan sangat lambat. Maka mcnurut pcrhitungan Sindoni 
apa yang bcrlaku di Palcrmo dapat tcrjadi juga di NcwYoill 

Walaupun ia scorang pembunuh bayaran, ternyata LuikI 
Ronsiwalle tidak mau mcncrima kontrak itu. Imbalan yang A\ 
tawarkan Michcle Sindona mcinang cukup tinggi, yaitu scrau^ 
ribu dolar, Tctapi sebagai orang yang lebih tahu tcntang carl 
hidup orang Amerika, ia mcrasa pesimis. la yakin bahwa bagali 
mana pun ia tak akan mcmiliki banyak kescmpatan untuk 
menikmati uang imbalan yang banyak itu. Jika Kcnney tert 
bunuh akan timbul banyak gejolak besar. la tak yakiri diriny^ 
akan dapat selamat dari terpaan gcjoJak iin, Karenanya dcitB 
kcluarga Gambino, RonsisvaIe berusaha mencari orang laiyj 
yang menurut perhitungannya Icbih bisa menyelamatkan dm 
setelah jaksa itu terbunuh. 

Sindona dan rekan bisnis scrta sahabat karibnya, Bordoni| 
tengah mcnghadapi bebcrapa tuduhan sehubungan dengari 
mntuhnya Bank Franklin, Dalam hal ini Sindona sadar bah\v.i 
bagaimana pun sahabatnya itu juga dapat mcmbahayakan din 
nya, Dcmi kcsclaniatan diri, bisa saja sahabatnya itu membcti 
kan kesaksian-kesaksian yang justru fatal bagi Sindona. Atil 
d?sar kekha waiiran itu maka diputuskanlah bahwa giiiran oranjj 
bcrikutnya yang akan luengalami nasib seperti Nicola Bian 
adaiah Carlo EortlnnL 

Ada banyak masalah lain di Itali yang bagi Sindona bclum 
terpecahkanj khususnya yang ada di lingkungan Vatikan Jikji 
M^rcinkus jatuh ? inaka Calvi akan tcrsingkir. Jika C:Jvi tersing 
kir, maka Smdona akan terscret bcrsama CaJvi. Itu bcrani ak;m 
tarnatlah perjuangannya melawan ekstradisi dari Amerika Sc 
rikat. Di Amerika Serikat ia berspckulasi bahwa masalahny.i 
akan selesai dengan terbunuhnya si jaksa pengusuL Mungkinkah 
dcng^n siiogitmB yang sama ia boleh berharap bahwa mas^JaJ> 
masalahnya yang di ItaJi juga akan selesa: dengan terbunuhrwa 
Sri Taus? 

Pada tanggal 28 September 1978 itu, masing-masing: 
Sindona, Calvi, Marcinkus dan Cody^hampir mengalami malape 

77 



inLi besar jika seandainya Albino Luciani jadi memutuskan 
jlnmk mengambil tindakan icrtcntu. Orang-orang lain yang juga 
il ,iu tcrkena dampak secara langsung adalah Licio Gelli dan 
lUiibcrto OrtoLmL Bagi kedua orang pcmimpin P2 itu, ke- 
InLmgan Robcrto Calvi bcrarti kehilangan sumber-dana-utama 
fti i irka. Bila kita mau dengan cermat mcncliti nama orang-orang 
\ \\\j.\ akan bcmasib konyol akibat ulah Sri Paus itu, dari hari ke 
Imm niscaya daltarnya akan semakin panjang. Dan Jean Villot, 
Rikietaris Ncrgara Yatikan, pasti juga akan termasuk ke dalam 
il ilur itu. 

Pada pagi hari itu, setelah bersantap pagi yang tcrdiri atas 
itnt.umt, kue gulung, dan sccangkir kopL Paus Luciani duduk 
iti inang kantornya. Waktu belum mcnunjukkan jam delapan 
nirmang^STJetapi rupanya banyak hai yang harus dikcrjakannya 
ti iM itu. 

'MaSalah pertama yang ditanganinya adidah surat kabar se- 
lrng;ih resmi Vatikan, L f Osservatorc Romano. Selama bulan- 
Imt.m sebclumnya. bcberapa kali Luciani mcnjumpai hal-hal 
yumg sangat mcngecewakannya pada sur&t kabar itu. Memang ia 
hl.ih berhasil mengganti tcks koran itu dari yang scmula selalu 
mniggunakan kata l "Kami" untuk mcnycbut dtri Sri Faus 
t) nijan kata r, Sayti'\ Tetapl sesudah itu, hampir setiap hari surat 
kabar itu selalu mcmbuatnya jcngkcl Dcngan sembarangan 
im.it kabar itu mcmuat hegitu saja pidato-pidato hanya yaug 
Hisnpkan Kuria untuk Luciani, tapi malah selalu mengahaikan 
|tuiibahan atau pengccuaiian yang sering dilakukan Sn Paus. 
ItiLkan surat kabar itu mengeluh bahwa nicdia rnassa Itali 
tiiimya memuat hahhal yang memang bcnar diucapkan Sri Paus. 
iKin kini muncullah masalah baru yang lcbih scrius. 

iidak lama sebelum konklai, Aibino Luciani dimintai pen- 
ilnpatnya uleh pers tentang kelahiran Ouise Browu, bayi pe- 
u riipuan Inggrk yang dikcnal sebagai bayi tabung pertama. 
Wawancara ini terjadi tiga hari sebelum Paut' Paulus VI wafaL 
I i]) ; sayang pendapat Luciani rentang bayi tabunp itu baru di- 
itrUliui sccara luas setelah artikel mengenai hal itu dimuat di 
fSttypettive nel Mondo, dan ini terjadi sctclah Luciani tcrpilih 
mrnjadi Paus. Tentu saja orang-oiang yang bersikeras menen- 



/H 



tang keluarga berencana membaca pendapat orang yang kini 
menjadi Paus itu dengan perasaan cemas bukan main + 

Lalu dcngan hati-hati Sri Paus pun memberikan penjelasan 
dcngan mcngatakan bahwa pcndapatnya kala itu adalah pen- 
dapat pribadi, Seperti halnya orang-orang lain waktu itu, dcngan 
mendengarkan pcndapat dari berbagai ahli di bidang masini*- 
masing, sebenarnya ia pun scdang mcncari macam manakah 
ajaran Gereia yangotentik. 

Penjelasan itu cukup mcncnangkan hati, walaupun kita 
tahu bahwa dcngan tcrpiiihnya Luciani mcnjadi Paus, herarti 
"Ajaran Gereja yang otentik" itu sepenuhnya sudah bcrada di 
genggaman tangannya. Tapi bagaimana sebenarnya pendapat 
pribadi Luciani? * 

Dalam wawancara tadi, Luciani mcngemukakan kegemhira 
annya mengenai lahirnya bayi tabung, Tetapi sekaligus heliau 
scbenamya pun ccmas akan kcmungkinan timbulnya "pabrik 
pabrik bayi*\ Kecemasannya itu bisa diandaikan scbagai ramal 
an bila dikaitkan dengan peristiwa yang kemudian terjadi di 
California t Amcrika Serikat. Di sana par^ wanita bcrbondong 
bondong antri untuk dihamili dcngan spcrma para tokoh pc 
mcnang hadiah Nohei. Dcngan nadalebih pribadi, yang sebenar 
nya lebih sesuai ditujukan kcpada orang tua Louisc brown, 
3ri Paus bcrkata: 

Mencontoh tindakan Tuhan yang menghendaki adanya dan 
juga mencintai kchitiupar. manusia, saya pun nienyampai- 
kan doa restu kepada bayi itu. Ada pun terhadap orang 
tuanya saya tak bcrhak mcngutuknya. Sccara subyektil 
dapat saya katakan bahwa jika mereka benar-benar ber 
Rikad baik, saya yakin mcreka mempcroleh beikat Tuhan 
atas apa yang telah mereka putuskan dan mereka mintakan 
kepada para doktcr untuk melakuk^nnya. 

Kemudian beliau mcniinta perhatian orang akan pcndapat 
Paus PiusXII schubungan dcngan hamihbuatari, Mcnurut Paui 
P;usXII hai itu Lertentangan dcngan ajaran Gcreja. Mcmang 
orang umuinnya scpcndapat bahwa tiap manusia, lelaki maupim 
perempuan, bcrhak memilih. Sehubungan dengan ini Luciani 
inengemukakan pendapatnya yang pada dasarnya merupakan 

79 



iii li dari setiap __kapnya tcrhadap berbagai masalah moraL 
"Saya sangat sependapat bahwa setiap orang harus taat 
kepada suara hatinya, baik itu bersifat perintah maupun 
larangan. Tetapi di lain pihak dia pun wajib mcngembang- 
kan suara hatinya supayajadi semakin sempurna/' 
Kelompok tertentu di Yatikan bersikcras bahwa satu-satu- 
nw suara hati-sempurna adalah vang sccara cksklusif dibentuk 
fli kalangan mereka. Maka mereka mulai mengomel. Merjka pun 

lai mengadakan pertemuan-pertemuan rahasia. Mereka ber- 

irkad membcndung Luciani, Mereka mencap Luciani sebagai 
"menghianati Paus Paulus VI untuk tidak mengatakan h oanyak 
Ungkahnya tidak kami setujui, 

Ketika kabar tentang dialog antara kantor Sekretariat 
(cgara t Vatikan dengan Departemen Luar Negeri Amerika Se- 
nkat bocor dan ^ampai ke telinga kclompok ini, mereka bcr- 
Irkad iiht.uk mulai bertindak. Apalagi kctika mereka mendengar j 
luhwa. suatu delegasi terdiri dari para pejabat yang menaruh 
|»c i rhatian akan kcluarga berencana juga berhasil ditcrima untuk 
tnnighadap Sri Paus* . 

Pada tanggal 27 September, di halaman pertama surat j 
k,i!>__r L*Gsservatb?e Romano terpampang artikel panjang i 
krjudul 'Humanae Vitae dan Moral Katolik". Artikcl itu di- \ 
tniis oleh Kardinal Luigi Ciappi, seorang teoiog-pribadi Paus 
Plus XII dan Paus Paulu_: VI. Karena ditulis pfch crang yang 
li rkualifikasi sepcrti itu, m^Jta arcikel itu pun dianggap orang 
tr\[\h mendapat resiu pribadi dari Sri Paus baru. Apalagr se- ' 
hclumnya artikel itu juga sudah dimu__t Latcrano dalam rangka 
V'iayaan T ulang rahun ke sepuluh Humanae Vitae. _ , _td__h_ii , 
pcnerbitan kcmbali artikcl itii di L'Osscrvatore Romano tak lam \ 
ichagai upaya yang discngaja dari sekelompok orang untuk 
mrmbendung perubahan sikap terhadap keluarga berencana 
M ing muiigkm dilakukan oleh Albino LucianL Artikel y^ng 
ponjang itu berisi pujian dan Sunjungan tcrhadap Ilumattce 
\'ilne. Banyak sekali ucapan Paus P^ulus VI yang dimuat artikei 
ilu, teiapi tak sepatah-kata pun yang mengutip ucapan Luciani 
yang dapat menunjukkan bahwa Sri Paus yang baru sependapat 
<l< ngan Paus Paulus VI atau dengan Kardinal Ciappi. Penyebab- 



HU 



nya sederhana saja, yaitu karena Kardinal Ciappi tidak mci 
bicarakan anikel itu sebelumnya dengan Paus LucianL Sampj 
tanggal 27 Septcmber 1973 Kardinal Ciappi memang rnasih iw 
nantikan kescmpatan untuk dapat ditcrima olch Sri Faus baru 
Dan untuk pertama kali Paus Luciani mengetahui artikel bcsnti 
isinya itu justru baru pada tanggal 27 September itu. Dengjn 
kegusaran yang memuncak, Luciani membuka halaman clim 
untuk mcncruskan mcrnbaca artike] itu. Di halaman dua ini pu< 
ternyata beliau terbentur lagi pada gerakan para anggota lUitii 
yang menggcrogoti kebijaksanaannya. Memenuhi tiga kolom 
dari halaman itu terpampang artikcl lain bcrjudul "Risiko 
Mc manipulasi Kelahiran\ Artikel itu secara terang-terangaH 
dan dogmatis mengutuk kclahiran bayi tabung Louise Brown 
dan semuabayi lain yang dilahirkan mclalui pembuahan buatan 

Di dalam artikel yang satu ini juga tidak terdapat baguji 
yang menyebut pendapat Luciani. Kuria Roma tahu bcnaj 
barnva sekalipun UOsseraatore Romano mcrupakan surat kab.n 
setengah resmi yatikan, tetapi artikel-artikclnya akan dipandanjj 
dunia sebagai curahan pendapat Sri Paus. iMulai saat ltulah prr 
tcmpuran antara Kuria dcngan Luciani benar-benar tclah 
mcletus. 

Oleh karcna itu pada tanggal 28 September, beberapa saal 
sebelum jam dclapan pagi, Paus Luciani menelepon Sckrctarii 
Negara Jean Villot. Beliau meminta penjelasan Icngkap tentan| 
bagaimana dua artikelitu sampai rumuat L'Osservtitvre Romu.ro 
Kcinudian beliau mcnelepon Kardinal Fel;ci di Padua, karcrri 
hari itu Paus Luciani akan mcnghadiri aeara renungan di koti 
itu, 

Luciani makm seiing menggunakan J-clici scbagai bam 
ujian mcnjajagi gagasan-gagasannya. Wakupun beliau sadar akan 
adanya perbtdaan pendapat mengenai berbagai masalah dengjti 
Fciici, te^api beli?u juga tahu bahwa Telici sclalu berkata jujui 
Beliau juga tahu bahwa tidak banyak orang yang mengetairn 
liku-liku Kuria Roma sebai^ Kardinal Feiici yang mcnjabat m 
bagai Kctua Dewan Kardiiiai. 

Kcpada Kclici, Luciani menumpahkan rasa gusamy.i 
mengcnai dua artikel itu. 



i 



. 



1J Anda ingat bahwa beberapa hari yang lalu Anda membcri 
tahu saya tcntang keinginan Kuria untuk mengekang sifat 
sayayang sangat tcrbuka". 

"Ya. Tapi itu hanya sckedar saran, Bapa SucL" 
"Kalau bcgitu, tcntunya Anda juga tidak bcrkeberatan 
untuk atas nama saya kcmbaJi memberi saran kepada 
mereka itu, Beritahukan keoada koran kecil itu untuk 
mcngekang pcndapat-pcndapatnya tcntang masalah- 
masalab scmacam itu. Ingatkan kepada mcrcka bahwa 
Pcmimpin Redaksi sama halnya dcngan Paus, Baik Pc- 
mimpin Redaksi maupun Paus tak ada yang tak dapat 
digantL" 

Sctclah membuat janji dengan Pehci untuk mcncmuinya 
■ kcmbaji^ dari Padua, Luciani mulai meneliti masaJah berikut- 
yattu Gercja Belanda. Limadari tujuh orang uskup Bclanda 
ii^in menyatakan sikap moderat mcreka tcrhadap masaiah 
m ngguguran kandungan, homoseks dan pastor-pastor yang me- 
liikah. Di antara kelima orang uskup itu tcrdapat nama Wille- 
n.mds. Dialah orang yang, kctika konkIaf yang baru lalu, i 
imgucapkan kata-kata untuk membesarkan hati LucianL j 
hma orang uskup itu ditcntang olch dua nrang Iainnya yang J 
wngat konscrvatif, yaitu Uskup Gijscns dari Rocrmond dan i 
Uskup Simonis dari Rotterdam. Suatu rapat yang akan di- ( 
w](*r_ggarakan pada bulan November 197R diduga akan jadi 
rt|a^g pertaiungon* 1 cntu saj£ jrapat itu akan membua^ ;na 
*yarakat Belanda jadi taliu adan/a perpccahan hebai di antara 
hskup-uskup meieka. 

Selain itu terdapat masalah lain yang secara nnci tercan- 
tiTn dalam laporan >ang sudah sejak !ama ditcrima Vatikan t \ 
y.utu pada saat pcmerintahan Laus Pauius VI almarhum. Para \ 
|u»stor Jesuit mcnuding dan memburu seorang teolog dan guru 
li;-<-__r dari ordo Donunikan kaJiber dunia yakni Ldward Schillc- 
hreckx. Kaum konservatif itu iiigir. mernbungkam ^chillebeeckx 
I mg sebagahnanj rekan scpahamnya di Swiss, ILius- Kung, 
Binggap bcrpikiran radikaL lndeks buku-buku texlar_mg yang 
wugat ditakuti sudah dihapus olch Paus Paulus VL Kematian 
lirliau menyulitkan Gereja Katoiik Romauntuk mengendaJikan 

H2 



para pemikir yang berwawasan maju. Paria masa lalu LuciatiJ 
pemah meminjam kata-kata Iians Kung untuk mengutuk "p;njt 
pakar teologi yang merupakan pcnembak-penembak tcrscmbu 
nyi°< Tetapi orang-orang scpcrti Hans Kung sendiri dan Schillr 
bccckx bukanlah pcncmbak-penembak tcrsembunyi. Deng.ui 
tcrang-terangan mereka mengemukakan keinginannya untiilt 
mengcmbalikan Gcrcja kepada semangat-aslinya* Keinginan iiu 
dlsctujui Luciani dengan sepenuh haij. Jadi. bagaimana sebtiik 
nya m"nghadapi kemelut ini? 

Bcberapa mcnit mcnjelang jam sepuluh Luciani mcnw 
lclah mcnghadapi masalah-masalah berat. Bcliau segera nu 
nyisili^an laporan-Iaporan yang dibacanya, kemudian beralib 
mengurus tugas lain yang lebih menyenangkan: menerimj 
tamu-iamunya* 

Tamu yang mendapat giliran pertama mcnghadap Sr| 
Paus adalah sckelompok orang, yang salah seorang di antaranyi 
adalah Kardinal I>ernardin Gantin, Dialah orang yang telah 
diangkat Luciani sebagai Direktur Utama Cor Unum. Paui 
Luciani tcrsenyum riang ketika mclihat Gantin yang muda daH 
bertubuh kekar itu. Di mata Luciani Gantin jadi lambang ma,ii 
dcpan Gercja, 

Dalam pcrcakapan dengan rombongan- tamu pertama im 
Sri Paus antara lain berkata: 

"Ilanya Yesus Kristus yang bisa kita hadapkan deng;m 
kebobrokan dupia saai inL Tanpa Beliau kita tak mcm 
punyai jrti aoa-apa dan tak akan didcngar crang/ 5 

Tamu lain yang pagi itu juga diteriniii Sri P?us adalali 
Henii de Hiedmatt.cn. Dia termasuk salah scorang yang pernah 
"mcnyeiang" Lnciani. Kcjadiannya berlangsung sebchirn 
Luciani terpilih sebagai Paus, tepatnya menjclang konklai 
Saat itu, sebclum diumumkannya Humar^e Vitae t harnnii 
scmua orang mengct^hui bahwa Albino Luciani telah mengirim 
surat kepada Paus Paulus VI. Isinya permohonan agsr Sri Pa:n 
kiranya tidak menegaskan kcmbali iatajigan terrydap prakt:*k 
keluarga berencana menggunakan kontrasepsi bualan. Mcngu 
mentari surat permohonan itu, Riedmatten berkata babw*i 






nsidan Luciani tadi pada hakekatnya adalah "sebuah kha- 
yalan>\ 

Kini Ricdmatten menghadap Paus Luciani dalani kc- 
iludukannya sebagai Sekretaris Cor Unum. Karena itu kepada- 
nya Sri Paus memberikan peringatan keras untuk tidak lagi 
mcmbuat "kornentar-komentar" yang asal bunyi. 

"Saya dengar, surat saya tcntang keluarga berencana 

kepada Sri Paus almarhum tak mcndapat tanggapan 

selayaknya dari Anda. Benarkah itu?. 

Dengan tergagap-gagap Ricdmatten menjawab bahwa 
inungkin telah terjadi kerancuan dalam hal ini, 

M Pater Ricdmatten, setiap orang sebaiknya bertindak 

hati-hatL Sebaiknya jangan buru-buru berkomentar se- 

bclum apa yang akan dikomentari itu jelas baginya. Supaya 

^tiSa^k terjadi kcrancuan atas kerancuan. Nah, Patcr, jika 

v;" Anda kini masili ingin mempelajari surat saya itu, saya 

bisa mencarikannya untuk Anda_" 

Hampir bersujud Pater ini mengucapkan tcrima kasihnya 
yang tak terhingga kepadaPaus Luciani, Sejak saat itu ia rnenja- ■ 
<li kerabat yang cukup patuh. Ketika Luciani memhahas tentang i 
masalah-masalah Libanon dengan Gantin niisalnya, dengan bijak- , 
sana Pater Ricdmaiten berdiam diri dan mendengarkan. Kala itu J 
Paus Luciani mengutaiakan tentang rencana kunjungannya ke! 
LJbauori. Katanya beliau sudah membicarakan rcncana kun- 
jungan iiu dengan Mgr. Hakim, Uskup Agung irrilah yaiig wi- 
luyah kcuskupannya terbagi menjadi dna daerali kritis. Sebagian 
berada di wilayab Tibanon yang diserang Suriah dan sebagian 
lagi di wilayah Suriah yang menyerang LJbanon. 

Sclain itu ? Sri Paus juga menerima kunjungan sekelompok , 
uskup dari Filipina- Mereka sedang melakukan kunjnngan wajib \ 
lima tahunannya (ad liminc) di Batikan. Mereka inilah orang- 
orang yang setiap h?jinya menghadapi uJah diktator Marcos, 
kareha itu Sri Paus rnengajak merska berbincang-bincang 
iu^"gcTi3i masalah utarna yang mer^ka hadapi, yaitu pewartaan 
bibar gemnira, Tak mudah melakukan hal ini di Fi3ipina pada 
waktu itu, tanpa teijcbak mengungkapkan keburukan-keburuk- 
.-in Marcos. Maka dengan bijaksana Sri Taus mcnyarankan 



F4 



.. 



mereka untuk mencari cara yang sebaik-baiknya dalam pew, 
an itu. Misalnya dengan lcbih mcnekankan pentingnya iirll 
pewartaan, Kcpada para uskup Filipina itu, Paus Luciani juji 
mengingatkan perihal kunjungan Paus Paulus VI ke Filipnii 

Bcliau adalah orang yang menganggap penting pcru 
Gereja bagi kaum miskin, bagi pcrjuan^an menegakku 
keadilan dan hak azasi manusia, serta bagi perjuan^id 
membebaskan rakyat dari himpitan masalah-masalil 
ekonomi dan sosial. Gcreja berkewajiban untuk merin^o^ 
kan penderitaan umatnya. Namun demikian, pada s<u| 
kunjungan bcHau ke negeri Anda, beliau menyuarakan 
aspirasi yang lam, Sclain hal-hai tadi JGercja mcinang juj|i 
tidak boleh dan tidak akan tinggal diam untuk mcngingaj 
kan orang akan "kebajikan yang lebih tinggi", yaitu \ct 
capainya kehidupan yang sempurna di akhirat. 



: 



Pesan-pesan yang terkandung dalam ucapan Paus Luci.ml 
itu temyata tidak hanya dipahami dcngan jelas oleh para uskn 
Pilipina. Di belakang hari, kcluarga Marcos tampaknya jiij 
mulai tersentuh oleh pesan-pcsan itu. 

Setelah selcsru dcngan acara menerima tamu-tamunya d 
pagi hari itu, Luciani menernui Kardinal Baggio. Pada hari itu 
beliau tclah mcinbuat beberapa keputusan. Dua di antaranya itu 
akan disampaikannya kepnda Kardmal Bnggio. 

Keputusan pcrtaraa menyangkut masalah Kardinal John 
Cody di Chicago, Setelah iiiempertimbangkan bcrbagai hal, 
Luciani sampai pada keputusan bahwa Kardinal Cody harui 
di^anti Pcngges~ran akan dilakukan dcngan cara-cara klasik 
yatikan, schingga diharapkan tidak akan menimbulkan desu* 
dcsus atau heboh. Kcpada Baggio beliau mengatakan bahwi 
Cody hendakriya dibcri kesempatan untuk mcngundurkan dir| 
karena kesehatann/a yang semakin menurun. Dengan cara inl 
diharapkan tidak iikan timbul berita-berita burung, karcna kc 
betuian kondisi kesehatan Cody pada saiit itu oicmang buruk, 
Tetapi seandainya nr»nti Cody menolak kesempatan itu, maJu 
Luciani memilih untuk melakukan pemecatan secara tcrbuk^ 
terhadap kardinal itu. Lni diambilnya untuk mencegah heboh 

8* 



Aibat pertentangan dl dalam yang berlarut-Iarut, Scorang 
nskup lain akan didatangkan untuk mengambil alih kekuasaan 
ilan pcngclolaan kcuskupan Chicago. Paus Luciani mcminta agar 
kcriua altcrnatif ini disarnpaikart kcpada John Cody. Bcliau 
Vakin bahwa bila dihadapkan pada dua alternatif tadi, John 
(Jndy pasti akan memilih mengundurkan diri demi menjaga 
martabatnya. Tctapi bila ia hendak mencoba bersikeras. la 
boleh menanggung akibatnya. Untuk altcmatif ini tidak tcr- 
M b dia kcsempatan untuk bcrtanya atau mengajukan usul Bila 
la menolak mengundurkan diri, maka secara otomatis pcmccat- 
hIii terbuka akan segera dilaksanakan, Jelas sekali pendirian 
Inciani tentang masalah John Cody ini. 

Kardinal Baggio serta-merta tersenyum gembira, Betapa 
\uka-citanya ia karena keadaan kini berbalik. Namun, begitu ia 
inrndcjcigar kcputusan kedua Sri Paus yang mgin disampaikan- 
jiya kepadanya, ia mulai mengerutkan kening. Paus Luciani 
hnkata bahwa Venesia kini tidak mcmiliki Uskup Agung. Itu 
Baggio juga tahu. Yang tidak dikctahuinya adalah bahwa 
menurul Sri Paus, orang yang tcpat untuk mcnduduki jabatan 
iiu adalah dirinya Kardinal Baggio 

Umumnya orang akan bersuka cita mendapat kchormatan j 
Hrpcrti itu. Tapi tidak dcmikian halnya dengan Baggio. Kardinal J 
vitu mi justru cemberut dan kecewa. Menurut perhitungannya> 
masa depan jangka pendcknya justru terletak dl peran penting-^ 
tiya datom Konperensl Pucbla di Meksiko. la juga yakin bahwa 
maia depan Gereja terletak di peranriya terbadan l>unia Ketiga, 
karena itu ia mengantisipasi bahwa masa depan jangka panjang- 
nya adalah di Roma di pusat kcgiatan Gei eja Katolik. la sama 
\ckali tidak mgin "dibuang" dari tengah pusat kegiatan itu, Di 
Venesia, ia bukan hanya ak?_n jauh dari Roma secara fisik, me- j 
Iniinkanboleh jadi juga akan dilupakan orang. 

Penolakan Baggio terhadap tugas yang diberikan Sri Paus 
iiu bcnar-benaj mengherankan LurianL Dalanr diri Luciani, 
kcta^tan terhadap Sri Paus dan Tabta Suci Vatikan sudah ter- 
J,*ri?m dalam hati sejak masa pendidikannya di Semmari Feltre, 
Karena itu ketaatan Luc^ani tcrhadap atasan tak perlu diragukan 
I.igL Anda dapat menyimak 'hal ini dengan mempelajari per- 



Ku 



jalanan karirnya. Selama bcrtahun-tahun berkecimpung & 
Gereja, banyak hal dipertanyakan oleh Albino Luciani. MisalJ 
nya saja mcngcnai Bisnis Vatikan dan Hitmanuc Yitae. Dari 
karena kctaatannya kepada Sri Paus. tak pernah sctitik ptm 
tcrbetik keinginan di hati Luciani untuk membcrontak. Tak 
pernah sepatah pun ia mengeluarkan kaia-kata mcnghasut 
umatnya untuk mcnentang Yatikam Karena itu Albino Luciani 
tak pcrnali dibenci atasam Baiikan Paus Paulus pcrnah memiiUa 
nya untuk mcnulis scrangkaian artikcl untuk mendukung garit 
kcbijaksanaan Kepausan pada saat itu, Walaupun pcrlu An<ki 
kctahui bahwa Luciani pun tidak mclacurkan diri dalam hal ini 
Artikcl-artikcl yang ditulisnya tetap diwarnai olch prinsip 
prinsip yang dianutnya. Maka tak heran bila sekrctaris Sri Pau:. 
kaia itu, yaitu Pater Mario Senigaglia sering bcrsungut-sungul, 
Misalnya ketika dari Paus Paulus menerjma salah satu artikcl 
yang ditulis Luciani untuk diterbitkan. Di bclakang Sri Paus, 
dengan kesal pater itu mcngomcl: 

"Bila nanti ditcrbitkan, tulisan ini pasti akan membuatku 

pusing. Ya, kalau bukan karcna pcrmintaan Sri Paus. aku 

tak akan mencrbitkan tulisan brcngsck ini" 

Mclihat pribadi Paus Luciani yang demikian, kiranya kh.i 

tak perlu terkejut bahwa bcliau heran mendengar penolakan 

Kardinal Baggio terhadap tugas yang dibenkan oleh atasannya, 

Selain iru, dalam mcmikirkan hal yang sama, masing-masing 

o^ang tcmyata mengacu kcpada perangkat nilai-nilai yang bcr 

beda. Luciani memperdmbangkan ?pa yang tcrbaik bagi Gereja 

Katolik, sedangkan Baggio mempertimbangkan apa yang terbaik 

bagi dirinya. 

* Ada bebcrapa alasan niengapa Sri Paus berkesimpulan 
bahw^ Baggio harus dipindahkan dari Roma kc Ycnesia. l)i 
antarn alasan-alasan itu yang tcrpenting adalah keterlibatannya 
dalam Loji Masoru Dalam daftar yang pcrnah diterima Luciani, 
Baggio tercatat dengan Nomor Loji 35/2640 tertanggal 14- 
Agustus 1957, Nama masonikny^ adalah Seba. Ecnarkali Baggio 
seorang Mason? Pada S2at Luci^ni membicArakan da^tar itu 
dcngan Kardinal FclicL salah satu ucapan Kelici cukup mcm 
buatnya pcnasaran: 

87 



"Memari^ beberap<A orang dalam daftar ini anggota Mason 
Tctapi yang lain bukan. 

,ij>an inilah yang kemudian mendorong Luciani untuk me- 
ktikan pengusutan lebih lanjut. Beliau ingm mengetahui 
Irn^an persis siapa saja dalam daftar itu yang memang asli 
M'ium dan mana yang hanya kena fitnah bclaka. 

Pertemuan Paus Lucia"i dengan Kardinal Baggio siang itu 
nkhirnya bcnjbah menjadi pcrdebatan sengit An.aiah Baggio 
iih luap-Iuap hampir tak terkendali, semcntara Paus Luciani 
i liili banyak diam, Sampai tiba saat bersantap siang, ternyata 
%u Paus belum berhasiJ menuntaskan satu masalaii yang hendak 
il.lii icskannya. Yenesia masih tetap tak merniliki Uskup Agung 
l< ii rwa Baggio bersikeras untuk tetap tinggal di Rorna. 

Pada hari Kamis, musim panas yang menggembirakan war- 
^,i kota Roma tampaknya akan segera berakhh\ Ilari itu hawa 
mnlai sejuk. Sctelah tidur siang sebentar, Luciani memutuskan } 
Ulituk mengisi acara olah raganya dengan berjalan-jalan di 
liil.jm gcdung Istana Vatikan_ Dengan santai bcliau bcrjalan 
Horang diri menyusuri koridor-koridor Vatikan. 

Pada jam cmpat sore Paus Luciani kembali ke kantornya ( 
iUn menelcpon bcberapa orang. Beliau berbicara dengan Kar- / 
t|iu;J Felici di Padua dan Kardinal Benelli di Florentin. Beliau * 
kenccriterakari peristiwa-penstiwa yang baru saja dialaini pagi ' 
Plrinya, tcmiasuk patcngkaraiinya dengan Kardinal Baggio, 
Knnudian setclah berbincang-b:nc?_ng mcngt-nii b^be^apa hal 
Lnti dan menyimpulkan bebcrapa kcputusan .Luciani setuju \ 
ujiluk scgcra mcncmui Kardinai Villot. Beberapa putusan yang 
rLJi dibuatnya r_ic:mang ingin cegera bcli__u s^mpaik^i kepada 
Vkretaris Negara Vatikan ltu, 1 

Luc^ani dan ViIJot duduk bersama sainbil mcnghirup teli ', 
c iromile. Sebagai upaya untuk Icbih mengakrabkan dir: 
ilrngan Sekietaris Negaranya, dalam perbincangan den^an Villot 
inuciaiu kad__ng-kadar_g menggunakan bahasa Pcrancis, Tsyarat 
iui tentu saja disambut baik oleh kardin;^ yang ber___,a_ dari 
St. Amande-Tallende di Perancis itu. Villot bahkan sangat 
irrkesan oleh kecakapan Luciani yang dengan cepat telah dapat 
mcnyesuaikan diri dcngan jabatannya sebagai Paus. Ceritera- 
i 



ceritera tentang Sri Paus baru ini banyak disampaikan ukh 
sang Sckretaris Negara kcpada bcbcrapa orang sahabat d,m 
mantan koiega Luciani, Monslgnor Da Rif yang masih aktif <li 
Vittorio Veneto termasuk mcrcka yang menerima "Laporan* 
kemajuan Luciani dari Viliot. 

Mulai dari Kardinal ViIIot kc bawah, semuanya meng* 
gumi cara kerja Paus LucianL Juga salut kepada kcmampu 
an bcliau menangkap inti pcrsoalan dan kccepatan ^erta ke 
tcgasan beliau mcngambil kcputusan. Mereka sangat tn 
kcsan oleh kemampuan bcliau menunaikan tugas-tugasny* 
Jelas bahwa beliau orang yang cakap membuat keputusan 
dan konsisten tcrhadap kepmusan yang tclah diambilnya, 
Beliau tidak mau tunduk menghadapi tckanan. Menunit 
pengalaman saya sendiri, kcmampuan untuk mcmegan^ 
tcguh pcndirian adalah ciri Albino Luciani yang lua 
biasa. 

Siang hari tanggal 28 Scptember itu t sckali lagi Jcan 
VilIot menyaksikan kemampuan Luciani yang sclama ini c!i 
kaguminya. Pcrsoalan yang mcrcka bahas adalah Instituto per h 
OpcTc di Rctigionc atau 13ank Yatikan. Hingga saat itu Luciaiil 
telah memiliki banyak hriorma^i yang sangat rinci, ViUot telah 
menyerahkan laporan pendahuluannya. Sclain laporan dan 
Kardinal Bcnclli dan Kardinal Pelici, Luciani juga tclah mrm 
peroleh laporan tambahan dari Wakil Sekrctaris hegara, Uskuj 
Agung Giuscppc Caprio. 

Dulu Uskup Pau! Marcinkus mcinelopori rencana dan 
secara aktif membantu Calvi dalam pengambLl alihan Banca 
Cattolica. Kini tampaknya 1* scdang mcnanti bumerang. Villot | 
mcmberitaliu Luciani tentang kepastian atlanya kcbocoran 
rahasia pengusutan terhadap Bank VacikarL Ini tcrbutti dari 
meningkatnya rasa ingin t*hu di kalangan pers Itali dan bahkan 
bam saja tcrsiar sebuah bcrita besar tentang masabh itu. 

Majalah mingguan Newsweek jelas mcmpunya: sumber 
sumbcr yang handal di Vytikan. Mereka menget^hu: bahwa 
sebelum konklaJ banyak kardinal yang mcminta laporan leng 
kap mcngcnai Bank Vatikan dari Villot Dari "sumber-sumbcr 
yang layak dipercaya*' majalah itu juga mengetahui adanya 



8'J 



u^iha-usaha untuk mcmccat Marcinkus. Ntengutip sumbemya 
V*mg acia di lingkungan Yatikan, majalah itu menulis ' 'Ada 
ns + iha-usaha untuk menyingkirkan dia dari jabatannya. Mung- 
luu selanjutnya ia akan dijadikan sebagai Uskup Pcmbontu/ 1 

Mendengar penjelasan ViIIot itu Luciani tersenyum. 
'Apakah Newsujeek juga mcmbcri tahu tcntang siapa yaug 
tl.an saya angkat untuk menggantikan Marcinkus. ViIlot 
mniggclengkan kepala. 

Dalam percakapan mcreka kemudian .Luciani mencgas- 
Lm bahwa beliau bermaksud tidak mcmbiarkan Marcinkus 
mnietap di VatikarL Apa Iagi di Bank VatikarL Sctclah sccara 
jiribadi mcnilai Marcinkus melalui wawancara 45 menit pada 
ivv;d bujan, Luciani bcrkcsimpulan bahwa Marcinkus sebaiknya 
ilitugasi scbagai Uskup Pembanlu di Chicago. Rencana Sri Paus 
1 1 ti memang bclum disampaikannya kepada Marcinkus. Tetapi 

I.iLap-dir\gin beliau, mungkin tclali dapat ditangkap scbagai ■ 
isyarat. 
Sekembali dari wawancara dcngan Luciani, di kantornya. f 
ll.mk Vatikan, Marcinkus mengungkapkan kerisauan hatinya , 
l.cpada seorang M l;eman: "Barangkali saya tak akan lama Iagi i 
linggal di sinL" \ 

Melalui telepon, kepada Roberto Odvi dan rekan-rekannya' 
d\ bank itu, Marcinkus menyampaikan peringatan* 

"Demi kebaikan Anda, mgatlah bahwa gagasan-gagasan , 

Paus kiLa yang satu ini sania sckali berocda dcrgan gagasan- 

gagasan Paus pendahulunya. Di sini tampaknya akan tcr- 

jadi pcrubahan. Perubahan besar, bahkan!" 

Marcinku^ benar Luciani metnberitahu ViiIot bahwa , 
larcinkus akan segcra disingkirkan, Pukan stminggu atau ?e- \ 
bulan mendatang, tctapi bcsok p?<n- Ta akan diminta untuk 
mcngajukan cuti panjang. jabatan yang cocok untukn/* di 
Chicago akan ditetetapkan kemudian sctelah maialah Kardinal 
John Cody teipcc^hk&n. 

Jetas sudah bahwa Albino Luciani memang mendopat 
tnspirasi dari gebrakan scratus hari pertarna Paus Yohanes. 
Cakar-cakar singa yang sclama ini ditunggu inunculnya olch 
orang-orang tcrdckat, telah dipcrtunjukkan kepada VilIot di 



90 



petang hari 28 September itu. Scbemm terpilih sebagai Paui) 
Luciani yang bcrtinggi badan 5 kaki 9 inci. sederhana din 
lembut, tampak jauh lcbih pendek ketimbang ukuran sebennr 
nya. Menurut para pengamat Vatikan, sebelum kemunculanny» 
scbagai Paus. beliau bahkan seolah lcnyap ditelan bumi selanii 
beberapa tahun. Beliau deinikian pcndiam dan tenang, sehin^n 
kalaupun bcliau hadir di tengah sckclompuk orang, banyak yyug 
tak mcnyadari kchadirannya itu. 

Kepada ViIlot lebih lanjut Luciani berkata : 
"Ada pcrubahan-perubahan lain dalam [nstituto per tf 
Opr-? di Rcligione yang saya harap dapat tcrlaksaiut 
scccpatnya. Mennini, Dc Strobcl dan Monsignor de Bonm 
harus segera diganti, De Bonis akan di^antikan oleh Mgr 
Antonctti. Lowongan yang dua lagi akan saya bicarak.m 
dcngan Mgr. Abbo, Saya minta agar scmua hubungan kiiu 
dengan kelompok Banco Ambrosiano diputuskan. IV 
mutusan itu pun harus dilaksanakan sccepatnya. Mcnurul 
hcmat saya, tak mungkin pcuihahan-penibahan dilaksaiiH» 
kan jika kcndali masih di^cgang olch orang-orang yanj{ 
sekarangbcrcokol di situ*\ 

Secara umum Pater Magee berkomcntar tentang hal iui 
kepada saya: 

"Beliau tahu apa yang harus dilakukannya. Baginya jalan 
kc arah penyelesaian lnasalah sudah cukup gamular:^ 
Ka^cua itu cars beliau hcndak mencapat tujuan pun d) 
lakukannya dengan sangat halus." 

"Kchalusan" itu tcisirat dalam penjclasan bcliau kcpada 
Villot/ Baik Luciani maupun Yillot tahu bahwa antara M;ir 
cinkus, Mennmi, De Gtrcbci dan dc Bonis ttidapat ikatar. 
ikatan yang kuat dcrgan Robcrto Calvi dan juga Michele S'r 
dona Maka Luciani tidak mcrasa pcrlu untuk mengucapkan 
hal itu di hadapan ViIlot. Scsuatu yang tak diucapkan tidak 
akar. menimbulkan hcboh di bclakangh^ri bukan? 

KaidinaJ Yiilot rnendengajkan perirtah-permtah :ta tanpl 
komentar. Sclama beberapa taliun di Vatikan ia telah mcngc 
tahui banyak haL Adapun banyak orang menganggapnya se 
bagai orang tolol tak lain karena ia mcmang sengaja berlagak 

91 



inl.ik tahu. Di 'dusun besar Vatikan cara itu nierupakaii teknik 
tun $ elamat * yang cukup jitu. 

Kemudian Luciani beralih membalias persoalan Chicago 
d*n menyampaikan apa yang telah diperintahkannya kepada 
K.irrlinal Baggio. Jean Villot pun setuju. Seperti halnya Baggio, 
*« ]mn sependapat bahwa Cody mcrupakan bisul bagi Gercja 
Aniorika, Bahwa bisul itu akhirnya dipccahkan, membuat Se- 
biMaris Negara Vatikan itu puas, Dalam kcscmpatan itu Luciani 
jt-Ka mcngutarakan keinginannya agar Kedutaan Bcsar Vatikan 
ili ttashingion melakukan penjajagan uni.uk mencari pcngganti 
^wiy. Selanjutnya beliau bcrpcsan: 

**Di Chicago telah terjadi pcnghancuran atas kepercayaan 
urnat^ terhadap Gereja, Karena itu siapa pun yang akan 
menggantikan John Cody> ia harus benar-benar orang yang 
mampu merebut hati dan mcngembalikan simpati umat di 
wilayah keuskupan itu". 

Lucianl juga membicarakan keputusan Baggio menolak 
)*ihatan Uskup Agung Vcncsia. Beliau bertckad untuk tetap 
tnmgupayakan agar Baggio mematuhi pcnugasannya Katanya : ■ 
J1 Venesia bukanlah tenipat yang tenang dan menyenang- [ 
kan. Venesiamcmbutuhkan orang yang ku.it seperti Baggio, ( - 
Saya harap Anda mau bcrunding dengannya. Katakan f 
kcpadanya bahwa dewasa ini kita semua wajib melakukan f 
pengorbanan. Barangkali ada baiknya Anda ingatkan dia 
bahwa sebtnamya saya pun s^rna sckali tidak rnengingin- 
kanjabatan Paus." ; 

K^limat terakhir tadi sesungguhnya tidak banyak artinya , 
hagi Baggio, karena semula dia justru sangat ingm menggantr , 
k'in Paus Paulus VI. Karena itu Villot b^rkeputusan untuk \ 
pccara diplomatis tidak menyampaikannya kepada Baggio. 

Setclah itu Luciani memberitahukan kepadn Yillot pe- 
mbah^n-nerubahan lain lagi yang akan dilakukannya, Kardinal 
Pcricie Fcli<:i ak?n d:jaJil:annya Vikaris Apcstolik di Roma 
menggantikan Kardiual Ugo Toletti. Kardinal Poictti sendiri 
■ikan inenggantikan Bcnelli scbagai Uskup Agung Florentin, 
sedang BeneHi akan dijadikannya Sekretaris Negara meng- 
Kantikan VilIot 



92 




VilIot merenungkan rcncana perubahan-perubahan \ .n 
menyangkut "pcngunduran dirinya sendiri 17 itu. Ia mcni.m 
rnerasa sudah tua dan letih. Lagi pula ia mcnijidap penyakl 
gawat, Dan penyakit itu kini bahkan bertambah parali karr|i 
kcbiasaan merokoknya yang tak bisa dihiJangkan. Dalarn srlm 
ia menghabiskan dua bungkus rokok. Beberapa waktu yan^* lll 
ia tclah mengajukan usul pengunduran dirinya itu kepatla I 
Paus baru, Kalau sesungguhnya ia Lidak nien^haiapkan |m 
mohonan itu dikabulkan daJam waktu dekat, tapi hari int U 
mendengar bahwa saat masuk kotak itu akan terjadi lcbih t *"|J# 
dari yang direncanakannya, Tcntu untuk bcbcrapa saat ia umiII 
bclum akan benar-bcnar rnasuk kotak. Tcntu akan ada tm 
peralihan di niana ia masih harus mendampingi pejabat \ 
baru. Tctapi inibrmasi baliwa pejabat baru itu nantiuya ad.ih| 
Benelli, sungguh menyakitkan. Di waktu lampau Benelli pctl 
menjadi orang kedua sesudah dirinya, Namun riemikian b<>M 
dikatakan hubungannya dengan pcmbantu dekatnya itu i nUi 
tcrlalu menycnangkan. 

Kini VilIot mengamati catatan-catatan yang dibiutiir 
berkenaan dengan pcnggantian-pengi^antian itu. Sambil m 
nyingkirkan kcrtas catatannya sendiri, Albino Luciani memi.u 
teh ke dalam cangkir-cangkir mereka yang telah ko^ong. Mc-'iln 
gelagat Luciani masih ingin berbincang-bincang icbih kirnl 
Villot in^mbcranikan diri bcrkata: 

**Saya kira, Anda memp^rtimbangkan Casaroli :ebajl 
pcngganu saya, 

"Ya ? mcmang bcgitu. Cukup lama saya rncinpertimbai|| 
kan dia. Saya lihat karyanya memang banyak yang gcmiUilj 
Tetapi scbagaimana halnya Bcnelli, saya pun berkebnat 
tcrhadap bcberapa prakars? yang telah dilakukannya akl 
akhir ini di EropaTimur." 

Luciani mencmtikan isyarat atau ucapan dukungan m 
hodap pernyata^nnya. Tapi Villot tcmyata bcrdiam dirL AUi 
nya agak I?ina keduanya saling diam, ^cpanjru:g pcrgaiJanH 
dengan Luciani, VI)lot memang sclalu bcrsikap formaL Ia seu|| 
selalu mengenakan topeng, seningga wajahnya senanti?sa Un 
pak dingin. Telah berulang kaii, baik atas prakarsa sendiri m« 



1 



?1 Bapa Suci, tetapi orang-orang akan mengatakan hahw> 
Bapa telah mcngkhianati Paus Paulus- M 

"Saya kira bukan hanya itu. Mcrcka juga akan mengau 
kan bahwa saya mengkhianati Paus Yohancs, dan bahkan Pain 
Pius. Tetapi biarlarL Setiap orang akan mcncmukan cahayj 
penuntunnya sendiri, sesuai dengan kebutuhan jamart YanJ 
menjadi pegangan saya hanyalah semoga saya tidak mcnfl 
khianati Kristus," 

Pcmbicaraan itu masih berlanjut sampai hampir dua jam 
kemudian. Padajam setengah delapan malam V T illot mcninggal 
kan LucianL la kembali ke kantornya sendiri yang tak scberapi 
jauh dari situ, Sampai di mcja kcrjanya ia masih mengamatl 
daftar pergantian pejabat yang tadi dicatatnya, Kelika kenm 
dian dari laci ia mcngeluarkan daftar lain dan mencocokkar* 
nya dengan daftar catatannya, ia sedikit tcrtegun, Mungkiri 
hanya suatu kehctulan. Tetapi nama-nama imam yang digesn 
Luciani temyata tcrcantum dalam daftar anggota Precmasoit 
yang diumumkan Pecorelli — Marcinkus, PoIetti r Baggio, I)i 
Bonis, Yillot. Sedangkan para imam yang dilunjuk mcnggan 
tikan kcdudukan mereka sama sekali tid^k tcrcantum dalani 
daftar itu — Bcnelli, Felici, Abbo, Antonetti. 

Akhiniya Kardinal Villot menyingkirkan riaftar-daftar iiu 
dan memungut sepucuk surat yang tergdetak di mejanya 
Surat itu berisi konfirniasi terakhir rencana pcrtcmuan antart 
Komisi Pengcndalian Kclahiran Amerika Serikat dcngan rau§ 
Albino Luciani yang akun diadakan nada tanggal A Oktob'T 
Dalam beberapa minggu mendatang sekelompok pcjahat pcmc 
rintah yang scdang berusaha mengubah sikap Gcreja terhadap 
keluarga berencana akan bertemu dcngan seorang Paus yaiiR 
justru ingin melakukan pcnubahan Mrmacam itu. Villoc berdirl 
dan mcmbiarkan beberapa dokumen tergeletak di atas meja 
nya. Bagaimana pun juga sang singa kmi benar-bcnar telah 
mcmperlihatkan cakar-cakamya. 

Segera sctelah pertemuan dengan Viuot berakhir, Albino 
Luciani meminta pasior Dlego Lorenzi menghubungi Kaidimil 
Colombo di MilaiL Tak lama kemudian Lorenzi melaporkaii 
hahwa Colombo tidak dapat dihubungi scbclum jam 20.4! 



,, 



k''tika Lorenzi kcmbali kc mcjanya, pastor Magee datang 
nirnemui Sri Paus. Dua orang itu lalu bcrsama-sama memanjat- 
kan doa Br€viarmm bagian pcnutup dalam bahasa Inggris, 
Pada jam delapan kurang scpuluh mcnit Luciani bcrsantap 
inalam ditcmani Magee dan LorenzL Perasaan bcliau tampak 
\,<ma sekalj tak terpengaruh oleh pcrtcrnuannya yang lama 
dcngan VilIou Dengan gembira beliau bercakap-cakap, se- 
Hicntara Suster Vincenza dan Sustcr Assunta menghidang- 
Lin sop bening, dagingj kacang polong dan sayuran segar. 
I.uciani minum air tawar, sedangkan Lorenzi dan Magee Icbih 
nrnang minum anggur mcrah. 

Pater Lorcnzi yang duduk di ujung mcja tlba-tiba ter- 
iii^at bahwa masajabatan Luciani sebagai Paus tctah lcbih dari 
mUi bulan. Kctika hcndak dilontarkannya bahan pcmbicaraan 
ihi, dilihatnya Paus Luciani sedang sibuk mcmutar-mutar 
turnboLarloji tangannya. ArLoji itu peinberian darijWgr. Macchi 
I ircna menurut anggapan beberapa anggota Kuria, arloji tangan 
Sri Paus yang lama sudah tidak pantas dipakai seorang Paus, 
Mcrnang bcgitulah perlakuan mercka terhadap Pausnya. Tanpa i 
Miiar mcreka sebenarnya mcnurunkan martabat Sri Paus men- j 
|.idi seorang pedagang mobil bekas yang harus sclalu herdandan ' 
Kcis demi menarik pembelmya. Pada pertcmuan terakhir ,- 
tlcngan adiknya, Kdoardo, Sri Pam membcrikan arloji tua- i 
tiya itu sambil bcrkata: 

"Agaknya Patis tidak diperbolehkar menggunakan ?rlqji 
liutut yajig harus seldu diputar. Apakali engkau tidak tersing- ^ 
Kung sekiranya arloji ini kuberik^n padamu ?," 

Akhirnya Luciani mcnguhukan arloji barunya kcpada 
Mage^ unluk dicocckkan waktunya, sa^tt siaran warta Pcrita 
ili televisi dimulai Saat ku jam delapan kurang s atu m^nit. 

Tak Jama sesudah sautap malam yang menvenangkan 
tu, Sri Paus kembah ke ruaug kerjanya untuk mcrcnung- 
l&n ^atatan-catatan yang tadi dibuatnya bcrsama ViIlot, Pada 
km 20.45 Pater Lorenzi kcmbali menelepon Knrdinu! Colombo 
Mi MilaiL Mcnurut bebcrapa siimbcrj Kardinai iti' katanyatidak 
lnTsedia diajak bicara oleh Paas Luciani. Tetapi sumber-sumber 
Liin sccara tidak langsung meriyatakan bahwa Colombo justru 
l>i % rbicara dengan Luciari membahas perubahan-perubahan 



yang akan terjadi. Bahkan Kardinal Colombo sendiri men^ 
ungkapkan kembali apa yang icrjadi kepada saya: 

"Lama bcliau berbicara dengan saya. Nada suaranya nor 
maL, sehingga saya yakin beliau tidak sedang sakit. Pcsannya 
yang terakhir kcpada saya adaJah — berdoalah." 
Jelas bahwa Colombo tidak tcrmasuk orang yang mcnentang 
rencana perubahan yang akan dilakukan Paus Luciani. 

Lorenzi memperhatikan bahwa pembicaraan melalui 
teiepon itu berakhir pada jam, 21.15. Kemudian bebcrapa sa;il 
Luciani mcngamati naskah pidato yang akan diba^akanny.t 
di depan sidang Ordo Serikat Jesus pada hari Sabtu tanggal 30 
September 1978, Beberapa waktu yang lalu beliau telah menc 
lepon Pimpinan jenderal Serikat itu, Pater Pedro Aruppe t dan 
mengatakan bahwa beliau akan berbicara mengenai masalah 
disiplin. Beliau mcnckankan baliwa scbagian dari pidatonya 
itu ada kaitannya dcngan pcmbahan-perubahan yang bakal 
diadakannya, katanya: 

"Anda sekalian pasti mengetahui dan selayaknya merasa 
prihatin atas adanya masalah-masalah besar di bidang ckonomi 
dan sosiah MasaJah-masalah itu merupakan beban pendcrita 
an bagi umat manusia dewasa ini, riar karenanya crat sekali 
hubungannya dengan kehidupan kristianL Tctapi dalam upaya 
mencari pemecahan terhadap masalah-masalah itu, hendak 
nya Anda dapaL menarik batas antara tugas-tugas, seoran^ 
imani dan tugas-tugas seorang av/am, Para pastor dan rohaniwan 
K^.tohk harus bisa menjadi «lmber hidup dar semangat b;-gi 
av/am agar mereka rnenunaikan tugas-tugasny?. dcngan baik, 
Tetapi hendaknya mcreka jangan sampai lalu mengcjjnbil 
alih tugas crang orang awam s*mbil mc^clantarkan tugas 
utama mereka dalam pewartaan'\ 

Sctelah meletakkan kembali naskah pidato itu, Luciari 
memungut catat an- catatan rencaud. jjerubahannya. Kcrnudian 
beliau berjalan menuju pintu kamar kerja. Ketika hendut 
rnembuka pintu itu, sambil menengok ke arah Pater Magee d&n 
Pater Lorenzi bcliau mengucapkar. "Buona nolie. A domani % 
Se Dio Voule" : "Selamat malam. S^mpai bcsok pagL Jika 
Tuhan mengijmkan*\ Ketika Paus Luciani masuk dan mcnutup 



|nntu kamar kerjanya, jam menunjukkan pukul scpuluh malam 
Itm.mgbeberapa menit 

Ternyata beliau tclah mengucapkari kata-kata terakhirnya. 
lw rsokan harmya orang hanya bisa mcnjumpal jenazahnya, 
l'i i istiwa-peristiwa yang terjadi di seputar penemuan jenazah 
r.ms Luciani jelas menunjukkan bahwa Vatikan mcrahasiakan 
i Miatu. Pcristiwa ltu diawali dengan kctcrangan pertama yang 
Imhong, yang kemudian disusul dengan kcbohongan-kebohong- 
iii bcrikutnya. Kebohongan mengenai hal-hal kccil maupun 
IllI Ual besar itu pada hakckatnya mempunyai satu tujuan: me- 
nyrmbunyikan fakta bahwa Albino Luciani atau Paus Yohanes 
r.mhis I dibunuh antara jam sepuluh malam 28 September dan 
\\u\ sctengahlima pagi 29 September 1978, 

Albino Luciani adalah Paus pertama yang sclama scratus 
f ilnin terakhir meninggal dunja dalam keadaan seorang dirL 
lUhkamuntuk jangka waktu lebih dari itu, beliau adalah Paus 
|K riama yang meninggal dunia karena dibunuh, 

Cody, Niarcmkus, VilIot, Calvi.GeIli dan Sindona adalah 
■uii^nama yang bcrkaitan erat dengan kchidupan Sri Paus. 
.rkurang-kurangnya seorang dari antara mcreka itu telali 
nirjnutuskan untuk mclakukan eksckusi. Suatu tindakan yang 
hrrsumber pada sebuah kesimpulan bahwa tak ada jalan lain 
untul: membendung Luciani, kecuali dengan mdakukan penyc- 
Irsaian masalah gaya ltali Paus Yohancs Paulus I harus matil 



«J8 



PRETURAj 



:*& 









■ 1 



V J 






term 



%#■■ 



r ttji 



, 



^t 



56. Mulai tahun 1980, sejak menjabat WakU Direktur Banco AmtĔ 
siano, Robcrto Rosone selalu jadi incaran kegiitan CaWi + H 
tanggal 27 April 1980 Rosone ditembak dan mcnderita cnk^ 
parah. 

57. Tubuh Danilo Abbruciati, yang menycrang Rosone, tcrgeleii 
setelah tertembak oleh Satpam Banco Ambrosiano. 



JS 






t#l 



L**^*%j 



« aa 



15 



*' •■« 



^4' ^ s ■•■'""■'■"■■\ i^/JrS 



41 «, 






• 



^r*^^?^- * »; „x^> 



V 




M, Kantor Pusat Roberto Calvi diMilano. 

1 r j. Scbuah ledakarrbom berkekuatLin besar yang diotaki olch P2 s pada 
tahun 1980 seni^aL menghancurkan susiun Kercta Api Bologm t 
menewaskan 85 orang dan melukai 182 orang. 




BAB % 

KTTA DITIAGGAIL 
DALAM KETAKUTA3? 



Suasana gclap menyelimuti Gercja Katolik Rnma pariu 
tanggal 28 September 1978. 

K^iia^^. kegelanan itu samnai mencengkam Roma, kilti 
scmua tclah sama-sama mengetahuL Berbagai macam molit 
temyata mempunyai andil tcrhadap datangnya malapctaka \\\\ 
Bagaimana sampai musibah itu datang, kita tidak tahu pcrsis 
Tetapi beberapa kcmungkinan yang mengerikan tampak mem 
bayang di balik suasana kelam itu. 

Jika bcnar Albino Luciani dibunuh, maka yang telah 
uraikan di muka mcrupakan salah satu kemungkinan lahi? 
belakangnya, Tcntunya scjumlah faktor harus scsuai deng.m 
penycbab itu. Olch karcnanya marilah kita simak analisis bci 
ikut, 

Pembunuhan itu harus diiakukan sccara dianwiiam. A^.ir 
korupsi yang telah membudaya semenjak Luciani behim id 
pilih jadi Paus dapat berlangsung terus, pembunuhan itu hanui 
terseiubung- Jangan mcnembak Sri Paus di halaman Gercjn 
Santo Petrus. Jangan mclancarkan ^crangan di dcpan umum 
Tindakau scmacam itu akan mcngundang pcngusutan <=cori 
mcnycluruh dan mcndalam tdntang mengapa orang suci yan| 
pcndiarn itu dibunuh. Kcmatian mcndadak harus dapat riiattir 
sedemikian rupa sehingga ncitanyaan dan kcrcsahar 1 masyarak.il 
dapat ditekan seminimal muiigkin* 

Cara paling elisicn untuk membunuh Sri Paus dengan 
diam-diam adalah menggunakan racun, Racun yang hila maMili 
ke dalarn tubuh tidak ^kan meninggalkan tanda tanda di baginn 
lu?r yang bisa inengungkap rah^sia. Hasil-hasil riset menunjiik 
kan tak kurang dari dua ratus bahan kimia yang memenuhi prr 
syaratan itu« Misalnya saja digitalis. Racun ini tidak berbau dan 



- 



1;ik ada rasanya. Olch karcna itu dapat dicampurkan ke dalam 
makanan, minuman atau obat yang diperuntukkar bagi scsc- 
niangtanpa menimbulkan kecuri^aan, 

Siapa pun yang mcrcncanakan pembunuhan Sri Paus 
ilungan cara seperti itu, mcrcka pasti orang^orang yang tahu 
lunar mengenai pcraturan-pcraturan Vatikan, Mercka tcntu 
uhu bahwa petunjuk apa pun yang dijumpai sctclah pcm- 
Imnuhan terjadi tidak akan menycbabkan dilakukannya pcm- 
hedahan mayat. Berpegang pada satu kunci ini saja .mereka 
dapat dengan lcluasa memilih satu dari antara dua ratus bahan 
klrnia pcmbunuh tadi, Digitalis umpamanya, sudah cukup 
rncmadai untuk tujuan itu, Ia dapat mcnimbulkan kematian 
yang bila para doktcr hanya mcmcriksa bagian luar mayat 
si mati, mcrcka akan bcrkcsimpulan bahwa yang bcrsangkut- 
nin mati^ karcna scrangan jantung. Komplotan pcmbunuh Sri 
l\uis itu tentu tahu bahwa tak ada satu pasai atau ayat pun 
dalam \pcraturan Yatikan yang mengharuskan dilakukannya 
hcdah mayat terhadap j<jnazah Sri Paus. Mcrcka pun tahu 
bahwa seandamya tokh terjadi kccurigaan atas scmentara 
kalangan atas Vatika.:, para pcjabat tinggi dan doktcr Vatikan 
sudah akan puas dcngan melakukan pcmcriksaan fisik luar dan 
jenazah. \ '. 

Jika memang bahan scjcnis digitalis yang dipcrgunakan 
dalam pcmbunuhan, Sri ?aus bcrangkat tidur di inalam hari 28 
Scptcmber tanpa prasangka apa pun. Beliau berbanng d;ui 
T^cmejamkan mata dengan tenang uMuk kcmudian tak ncmah/ 
bangkit kembali. 

Di samping tcmpat tidur Sri Paus, di atas mcja kecil tcm- 
pat bcliau tnelctakkan bcker tuanya, Sri Paus menyimpan sc- 
hutol EjJartiL Obat berbentuk cairan itu sudaii beberapa tahun ! 
<liminumnya untuk mcningkatkan tckanan darah rendahnya. ■ 
Setcngah sendok tch digitali* tidak akan mencurigakan bil» di- 
campurkan kc dalam obat itu, dan sudah iiicrupakan dosis yang 
mematikan. 

Obat-obat W\n yar.g dipcigunakan Sri Paus hanyalah pi^pil 
vitamin dan suntikan untuk mcrang^ang adrcrmt cortcx agar 
memproduksi adrenalm Pil-.pil vitamin diminum tiga kali se- - 



100 



i 



hari schabis makan, scdangkan suntikan hanya dilakukan dua 
kali setahun, yaitu sekali di musim semi ^an sekali lagi <H 
musim gugur. Obat suntik yang digunakan berganti-ganii, 
tetapi yang paling sering adalah Corriplex. Selama Lucianl 
menjadi Paus sudah satu kali penyuntikan dilakukan* Yaiif[ 
melakukan adalah Suster Vlncenza. Memang dialah yang bcr 
tugas melakukan itu, sehingga karenanya dia harus tinggal ili 
apartemen kepausan. 

Tidak ada pcngamanan khusus terhadap obat-obaUti 
yang dipcrgunakan Sri Paus. Karenanya tidak sulit bagi sr 
scorang yang bemiat jahat untuk mcnjamah obat-obat iiu 
Dcngan mudah seseorang dapat memasukkan scsuatu ke dalam 
cairan obat suntik atau kc dalam Effortil. 

Pada jam setengah lima hari Jum'at tanggal 29 September, 
seperti biasa Suster Vincenza mengantar kopi ke kamar kcrjj 
Paus Luciani. Sesudah itu ia mcngetuk pintu kamar tidiii 
Sri Paus sambil berscru : "Sclamat pagi. Bapa Suci." Sekall 
ini tidak ada jawaban. VIncenza menunggu sesaat, lalu bri 
lutut dan pergL la kembali pada jam 4.45. Temyara baki kopj 
itu bclum ters^-ntuh sedikit pun, Ia sudah bekerja pada Lucianl 
sejak taliun 1959 di Vittorio Vcneto. Selama sembilan bebw 
tahun belum pernah ia mcnjumpai Luciani tidur sampai begitij 
lama. Ini sungguh luar biasa. Dengan perasaan cemas Vincenza 
menuju kr? pintu kamar tidur dan memasang telinga. Tidak tcr 
dengar suara apa pun daii dalam kamar tidur. Susrer Vincsn/4 
lalu mengetuk pintu. Mula-mula pelan, kemudian keras dan 
lebih keras lagL Namun tetap saja, dari dalam kamar tak tet 
dengar sahutan, Dari celah di bawah pmtu membersii; sinai 
lampu, hu berartj Sri Paus tidak scdang tidur. SekrJi lagi Vin 
cenza mengetuk pintu. Tapi kali ini pun tidak ada jawabaiii 
Perasaan cemas yang mcmuncak meinaksanya untuk uiend 
bcranikan d:ri membuka pintu, Ketika pintu itu terbuka, 
Suster Vinccnztt mdihat Sri Pau* duduk di tcmpat tidurnya, 
Beliau mcngenakar kacainata dan tangannya mencengkam 
bebcrana iembar keitas, Kepalanya bcrpaling kc kanau dan 
kedua bibirnya tidak terkatup sehingga deretan gigi-giginya 
tamp^k- Pada wajahnya tidak tergambar senyum yang dika 



101 



KNini jutaan orang, melajnkan kerut-kerut penderitaan. Suater 
Vincenza mcraba pergclangan tangan Luriani. Scketika darah- 
nya terkcsiap, Belum lama ini ia menccritcrakan pengalam- 
miiiy<i itu kepada saya: 

"Sunguh ajaib bahwa saya tidak mati mendadak saat 
M u juga, Padahai saya mendcrita gangguan janiung, Dengan 
^u^up saya menekan tombol bcl untuk memanggiJ sckretaris, 
hiin ber^egas keluar mencari suster-suster lain dan membangun- 
bn " DonDiego". 

Para suster tinggal di ujung lain apartemcn kepausan, 
P.Ucr Magee tidur di lantai atas. Pater Lorenzi scmcntara tidur 
di kamar dckat kamar tidur Sri Paus sementara kamarnya sen- 
iliri di lantai atas scdang direnovasL Ia tergagap-gagap bangun 
1 » lika tubuhnya diguncang-guncang Sustcr Vincenza, 

Bebcihapa orang warga kota Roma yang bangun dan ber- 
l.il.ui^jalan pagi biasanya akan mcnengok jendela kamar tidiir 
'iti Pausl* Diam-diam mereka lcga bila melihat sinar lampu di 
Iwlik jendela itu. iviereka tahu bahwa Sri Paus pun tclah bangun 
ilari istirahatnya dalam keadaan scgar-bugan Tetapi malam 28 
icptember rupanya pcnjaga keamanan Vatikan luput mcmpcr- 
li.uikan bahwa semalam suntuk sinar lampu di balik jcndcla 
L.imar tidur Sri Paus menyala terus-mencrus. 

Diego Lorenzi, dalam kcadaan masih sctcngah terjaga, 
mrmandangi tubuh Albino Luciani yang sudah tak bcrnyawa 
|tgl Yang rncr*yusu! datarig adalah Pater Magee. Untuk ke- 
ilu? kaliuya dalarr waktu dua bulan ia meny;iksikan jenazah 
«orang Pa"s, Hanya suasananya kali ini bcriainan, Kctika Paus 
r\mlus VI \vafat pada tanggal 6 Agustus 1978. banyak orang 
l^rkcrumun di sekciiiiig tempat tidurnya di Puri Gondolfo, 
)Wi temnat kr:diainan Sri Paus selama musim panas yang tak 
niih dari Romi Pengumuman doktcr berulang kali disiarkan. 
['cn^ujiiuman itu bcrisi keterangaii yaiig sang?.t rinci tentang 
^hidupan Paus P^uius selama 24 jam terakhir. Juga mengenai 
hM^p-tahap nerkembaii^aii oenyakit ysng menycbab^a.^ wafat- 
uya padajani 2i.4(L * 

Sekarang, baru menjadi^Paus selama 33 hari, Albino 
l-uciani wafat dalam keadaan ;scorang dirh Apa yang menye- 



102 






babkan wafatnya uu? Kapari bcliau mcnghembuskan napaL 
terakhimya? 

Sesudah bcrlaiigsung konklaf yang paling sin^kat dalant 
sejarah, menyusul masa pemerintahan Paus yang paling pcndelt 
Selaina 400 tahun terakhir tidak ada Paus yang meninggJil 
dunia dcmikian cepat sesudah terpilih. Untuk mencari mnsj 
peracrintahari Paus yang lebili pcndck, orang harus kembali h 
tahun 1605, yaitu masa di mana Medici Lco XI racnjadi Paui 
hanya selama 17 harL 

Tindakan Pater Magee yang pertama adalah menelepon 
Sekrctaris Negara Yillot yang tmggal dua tingkat di bawah 
Kurang dari 12 jara yang laiu Albino Luciaru membcritahu 
Villot bahwa ia akan segera digantikan olch Benellj, Sekarang 
dalam kedudukan masih sebagai Sckretaris Negara, kematim 
Sri Paus mcrupakan jaminan bahwa ia akan tetap mendudukj 
jabatannya itu. Paling tidak sampai tcrpilih Paus baru scbag.w 
pengganti Luciani. Sclama itu ia sekaligus juga mcnjabat se 
bagai Kepala Rumah Tangga Vatikajn, yang pada hakikatnya 
adalah juga pejabat sementara Kepala Gereja, Pada jam linu 
pagi ViIIot tiba di kamar tidur Sri Paus dan mcndapat kcpasli 
an bahvva Albino Luciani sudah racninggal dunia. 

Andai kata Luciani memnggal secara wajar, iindakan-tin 
dakan ViIIot dan perintah-pcrintah yang kemudiau diberikaimya 
tidak ?kan meaarik pciiiatian kita. Tctapi kali ini tindakan dan 
pcrintah^ya itu temyata dapat dibubungkan dcngan su^tu kr 
simoina:^ Yaitu habwa kardinalini terlibat daJam komplotan 
pembunuh Sri Paus atau setidak tidaknya mclihat bukti yanfl 
jelas di.kamar tidur Sri Paus sehingga untuk melindungi Gereja, 
bukt; itu pcrlu segc A a dim^snahkarL 

Di atas meja kecil di samping tempat tidur Sri Paus tcr 
geletak sebotol cbat tekanan darah rcndaL Villot memasukkan 
botol obat itu kc d^lam sakunya, ialu mengambil kertas-kertas 
beris! catatan rencaua perubahan yan^ tcrgenggam di tangan 
Sri Paus Kertas-kertas ilu juga diinasukkannya kc dalam saku 
nya. D;<ri laci meja di kamar kcna 5ri Paus diarjibilnya Sur^' 
Wasiat Luciani, Hilang pula kemudian dari kamar tidur Sri 
Paus kaca mata dan sandaksandal LucianL Tidak satu pun 



10* 






*^f ^r.^-i barang-barang itu yang kelihatan lagi, Sesudah 

™'z f^*.i& ^ctlap anggota rumah tangga Yatikan yang mcm- 

p^t^yajcan kematian Sri Paus, VilIot mengarang ceritera 

;<-';* uattiL sekali khayah Khususnya mengenai rangkaian pe- 

mtrw^ sir^pai ditemukannya jenazah Sri Paus, Mereka yang 

C-Wtt&ti^: kejadian yang sesungguhnya diminta bcrsumpah 

IJJj: ^--p mulut mengenai kenyataan bahwa Sustcr Vin- 

w.zi7sii yang pertama kali menemukan Sri Paus meninggah 

^nta-bcnta mengenai meninggalnya Sri Paus tidak boleh di- 

tan^ai Lajipa ijin darinya, Bcberapa saat kemudian ia duduk 

1 nj tt f ri kcrja Sri Paus dan menelepon beberapa orang. 

B^rdisar keterangan para saksi yang saya wawancarai, 

■ajclym \ ilJot melakukan pcmeriksaan pertama kali, botol 

" J5 *t;\*Jcac& mata, sandal-s andal dan surat wasiat, masili ber- 

**?■ ^tempatnya. Tetapi setclah Villot masuk kc kamar tidur 

'^ k^mar kerja Sri Paus, semua benda itu lenyap. 

iterith. kcmatian Paus Luciani disampaikan kcpada Kar~ 
I JnaJ Oonialonieri, Ketua Dewan Kardinal yang bcrusia 86 ' 
lahun. Ktrrnudian diteruskan lagi ke Kardinal Casaroli, Kepala j 
Bldang Jiiplomasi Vatikan. Villot memcrintahkan para sustcr \ 
mcncaari Uskup Giuseppe Caprio^ wakilnya yang sckaligus juga \ 
'nempakan orang ketiga di jcnjang kekuasaan Vatikan, yang , 
tedang bcnibur di MontecanwL Sesttdah itu barvlah Vitlot 
'^ncKrpon Dokter Renato Duzzanetti t wakil Kcpala Dinas 
whatan ^atikan. Selanjutnya Villot juga menclcpon ruang 
J'^a Cnrda Swiss. Kepada Sersnn Hans Roggan yang menermia 
Clcpon itu, diperintahk^nnya untuk segcra datang ke aparte- 
^n kepausan. 

Patcr Lorcn.7i satu-satunya orang yang telah menyert;ii \ 
'Uciani dari "^epcsia, menyusuri lorong-Iorong apartcmen kc- 
pausan dal^m keadaan bingung dan terguncang. la kchilangan 
^raiig yang selama dua tahun terakhir telah menjadi ayah ke- 
BU-anya. oambi! meiiangis ia berusaha mcmaharrijtejadiau ito 
il:in mr-ncari hikmahnya, Keiika Kardinal ViIlot akhirnya 
r |^mutuskan bahwa dunia boleh mengctahui kematian Sri 
llus > Jutaan orang ikut meratap dan merasakan kesedihan 
N(TUt kebingungan LorenzL 



104 



Sekalipim ada perimah Yillot agar berita tcntang 1 1 
matian Sri Paus tidak bolch bocor ke luar, Diego Loirni 
menelcpon dokter pribadi Luciani, Antonia Da Rok Lt i<U|i 
menjadi dokter pribadi Luciani selarna lcbih darl 20 tahi 
Dengan jclas Lorenzi masih dapat menceriterakan reaksi dm 
ter itu: 

* T Ia gernetar dan rncrasa teipukul. Ia bahkart tidak pcrcsjl 
pada berita yang saya sampaikan. la menanyakan kepada s.iy 
scbab kematian Luciani, tctapi saya tak bisa mencnmgkjn 
nya. Doktcr Da Ros juga bingung Ia mengatakan akan sc^ 
berangkat naik mobij ke Vcncsia dan dari sana naik pcs;sw<J 
terbang kc Romi" 

Orang berikutnya yang ditelepon Lorenzi adalaii Pia, m 
menakan yang mungkin paling akrab dengan Albino LueNtii) 
ketimbang sanak keluarga lainnya. Para Paus, bctapa y\w\ 
tokh punya sanak keluarga. Lorcnzi berpendapat bahwa si 
patutnya mereka diberitaliu melalui telepon tentang kcnm 
tian Sri Paus, ketirnbang mereka hanya mendengar bcrita sr 
cara resnii dari radio. 

"Kami temukan bcliau pagi inl Dan krni kami mint i 

Anda sekalian menguatkan inian J \ begitu kata-kata pcui 

bukaan berita rcsmi kematian Sri Paus. Banyak orang meinn 
lukan iman yang kuat mcmang. Banyak orang tcipaksa hh 
nunda pikiran kritis mereka untuk menerima begitu saja ;ip* 
yang dikatakan Yillot uan rekan-rekannya Gclama bcberapl 
liari mendatang. 

Berita tentang kematian Sri Paus mulai menjalar kc $v 
luruh Yatikam Di lapangan dekat Bank Vatikan, Sersan Roggail 
bertcmu dengan Uskup Paul Marcinkus. Ketika itu jam CA r > 
Direktur Umum Bank ku tinggal di Vifla Stritch di Jalan Dtliu 
Nocetta di Roma dan dikenal scbagai orang yang maJas bangnn 
pagl Kalau b^gitu, apa yang dilakukannya di Vat:kan narJi 
waktu masih demikian uagi rialam suasana yang diiiputi miv 
tcri? Pddahal VIlla Stritch terletak sekitar 20 menit dcngajl 
kendaraan mubil dari Vatlkan. 

Berita me-ngenai kematian Sri Paus segera saja mengharii 
bur dari mulut Roggan; "Sri Paus wafat!", Marcinkus ternyaU 



1US 



Lidak mcnyahut, melainkan memandang saja ke arah Scrsan 
(*arda Swiss itu, - Roggan mclangkah lebih mcndekat sambil 
berseru: "Papa Luciani \vafatT 1 Mcrcka tcmukan jcnazahnya 
di tcmpat tiduri" 

Marcinkus tctap hanya mcmandang saja kepada Roggan, 
tanpa menunjukkan reaksi sama sekali Akhirnya sersan itu 
jmn mcncruskan pcrjalanannya meninggalkan Paul Marcinkus 
yang masih tetap mcmandanginya, Bcberapa hari kemudi- 
an, yaitu ketika pemakaman Paus Luciani, Marcinkus menjelas- 
kan pcrilakunyayang aneh tadi kepada Roggan: 

"Maafkan saya, Saat itu saya kira Anda sinting" 

Pada kira-kira jam enam pagi Dr, Buzzonctti mcmeriksa 
.scbentar jenazah Luciani Kcpada VilIot dibcritahukannya 
bahwa jjenyebab keinatian Luciani adalah sejenis serangan 
j:mtung yan^ disebut myocardial infarction yang akut, Dokter 
itu menentukan saat kematian kira-kira jam 23.00 malam sc- 
hclurnnya, Padahal menentukan kematian jam scbclas malam J 
dan penyebab kcmatian scrangan jantung, hanya dengan suatu 
pemeriksaan yang bcgitu singkat, mcrupakan hal yang sccara 
medis tidak mungkin. i 

Sebelum Dr, Bu7zonctti melakukan pcmcriksaan, Karr 
dinal Yillot sudoh mcmutuskan untuk sc^era mengawetkan 
jenazah Luciani Bahkan sebclum mcnclepon Kardinal Confa- 
ionieri pada jam 5-15- pagi .Yillot telan melakukan langkah 
pertama untuk menjamin peng^wetan jenasah sccara ccpat, 
Ijua bersaudara Ernesto dan Rencto Signoracri peinah menga- 
wctkan dua jenasah Paus scbelum Altoino Luciani, Panggih' 
an melalui telepon pada waktu fa}ar dan sebuah mobil Vati- 
kan yang menjeinputnya pada jam 5.00 pagi mcrupakan awal 
dari tugas ketiganya yang berlangsung sehari penuh. Kenyata- \ 
an bahwa kedu? bcrsaudara Signor^cci itu sudah dihubungi 
di pagi buta, jelas menunjukkan bahwa Vatikan sudah bcr- 
hicara dengan Dinas Keschatan yang mempekcrjakan kedua 
orang itu. Bahkan dapat diduga kedua orang itu sudah men- 
dapat i:istruk*i antara jam 4,45 sampai 5.00. 

Pada jam 7.00 pagi ^yaitu lcbih dari dua jam sesudah 
kematian Paus Luciani, menurut Suster Vincenza, dunia tetap 



106 



belum mengetahui bahwa Paus Yohancs Paulus I tclah tia<Jn 
Sementara itu ,J desa ?> Vatikan menganggap scpi sama scMl 
perintah Yillot kardinal Bcnelli di Horentin mendengar kabar 
itu rnelalui telepon pada jam 6.30 pagi. Dcngan perasaan san^al 
sedih dan jelas-jelas menangis, beliau segera masuk kemb.iil 
ke kamamya dan berdoa. Seluruh harapan dan impiannyi 
hancur berantakaa Rencana-rencana. perubaan-perubarMn 
dan arah baru yang sudah dibuat Luciani mcnjadj sia-sia belak* 
Bila scorang Paus meninggal dunia, maka semua kcputusaC l 
yang belum diumumkannya tidak akan dilaksanakau. Kecuaimi 
jika penggaJitinya memutuskan untuk meiaksanakannya. 

Pada jam 7.20 pagi lonceng-lonceng di Gcreja Canali 
d f Agordo t dcsa tempat kelahiran Albino Luciani mulai bn 
bunyL Tetapi Radio Vatikan tetap mcmhisu mcngenai kr 
matian Sri Paus, 

Akhimya pada jam 7.27 pagL kira-kira dua tiga perempat j-irn 
semenjak jenasah Sri Paus diteniukan Suster Vincenza, K.n 
dinal Villot merasa tclah cukup menguasai kcadaan: 

"Pagi ini, tanggal 29 September 1978 pada kira-kira jarn 
5.30, Sckretaris Pribadi Paus yang tidak rncnjumpal 
Bapa Suci di kapcl di tempat kediaman beliau, mencni 
nya ke kamar. Di sana ia mcnjumpai beliau sudah waf.il 
di tempat tidurnya. Sementara itu lampu kaniar masib 
menyala, scolah-nlah Sri Paus masih sedang tckun mcin 
baca. Dokter Vatiki;n, Dr. Rcnato Buzzonctti yang sr 
gcra datang kumudi?!!, mcmastikan babwa niemang Sm 
Paus teiah walat. Menurut pemeriksaan. beliau tehili ; 
wafat lebih kurang pada jam scbclas t^di malarm Beli.iu 
meninggal "secara mendadak, yang mtingkin di$ebabkat\ 
oleh serongan jantung. f * 

Pengumum? 11 -^^ ni muman ^clanjutnya menyatakan bali 
wa sekrctaris yang dimaksud adaJah Pater Mageo yang menuml 
Vatikan biasa mclakukan misabcispmaSri Paus setiap jam 5.30, 
Juga drumumkau bahwa malam itu Sri Paus sedang membacl 
buku The Imitation of Chrisi (Mengihuti Jejak K r isius) f yaitu 
buku dari abad-XV yang dianggap hasil karya Thomas a Kempht 



10 



rrjcrsama-sama dengan obat, catatan-eatatan Sri Paus, surat 
wasiatj kaca mata dan sandal-saridal, tugas Sustcr Vinccnza 
pun berakhir. Vang tinggal hanyalah lakta bahwa DIALAH 
y.ing menemukan jcnasah Albino Luciani pada jam 4.45 pagi. 
NLirnun fakta itu kini tclah ditutup rapat-rapat oleh Yillot 
ikTigan ccritera-ccritcra bohongnya. 

Walaupun sudah tiga pcrcmpat jam mengarang ceritera, 
\'ilIot dan para pcnasehatnya ternyata masih membuat ke- 
Ccrobohan. Semcntara hampir scmua surat kabar dan pcman- 
lar radio sert^ televisi di dunia menyiarkan berita berdasar- 
k,in pengumuman resmi Vatikan, Villot mcnghadapi kcsuJit- 
■in akibat pengumuman itu. 

Rarangknii akan sempurnalah ceritera bohongnya bila ia 
hisa meletakkan sebuah buku yang paJing dikagumi Luciani 
ili genggaman jenasah Sri Paus. Tetapi buku scmacam itu tcr- 
iivatii iak dijumpainya di kamar tidur Sri Paus. Bahkan di 
.duruh apartemcn kcpausan pun tak dapat dijumpai buku 
Umgikuti Jcjak Kristus itu. Luciani memang memiliki buku 
iiu, tetapi temyata rnasih ditinggaJkan di Venesia_ Beberapa 
liari yang lalu, kctika Sri Paus hendpk mcngutip secara tcpat ' 
lugian-bagiannya, Pater Lorcnzi disuruhnya mcminjam buku j 
Mcngikuti Jcjak.Kristus itu dari scorang pastor pcncrima pcnga- ; 
kuan dos? di Vatjkan. Don Diego sudah mengcrnbalikannya \ 
bbelum Albrno Luciani wafat. ^ 

Banyak orang t^rkecoh olch iniormasi menycsatkan yang 
SiarkOT Vatikan sclama empat haii bciturut-uiruL Mhalnya 
lciiLajig Patcr John Magcc yang katanya masuk ke kamar Sr: ( 
l\ius bebcrapa saat sebelum jam sepuluh malam 2S ^eptem- 
>er, llLiiurut ccritera yang bersumbcr dari Kuria Rcma itu, 
ilagee berceritcra kepada Sri ?aus tenLing pemiiunuhan se- 
rangrnahasis\radi Roma. 

"Jadi para pemuda itu temLak-mcnembak lagi? Ob, sung- 
guh mengerikan" 
kcara iuas pcrs dunia memberitakaii bahwa itulah kata-kauv 
bakhir yang diucapkan ^aus Luciani. Ceritera itu mpaiiya 
.iicmpakan ketcrangan tambahan untuk mcmperkuat penhai 
krmatian Luciani yang menda<Jafc. Beliau dikatakan meninggal 



I0H 



r 



dunia karena terguncang setelah mendengar bcnta menyedih- 
kan mengenai pembunuhan mahasiswa, Padahal sesungguh- 
nya tidak pemah teijadi dialog antara Magce dengan Luciani 
yang seperti itu. Semuanya hanyaJah karangan Vatikan bclaka, 

Ceritera bahwa Luciani biasa mempersembahkan misa 
dengan Magce pada jam 5,30 pagi juga ccritera bohong Vati- 
kan. Misa di apartcmen kepausan biasanya baru dimulai pada 
jam 7^00 pagi Sebagaimana diuratkjn di muka, antarajam 5,30 
dan 7,00 pagi Albino Luciani biasanya melakukan meditasi 
dan berdoa, sendirian. Bila itu dilakukannya pada jam 6.30, 
maka Magee dan Lorenzi menyertainya, Jadi jelas bahwa 
ce^iiera tentang Magee yang khawatir karena tidak muncul- 
nya Sri Paus di kapel pada jam 5.30 merupakan dongeng karang- 
an Vatikan juga. 

Pemsaan terguncang sebagai akibat kcmatian tragis dan 
mendadak itu tcrscbar ke scluruh dunia. Pintu-pintu basilika 
yang sangat besar dan tcrbuat dari perunggu tertutup rapat- 
rapat Bendera Vatikan pun dikibarkan sctengah tiang. Tapi 
itu semua adalali tanda-tanda lahiriah. Bcrita tentang kemati- 
an Albino I^uciani sebenamya telah demikian mcngguncang 
kalbu jutaan orang di dunia, schingga rasa tidak percaya yang 
diungkapkan dokter pribadinya scgcra mcnggcma pula ke ber- 
bagai penjuru dunia. Albino Luciani telah membawa kcgem- 
biraan bagi dunia, Bagaimana mungkin wakil Kristus yang 
terpilih sccara wajar itu harus der^-ikian cepat menm^galkan 
umatny?? 

Kardinal WiUebrands di Bclanda yang mcn L punyai harapan 
besar atas kehadiran Luciani scbagai Paus bahkan berkata: 

"Ini sungguh malapetaka brsau S^.ya tak dapat mon^u^ 
kannya dengan kata-kiita betapa bahagid kami dibulan Agustus 
lalu setelah tcrpilihnya Yohanes Paulus. Harapan kami seue- 
mikian tinggi Ttrasa ada sesuatu ywj indah, Ada suatu keya- 
kinan b^hwa penyc^aran akan segcra terjadi pada Gercja kita. 

Kardinal Raggia yang tcmiasuk di antarn oian^-orapg 
yang akan dipindahkan Luciani dari Roma tiriak banyak bicara. 

"Tuhan memang menggunakan kita, tetapi tidak mcm- 
butuhkan kita_" Kata-kata itu diucapkannya pagi-pagi setelah 
dilihatnyajenasah LucianL Selanjutnyaiaberkata: 

109 



"Ialaksanagcmbala Gcrcja/' 
Dan ketika ditanya apa yang akan terjadi kcmudian, dengan 
tenang ia mcnjawab: 

"Kami ak&n mcmilih scorang Paus baru". 

Kardinal Baggio tampaknya termasuk dalam kclompok 
perkecualian. Kebanyakan orang menunjukkan perasaan sangat 
terguncang dan mcnyayangkan kepcrgian Sri Paus yang sangat 
ihcndarlak. Kclika Kardinai Benelli akhirnya muncul dan 
kamarnya pada jam 9,00 pagi, ia scgcra dikcrumuni para war- 
tawan. Dengan air mata masih mcngucur di wajahnya, ia bcr- 
kata: 

"Gereja telah kehilangan scorang tokoh yang pantas bagi 
jamannya, Saya sangat sedih, Kita ditinggal dalam ketakutan. 
Manusia tidak dapat mcncrangkan kejadian semacam ini. Saat 
sem^pam ini membuat kita menyadari keterbatasan serta 
kondisi kita_" 

"*. sScmentara itu di Yatikan, rencana ViIlot untuk cepat- 
cepat mengawetkan jcnasah Luciani mencmui kesulitan. Kar- 
dinal Felici di Padua dan Kardinal Bcnelli di Florentm yang 
tahu benar tentang rcncana perubahan yang hendak dilaku- 
kan Luciani menyatakan kctidak setujuannya meialui tclc- 
pon. Pada waktu itu di Itali telah bcrkcmbang keinginan pcrly- 
nya dilakukan bedah mayaL Benelli dan Felici cenderung untuk 
paling tidak mempertimbangkan gagasan itu, Jikz jrnasah 
Luciani sudah terlanjur diawetkan, maka bcdah mayat yang 
dilakinkan sesudah itu tak akan bermanfaat Artinya seandaj- 
Luciani meninggal karena tdcun, maks racun itu sudah tak 
akan tampak bekasnya, 

Dengan resmi Vatikan menciptakan kesan seolah jenasah 
Paus Yohanes Paulus I sudah diawetkan sebelurn disemayam-' 
kan untuk uumm di Basilika Qem^ntina pada Jum'at tengah' 
harL Padahal para pelayat sebenarnya h*ri itu ingin mclihat 
jcnasah Lticiani diJam keadaan biasa tanpa diawetkan. Benar- 
kah hari itu jen^sah Sri Paus sudab diawetkan? Diego Lorenzi 
berkata; 

"Jcnasah dibawa dar? aparrcmcn pribadi kc Balairung 
Clementina di kompleks apartemen kepausan. P;ida waktu itu 
tidak dilakukan pcngawetan, Papa Luciani didandani oleh 



IIC 



Pater Magee, Monsignor Xoc dan saya, Seperti halnya Magcc, 
saya menunggui jenasah sampai jam 1L00 siang. Kakak ber- 
adik Signoracci datang pada jam itu dan jenasah pun dibawa 
ke Sala Clementina. 

Perbedaan kcmatian Paus Luciani dcngan Paus Paulus VI 
sangatlah mencolok. Ketika Paus Paulus- wafat, tidak banyak 
orang datang melayat untuk menunjukkan kcsedihan mc- 
reka. Tetapi kini mereka mcmbanjir, Pada h^ri pcrtama. se- 
percmpat juta orang mclayat jenasah. Dari mcnit ke menit 
makin kuat dugaan banyak orang bahwa kcmatian Luciani 
tidak wajar, Banyak orang, laki-laki dan pcrempuan, yant; 
berjalan melewati jenasah, tcrdcngar bcrtcriak kepada tubuh 
yang sudah tak bergerak itu, '*Suipa yang mclakukan ini sc- 
mua? Siapa yang membunuh Anda?'\ 

Scmentara itu di antara sekelompok kecil kardinal yan^ 
mulai berdatangan di Roma, tcrjadi perdebatan yang makiu 
seru. Andaikan Luciani seorang warga ncgara biasa, mak;t 
perdebatan itu tentu tak akan terjadL Bedah mayat tentu 
akan segcra dilaksanakan. Undang-undang Itali menentu 
kan bahwa jlka tidak ada dispcnsasi dari seorang jaksa, pcng<i 
wetan jenasah baru bolch diiakukan paling scdikit 24 jam sc 
sudah kematian. Ini berarti bahwa warga negara Itali yanj,-, 
ingm mendapat jaminan agar setelah kematiannya dilakukan 
tindakan-tindakan hukum yang bena^ jangan hendaknyj 
menjadi Kepala Gereja Katolik Roma. 

Seandainya Vil!ot dan anggota-angguta Kuria Rom | 
lainnya tidak menyembunyikan sesuatu, tokh tindakan-tm 
dakan . mereka tetap tidak masuk akal, Apa pun dalihny.i 
tcrkesan kuat bahwa mereka memang menutup-nutupi sv 
suatu. 

Dari kediaman seorang kardinal Romalah saya akhii 
nya mengctahui apa /ang rncreka sembunyikan itu: 

n Ia (Viliot) mengatakan ^epada saya bahwa yang sud;i)i 
terjadi itu rrierupakan nmsibah yang tragis. Tanpa disadan 
nya Paus telaii ineirinum obat mekbihi dosisnya. Kepai.i 
Rumah Tangga Vatikan itu mengatakan scandainya dikiki. 
kan bedah mayat, hasilnya tentu mcnunjukkan adanya pci^- 
gunaan obat yang melampaui dosis sehingga mematik^n. D.m 



M 



itu tidak pcrlu, karena tokh tidak akan ada orang yang pcr- 
caya bahwa Sri Paus telah tidak sengaja memmumnya, Pasti 
akan ada orang yang berspekulasi bahwa Sri Paus bunuh diri. 
Atau bahkan mungkin akan ada orang yang menuduh Sri 
Paus dihunuh. Karena itu sudah ada kesepakatan dan scsuai 
dengan peraturan, tak dilakukan bedah mayat terhadap je- 
nasah Sri Paus*\ 

Sudah dua kali saya rhcwawancarai Professor Giovanni 
Rama, dokter spcsialis yang mcmbcrikan rcscp EffortiI Corti- 
plex dan obat-obat lain untuk mcnanggulangi tekanan darali 
rendah Paus Luciani. Luciani sudah menjadi pasicn Doktor 
Rama sejak tahun 1975. Olch karcna itu penjelasannya ten- 
tang kcmungkinan Sri Paus meminum obat itu mclebihi takar- 
an akan membantu nienjcmihkan persoalan. 

; L '*Tidak sengaja minum obat mclcbihi dosis? Sungguh tak 
ysa dipcrcaya. Bcliau adalah pasien yang sangat hati-hati, 
Beliau, juga sangal peka terhadap obat-obatan, schingga beliau 
cukup minum obat scdikit saja. Pcnggunaan EffortiI baginya 
memang dalam dosis yang kecil sekali, Umumnya orang mcm- 
butuhkan 60 tctes sehari. Tctapi beliau cukup 20 atau 30 tetes 
saja. Anda tahu, saya sclalu berhati-hati dalam memberikan 
obat'\ \ \ , 

rembicaraan saya sclanjutnya ricngan sumber informasi 
Iain mcnunjukkan bahwa Villot sainpai kepada kesimpuUn- 
nya, scsaat scbclum ia mengantungi sis^ obat yang dijumpai- 
nya di kamar tidur Sri Paus, Jtlas bahwa ViIiot idalih orarg 
yang aniat berbakaL Sri Paus wafat dalam kcadaan seorang 
diri. Kclika memasuki kamar tidur di hari sebelumnya bcliau 
daJam keadaan schat wal-afiat. Bahkan baru saja mcmbuat 
bebcrapa kcputusan penting. Hanya sayangnya keputusan pcn- 
ting itu justru menvangkut juga niasa depan ViIlot. Karena itu 
tanpa bukti-bukti kedoktcran kchakiman, Sckretaris lYegara ( 
yang sudaJi lanjut ucia itu scgera mcmbuat kcsimpulan b^hwa 
Sri Paus meninggal karcna bunuh diri, tcrialu banyak minum 
cbat. Urtuk iingkunga^ Vatikan yang bagaikan kahyangan, 
ceriteia seinacam itu barangkali dapat dipcrcaya. Tctapi untuk 
dunia luar Vatikan, ccritcra itu hanya bisa dipcrcaya bi3a 
discrtai bukti-bukti nyata. 



L, 



112 



Scbagian di antara bukti-bukti yang sangat pcnting yani 
semestinya dapat digunakan untuk mcngungkapkrm kcbcnat 
an, telah dihancurkan Villot. Yaitu botol bcrisi sisa bbat ri;m 
catatan^catatan Luciani yang secara rinci mencantumkall 
perubahan-perubahan rnendasar yang akan dilakukannya. Kc 
nyataan bahwa ViI]ot agak panik tcrgambar dari ketergesi 
annya memusnaiikan Surat Wasiat Luciani. Padahal isi suutl 
wasiat itu scbenarnya tidak ada kaitannya sama sckali dengiiil 1 
kematiannya, Sclain itu kenyataan bahwa sandaJ dan kac| 
■mata Sri Paus juga turut hilang pun masih merupakan mistcri 

"Desa M Vatikan segera dilanda dcsas-dcsus. Ada yaiiR 
mengatakan bahwa sebenarnya lampu tanda bahaya di Apar 
tcmen Sri Paus mcnyala sepanjang malam tctapi tanpa ad» 
yang mcnghiraukannya. Ada pula yang mengatakan baliwa dt 
kamar tidur Sri Paus dijumpai bckas-bekas muntahan, schmg£l 
sandaJ dan kacamata Sri Paus disingkirkan akibat tcrkcna 
muntahan tadi, Bila itu bcnar, maka sinyalemen kita lcbih bct 
aiasan lagi. Gcjala muntah scring kali merupakan gejala pci 
tama kcracunan digitalis. Para uskup dan pastor duduk bciv 
kelompok-kclompok di bcberapa kantor di Vatikan sambii 
membicarakan lagi pcristiwa aneh kematian tragis dan mcn* 
dadak dari Uskup Agung Leningrad Gercja Ortodoks Rusia, 
Nikodim P^da tanggal 5 Septeinbcr Uskup Agung ini mcndapat 
kesempatan istirnewa cntuk rncnghadap Paus Aibinu Lucianl 
Secara tiba-tiba, tanpa didahului gejala apa pun, Nikodim yanj 
berusia 45 tahun itu tcrkulai di kursinya. Bcberapa saat kr 
mudian ia meninggal dunia. Sejak saat itu bcrkembang spc 
kulasi di seluruh Vatikan bahwa Uskup Agung Rusia itu tclali 
mcminum kopi yang sebenarnya dipcruntukkan bagi Aibinoi 
Luciank PadahaJ kesehatan Nikodim sesungguhnya memard 
tidak baik, dan bahkan tclah beberapa kali mengalami scrang 
an jantung. Tctapi di Vatikan, kota dan ncgara yang sclaju 
diliputi kctakutan, fakta-£akta itu dikesampingkan oran$ 
bcngan mengingat kcmatiau Nikoriim itu, kini banyak oran^ 
mcreka-reka kejadian sesungguhnya di balik peristiwa trajns 
di Apartcmcn kediaman Sri Paus. 



liJ 



Scpanjang hari itu orang sibuk menyingkirkan segala se- 
suatu milik Aibino Luciani dari lingkungan Apartemen Kepaus- 
an. Tcrmasuk yang disingkirkan itu adalah suraL-surat, catat- 
;m-catatan, buku-buku ? dan sckuinpulan kecil benda-bcnda 
kenangan pribadi scperti potret orang tua dan kemenakan- 
nya, Pia, ketika masih bayi, Rekan-rekan Yillot di Sekretariat 
Neuara juga sibuk meuyingkirkan semua dokumen rahasia_ 
Dalam tcmpo singkat seinua barang bukti yang menunjukkan 
bahwa Albino Luciani pernah tinggal dan bekerja di situ di- 
masukkan ke dalam kotak-kotak dan dibawa pergi. Pada jam 
18.00, scmbilan bclas kamar yang tcrdapat di Apartcmcn 
Kepausan tclah terbebas dari benda-benda yang secara lang- 
sung maupun tidak langsung berkaitan dengan Albino Luciani. 
Scakanrakan Albino Luciani tidak pcmah tinggal di situ, apa lagi 
mcnjabat scbagai Paus. Ya, seolah-olah orang yang bcmama 
/Mbinu Luciani tidak pemah ada di dunia ini. Maka pada jam 
itu juga Apartemen Kepausan disegel oleh Kardinal Villot." 
Scjak saat itu, pintu-pintunya akan tertutup rapat-rapat sam- 
paj terpihhnya seorang Paus baru pcngganti Luciani, 

Sccara diam-diam agar tidak menarik pcrhatian, pani 
sustcr dan dua orang sekretaris Luciani segera pergi. Scbagai 
kenang-!<cnangan Magee mcinbawa piia-pita kasel yang di- 
gimakan Luciani untuk memdiirkan bahasa Inggrisnya. h& 
rcnzi tidak meinbawa apa-apa, Ia hanya mengantungi scbung- 
kah kcsan dan kcr.aiig^n yang bcrcampur aduk. Den^an Iiati- 
hati mcrcka mcnyeli.nap* inenghindari para \vartawan, laiu 
menetap di sebuah rumaJi yang dikeloJa olch suster-suster 
Konggrcgasi Maria Bambina. 

Nsnb yang mernbawa Jolin Magce ke jab<±ian sckretaris. 
Paus sampai tiga kaii, sunggnh merupakan keunikan yangi 
menarik. Sedang Dicgo Lorenzi, permida Itali yang sangat 
cmcsi^naJ itu, akhimya bcrantdkan akibat kematian orang 
yang disayanginya. la kcmbali kc Itali Utara dan bckerja di 
scbuan st-kolah kt:cil Vhizenc& dikirini lebih jauh lagi ke ut^ra, 
yaitu ke biaca yang tidak dikcnsl Dcngai* nndakan-tmdak- 
an yang scsungguhnya mcrupakan pembuangan iiu, aparat 
Vatikan ingin agar tak seo.rang pun dari keiiga orang tadi 
dapat dengan mudah diteinui dan diwawancara siapa pun. 

114 



Begitu pmtu-pintu Basilika Clementina ditutup untuk 
umum pada petang hari, Jumat 29 September, orang yang 
paling lega di Vatikan tak lain adalah Kardinal VilIot 

Akhirnya para petugas yang harus mcngawctkan jenasah 
Luciani dapat mulai bekerja. Setelah jenasah diawetkan, se- 
galanya akan bercs. Kalaupun tiba-tiba harus dilakukan bedah 
mayat, tmdakan itu sudah tak akan mcnghasilkan apa-apa. 
Racun dalam tubuh mayat akan sangat sulit ditcmukaiL Pem- 
buluh-pembuluh darali yang rusak akibat suntikan pcngawct 
bahkan dapat mcnambah bukti bahwa Sri Paus memang mc- 
ninggal karena scrangan jantung. 

Suatu kejadian yang barangkali merupakan kcbetul 
an tetapi terasa ironis adalah pengumuman yang dikeluar* 
kan Asosiasi Pemilik Apotik Roma hari itu. Ilari itu mereka 
mengcluarkan siaran pcrs yang mcnyatakan bahwa beberapa 
jcnis obat yang dibutuhkan untuk menanggulangi kasus tcr- 
minum racun atau kasus serangan jantung tidak lagi ada dalani 
persediaan. 

Tctapi yang lehih penting lagi agaknya adalah pernyata 
an yang akhirnya dipero T eh para wartawan Itali dari Karoinai 
ViIlot, 

"Ketika saya bcrtemu B* >a Suci kemarin petang, beliau 
dalam keadaan segai bugar, bcrpikiran tcrang sekah dan mem 
bcrikan instruksi-instruksi kepada saya mengenai segala hal 
yang harns saya Iaksanakan kc^sokan harinya-" 

Di balik pintu-pintu tertutup Basilika Clcmentina, protd 
pengawetan jenasah Luciani bcrlangsung sampai tiga jam. Per 
awatan dan pcngawctan jcnasali bc-^da di b^wah Uriggur*| 
jawab Profesor Cesare Gerin, tetapi yang benar-Denar melaku 
kan pengawetan adalnh Profesor Maracino dan Ernesto sertj 
Renato SigrioraccL Sebelum jLnasah dipindahkan ke Basdikni 
Clcmentina, ^edua bcrsaudara Signoracci sempat inemenku 
jenasaL Dari keadaan jena3ah ysng tiaak kaku dan daii catHl 
an suhu jenasahj mereka berkesimoulan b:±w* kematian bukau 
tcrjarii pada tanggal 28 jam 11 malam, melainkan tanggal 2\i 
antara jam 4 dan 5 pagi_ Kesimpulan mereka ini sccara tci 
pisah mendapat dukungan dari Monsignor Noc yang mem 



115 






berl tahu kcdua bcrsaudara itu bahwa Paus Luciani walat 
tidak lama sebelumjam 5 pagL 

Saya sudab tiga kali mcwawancarai dua bcrsaudara iai 
sampai berjam-jam. Mcrcka bersikeras mengatakan bahwa 
kematian terjadi antara jam 4 dan 5 pagi dan babwa jenasah 
Ludani dkemukan satu jam sesudah kcmatiannya, Jika ke- 
terangan kcdua orang itu benu, maka berarti Sri Paus sebenar- 
nya maslh hidup atau baru di ambang maut ketika Sustcr 
Vincenza masuk kc kamamyi Memang hanya hasil bedab 
mayat yang dapat mcnjcmihkan kemelut ini. 

Atas dcsakan Vatikan, darah Luciani tidak diambiL De- 
mikian juga tak scpotong pun bagian tubuhnya dlambiL For- 
malin dan bahan-baban kimia lam untuk mengawetkan jena- 
sab pun disuntikkan. Yang menyebabkan proses itu mema- 
ka*ri , ryaktu begitu lama sebenarnya adalah pcrdebatan akibat 
kcberatan-kcberatan VaLikan, Misalnya tentang pcngambilan 
darah dan pengguyuran sclutuh tubuh jenasah dengan air 
garam. Pcngambilan darab tentu saja ditcntang habis-habis- 
an oleh Vatikan, karen^ beberapa tetes darah saja sudaJi cukup 
bagi seorang doktcr kehakiman untuk menyelidiki sebab-s^- 
bab kcmatlam ' 

PerawatanSkosmetika pada jenasah mcnghilangkan kcsan 
pendcritaan pada wajah_ Tangan-tangan yang pada waktu 
jenasah dltemukan mcnggcnggam kertas-kertas, kini meng- 
ge.iggam rnsario. Scmpumalah ^udnh pcnampilan jenasab Sri 
Paus scbagai seoiang yang menmggal secara \v?jan Maka bc- 
bcrapa saaf sebelum tengah malam, ^ardinal ViIlot dengan 
tenang berangkat tjdur. 

Jenasah Paus Pjulus VI rnisalnya, baru diawetkan 24jam 
setelah waramya, scsua; dengan r Jn'\ang-L T ndang Kali. Sekali-^ 
pun pada saat Paus P?ulus Vl wafat ac^ juga tuduhan tentang 
krtidak becusan tim medis yang merawatnya, tetapi tak sc- 
orang puu menrurigai adanya ketidak bere^an, Kini, ketika J 
Paus Ynhanes p£i»li T<? wafat, bukan hrjiya kbalayek ramai t 
peniar>car-peniancai r^dio .pun mendes?.k periunya ada pem- 
bedahan mayat. Tetapi semua itu tiada gunanya. Jenasah 
Albino Luciani telah terlanjur diawetkan hanya selang dua 

telas jam sejak wafatnya- 



16 , ' 



Sampai hari Sabtu tanggal 30 Scptcmber 1978 pcrtanw 
an "Mengapa tidak dilakukan bedah mayat", masih bergaung 
Bahkan terdengar semakin nyaring. Media pcrs mulai mencad 
penjelasan mengenai kematian yang dcmikian mendadak itu 
Tetapi Kuria Roma cepat sekali beriindak dengan mengingat 
kan para wartav/an terhadap ucapan Albino Luciani di depan 
Audicnsi Umum tangg^I 27 Scptcmbcr. Pada saal itu, sambl( 
mcnolch ke arah sekelompok pendcrita pcnyakit dan pi 
nyandang cacat yang ikut bcrkerumun di Basilika Nervi, Luciani 
mcmang bcrkata: "Ingatlah, saudara-saudaraku, aku* Sri Paus 
rnu ini pun pernah dirawat di rnmah sakit scbanyak delap.m 
kali, dan pcrnali menjalani operasi sebanyak cmpat kali." 

Scjak saat itu Kantor Bcrita Vatikan lalu mengulanj 
ulang kala-kata almarhum Sri Paus itu dalam menanggLt|n 
pcrtanyaan-pcrtanyaan wartawan. Para pejabat Vatikan rncny, 
gunakan kalimat-kalimat itu bcgitu scringnya samnai mcni^c 
sankan seolah pcrckam suara otomatis yang ditcmpelk.m 
pada alat tclcpon gnna mcnjawab panggilan yang masuk la| 
kala penghuni rumah tidak di tempat 

Berbagai macam media rnassa itu pada umumnya masilj 
ingat bahwa dalam w r aktu-waktu tcrakhir kcsehatan Vn\i\ 
Luciani tidak tampak buruk. Menurut pcngamatan mcrck.* 
bahkan Sri Paus tampak penuh gai*ah hidup dan ccria. Maki 
OT.uig-onui^ laiji yarig sudah lama mengcnaJ Luciam muU 
mereka hubnngi untuk diminiai pend^patnya, 

Monsignor Scnigaglia yairg pemaJi lcbih dari enam tahun 
mcnjadi sckretaris Luciam" talkala di Vencsia mcngungk-.|i 
kan bahwa beberapa saat sebelum mcnghadiri konklaf, Al 
bino Luciani tcla>i menjalani pemeriksaan kcsehatan lcngk;ij> 
Hasiinya menunjukkan bahwa scmuanya ddam keadaan baik 
Mend^ngar keterangan inl, m<ikin keraslah tunrutan untrk 
dilakukannya bedah mayat terhadap jenasah Paus Luci:iui 

Kctika ahli-ahli kedokteran Itali mcnyatakan den^m 
te^as pcrlunya diiakukan bedah mayar, suas^na di VaT?km 
pun sem^kin panas. Jeias sudalr bahwa tak seorang pnn bu 

scdia menerima penegasan Vatikan bahwa Albino Luci 

wafat kar^na serangan jantung tanpa adanya bukti-bukti d.m 
hasil bedahmayaL 

11 



Vatikan segera membantah dcngan mengatakan bahwa 
mdakukan bedah mayat bcrtcntangan dengan peraturan- 
peraturan Vatikan + Keterangan ini sebenarnya juga meru- 
[jdkan kebohongan yang disebarkan kepada pers dunia_ Dari 
jdwaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para war- 
U^-an Itali tcrungkap bahwa yang dimaksud dcngan pcratur- 
4/i-peraturan Vatikan adalah Undang-undang Dasar Vatikan 
y^mg dlumumkan Paus Paulus VI pada tahun 1975. Undang- 
undang itu berupa dokumen yang berisi ketentuan-kctentuan 
tita laksana pemilihan pengganrinya. Di antaranya discbut- 
kan mengenai kcharusan mencari alat-alat pcnyadap di kom- 
[>Ieks konk!af dan petunjuk tentang ukuran kcrtas suara untuk 
pemungutan suara. Jika dibaea secara teliti, di dalam doku- 
mcn/itu tak sedikit pun terdapat ketetapan Paus Paulus VI 
inengcnai kemungkinan timbul selisih pcndapat sehubung- 
I *m dengan kematiannya. Di dalam dokumen itu juga tidak 
**da larangan atau pun kcharusan melakukan bcdah mayat. 

Tentu saja masalah wafamya Paus Paulus VI ketika itu 
l-ilu juga menjadi bahan pembicaraan umum. Nampak sangat 
jclas bahwa sebenarnya usia Sri Taus masih dapat dlperpan- 
|'ing. Menurut pendapat banyak dokter spesialis rii dunia, 
l>anyak sckali kekurangan dalam perawatan medis yang di- 
bcrikan kcpada Sri Paus selama hari-han terakhir hayatnya. 
Kcrika diberitahu b^h\^a Paus Paulus VI tidak dirnasukkan 
to Unit Gawat Daiuial, dar: Ramah Sakit Cape Towit di Airika 
Selatan tempatnya bekerja, pakar spesialis jantung terkenal 
Dr. Christian Bamard berkata: 

* T Seandainya hai itu terjadi di Afrika Selatan, dokter- 
doktcr vang merawat pasti diadukan kepada Ikatan Dokter 
sctempat, karcna dianggap sembrono mclaksanakan tugas- 
nya." 

Saru dari aniara rim dokter yang bertanggungjawab me- 
•awiit Paus FauhisVI ialah Dr. RenatG Buzzonetti, Wakil 
ICepala Dmas Kesehaian \>tikan_ Scksrang, dokter itu pula 
yang menurut pendapat Dr, Bainard telah bertmdak sangat 
ccroboh . Pada bulan Agustus itu, ia melakukan sesuatu yang 
mcnurut ilmu kedokteran mustahil, yakni dalam menetapkan 

118 



\ t 



I 

pcnycbab kematian Luciani yang tanpa seorang pcnuntyji 
pun itu. Tanpa bcdah mayat, kcsimpulan Dr. Renato Buz/*» 
nctti itu sebenarnya tidak bcrarti apa-apa- 

Dengan Jatar belakang seperti itulah Kardinal Confalonicr\ 
memimpin sidang pcrtama Dcwan Kurdinal. Merekalah yan 
untuk sementara waktu bertugas mengawasi dan mcngcndali 
kan masalah-masalah Gcrcja sesudah Paus meninggal dunw 
Dalam kelompok itu tergabung scmua IcarHinal — jika merck* 
kehetulan bcrada di Romi Kctika pertemuan mereka yanj 
pertama dimulai pada jam 1L00 pagi hari Sabtu tanggal 3(1 
September 1978, sebagian bcsar kardinal masih bcrada ilt 
pos masing-masing di segala penjuru dunia. Di antara Yll 
orang kardinal hanya 29 yang hadir, dan sc;bagian besar ih 
antara mereka tcntu saja oran^ Italia. Kelompok minoritlj 
itu membuat bcbcrapa keputusan. Mcreka mcmutuskan bat 
wa pemakaman Albino Luciani akan dilaksanakan pada h<u 
Rabu tanggal 4 Oktober mcndatang. Scmcntara itu kerumuu 
an massa daJam jumlah dcmikian bcsar yang ingin meriya| 
sikan sendiri jcnazah Paus Luciani, scmpat mcmbuat kalann 
an pcjabat Vatikan kalut Para pejabat mcngira bahwa pci 
hatian masyarakat akan mirip dengan perhatian yang dium 
jukkan pada waktu Paus Taulus watat. Inilah satu conluli 
lain lagi tcntang bctapa tidak pckanya Kurja Roma mem.i 
hami dampak kchadiran Lucianj. Mcrcka mcmutuskan nic 
mindnhkan jena^ah Luciani pctang h^ri itu jug'*. kc Basiliki 
Santo Petrus. Tctapi ada dua putusan pcnting y:mg dibi"i 
pagi itu, yaitu bahwa KonkIaf bcrikut akan diadakan scco|ui 
mungkin yakni pada tanggal 14 Oktober; dan juga balm< 
tidak akan diUkukan bcdah mayat 

Keprihatinan dan keragu-raguan orang-orang sep/Mi 
Benelli, Felici dan Caprio mcngenai kematian Luciani <li 
tolak. Oleh karcna sadar benar bahwa persehsihan pendaj),il 
akan mcnjadi-jadi jika kcpada masyarakat tidak dibcrikw 
secuati* nntuk mengalinkan dan membelokkannya, Kardiiu'1 
VilJot dan ickan-rekannya bcrpuiar haJuan JSO dcrajat rt-m 
pcndirian mcreka pada buian Aguscus yang Ialu. Ketika im 
Konklaf ditunda-tunda demikian lama sampai hampir rnen 



i!'j| 



dckati batas yang diizinkan. Sekarang Konklaf diusahakan 
sesjngkat-sintrkatnya. Bctul-betul suatu siasat jitu, Para Kar- 
dinal anggota Kuria sependapat bahwa scsudah pcmakam- 
an, biasanya mcdia massa hanya akan sibuk dengan masa- 
Iali siapa penggantj Luciani. Jika Kuria dapat bcrtahan sam- 
pai pemakaman dilaksanakan daJam bcberapa hari lagi, me- 
reka akan sclamat. IDan scandainya ada Kardinal dari yang 
mayoritas bcluin hadir nicn^inginkan dilakukannya autopsi 
(bedah mayat), nuika mereka lalu terhentur pada keputus- 
an yang sudali jadi. Dan untuk mengubab kcputusan sema- 
cam itu dalani jangka waktu tcrbatas sebelum pcmakaman 
Luciani, adaiah mustahil. Kata-kata Yesus yang berbunyi: 
"Hcndaklah engkau mcngcnal kebenaran, maka kebtmaran 
itu akan mcmbuat en^kau bcbas", pada tanggal 30 Septem- 
I ber 1S78 itu dikutip oleh 29 Kardinal yang mcngatasnama- 
kan seluruh Gcrcja Katolik Romi 

Setelah sidang ditutup, Kardinal Confaiomeri mcngc-, 
mukakan pendapamya mengenai mcngapa Paus wafat sccara 
mcndadak: 

i 

*Ta tidak tahan menderita kesepian; memang scmua Paus 
hidup dalam semacain kcsepian yang mdembaga. Tetapi 
bagi Luciani kescpian itu dirasakan lcbih berat lagi. Ia 
yang dulu ^elalu hidup di tengah crang banyak, kini hanis 
hidup dengan dua crang sekretaris yang tidak dikcnainy^ 
dan juga dengan du?, su:;ter yang bahkan di hadapan Paus 
mcneiigadahkan wajahnya pun tidak. Tentu saja ia tidak 
bempat bcrtcman dengan siapapun." 

PadahaJ Ppter Diego Lorenzi telah dua tahun dcngan erat 
dan ^krab bekerja dengan Albino I uciani. Sedang Su^ter Vin- 
cenza telaL bekerja dcngan Luciani lebih dari dua pulnli tahun, 
taiipa harus mcnundukkan mukanya bila didekati LucianL 
SebaJiknya ia mcnjadi sumber kcdaruaian D&gi Luciani. Meniang 
Albino Luciani terpen^iL Tetapi apakah kelompok tcman kaiio- 
nya itu mampu menccgah ^kcsendiriannya, kematiannya yang 
serba mistcrius? s 



120 



Memang tirj;ik diragukan lagi bahwa sikap permustdun 
serta keaiigkuhan Kuria Runia yang diumjukkan selama mui 
jabatan Paus Luciani yang hanya tiga puluh tiga hari itu buk.m 
lali pengalaman yang mcng^embirakan. Tetapi scbenarnya si 
lama hampjr sepuluh tahun di Ycnesia, Albino I.uciani su< 
memerangi sikap pcrmusuhan dan kcangkuhan para rohaniw.m 
KatoliL 

Pada jam 6 sore hari Sabtu tanggal 30 Septrmbcr jena, \\ 
Luciani yang sudah diawctkan, dipindahkan dalam kcad.Mii 
terbuka ke Basilika Santo Petrus. Dunia yang menyaksikannyi 
mclalui layar tclcvisi ketika arak-arakan yang tcrdiri dari ?A 
kardinal dan 100 uskup serta uskup agung melintasi berba^; 
bagian gedung Yatikan lalu melalui Pintu Pcrunggu dan keliui 
mcnuju Lapangan Santo Pctrus. Pada saat iagu pujian MagnijiaU 
dikumandangkan olch paduan suara, tanpa terduga scbelumnyn 
hanya dengan satu isyarat saja, gemuruh tepuk tangan y:\\^ 
cukup laina dari ribuan orang mcnelannya. Itulah ciri kli-i 
orang Itali mengungkapkan perasaan nicrcka. Dalam cara menjr 
ungkapkan perasaan demikian, orang Latm meinang pcrsis bei 
tolak bclakang dengan orang Anglo-Saxon yang lcbih senanj| 
mcngungkapkannya dcngan diam. 

Scmua orang di seluruh dunia, baik yang mengetahui 
latar belakangnya maupun o v ang yang tidak lahu apa-ap( 
sama-sama mcncoba mengorck kchidupan dan kcmatian Albim» 
Luciani. Kcbanyakan tuhsan mengenai Luciani tcrnyata kbili 
banyak bicara tcntang penubsnya dari pada tentang Lucia^i 
Pcrkhaan bahwa pikiran orang banyak akan dapat ccpat aiahll 
kar\ dari kematian Luc*ani kepada pcnggantinya^ scpcrti yai^ 
dikcmukakan Kuria Roma pagi itu, tcmyata memang tcrbukn 
benar, Surat kabar Inggris Thc Timcs, dcn^an cepat menggam 
barkaji bctapa fana kehidi T ,pan ini dcngan tajuk bcrjud^l "77n 
Year Of The Thrce Popes" — "Takun: Tiga-Orung-Paus" 

Sementara bebcrapa pengamat menilai pcristiwa ini scbag.n 
gagalnya suatu harapan besar, beberana orang lain mcnilain^.i 
sebagai masa Kcpau^an yang mcnjanjikaji kcg^mbiraan. 0n 
bicaia tcntang usaha menyebarkan ko.ntra-iniormasi tonten^ 
kcmatian Albino Luciani yang mendadak ini> Kuria Romarui 



l!\ 



sungguh mcmpcrolch hasil gcmtlniig, KcnullS dcmi penulis me- 
ngatakan bahwa A ItntH i Lmi.im mcmnng sudah lama mcngidap 
penyakit. BcHip.i hci hasilny.i Kiitia Konia mcnycbarkan ke- 
bohongan tampuk dan uilisan Pairick (yDonouan, seorang 
wartawan-pengaJamiui Qbs*Tvcr t ytttg tcmyata dapat dikibuli- 
nya dengan mcngatakan cJcmikian: "Meinang baru sekarang 
ini saja masyarakat talui kihw.i scbenarnya Kardinal Luciani 
tclah lama mcngidap scgala \\\m .nn pcnyakit yang cukup gawat." 

Apa scbcnarnya yang uun aksudkan dengan pcnyakit gawat 
itu tidak dijclaskan. Akibat dikejai dcttd line pcnycrahan naskah 
berita, dapatlah diniHikhiim bahwa OMJonoyan dan penulis- 
penulis lain tidak scmpal mcnclili scndlri dan hanya mengandal- 
kan sumbcr berita mcrcka di V;ilikam Ad^ orang yang menulis 
baliwa Luciani sangat geiTUU mciokok, schingga nampak wajar 
hahwa paru-paru thi^al satu; ada lagi yang mengatakan bahwa 
.beberapa kah paru ] j 4 ±i un\ ni lcisciang bibit TBC, Sepcninggal 
Luciani, kcpada para warlawan iain, sumber-berita Yatikan juga 
memberitahukan bahwa Lutiani tclah cmpat kali mengalami 
scrangan jantung, juga bahwa ia mcngidap phlebitis, gangguan 
peredaran darah yang sangat mcnyakitkan. Orang lain ada juga 
yang mengatakan bahwa dia mendcrita emphysema, yakni;pe 
nyakit-kronis y:mg sering m< nycrang paru-paru perokok-berat. 
Tapi scbcnarnya tak satupun dari ccrita-ccrita itu adalah behar, 

Kcbohongan Vaiikan yang kclewat batas ini jadi senjata 
makan tuan. Masuk akalkah hakwa 1 tl orang kardinal yang bcr- 
kumpul di Roma pada buian A^ustus 1978, memilih orang yacg 
mcnghidap scgala macam pcnyakit yang discbut di atas itu? 
Untuk kcmudian menibiarkannya mat' taiipa ada yang nie- 
nungguinya? Di sampin^ mcnyebarluaskaii kehohongan me- 
ngcnaj riwayat kesehatan Albino Luciani, dmas kont^a-intorma- 
si Vatikan inasih juga mcnylbukkan diri dcngan hal-hal Iair„ > 
Misalnya,tanp? trrUhih dahulu mengusut sumbcmya, Kuria : 
tcmyata jaga mcloniarkan isu isu yang menyebutkan bah^a 
sebenamya Luciani sama sckali bukan Paus yang haik Karena 
itu untuV apa kita mcsi: mcratap; scsuatu yang tidak bcmarga? 
Dikatakannya scolah-olah bcrita itu scbagai 7 off the record\ : 
Saya bicarakan kampanye penccmaran nama baik itu dengan t - 



122 



KarHinal Bendli yang menyatakan pendapatnya scbagai berik 
"Saya mcmperolch kcsan bahwa dcngan tindakanm 
mercka (Kuria Roma) mcmpunyai dua targct. Peruirn. 
dengan mcmperkecil kehebatan Luciani, mcreka mau iw 
ngurangi rasa kehilangan sehjngga dengan dcmikian n 
ngendorkan tuntutan dilakukannya autopsi (bedah may;it| 
Kcduanyu mcrcka mau mempersiapkan Kuria untuk nun|i 
adakan Kon>daf lagi guna mcmilih pengganti Luciani 
Tentu saja mcrcka mcnpnginkan scorang Paus yang daji I 
dikcndalikan Kuria." 

Kctika Luciani makan dcngan Pi^ kcincn^kannya, siii.il 
satu yang mercka bicarakan ialah pcmutarbalikan berita yafl 
sering dilakukan Pcrs. Dan kini pun pcristiwa mcninggalnyl 
Luciani mcrupakan saiah satu korbannya. Komentar-komeni .v 
negatif mengenai Luciani tcnitama bcrasal dari para pastor at,< 
para monsignor tidak tcrkenal yang biasanya hanya sibuk m< 
nulis pcsan atau mcmo V F atikan yang tidak penting. Tentu s<i| 
mcrcka ]alu mcrasa mendapat kehormatan bcsar jika dimim 
pcndapatnya tenlang Paus almarhum itu. Bukti bahwa tidak v 
orang pun di antara mcrcka pemah dckat atau pcrnah masuk \ 
kompicks Apartcmen Kepausan sebagai pusat kekuasaan di V i 
tikan, ialah bahwa mcrcka selalu mengelabuhi orang-o^mi 
dcngan kertcrangan yan£ d^pat bcrarti scgalanya, misaJn) | 
"Suatu sumber-pejabut tinggi di Vatikan hari ird bcrhatu d 
mikian* 1 . Inilah calah satu kctidakadila.1; yang mcrekii lontark.n 
kepada Paus yangsudah almarhum. Mcmang dengan bcgitu p:n 
wartawan, yang sebclum Konklaf telah mcmilih Luciani M|i 
kini mercmehkanny^ dapat mcnyembimyikan hanyak peristm 
yang kurang menyenangkan selama kcnkiaf tcrakhir pem;ji'i.n 
Paus Luciank Karena peristiwa-pcristiwa itu scbcnamya :ni< 
nuiijukkdji J^ngan jeias betapa waktu itu mcrcka tidak l-ili 
apa-apa. Agaknya kini mcrck^ pikir ; f Yah r dulu hita ang$i 
rcmch dw. Tctapi Anda lihat t sckarang dia svdah diremehkm 
Maka: 

"Sekilas banyak acara autiicnsi yang diadakan Paus cc|>> 
menarik simpati umat, tctapi kcmudian malahan i.h 



I 



■i 



ngeoewakan dan kadang-kadang mcrepotkan banyak 
pcjabat Gcreja. Paus mengungkapkan filsafat hidup yartg 
lebih mirip pula Readers Digest: masuk akal, sederhana. 
Ini betul merusak kccemerlangan Faus Paulus VI dalam 
membawakan pidato tcologis. Jelaslah bahwa Luciani 
mcmang tidak mcniiliki tingkat budaya dan kctrampilan 
intelcktual scpcrti Paus ?nulus VI"- 

KobcrLo Solc 

Koresponden Le Monde 

di Vatikan 

"Mula-mula kami scmangat, tapi lama-Iama kami makin 
•merasa geli mengikuti bcrbagai usahanya untuk menemu- 
kan dirinya. Mcmang ia senang tcrscnyum; tapi ayahnya 
seorang sosialis; beliau mcnolak mengcnakan mahkoLa dan 
lebih suka mcngcnakan stoia sederhana; bcliau lcbih scnang 
berbicara sccara informaI dalam setiap acara audtcnsi (tatap 
muka)." 

i 
Commonweal* 



Majalah mingguan Nemsweek menganggap penolakan 
I uciani tcrhadap fi!safat "Ubr Lenin, ibi Jerusalrm" seb^gai 
pen^khianaian -erh^dap para kirdipal Amerika Latin \ an^ 
punya andil sangat besar daiam pemilih^nnya menjadi Paus. « 
Mingguan itu menyimpulkan bahwa dengan aemikian Luciani 
me^oUk tcologi pembehasau. Akibat sensor yang dilakukan 
K/aria Rorna, pers melupakan fakta bahwa di samping mrnolak 
pagasan tcntang "Uhi Lenin f \ ibi jerusaiem'\ cebenamya Lu- '-■ 
riani juga m^nambahkan suatu catatan penting yakni "Sebcnar 
nya ini hanyabh :>uai:u kebetulan saja, maka kita tidak dapat 
enyainakannya be^itu saja.'* Dengan demikian oeiarti bahwa 
ebcniniya mereka tidak mampu menan^kaD maknan) ^ 

Petcr Niehols, koresponden senior majalah Times, yang 
Lctika itu menuhs untuk uiajalah Spectator, menyejajarkan 
Luciani dengan seorang pelawak Italia yang tahun sehelumnya 



scmpat tenan Peter Nichols berkata bahwa hanya dengan ber* 
cliri saja di muka umum pun orang-orang pasti akan bcrtcpuk 
tangan. Tapi sayang sang wartawan ildak mcnjclaskan mcngapu 
tiap kali tampil di depan umum, Paui Paulus VI tidak di- 
sambut tepuk tangan. 

Scdang wartawan-wartawan lain mcn^ritik bahwa Luciani 
mengukuhkan kembJi semu:*. pimpinan Dcpartemen Kuria 
Roma. Tapi mercka tidak mau mcngatakan bahwa tindakan 
scmacam itu juga pemah dilakukan tiga orang Paus sebelum 
Luciani. Mercka pun mcngabaikan bahwa ia tctap mcmcgan^ 
kuasa scrta wcwenang untuk mengganri mereka kapan saja i;i 
mau. 

Baru bebcrapa hari scsudah Paus wafat, sudali banyak surat 
kabar dan majalah di dunia yang mcnulis suasana di scputaj 
upacara yang diadakan Vatikan dalam rangkaian pcristiwa itu. 
Banyak ccrita di surat-surat kabar tcntang bagaimana Kardinal 
ViIlot yang mcndckati tubuh Albino Luciani yang sudah tidak 
bergerakgerak lagi sambil bcrtanya scbanyak tiga kali, "Alhmo t 
sudah ioufatktih Anda?". Tiap kali bertanya, sccara simbolis 
Villot mcnycntuh dahi Paus dengan sebuah palu perak, Secar,i 
dramatis pula surat-surat kabar menulis bagaimana Villut lalu 
mcicpas cincin Kcpausan dari jari Luciani untuk kcmudiau 
menghancurkannya. 

Padahal waktu Albino wafat kejaaian-kcjadian scmacani 
itu scb^namy?. ddak ada- Upac^ra-upacara demikian itu sudali 
dihapuskan pada masa kcpausan Paulus VI! Sedangkan mr 
ngenai cincin kepausannya, bt:rhubung masa kckuasaan Luciam 
dcmiki;m singkat schingga Vatikan bahkan bclum scmpat mem 
buat cincin unluknya. Satu-satunya cincin yang dikcnakan 
Luciani sdama masa kepausannya ialah cincin yang dibagikan 
kepada sctiap uskup yang haoir dalam Konsil: Vatikan Kcdu:i + 

Eahwa repotasc pers yang sangat ngawur iiu ditclan 
mcntah-menrah, meskipun sebcnamy?, hanyak orang talri 
bahwa S2iama ncnjadi Paus daJam waktu y mg sesingVa* iti\ 
Luciani tclah sangat berhasil tidak hanya daiam menycltsaika.1 
banyak hal ? tctapi juga sangat dijunjung tinggi oleh orang-oranj; 
seperti Kardinal Casarol\ Penelli dan Lorscheider, Garronr, 



12^ 



Falici dan masih bunytk Ugi y&ng lain t tidak lain karena pe- 
nyiaran berita-bcriti itu memang mi.hu kampanye yang sudah 
diatur, Tapi anchnVu blhwa inlik ada satupun bcrita kcmatian 
cukup kritis, yang tcrangkum d&lam rakta-fakta sepcrti tclah 
dikcmukakan di itmk.i, E > i ,inl,ua banyak ungkapan yang paling 
scrjng dikutip orang-onuig Vaukan ialah: **Di Yatikan tak 
pernah ada kebocor&n tan}w muksud maksud khusus. J * 

J J ada tanggaJ 1 Oktobet tuntutan agar diadakan bcdah 
mayat pada tubuh l.iu i.nii scmakin santcr. Hcad-iinc surat kabar 
paling terkemuka Jtalij Conicrc tlclla Sera, mcmuat artikcl bcr- 
judul l *Mengapa mcnohk hcdnh mayat?" Artikcl itu ditulis 
arlo Bo, seoTajig pcnulis scnioi dan scorang pakar VatikanoIo- 
gi Pcmuatan artikd itu saja sudah mcmpunyai arti sangat pen- 
ting + Tapi bcrkat adonya Pcrjanjian Latcran serta persetujuan- 
pcrsetujuan bilaicral antara pcmcrintah Ualia dan Vatikan, pers 
dt Itali jadi sangat tiduk bcbas unluk mcnulis scsuatu tcntang 
creja Katolik. rndan^uiukun; mcngenai fitnah dan pcncemar- 
an narna baik sangat dijuujung tinggi, Komcntar yang berbau 
kritik, apalagi yang tenmg tcrangan menycrang, dapat mcnyc- 
babkan surat kabar tcrsebut discrct kc meja-hijau, ■ 

Dengan ljhainya Cario Bo mcnghindari rcsiko semacam itu. 
Mcniru gaya kctika Markus Antonins bcrpidato di dcpan rakyat 
Ronia di jaman dulu, Bo men^cdcpankan kecurigaan dan 
tuduhan-tuduhan yang muncul s^telah kcmatian-mendadak 
Paus LuciaiiL Dia katakan bctapa dia yakin bahwa sudah b~r- 
abad-abad lamanya istana-istana dan ruangan-ruangan di bawah 
tanah Vatikan bchas dari tindak kriminal. Olch scbab itulah 
ia sama sekali tidak dapat mcngcrti mcngapa Vatikan mcmutus- 
kan untuk tidak mclakukan pcnicriksaan ilmiah, M Dengan kata 
lain, mengapa tidak ada bcdah mayat ?" Sclanjutnya Carlo^ 
Bo mcnulis : 

" . . . . Scbenamya tidak ada s^suatu pun yang pcrlu di- 
takutkan Gercja, karcna Gercja tidak ak^n kehilangan apa- 
apa. Tetapi scbaliknya Gereja malah akan tncmpsrolcri 
banyak kcuntungan.*" 

. . * . jr Maka mengctaliui sebab kcmatian Paus, tidak lain 
hanyalah fakta scjarah semata yang sah dan yang sebepar- 



nya juga adalah ba^ian dari Icnomcn sejarah kita, Dan 
bagaimana pun juga hal ini sudah tiriak akan dapat mem 
pcngaruhi atau mcrubah misteri rohani keniatiaiinya. 
Tubuh yang kita tinggalkan di dunia saat kita mati dapat 
diketahui dengan alat-alat sederhana; dan yang kita ting 
galkan itu hanyalah sisa, Adapun roh kita sudah, atau lebih 
tcpat sclalu diatur olch hukum-hukum lain yang bukan lagl 
bcrsifat human r sehingga oLh karena itu eetap tidak mung 
kin dapat ditctiti. Hendaklah kita tiriak mcmpeiiakukan 
misteri scbagai suatu raliasia yang dapat sccara mati-matian 
dipertahankan dengan alasan-alasan rasional, tctapi scbalik 
nya hcndaklah kita mampu mcmahami sctiap rahasia kita 
biar sckccil apa pum Dan jangarilah kita rocmpcrlakukan 
suatu sebagai suci, yang sebcnamya tidak/' 

Scmcntara kclima bclas orang Tim doktcr Kcpausan tetap 
bcrsikcras mcnolak mclayani kcinginan dilakukannya bedah 
mayat terhadap semua paus yang meninggal, tapi Ldoarrin 
Luciani (adik Albino Luciani) justru sangat tidak setuju dengan 
sikap Vatikan yang demikian itu. Ketika ditanyai tcntang kc 
sehatan kakaknya, dia yang haru saja kembali dari Australw, 
mcnjawab; 

"Mcngingat scgala macain tugas dan tekanan yang bakil 
niembcbant hidupnya sehari-hari, duki schan scsudah up.i 
cara pcnobaiannya mcnjatli I J aus saya sempai bertanyi 
kcpadu doktcr pnbadinya mcngcnai kesehatan Albinosa.n 
*tu, Doktcr itu mcyakinkan saya bahwa kcschatan kakal 
saya saat itu sangat prima dan bahwa jantungnya dahmi 
kcadaan baik." 

Kctika «Ltanya apakah kakaknya nemah mcngalami gani 
guan jantung, Edoardo menjawab* "Scpanjan^ pLngctahunm 
^aya sama sckdi hc!un pcmah/ 1 Maka hal :ni jclas sangat hn 
bcda dcngan khav r aian yang diatur Yatikar;, 

Samnai hari Scnin 2 Oktobcr Jy73, pcrt^kaian pendapai 
tcntang walatnya Jaus Luciani suciah mcnycbar kc seluuil- 
dunia, Di Amgntm J'crancis, Knrdinal Silvio Oddi rnenjan 



127 



i 



I 



sasaran berbagai macam pertanyaan. Sebagai seorang Kardinal 
asli Italia tentunya ia lcbih niampu mcmbcrikan fakta-fakta 
sebenamya kepada oran^-orang Perancis yang bertanya kepada- 
nya? Kepada inercka Oddj incmberitaJmkan bahwa Dewan 
Kardinal "sama sekali tidak akan mau memberi kemungkinan 
diadakannya penyelidikan. Dcwan itu tidak akan mau riiawasi 
nleh s T ipa pun dan mcrcka bahkan juga tidak akari mau diminta 
untuk membicarakati masalah itu biar hanya sedikit. Oddi me- 
nutup keterangunnya dengan mcngatakan; "Bagaimana pun 
kita rnehhat fakta sccara pasti, bahwa kcmatian Paus Johancs 
paulus i akibat tidak bcrdenyutnya jantung yang discbabkan 
oleh hal-hal yang seratus pcrscn alamiah/' Dengan dcmikian 
kardinal Oddi telaJi mcngambil ?uatu kesimpulan pimas di 
bidang kcdokteran — dan disiarkan ke seluruh dunia Tanpa 
bedah mayat tclah dibuatnya suatu diagnoso* sesuatu yang 
ScLcnainya mustaiiil sebclum diLikukan bedah mayat. 

Sementara itu Patcr Lnrcn^i dan bcbcrapa an^gota Apartc- 
men Kcpausan terus-menerus melakukan protcs terh&dap kc- 
bohongan Vatikan inL Protes mereka itu rupanya membuahkaii 
hasil dengan dikcluarkannya suaiu pengirmuman olch Vatikan, 
yangberbunyi; t 

"Setelah disclidiki scpcrlunya, kini kami dapat mcnyata- 
kan bahwa padi saat bcha'i ditemukan dalam kcadaari 
^ud^li waf?.t di pagi tanpgal 29 Septcmber, Paus seriangme- 
rnegang bcb^rapa lembar kert^ beri_ii catatan-ca r atan 
pribadinya antara iain: khotbah-khotbah, piaato-pidato, 
renungan-renungan scrta berbagai catatan lam," 
Tapi sebelumnva w atikar pernah mengumumkan bahwa 
pada saat walatnya Luciani sedang memegang buku Mengikuti 
jejak Kristus. Terhadap keterangan ini, dalam bukuny^ Thc 
Making of The ropes* Pater Andiew Gredey mengatakan bahwa 
beberapa wartawan mentertawakannya keras-kcras. 

Surat k?bar-st»rat k^bar ini, dengan telah menuiis sctrara 
liuci semua perubahan yang ^egera akan dilakukaii Albino 
Uiciani, berarti telaii melakukan banyak perubahan luar biasa. 
Perubahan ini ternyata tclah berjalan beberapa tahun. Misalnya 
mereka: menampilkan proEil Gcreja di Argentina; memuat bc~ 

128 



berapa catatan khotbahnya dalam rangka mcrayakan pesi.i 
A la ria h lc n c ri m a Ka bar Gcn i b ira da ri J la [c kat [ Re d a k s i : di r ay i i 
kan Cereja Katolik Roma sctiap tanggaj 25 Maret); memual 
pidato-pidatonya di Beliuno, Vittorio Vcnen> — Venesia yani 
peinah dimuat di scbuah majalah paroki; juga memuat pidatA 
yang akan dibawakannya di hadapan pcrtcmuan {Konggres) 
Ordo Serikat Jcsus (naskah ini diketemukan masih tergeletal 
di atas meja kerjauya);juga mengedepankau laponm y;uig ditidii 
Paus raulus. 

IJaJam ke;:daan nonnal, biasanya semua tiudakan seoranj 
Kcpaia Xegara yang baru saja meninggal secara wajar, akanjadi 
baiian bagi dunia akndemis untuk dipckijari, Tapi hila seoranj 
Kcpala Ncgara mcnincriil du 1 ^'* duIaJTi shu&si sencrri vniv 
ui^Jaiiii Albino LurL-ni, m:;V: kciniiintahuan masvarak;u 
dunialah \";f ti ^ Iebih incnonjol. Meni*euai takta baJiwa pada saa| 
menim^lnya, Luciani sedonii niemcgang beberupa cataijn 
pribadiuya yang memual bcaba^ai perubahan yunp se^era di 
laksanakannya, juga dih.markan oleh limn iirmljer salinti ber 
bcdat yang sampai kcpada saya. i)na smnbci di antaranya l;mj{ 
sung bcrasal dari c Jam Vatik&u; sedam* lii*a lainnya bcrasal 
dari orang-orang yang tinggal di luar Vankan. Tindakan rcsml 
\'itikai": menarik kcmbali kcterangannya r erdahuhu yang mc 
njj;atakan bahua pada saat meninggalnya tjaciani scdang nu 
m c gang b u ku Me-ngik ^ ti Jcjr k Krht us, i u c m b u k t ikan h ah w| 
aoan.t Vatikan sudah mulai k;dur, 

Kck t dntjn Yatikan mi semikin menjadi-jadi ketika pei 
dunia mulai mcngulas bebcrapa aspek yung dirasa masih men(| 
ganjak Yakni bahwa tidak adanya scurang pun yang bcrtai!j; 
gungjawab mcngcnai kcschatan Plaus sejak dari sore hari iin 
sampai pagi bcrikutnya, bagi banyak pcngamat diariggap s^ 
ba^ai suatu kesalahan yang sangat bcsar, D?n kcn/ataan bahw.i 
ti'gas pokok Dr, Renato Buzzonctti adalah di scbuah nim;ih 
sakit di Roma, sehingga ia tid^k dapat ^ccara penuh melayani 
Paus, betul-betu! suatu alasan sxngat bndoh yang sacgat mci> 
jengkclkan, Apalagi Ecanriamya para pengamat im tahu skcnarii- 
lengkap tentaiig bctapa tidak ciisieTniya cara kerja Vatik:m ( 
mereka pa^ti akan scmakin jcngkcl lat^k Fakta-fakta Icngk;ifj 



l*> 



menunju kkan bahwa, tidak hanya kemungkinan tcrjadinya 
suatu 'ketnaimn wajar* sebclum waktunya, tctapi lebih dari itu 
kemungkinan adanya satu skcnario pembunuhan. 

Di Spanyol, scpcrti juga di negara-ncgara lain, pertikaian 
pcndapat juga bisa berkcmbang mcnjadi dcbat umum. Profcsor 
Rafacl Gambra, guru bcsar Unircrsitas Madrid salah seorane di 
itara sckian banyak Orang yaiig mengritik tindakan Yatikan 
yang scnang "m^nyelesaikan pcnnasalahannya a la Italia atau 
la Plorcnce seperti pada jaman Rcnaissancc duhr*. Gambra 
feiigat mendesak pentingnya dilakukan bedah muyat, Dia pun 
sangat mengkhawatirkari, jan^m-jangart Paus yang betul-betul 
mau mcnanamkan kĕmbali disiplin yang sangut dibutuKkan di 
Gereji itu, telah mati dlbunuh- 

Uskup Cucrnavaga — Mexico Clty, secara lerbuk* Mgr. 
peigio Arceo juga mcnuntut dilakukannya bedah mayat Kata- 
ny^: M Hal itu sungguh akan bermanfaat bagi Kardinal Munnda 
dan tintuk saya/* Uskup itu mcinerintahkan agar tuntutan 
secara rinci dibacakan di semua Gereja di wilayah keuskupan- 
nya. Mcngctahui hal itu, maka sccepat kiiat aparat Yatikan pun 
hertindak. Pcrnyataan Icngkap bcrupa tuntutan itu, seperti juga, 
banyak hal lain yang mcnyangkut masalah kemalian Luciani 
inij lenyap bcgitu saja bagaikan ditelan bumi. Hcbatnya, begitu 
Vatikan berhasil 'menggarap* Kardinal Miranda saat ia berkun- 
jung ke Roma, setelah itu langsung Kardinal Mir^nda berani 
rnenyctakpn bahwa \a sudah ridak lagi ragu sedikit pun ytq 
ngcnai sebib kematian Paus. 

Pada tanggal 3 Oktober itu, jumlah orang yang mau mcm- 
bcri pcnghormatan tcrakhir kepada Paus Luciani almarhum 

Isangat luar biasa. Tiap jam rata-rata datang 12.000 orang. Dan 
bersamaan dengan rnenderasnya pengunjung itu, pertikaian 
mcngenai kematiannya pun masih juga terus berjalan. Sementa- 
la itu Surat Wasiat Luciani telah lenyap entah kemana. Tapi 
men^herankan bahwa dengan tipu dayanys, Vatik^Ji masih 
saja berani mcnjamin bahwa akan ada warisan yang baiangkali 
jcrnada pahit. Seorang Paus yarig scnang bicaia blak-blakan, 
langsung dan sederhana, setelah wafatnya pun masib tcrus di- 
selimuti dengan kcpalsuan dan kebohongan. Maka tidak meng- 






130 



hcrankan bahwa sangat banyak orang merasa sangat kehilangan 
dia. Sedang dari Vatikan tidak ada tanggapan yang cukup m< 
madai scbagai pcngganti obat pcrasaan sakit yang tcrscbar lux, 
itu. Yang ada justru sebaliknya, yakni di barisan belakani» 
muncul semacam gerakan untuk mclindungi bukan Luciani 
almarhum, tetapi maJahan melindungi mercka, yang dengan 
bukti-bukti sangat gamblang dituding sebagai pclaku yang t£l 
liliat dalam pernbunuhan tcrhadaonya. 

Di surat kabar, para pastor y^ng bukan anggota Kuria, 
saJing ribut mempcrdcbatkan untung-ruginya dilakukan bcd;ili 
mayat. Banyak pakar serta para pcngamat Vatikan, sccar.i 
terang-terangan mengecam sikap V„ukan yang keras kcpala itu 
Misairiva :;:p r JuJ \'£2vz d^n^r, icbtsava di* ^b Vrrtorio Zucconl 
di h*&rian s&re Curri.-r? d$!fa Srr<\ W»tnny»: "Sclnin kcrai^ 
raguan mengcnai kcmarian Paus itu, sebenarnya juga sangal 
trrscbai luas kotidak-puasan terhadap 'keterar.gan-ketcrungan 
resmi 1 Yatikan iui/* 

Banyak organi^asi Kaiolik darj aliran tradisionak sqwtl 
Crciha Cristitma sangat tidak puas. Sckrotaris organisasi itu, 
Francu Anlico, mcngungkapkan buhwa ia tclah mengirinikail 
pcrmintaa:i resmi kcpada llakim Agung Vatika*i agar dikkukan 
pcnyelidikan secara hukum merigenai kcmatian Paus Luciani 

Kcputusan untuk mengajukan permintaan itu bcrikni 
scgala macam alasanny^ nmnrul sebagai topik judui-utama <li 
selnnih dunla. bcrbaiiai kctidakkon^istcnan Vatikai. diLutiji 
ArJtico. Ya~ig mcrcka kehend<<ki bukan hanya sekedar bcd-ili 
mayat, mclainkan diberlakukannya hukum ^ecar? pcnuh. Kai | 
Antico, 'Seandainya yang meninggal dalam kcadaan ricinikiaii 
adalah Presider' Orter, bisa dipastikan baliw^ rakyat Amcrik.i 
akan menuntut pcnjelasan," 

Kcpada p<_rs Antico mengatakan bahwa scnula organLiaM 
nya iiiau meng^jukan tuduhau rcsmi kcpada Vatikan Lahw.i 
Paus tclah dibunuh oi^h seseorang atau bebeiapa or^uig yarr 
tidak dikenal Sambil meng^muk?kan contoh yajig sangnt bail 
tciitang bagaimana ruwetnva pikirau orang Italia, dia iu^ngat » 
kan bahwa akhimya kclompoknya rnenghindari langkah nu 
karena ''kami tidak menginginkan skandal". Cwilta Cristiamt 



131 



juga mengirimkan pcrmintaan kepada ketua Dewan Kardinal, 
Kardinal Confalonieri. Bcberapa permasalahan yang mercka 
kemukakan misalnya, bedawaktu antara ditemukannya jenazah 
Albino Luciani dcngan pcmbcritahuannya kepada umum; juga 
bahwa bagaimana mungkin ada seorang Paus yang sampai sen- 
dirian bekerja di tcmpat tidurnya tanpa ada seorang pun yang 
tahu tentang kesehatannya; demikian juga dengan tidak dike- 
luarkannya selembar keterangan pun yang menyatakan kema- 
tiannya, Tidak seorang dokter pun dari Vatikan, yang secara 
resmi mengcluarkan surat keterangan tentang kematian; tak se- 
orang pun yang berani mcmpcrtanggungjawabkan penyebab ke- 
matian Aibino Luciani kcpada masyarakat scsuai dcngan diag- 
no^c yang benar. 

Uskup Agung Marcel Lefebvre, yartgdikenal sebagai tokoh 
Ipembarigkang di Perancis, dengan didukung oran^-orangnya 
bernah mcnyatakan bahwa meninggalnya Luciani itu, karcna 
Tuhan tidak menghcndakinya mcnjadi Paus. Tapi kim mcialui 
tangan kanannya, Abbot Ducaud-Bourget, mcreka mengumum- 
kan teori lain, "Melihat bcgitu banyaknya anak setan yang diam 
di ^atikan, rasanya suiit dipercaya bahwa kematian Lucianj 
itu wajar." 

Scttlah 'dipaksa* supaya mcnaiik kembalj pemyataannya 
seoiah-olah ada tarangan khusus untuk melakukan bedah mayat 
terhadap jenazah Paus, pad? hari Selasa tanggal 3 Oktobei 
sekali lagi Vatikan direpctkan pers Itaiia yang sangat gigin rerus 
mclakukan pengusutan. Ternyata juga pemah dilakukan bedah 
mayat ieihadap bcberapa Paus lain yang sudah meninggal, 
Misalnya, terhadap Paus Pius VIII yang meninggal dunia pada 
tanggal 30 Nc^eniber 1830. Dalam bukn hariamrya, Pangeian 
Don Agostini Chigi menulis bah^a pada sore hari berikutnya 1 
jenosah Paus Pius VIII diautopsL Tapi harit autopsi itu inemang 
tidak diketahui umurm karena secara resmi Vatikan tid?_k 
pernah mengakui melakukan bedah mayat terhadap Paus Pius- 
VIII. Memang pam-parunya agak icm^h, tapi organ mbuh I^in- 
nya sangat sehat Maka tidak heran kalau timbul kecuriganri 
bahwa Paus Pius VIII mcniriggal diracun orang. 



Jam 7.00 sorc tanggai 3 Oktober terjadi satu perisriwa \j 



132 



mencurigakarL Pintu-pintu Santo Petrus sudah dimtup untuk 
umum. Gereja menjadi lcngang yang tampak hanya empa[ 
pcngawal Suiss yang berdiri di keempat sudut cafafal$ut\ tem- 
pat jenazah Luciani disemayamkan, Pengawalan selama 24 jam 
secara dcrmkian itu memang sudah jadi tradisi bagi scorang 
Paus yang wafat. Kira-kira jam 19.45, dengan disertai Uskup 
kota Bclluno d_^t__nglah scrombonpin 150 orang dari Qm$h 
d 'Agordo, tempat kclahiran Albino LucianL Sccara diam-dium 
mcrcka diizinkan masuk ke Gereja meialui pintu samping, Bcr- 
hubung banyak orang yang mengenal Paus Luciani secara priba- 
di, rombongan yang baru saja tiba di Rumu itu dibcri ijir. 
isthn^a olch Yatikan untuk mcmberikun penghonnatan r*?r- 
akhir mcreka, rneskrpun scbenarii;. -^ ^ir.i ■_; gcrb^nc S-i.do IV m ; 
hari itu teiah diturup. Tentu i aj ;i kcpadu --* -:u.- ^cjriiuu Vl- 
tikan yaiig tclah mempunyai rcncana tcrscndiri terbrtdup y: 
n:rzah Luciani, kcdatangan rombongan oran^-orang iiu lic3;: , : 
dibcritahukan kcpadanya. Tapi baru bcbcrapa mcnii nran_ 
orang itu bcrada di dalam gerejk, dengan tid;ik sopan mcreL 
sudah di^-iring ke Iuar kc lapangan Santo Pctrus. 

Pcjabat-peiabat Yatikan muncul bcTsama-sama dengiir, 
diiringi sckelnmpok dokter, Scnnu orang lain dipcnntahkan k 1 
luar, Tidak tcrkccuali kcempat orang pengawal Swiss itu. Tirai- 
tirai Icbar bcrwarna mcrah l<ia kcmudian dipasang mcngclihn_ 
jcna:;ah Paus Luciini uni.uk mcn^h^langi pandimgan pcnuh 
sciuiik orang-orang ymg rn;;ngki__ m&th bcrcch di dohm gei^J | 
^anto Petru^ schingga mcrcka tidak mungkm inchhat apa yar 
sebcnarnya sedang di_a l ukan doktcr-doktcr itu. Pcmeriksaa:i 
doktcr yang mendadak dan tidak diumumkan itu berlangsum 1 
sampai j_im 21.30. Begitu pemeriksaan selcsai, bcberapa oran , 
dari Canale '^Agorrlo yang masih menunggu di luar, bertar,y>< 
apakah mereka juga masih diijinkan mcmberikan pengliormat a> 
terakhir kenada jena__ah Paus Tapi permintaan merek* ditolak 

Mengapa pcmeriksaan itu dnakukan kurang dari 24 jam 
^ebclum pemakpman? Banyak orang dzii ka!angai> mediamass i 
sebenamya sudah tidak menyaiigsikan lagi balr\a autops; p?^ 1 
telah dilakukam Apakah akhirnya Vatikan melakukan ii_i t 
hanya sekedar untuk meredakan keresahan orang-orang? Kahti 



uau 
I33_L 



betul begitu, semua pernyataan Vatikan sesudahnya yang 
bicara soal pemeriksaan medis, pasti akan sampai pada ke- 
simpulan yang semakin menguatkan ketakutan dan kekhawatir- 
an banyak orang bahwa Sri Paus mcmang benar telah mati 
dibunuh. 

Anehnya, sesudah pemeriksaan itu tidak satu pernyataan 
pun keluar dari Yatikan, Meskipun koran-koran memberon- 
dongnya dengan berbagai pertanyaan, Kantoi Pcrs Vatikan 
tctap saja tutup mulut. Vang tcrsembunyi di balik gcdung Santo 
Pctrus, tctaplah tersembunyi sampai pemakaman Paus usai 
Scsudahnya barulah muncul pemyataan vcrsi Varikan. Scbclum 
itu, kantor berit' Itali £NSA dibcritahu bahwa pcmeriksaan itu 
hanyaiah penelitian biasa sepcrti umumnya dilakiikan terhadap 
suatu jcnazah yang akan diawetkan. Tapi ini off thc rccord 
katanya. Pcmeriksaan ini dilakukan oleh Profesor Gerin, kakak- 
beradik Arnaldo dan Ernesto Signoracci dcngan dibantu be- 
b^rapa dokter lain. Sclain itu kepada ANSAjuga diberitahukan 
bahwa bcberapa suntjkan tambalian untuk pengawetan jenazah 
mcmang tclah dibcrikan lagi. 

Kctika akhirnya Kantor Pcrs Vatikan mengciuarkan pe- 
ngumuman resmi, pcmcriksaan yang sebenamya beriangsun^ 
selama 90 mcni: itu dinyatakan mcnjadi hanya 20 mcnit- Se- 
laiii itu juga diumumkan bahwa scmua pcmcriksaan bcrjalan 
dengan Laik, sehingga rornbongan dari Canalc d*Agordo puh 
diizinkan in<±suk k^mbali kc dalam t T er^ja. Terlrp^ apakah itu 
kekeliru^in atauk^b bohong yarigsengaja riihembu^hembuskan 
Vatikan mc^ui pcrnyataan peiinya, terd^pat pula beberapa 
fakta yang meresahkan. Bertentangan dengan ketcrangan yang 
diberikan suinber Varikan kepada kantor bcrita Italia ANSA, 
temyata Profesor Gerin tidak hadir pada pcmeriksaan jcnazah 
di Gereja malam itu, Keniudiiiii ketika kakak bcradik Arnaldo \ 
^an Ernesto Signoracci saya wawancarai, mereka bcrsikeras 
mcngatakan bahwa mereka juga riddt hadii dalam peristiwa 
y*ng ganjii im. Seandaiiiya betul terjadi deniikian, berarti 
pengawetan jcnasah yang dilak^kan di geieja mal^rn itu tanpa 

Idiiiadiri spesiahs perawat-jcnazah! & -■- *-> - : - 

Pemeriksaan mayat total posi mortem, jelas tidak mung- 



\ 
< 1 



134 > • '• 






kin dilakukan hanya dalam waktu 90 meniL Maka sampai 
sckarang orang-orang masih percaya, scandainya bcdah mayat 
mcmang betul-betui telah dilakukan, meskipun hanya sebagian 
tubuh saja, hasilnya pasti akan diumurnkan sccara lantan^ dan 
jclas. Apalagi kalau hasilnya negatir. Atau . , , barangkaJi ad;i 
cara yang Jebih baik urituk membungkam mulut orang? Harian 
pctang Conicre dclla Scra mengntakan bahwa **pada detik 
detik tcrakhir proses autopsi iui, rlntanglah scorang cioktel 
beken dari L"niversitas Katolik bergabung dengan tim khusui 
itu." Tapi kemudian "doktcr beken* 1 itu lcnyap begitu saja 
ditclan kabut pagi yang naik dari sun^ai Tibcr. 

Men.jjcnai pertkiku oranij-orang yanj: rnen^clola Gcreii 
selama scrir luaititc (Red : (aiu:: k^-^m!;^ ta;ipa P;:;::), p;;;::. 
psikojngj Katoiik Kiisario Mocci;in ; i:;in^?!^ , 'ii l) nii>; i :cbd; 
berikut: *Tenris sepcrti Vj?/j^r7ff *-nya Malia saja (Red,: sumpa] 
tutup mulut sampai niati). Bedanya tiiulakan mcreka tcrkc 
labuhi dcngan upacara protokoler istana, schinj^a nainp 
seoluh-olah suatu perbuatan cinta-kaaih.*' 

Dialog kasih yang diprakarsai Aibino Luciuni anura di< 
dengan umatnya teluh bcrlangsung sampai titik-akhir yw 
pahit. Pada tanggal 4 Oktober v\u tanpa mempcduJikan huj 
yang tcms mengguyur, 100 ribu orang tetap niembanjirj 
lapangan Santo Pctrus untuk mcngikuti A f isa Reguicm diudail 
tcrbuka. Sclama cmpat haii tenikhir, pclayat yaiig daiangham 
pir mendckaii jumlah sa L u ji T ta o/ang. Bacaan Pcuaii.a dari t ! 
bacaan yang dipershpkan, diambil dari Wakyu Samo Yoha*u 
>ang diakhiri dcngan kalimat: "Akulah Alpha dan Omega, awnl 
dan akhir. Datanglah kepadaKU, barangsiapa yang haus, kareni 
Aku dkan membcrikan air dari sumber-hidup," 

reti mati tiga lapis yant* terbuat dari kayu cendana 
tiin?h dan kayu eboni — dipatri rapat-rapat, Kcmudian dibau . 
ke tcmpat peristirahatan-terakhiniya di liang k T jbur marnn 
baw^h-tanah, diapit olch makam ^aus Yohancs- XXIII d.n» 
Paus Paulus VI- Makani itn terletak per&is di bawah altar G*r< | | 
Sanio Petrus. Samp?i Jetik terakhir diusungnya jenasah Alhnr. 
Luciani di senja yang dingin itu, banyak sekali orang m;nili 
terus mempertanyakan kematiannya yang mendadak, jan^w 



I r 






jangan selain air dari sumber hidup, sebelum waiatnya Albino 
Luciani juga dibcri scsuatu yang Iain. Salah satu di antara me- 
rcka ialah dokter pribadinya scndiri Dr, Giuseppe Da Ros. 

Dengari sudah discgelnya Paus di dalam peti jenazah 
tiga lapis itu, kini jeias sudah tidak mungkin membujuk Vatik- 
an supaya mengubah pendiriannya. Memang Cimlta Cristiana 
telah menyampaikan pcrmintaan resmi kepada Mahkamah 
Agung Vatikan agar dilakukan bedah mayat. Tetapi kcputusan 
untuk itu hanya tergantung pada scorang hakim sajo, yaitu 
Giuscppe Spinelli. Bahkan scandainya pun hakim itu sung- 
guh-sungguh mcnghcndaki a^ar dilakukan autopsi serta penyi- 
dikan len^kap, sulit dibayangkan bagaimana ia akan mam- 
pu menaklukkan orang-orang yang memerini&h Vaiikan. Orang- 
oran^ itu bisa saja mcngaku bahwa y&ng Lelah mcrcka laku- 
kan^ sesuai dcngan trattisi dun "faKta' sejarah yang tciah ber- 
jalan hampir 2.0 00 tahun, 

, Bahwa orang-orang Jesuit mcngumpamakan kematian 
Albino Luciani dcngan sekuntum bunga yang layu di wuktu 
malam; atau orang-orang lYansiskan membandingkan kcma- 
tian Albino bagaikan datanimya pcncuri di malam hari, itu 
bolcli-boleh saja. Tapi orang awam ccnderung bcmsaha mcn- 
cari penjclasan ^ccara lebih prakti^. Mercka yang masih mcra- 
gukan kcniatiannya, berjumlah jauh lcbih banyak, tersehar 
di seluTuh kota Roma, baik di dalam maupun di luar tembok 
Vatikan. Tapi orang Vatikan yang puKng resab ialah mei^ka 
yang ■jcnar-benar tahu b^gaimana jenazah Albino Luciani 
ditemukan oleh Susier Vincenza- Dan keresahan mereka se- 
makin meniugkat lagi ketika Vatikan semakin banyak mcng- 
obral bohong-resminva_ Akhimya setelah Paus dimakam-. 
kan, beberapa orang di antaranya mclai buka muhit. Mula- 
m Tl la n^ercka btrbicara dcngan kancor beriia Ualia, ANSA 
dan ^khir-akhir ini dcngari saya. Dan memang beberapa orang 
di antara mereka itulah yang mcnguatkan saya untak mengu- 
sut kematiari Aibino Lucisni. 

Pada tangg^l 5 ORtobe^ bcgitu selcsai niakan siang, ke- 
>add ANSA mereka niembcrikari data rinci tentang ditemu- 
tannya jenazah Luciani ofcb Suster Vincenza_ Dalam infor- 



fc,£a *>-.-*= 



U 

i 



masi kepada mereka itu secara tepat bahkan dikat^an bahwa 
beberapa catatan yang dipcgang Luciani saat dia meninggal 
bcrisi "beberapa-pcngangkatan di dalam Kuria Roma dan 
mutasi di bcrapa keuskupan di Italia'\ Kclompok itu juga 
mengungkapkan bahwa scbcnamya Paus Lueiani telah njcm- 
uahas masaJah pcnolakan Baggio untuk diangkai scbagai Us- 
kup Agung Ycnesia. Ketika berita itu tcrsiar di tcnjiah masya- 
rakat, tanggapan Vatikan ruirip sekaii deiig&n tanggapan Mgr. 
Hcnry Riedmatren ketika ditanyai tentang dokumen Luciimi 
mcngenai Keluarga Bercntana, Kita masih ingat balwa oleh 
Riedmatten dokumcn itu dianggap tidak ada, hanya T 'khti- 
y:»I:n:** bcbka Kin; z : ::\i im nghadrun ratusan wirtiwan yang 
;r:tr;i;riUH i* : ;ar Yatiknn nicniinr^ni in(onrmsi yan^ dibucor- 
ka.n sluuu sumbcr di Yatikan, khususii} a tentan^ ditemu- 
kannya jena/ah P;ass Luciaui oleh Suster Vinccnza beserta 
catatan-catatari yan^ ler^eii^iiani ui uuigannya itu, dengan 
gampangnya Dircktur Kanior l\v<. Yatikan, Patcr Panciroli 
menyanggah, "Scmua bcrita-berita itu tidak berdasar sama 
sckahV 5 

B:myak orang tidak mempcreayai sanggahan itu. Di 
^ntaruiya bcbcrapa kardmal yaog bairu s;-ja berdataugan kc 
Roma untuk mengadakan Konklai" guna mcmilih Paus baru. 
Kcrcsah?n mercka mcmuncak dalam pcrtcmuan Dcwan Kar- 
dimJ nada tanggal 9 Oktobcr. 'Itn.uama K?rduid VUioi lab 
yang jadi sasaran scrangan. Seba^ai Kcpalu Rumah T&ngga 
Yatikan dialah yang rnemntuskan dan mengizinkan disk«rkan 
nya scrnua pcrnyataan yang dcngan jclas mcnunjukkan bahwa 
kcmatian Luciani disusul uoaya nicnutup-nutupi. Lanyak 
Pangeraa Gereja non-Itali yang menuntut agar rnercka dibcri- 
tahu dengan pasti apa sebenamy^ y^ng disembunyikan. Mc 
rctca ingin tahu mengapa scbab kcmarian tidak uiscbuLkan 
den^an pasti, tapi hanya sckcdar diduga saja? Mcrcka ingin 
tahu mengapa tidak ada kcterangan lebih jclas mcngcnai saat 
kematian? Mengapa tidak ^da doktcr yang sc^ara resmi ber- 
tanggungjawab, berani mencantumkan namanya pada surrt 
keterangan kematian yang dapat diumumkan kepada masya 
rakat? 



137 









Mereka gagal mcmperoleh segala fakta. Berkat kcputus- 
an yang dibuat sckclompok kccil schari setelah jcnazah Paus 
Luciani ditemukan, KonkUd" untuk pemilihan Paus peng- 
ganti bcrjalan lancar, Para kardinal mulai memusatkan pcr- 
hatian untuk saling melobi tcntang siapa yang pantas meng- 
gantikan Albino LucianL Hal itn mcnunjukkan bahwa para 
anggo;a Kuria Romana yang mcnyandang pengalaman ham- 
pir dua ribu tahun, betul banyak dari para pcndahulu mereka. 
Pada tanggal 12 Oktobcr, kuram; dari 48 jam scbelum 
dilangsungkannya Konklaf untuk memilih Paus pengganti, 
Yatikan mcngeluarkan pcngumuman rerakhir tcmang kema- 
tian Alhino Luriani yang mentrhebohkan itu, Pengumurnan 
itu dikduarkan Se l reraris Pers Vatika_a, Patcr Rorueo Patici- 
roii: ': 
\ - Pada hari terakhir ^Noitcmdiah**'^ ketika kita mulai 

Imcmasuki tahap baru dalam Sede Vacantc, Direkuir 
Kantur Pers Tahta Suei mcnyaiakan sangat berkcbc- 
ratan terhadap orang-orang yang selama bebcrapa hari 
tcrakhir ini mcnyebarluaskan desas-t^sus yang aneh, 
tidak diteliti kcbenarannya. bahkan scring paLu diii 
kadang berbentuk sindiran yang menjurus kepada tu- 
duhan. Tcrasa makui be_at lagi pcnolakan yang mungkin 
timbnlj mengingat rakyat dl sin: tidak terbias? dcngan 
mcnyatakan pendi?p?t terlalu bebas. Pada masa oraiig 
masih berkabung dan. beised^h demi Gereja, diharapkan 
sikap yang lebik tcrkendali dan Icbih hormat. 

Diulanginya pcrnyataan "apa yang terjadi tclah dengan 
tepat diumumkan pada hari Jum'at pag: tanggal 29 September. 
Pengumuman itu benar-benar sah dengan sudah ditandatanganL 
nya visum et repcrtum olch Profesor Mario Fontana dan On 
Renaro Buzzonetti. Pengumuman demikian sungguh tepat 
untuk memperbaiki publikasi yang tidak perlu." 

Dengan perasaan puas dia mcmperhatikan "kejujuran 
ban^ak pcjabat yang pada saat-saat Ciereja merAgaJaini kesulit- 
an demikian besar, mereka masin tetap loyal dan selalu me- 
nya_mpaik_m kcpada masyarakat infonnasi yang telah diper- 
timbangkan dcngan masak serta objektIF\ 



138 



Sambil berharap untuk menghindari "sindiran-sindiran 
berat", terus-terang saya mcnyatakan: Saya yakin seyakin- 
yakinnya bahwa Paus Johanes Paulus I, Albino Luciani, telah 
dibunuh 

Hingga saat buku ini saya tulis, Vatikan tidak pemah 
mengumumkan surat keterangan kematian, Dan meskipun 
sudah bcrulang kali saya minta, Yatikan tctap juga tidak mau 
memberikannya- Seandainya adapun bisa ditebak, bahwa 
visum ct reperlumnya nasti akan mcngatakan bahwa serang- 
an-jantunglah sebab kematiannya. 

Bahuu Yatikan tctap bcrsike*"^ tidak mau mengumum- 
kan surar keter&ngan kcm^tiari, itu ber^rti bahv - i di s:\ri3 tidaH 
a d 2 s e or ang dok tc r p u n y an g b e rs e d 1 1 se €2F% t e s m \ b c rt angeu n e- 
jawab melakukan autopsi terhadap Albino LuciaitL Barang- 
kali inilah >ang mcnyebabkan Vatikan mcnolak mengumum- 
kan. Padahal diagnosa yang hanya didasarkan pemcriksaan 
bagian luar jcnasah saja, tidak dapat ditcrima ilmu kedokter- 
arL 

Meskipun kercsahan dan keccmasan dunia intcrnasioaal 
muncul di mana-mana, namun tctap tidak dilakukan autopsi 
at^upun pemcriksaan pozt mortem sempurna. llal ini merm 
buktikan bahwa Paus Luciani mcmang bcnar tciah dibunurL 
Seandrinya Luciarsi memang mcnin^gai durria secara wajar, 
tentunya tid?k p^rlu berkeberatan dilakukan bedah mc*yat 
untuk mercdakpn kecemasan itu : bukan- ) 

Vang jelas, akhirnya sec?r? resmi Yatikan tirtak tahu ka- 
pan atau apa yang menyeb^jkan Luciani mati, Vang sclalu di 
katakjnnya maksimal banya "Diperkirakan menjelang jam se- 
belas" sena "kemctian mendadak yang dapat diki bungkan 
dengnn". Perny itaan-pernyataan ini dengan jelni menunjuk- 
W»n haSwa Vatikan benar-bena^ tidak tahu dan hanya dapat 
membuat praduga dan mengira. Sedang m?.yat seorang penge- 
mis yang ditemukan tergeletak di selokan kota Ruraa saja 
akan dipeilakukan d^ii diperhatikan scrius. 

Skandal kematian Luciari akan jadi lebih bcsar lagi blla 
orang tahu bahwa ternyata para dokter yang memeriksa je- 
nasarmya tidak pemah niemperhatikan kesehatan Albino 



139 



Luciani scmasa hiduprva. Ketika saya menemui Dn Renato 
Buzzonetti di Roma, kcpadanya saya menanyakan obat apa 
saja yang diminum atau dimakan Paus Luciani sclama se- 
minggu scbelum "wafat. Ia menjawab, "Saya tidak tahu ob at 
apa saja yang diminum atau dlmakannya. Saya bukan dok- 
ter pribaciinya. Pcrtama kali saya memeriksanya seiaku dok- 
ter dart bcllau sebugai pasicn, ya scsudah ia \vafat itu.'* 

Adalah Dr Seamus Banim seorang pakar spesialis jan- 
tung yang berpengalaman Icbih dari dua pnluh tahun. Ia mcn- 
jadi konsultan scnior di RS. Xufficld dan RS. St, Barholomeus 
di London, Ketika saya wawancarai, ia mcngatakan: 

M Adatah salah besar bila ada seorang dokter, dokter 
mana pun, yang mendiaimosa scrangan jantung sebae;ai 
. L penyebab kematian. Bagaimana pun saya tidik akan 
puas. Kccuali kalau doktcr itu telah lama mcngcnal pa- 
sicnnya, teiah lama merawauiya! Lcbih la^i kalau dla 
juga sempat mcnyaksikrm pasicnnya saai ia mcngalami 
serangcm jantung yang berakibat kcmatiamiya, maka 
boichlah dokter Itu mcmbuat diagnosa, 

Sebahknya jlka si dokter bclmn pernah mengenal si pasicn, 
, ia tidak boleh membuat diagnosa semacam itu. Ia sung- 
guh menahggung risiko bcsar, Dan di ncgcri ini scharus- 
nya ia tidak perlu mcnnnggung rlsiko scbesar itu dengan 
membuat diagnoba sep^rti :ni. Diagnosa semacam itu se- 
harusnya baru dapat diberikan, nanya settlah dilaku- 
kan bcdah mayat'\ 

Karena itu scbenarnya kita dipojokkan uni.uk mcnerima 
keslmprlan mcngcnai sebab dan saat kemarian vang tidak 
dapat diterima akaJ schat.- 

Kepada dunia, Vatikan mengaiakan bahwa kematian 
yang terjadi "diperkir^iar: tan^gal 28 Septembcr mcnjelang 
jam 23.00 malam*\ Vapi Dn Derek Barrov/chff 3 mcUitan patoiog 
pada Kemcntcrian Dalam Ncgcri Im^rris, yang berpcngalam- 
su lebih dari 50 tahuti, kepada saya mengatak?n: 

"Hanya orang nekadlah yang berani menentukan saat ke- 
matian seseorang. Bcnar-benar dia orang nekad yang nga- { 



140 



wur, kecuali kalau ciia mclihat ada pcrubahan suhu tcr 
menerus pada rectum-nya. 

Rigor mortis (Red: kekakuan mayat) baiu dapat diketahwi 
kira-kira setelah lima atau cnam jam, tcrgantung p;nl«i 
bcberapa faktor, antara lain suhu kamar. Di dalam kaniii 
yang panas, rigor mortjs terjadi lebih cepat, di da!<tm 
kam:ir yang dingin lebih lambat, Proscs rigor mortli 
dapat berjalan selama 12 jam, dan tcrus kaku sclama 12 
jam pula, kemudian baru mulai mengcndor dalam jan^k | 
waktu 12 jam berikutnya, Ini mcmang bani pcrkiradn 
sama sekalL Jika kini tcrjadi Rigor morth t masuk akal 
lah hiJa orang mcmpcrkirakan kcmatiannya tcrjadi k m 
raug-lebih sekjtar enam jam sebciumnya. ;ic:;c::^;:iyi 
sangat bcrmaniaat mengukur suhu hau. 'iitpi i^^u.j 
haJ ini tidak dilakukan, Bila orang bctul-beUii innm 
riksa mayat dcngan scksama scsuai dongan hukum U 
doktcran t tcntu akan nampak tahap-tahap kckaku.Hi 
Dan tahap-tahap ini menggcjala dcngon san^at halm 
nya, Maka jika mayat sudah kaku padajain b p;u;i, Ia\,ik 
jika dikatakan bahwa beliau incnini^ol pada jam 1 I 
malam sebciumnya. Tapi dapat juga terjadi pada jam 
9 malarn sebclumnya. 1 ' 

Jadi ada dua fakta oasti yang tak dapat dipcrdebatkan 
lagi* 

— 1. Kita tid^ik tihu apa pcnycbab kcmatian Albino 

Lu^ianL 

— 2, Kita jJga tidak y*kin sedikit pun kapan saal 

kematiannya. 
Kcuka Paus Paulus VI wafai bulan Agu^tus 1978 ia diiung 
gui banyak tlokter, para sekrctaris dan banyak iniam, Coba 
pcrhatikan betap£ rinci pengumuman resmi yang diswkan 
dan ditandat^ngani Dr. Mario Fontana dan Dn Rennto Bttz 
zonetti: 

"Sudah scjak satu irmg^u lalu Bapa Suci Paus Paulus V! 
merasakan iiyeri yang sangat rpenyakitkan dan tenjs-mc- 
nerus meningkat. Penyakit ini berkaitan dengan pe» 
nyakit rematik yang sudah bertahun-tahun didcrita 



141 



nya, Hari Sabtu tanggal 5 Agustus ia menderita demani 
akibat radang ginjaJ yang kumat secara mendadak. Me- 
nurut anjuran Profesor Fabio Prosperi, Kepala Bagian 
Uroiogt Rumah Sakit United Hospitah di Roma, beiiau 
diobati dcngan sangat cermat. Sepanjang malam tang- 
gal 5-6 Agustus plus satu hari penuh Minggu 6 Agustus, 
$uhu badan Paus icrus-mcnerus sangat tinggi. Minggu 
G Ae^istus, kira-kira jam 18.15 denyut-nadi yang me- 
ningkat drastis secara mcndadak diperiksa. Kemudi- 
an dengan cepat disusul gcjala umum yakni mclemah- 
nya ^ongga jantung sebdah kjri yang menunjukkan tanda- 
tanda klinis tentang adanya pcmbcngkakan paru-paru 
yang akut n \ 

. - Meskipun dcngan amat segera diupayakan semua tin- 
dakau yang diperlukan, Bapa Suci Paus Paulus VI \vafat pada 
jamSL40. 

Kcrika Paus Paulus VI wafat, dokter-dokter yang mcn- 
dampinginya, membcri gambaran klinis sccara umum scbagai 
berikut: cardiopatis arteriosclcrutis polyarthrith, pyelone- 
phritis kornis dan cystitis akut, Penyebab langsung kema- 
tiannya disebutkan sebagai berikut: Krisis tekanan darah 
tinggi, kciemahan rongga jantung sebelah kiri dan pcmbcng- 
kakan psn-paru akut Taoi kurang dari dua bulan kcmudi- 
an, pengganti Paus Paulu* VI mt j mngj^'l dunia M bagaikan bunga 
dr ladan^ yang byu di wktu nrdiam". tanpa dihadiri seo^ang 
doktcr pun! 

Mengenai kcsehatan Albino Luciani, perlu kiranya mern- 
bebcrkan fakta-t\ikta yang bertolak bclakang dcngan scgnnung 
dustayang diobral Vatikan. 

Pada masa bayinya, ada gejala yang menunjukkan bahwa 
Luciaui mengidap peryakit paru-paru. Kelenjar di lehemya 
inembengkak. Pada usia 11 tahun ia menjalani operasi aman- 
dej, lalu pada usia 15 tabun giliran adrtnoidnya diopcTasu Ke- 
dua op?ra*i itu diiakukan di Rumah Sakit Umum ai Padu^ 
Pada tahun 1945 dan juga di taiiun 1947 ia masuk s^natorium 
karena diduga mengidap pehyakit TBC Dalam dua kah pene- 
litian di tahun 1945 dan ! l&47 itu dinyatakan bahwa hasil- 



142 



l, 



nya negatih Diagnosa mengatakan bajnva acla bronkitis pada 
paru-parunya. Pcrkira^n bahwa dia mengidap TBC, kini di- 
nyatakan sudah sembuh seratus prosen, dan hasil r^tntgen 
dada sesudah itu pun mcmang negatiL Pada bulan April 1964 
Luciani mcnjaJani operasi batu ginjal dan usus besar yang 
tersumbat, kemudian pada bulan Agustus operasi ambeicn, 
Scbclum mcmberitahu sava, berchsar pcmeriksaan kesehat- 
annya, Profesor Amedeo Alexandre mcn^aiakan b&hws Lu» 
ciani tidak mengidap penyakit-pcnyakit lain. Dia pula yang 
mclakukan kedua opcrasi tadi di Rumah Sakit Pordcnonc* 
Bcrdasarkan pcmcriksaan, baik yan^ meliputi photo roentgen 
Hn.n heberj;?? rekaman ECG yajig diambil sebeluin dan se- 
sud-^h opciasi-opcrasi, Frot- Amcdcu /i:c>::uvire r< t ^n r ;iiV- 
kar. bahwa kesehatan Lucianj iciah puiih ^aiu^ ^t **&i.\ z::*r< 
akibat opcrasi-opcrasi ringan. Albino Luciani schat \\zl afiat. 
Katanya: 'Tada musim panas, scsuriah ia mcnjalaru operaM, 
saya memcriksanya ulanii- Dan saat iiu ia sehat wal afiat." 

Sebagai gambaran bctaua schat Albino Luciani. tiapat 
lah kita lihat acara-harian Luciam sepcrti yang diceriiakan 
rekannya, Mgr. Taffarel, kepada sjya, Acara hariannya masih 
sama pcrsis dcngan kc^iatan -ruiinnya kcrika ia tinggal di Ve 
nesiaidan juga kcmudian rii Yatikam Albino Luciaui bangun 
pagi antara jam 04.30 dan 04.15 dan bcrangkat tidur kira 
kira 16 jam kemudian, aniara jam 21,00 dan 22,00 Mg:. 
Taffarci mcmberiiahu saya bahwa dj samping tugas-tug-asnyi 
yang memang banyak, Luciani masib mcuycmpatkan difj 
mengunjungi ke 180 Paroki di wilayahnya. Dan kctika di i dt 
angkat menjadi Uskup Agung Yenesia, dua pertiga di antar;i 
nya sudah dikunjunginya untuk kcdua kahnya. Bulan Dcsem 
ber 1975 ia memang pernah mengalami pcn^gumpalan dar<ili 
di dalam nadi tengah pada retina mata kirinya. Tapi tidak 
perlu operosi, dau Profesor Fama t dohter spesialis yang mcia 
watnya, kepada saya mengatakan: 

: Tengobatan han ; ? bersifai umum dan meuggunak.in 
obatan-obatan Jtaemokinetik, anti-pengentalan daran d.ui 
obat-obat ringan untuk melebarkan saluran-saluran daruli 
Yang psding penting hanyalah istirahat beberapa hari A\ 



I M 



rumah sakit, Hasilnya sangat ccpat, penglihatannya kem- 
bali pulih dan sembuh totaL Mcskipun ia tidak tergolong 
scbagai orang dengan "tubuh raksasa", tetapi yangpenting 
ia selalu sehat. Pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan 
beberapa kali tidak pernah menunjukkan adanya ganggu- 
an jantung." 

Profesor Rama mcncatat bahwa tekanan darah Luciani 
tergolong rcndarL Dalam keadaan normal tekanan darahnya 
bcrkisar antara 120/80, Menurut 23 dokter yang saya mintai 
kctcrangan, tckanan darah rendah didiagnosa sebagai kemung- 
kinan paling baik untuk mcncapai usia panjang. 

Stiaitia bcrtugas di Yenesia, beberapa kali pergeLang- 
an kakinya mcmbengkak* Pan: dokter yang merawa:riya bcr- 
pencLipai bahwa pcmbcngkakan im sebagai akibai rcndah- 
nya tckanan darah dan karcna itu ia pcrlu lcbih banyak bcr- 
olahraga. Untuk menanggulangi kemungtdnan kambuhnya 
penyakit batu ginjal, pada bulan Juli 19 7 S sepuluh hari ia 
tini^al di Lcmbaga Stella Maris di pulait Lido t Italia Utam. 
la harus makan makanan yang dihalu^kan dan untuk mcre-i 
dakan pembcngkakan pergelangan kaki yang pelan-petan mem- 
bcsajj ia harus banyak jalan-kaki pada pagi dan sore hari. 
Sctclah dirawat sciama 1 hari, kcmudian Luciani dipcriksa. 
Dan pcmcriksa^ii mcdh mcnunjukkan bahwa ia sehat wal 
n^at Pcmeiiksaan mchput: pula fCG fElcctru CariJ^ogTapii^ 
alat pcncatut kelainan janning). 

ltulah seluruh riwayat kesehatan Albino Luciani se- 
panjang hidupnya. Rincian ini berdasarkan hasil wawancara 
dengan doktei-doktcr yang pcmah mcrawatnya, rclasi, tcman 
dan rckannya. Bandingkan ir r ormasi :ni dcngan segudong 
dusta tentang kesehatannya yan^ dibuatkan VatikarL Lalu 
(ialam henak kita pas^i cepat keluar pcrtanya^n peuting: Me- 
ngapa mercka harus bohong scgala? Makin dalam kita mene- 
lusort ketvdupau Luciani, kila semakin yzkin bahwa Albmo 
Ldciani dibunuh. Hampir cnam lahun tiada orang yang mern- 
bendung dan melav^an kejbohougan Vatikan tentang Faus 
Luciani almarhum, Kuna Roma mengatur agar durria per- 



pir sinting dan sakit parah, schingga tclah terpilihnya ia men- 
jadi Paus itu benar-benar suatu penyimpan^Ji. Maka wajar- 
lali bila kematiannya haruslah dnerima scbagai anugcrah bagi 
Gercja yang scolah-oiah kini terbebas dari suatu beban. Dc- 
ngan cara ini mereka berharap dapat mcnutup-nutupi pcm- 
bunuhan. Masa 400 tahun dilalui umat manusia tanpa arti. 
Kini kita kembali ke jaman Borgia, 

Mcinang banyak mcdia massa dunia rainsi memheriiakun 
sccara rinci khayakm Varikan tcntang kcschatan Albino Lu- 
ciani, Tapi bila ditanya, kebanyakan araiig akan membcri 
kan gambaran yang saling bcrbeda: 

AigK Iju R;f k;:p;id;; saya: "Sa-y* sudr:h n«r!grrtftlnya 
^Cjaii i:thu:i 1926. Terk'^ diLii balr.va dh pc^an dua 
■ kali dirawat di rumah sakit karena diduga mengindap 
TBC, merturut saya sccara kev luruhan Lucia.ni seiui 
wai aliat. Dan sepulangnya dari pcniwatan vang keduj 
kalinya, ia suuaJi sembuh sama sckaii. Dan sumpai tahun 
195&, ketiku ia diangkat jadi uskup di Vitrorio Vcncto, 
ia tidak p^rnah mcndcrita sakn bcrat" 

Cerita Mgr. Taffan*t kepadaku; "Sclama tinggal Ji Vit 
torio Veneto t Albino Luciani -ehat wal afiat. Memang 
di tahun 1964 ia pcmaii dua k^Ii operasi unLuk meiu; 
ainbil batu ginjai dan ambcicnnya. Tapi ia lalu puuih 
k^mbali sec<u:a sempuma. Scdangkj.n Ij^bar. pekeii^ 
annya tctap ^mi Mcmang saya pcmjli dcngar ia lncii 
dciita tckanan darah rcndah dan b^ngkak-bcnrkak pad.i 
kakinya. Tapi selama di sini (Red: Vittorio Vcnetfj), 
ia tidak pcmah mendcrita kedua pcnyakH itu sama rc« 
kalL Dan kcmudian sct^lah ia pindah kc Vcnesia sayj 
pun ma^ih scnng bertemu dengan dia. Dan ternyata 1.1 
selalu sehat wai afiaL Selain dua opcrasi yaug pernal» 
dijalaninya itu, antara tahun 1958 dan 1970 ia betul 
betul sehat sempurna*\ 

Mgr. Giuseppe &osa t Administrator Apostohk di Vencsi.i 
berceritera: "Selama delapan tahun saya bersdmany-* 
di Venesia, baru sekali saya melihatnya berbaring rii 



14S 



tcmpat tidur karcna sakit> itu pim hanya inAuensa- Se- 
lain dari itu, Uskup Agung LucianJ sungguh sangat se- 
hat dan tidak pernah jatuh sakit apa pun" 

Dr. Carlo Frizzerio, dokter di Venesia berpendapat: 
"Luciani sama sckaii tidak memiliki ciri-ciri kardiopatis 
(mengidap sakit jantung), Lagi pula paling sedikit mcnurut 
teorij tekanan darah rcndahnya membuatnya aman dari 
serangan janiung yajig akut. Hanya satu kali saya pcrlu 
memberikan obat kepadanya. Itupun hanya karcna in- 
flucnzzL M 

Mgr. Marjj SewgOgtiti, Sekrctaris Luciam di 1970-1976 
mengemukakan pendapamya demikian: '*J antu ng Albino 
Luciani sungguh jantung yang balL Orang dengan jan- 
tung jelek tidak mungkin mendaki gunung seperti yang 
dilakukannya- Sejak tahun 1972-1977, seriap tahun 
Sang Uskup Agung Luciani scialu mcndaki guming ber- 
sama saya, Kami pergi kc Pietralb". dekat BoLano. De- 
mikian pun kami masih mampu mendaki Corno Bianco, 
dari ketinggian 1500 sampai 2400 mcter didakinya de- 

ngan cukup cepa f Tidak pernah 

ada tanda-tanda jantungnya lemah. Memang d: tahun 
1974 dilaKakanlah pemeriksaan jantung detigan ECG, 
*tu pun karcna saya desak. Uan pada waktu itu dokter 
tidak mcn^mukan kclainan apapun pada jantungnya. 
Bcberapa saar menjelang keoerangkatannya mengikuti 
sidang Konklaf nada bulan Agustus 1978, ia pun melaku- 
kan general check-up kesehatannya di klinik Stella Ma- 
riz. Dalam segaJa cegi, haiilnya sangat memuaskam Ada- 
pun tcori tentang stress dan bah^a ia kecapean, se- 
mua itu tidak masuk akak Hari kerjanya di Vatikan tidak 
iebih banyak dibandmg hari kerjanya di Venesia sini, 
D: Varikan ia kan punya lebih banyak asisten, dan jauh ' .- 
lebih banyak lagi orang yang dapat membantunya danen- 
tah berapa banyak lagi pcnasihatnya! Tidak biasa orang 
gunungmati karena scrangan jnntung !!!" '.; 



146 



Kepada saya Dn Da Rgs pemah berkata: "Tentunya 

Anda punya obat-khusus, bukan? Tapi Albino Luciani 

betul-betul schat wal afiat, dan ia mcmang bisa lebih 

santai dari kita. Sedang anda, obat penenang apa saja 

yang Anda punyai?" 

(Pater Diego Lorenzi, Sekretaris Albino Luciani dari 

1 976 sampai wafatnyaV 

Scmua pendapat di atas, masih ditambah lagi dengan lebili 
dari 20 orang yang sudah scjak kecilnya mengenal AlbinO 
Luciaru, membenarkan bahwa Luciani tidak pernah merokok, 
jarang minum alkohol dan "lakan pun hanya scdikit-sedikn. 
Cnra hidup seperti itu dan tekanan darah rcndahnya sudah 
m^rypakan kondisi yan^ cukup mcyakmkan bagi ui^i^ >^nj 
ingin rnenghind?ri seran^an jantung, 

Sehtin p^ndjpat para doktcr-spesiuhs ahli dl atas, di 
scbut pula Dr r Guiseppe Da Ros. doktcr yang sccara rutin 
melayani Luciani. Dari hubunganrrya dengan Luciani tcrungk;i|j 
hahwa scktma duapuluh tahun terakhir kclildupannya, keserkU 
an Luciani terus menerus d:m secam tetap dipantaun^a. 

Kcrika Luciani tin^id di Vittorio Veneto, Dr. Da Ros 
yang juga temon Luciani, selalu mengunjunginya sctiap pekan 
Setelah tinggal di Yenesia, Dt. Di Ros selalu datang dua pe 
kan sekalh Datang pada iam 06,30, makan pagi bcrsama sam 
Kil orpon^omong sclama sekitar saiu sctcng^h jam, Ktm 
jungan itu bersi^aL dinas srbagai doktcr sck;digus juga "cb£;;;u 
kawan. 

Kunjungan sepcrti ini masih terus bcrlangsung, jaga sc 
tclah L^ciani terpilih menjadi Par^. Semasa Luciani menjab.H 
Paus selama 33 hari itu. Di, Da Ros teiah t:ga \*n\i memeriksa s*- 
luruh kcsehatannya, Pemeriksaan teiukhir dilakukar: pa<U 
hari Sabtu 23 September, tidak laina sebelum Luciaru pcr^j 
kcluar Vatikan untuk peitama kalinya, tampil di muk^i umun*. 
mcnemui Walikota Ar%an dan juga untuk secar^ rcsmi r,-c?.r 
rima Gsreja Lateran. R^ngkaian acara sep^rti itu sebenarny*» 
saiigat berat. Seandainya Luciani benar mengidap suatu pewy.i 
kit serius, acara-acara itu tentu akan mcnycbabkan pcnyaku 
yang diidapnya itu muncul kc pcrmukaan. Hasil pemcrik-.-i 



an Dr, Da Ros menunjukkan bahwa kesehatan Luciani begitu 
baik, sehingga rencana kunjun^an yang tadinya sudah di- 
jadwalkan untuk datang sctiap dua minggu sekali, kini akan 
dirubahnya menjadi tiga rainggu sekalk Dan hal ini sudah 
pula disampaikannya kepada Luciani. Ketika pada hari Sabtu 
itu Patcr Lorenzi menanyakan kcpadanya tentang kesehat- 
an Paus, Dr. Da Ros mcnyatakan: *\Xon sta bcnc, ma bc- 
nonc". Tidak hanya ia sehat, tapi sangat schat sekali." 

Pada hari itu juga Dr. Da Ros mcngkonsultasikan riwa- 
yat kcsehatan Luciani dengan Dr, Buzzonetti. Mereka me- 
mcmang bcrpcndapat bahua suatu saat sepantasnya acH sc- 
Iprang dokter pribadi yang ting^al di Roma bagi Paus. Na- 
nitia Da Ros dan BuTlonctti scpakai bahwa kcbutuhan itu 
iclum mendĕsak sckarang. UiUUk scmcntara w&Iilu sccara 
rutirj Dr, Da Ros akan CCCUl datamj dari Vittorio Yencto. 
L- Da R-OS, dokicr yang siulah lebih dari dua pululi tahun 
knelayani Luciani dan juga St t it i Kcsehatan Yatikan scpcn- 
dapat bahwa dokter pi ibadl PilUS bolch tctap ting^al pada 
jarak sckitar GOO kilometei daii Valikan. Kcnyataan ini tcn- 
tunya dapat mcnjarli bukti paling mcyakinkan tcntang ke^ 
schatan Paus. Dari pcn^atuian yajlg diterima semua pihak itu, 
dapat kita tarik dua kcsimpidan: 

— p^rtama atau Dr. Da Kus dan Staff kcsehatan YatiL- 
an salah karcna sangai t ^tobob d*'ni;an tidak disiagakr.nnya 
scoran^ dokter pun yan^ hlTUl sehlu siap mengobati setiap 
saat diperlukan, atuu 

— kcdua, Alhino Lnruim Ricmaiig oraji^ yang amat 
sangat sehat, tidak mcng?iidap .uatv penyakit ?p* nun jug^. 
sampai memnggalnya. Mrlihat pnawatau, perhatian d&n kaiih 
sayang yang dibcrikan Di. Dl ftos kcpada Luciani, nampak 
jebs bahwa kesimpuiuu kt uiu HuLi^ yan^ harus kita tarik. 
Ketika dia diberitahu icntang ktuutian Albino Lucianj, Dr. 
Da Ros "san^at terpukul, harnpii pingsan dan scperti ling- 
lung." 



148 



"Dr. Da Ros berkata krp.iila saya karcna kesehatan Paus 
sedcmikian bagus, srliint^a uiitiik selanjutnya ia hanya 



akan datang pada tiap Sabtu kctiga saja tiap bulannya, 
tidak lagi dua rninggu sekali seperti dulu. Sore terakhir 
Paus Luciani sungguh sangat sehat. Sclama menjadi Paus t 
pcrgclangan kakinya sudah tidak pernah bengkak-bcng- 
kak lagi, Tiap hari ia bcrolah raga di taman Vatikan atau di 
dalam aula bcsar", dcmikian kisah rater John Magee, 
SckrcLdns Pau^ Johancs Paulus I akhir Agustus 1979 
sampai Paus waiat, kcpadapengarang. 

Bcberapa orang mcngaku bahwa sebagai tcman dckat 
Dr. Da Ros> mcreka memperolch pcrhatian lcbih besar dalam 
hai kesehatannya. Maka dapailah dimcngcrti bahwa Luciani 
yruig J u g a bcr^ihabal akrab dengaii Ete". Da H os t iutyj mrne- 
rima nnii^tbn istiniewa duji Dr. L>a Rn<; ^enmban^ pasien- 
pasicn lainnya. Misalnya selama duapuluh tahun lebih, Luciani 
dikunjunginya scema rutin, pada awalnya tiap minggu se- 
kali, kcmudian berkembang jadi dua minggu sekali. Tapi ha! 
ini jadi terasa sangat artch karcna perhauan doktcr yan^ demi 
kia^ besar, tiba-tiba disusul kematian mendaclak yang tidak 
terduga-duga. Kemudian masih lagi diikuti dcngan muncul 
nya diagnosa palsu, ditambah lagi tidak dikcluarkannya surat 
kcterangan kcmamn. 

KaLiu dcmikkn, bagaimana kita mau mcnjcla c kan hal 
hal yang tidak dapat dijelaskar; itu? Pa^a waktu Tai^ Luciani 
meniiiggai, terscbar iuas teon yaug iu L ngatakan bahwa k" 
matia_".nya discbab^an stre^s. Dari sekian banyak doktcr yang 
saya wawancarai, semuanya mcnolak teori semacam itu. Mc 
reka semua menolik keras apa >3ng dengan sinis mcreka sc 
but "bhnis ctress", yakrj usaha o^ang-orang mengeruk ke 
kayaan dengan memaniaaik?n ke£akutan masyarakaL Tjr- 
lalu sering u-cisetubuh berakibat stress. T^i sebahknya, jaranj-, 
bcrserubuh juga menimbulkan strcss. Main Ding-Dong dengan 
yirieogame berakibat stiess; menontun periandingan ol;ih 
rjga juga membuahkan stress, Teriahi banyak beroialna^a 
timbulkan stress, Kurang bcrolahraga^ menimbulkan stress. 
Teori omong-kosong y*ng tidak berdasar sama sekali! 



\4<> 



Katai>. Seamus Banim kcpada pcngarang; 

"Banyak sekali pasien dengan gcjala stress yang sudaJi saya 
periksa, Ternyata yang mereka rasakan ialah sakit di leher, 
bukan penyakit jantung koroncr, Mcreka kcbanyakan 
bekerja lama sekali, tcrlalu lama melebihi ukuran waktu 
yang wajar, tujuh hari dalam seminggu, Mereka sama sc- 
kali tcnggclam dalam pekrrjaatt, Akibatnya, jika tidak 
mau bersantai scdikit pun, mcreka lalu kehilangan kese- 
imbangan. Kesan yang saya perolch ialah bahwa scsudah 
bcberapa lama, biasanya mcrcka lalu mendapat goncang- 
an yang heb^t sckalh" 

"Macarn-macamiaii vanj mer^ka rasakan, Mereka pergi kc 
dokter spesiaiis ^v:ir;U k^rrmri s;iktT krpalrr; nr!a vrmg pe^ 
ke doktcr intcrnis karena perut tidak beres, biasanya 
infcksi dalam pcrut hesar; ada y;n:g datang kepada saya 
karcrla merasa dadanya racrasa. scsaL Mcrcka bukan mcngi- 
dap ^akit jannin;;. I)i Rumah sakit Scrnlo Hartolomcus 
sinij kami incmpunyai unii perauatan jantung yang sangat 
ramai dikunjungi p:j,sit:m rasien-pasien kami bukan tcnaga- 
tcnaga kasar sepcrti kuli nikang angkat-angkat barang atau 
pcngantar surat. Scandainya initos tcntang strcss mcmang 
betul dapat dipcrcaya, maka tcntunya penycb^b kemati- 
an yang kami sak^ikan sampai sekarang, semuanya sama". 

"Tapi ternya + a yang kami libat sekaraag ialah bahwa ma- 
kin hanyak orang Jari golongJLP klas bawah yang menga- 
lami serangan jantung. Seandainya Anda termasuk daiam 
klas sosial yang keJima, risiko Anda termasuk dalam klas 
yang kelima pula. Risiko Anda mendapat serangan jan- 
tung jauh lebih b::sar dibanding seandainya Anda ter- 
masuk golongan sosial yang pertaina atau kcdua. Sekian 
banyak orang yang menuiijukkan gejala-gejala stress ter- 
nyata tidak mendcriLii gangguan jantung, Hai-hal ai*eh- . 
lah yang kebanyakan mercKa rasakari rada yangmerasa- 
kan nyeri di dada, ada yang sesak nafas, ada perasaan ^. 
aneh yang tak bisa dirumuskan. Tapi tidak pemah ada 
masalah jantung! Yang mcreka butuhkan hanyalah kata- 
kata hiburan yang mrmbcsarkan hati. Kami tidak pernah \ : 



bcrani mengatakan kcpada mereka bahwa mcrcka sakit 
jantung, Seandainya kami nckad mengatakannya demiki 
an, mcreka pasti akan datang kcmbali pada kami dcng;m 
gcj ala y an g i tu-i tu juga ! f ' 

Pcnyclidikan menunjukkan bahwa strcss kadang-kadam; 
mcmang bisa diikuti sakit jantung dan memang ada orangyan>' b 
mcngalami scraniran jantu ng fat&L Tapi penyakit jantung yam; 
dcmikian tidak mungkin terjadi dalam waktu satu maJam. 
Proscsnya makan waktu bcrbukm-bulan atau bahkan sarnpai 
bcbcrapa tahum Tidak seorartg pun dari doktcr-ankter yang 
mcrawar Aibino Luciam sclama hidupnya, pcmah mclihat 
gejala semacam itu padanya! 

\fatikan bohon^ biki mcnguc^ikan bahwa *kd*i undcing-un 
dan^ di Vatikan yang mdarang bcttuh ma\ at tcdiadap Pausr. 

VaLikan juga bohong bila mcngatakan bahwa bclum per* 
nah dilakukan bcdah mayat tcrhadap seorang Paus pun. 

Tetcs-tctes dusia itu berkcmbang mcnjadi bajijir bohong. 

Mcngcnai Surat Wasiai Paus Luciank Mengenai kcschatan 
nya. Mengcnai saat pengawetan jena^ahnya. Mcngcnai apa yang 
scbcnaruya diiakukan tcrhadap jcnasah saat ciilakukan pcmr 
riksaan dokter, sebclum jenasah dimakamkan. Mtngenaj hal 
itu scmua Varikan tclah berbohong bcsar! 

Misalnya tcntang Surat Wasiat Albmu Luciani, Tidak 
pernah ada Surat Wasm yang dipublikasikan kepada masya 
rak.it, Keiuarga Luoaiii dibentahn bahua tidak ada Surai 
Wasiat, Namun dcmikian ada bcbcropa pendap.it: 

Kata Patcr Dicgo Lorcnzi: 

"Pasti ada Surat WasiaL Tapi tcntang panjang-pendck 
nya saya cidak L ahu< Saya ingat kira-kira dua minggu sc 
belum wafat 3 ia p^mah membicarakannya pada wakiu 
makan. Edoardo, adiknya dengan pcnuh semangat bicar.i 
tontang Surai Wasiat Paus Paulus VI. * Surat Wasiat say.i 
lain, isi maupun bobotnya pnn kurang/' kata Amino 
Ludani. Kemudian sarnbil merenggangkan jari-tclunj^k 
d<Ji lbu-jarinya, Luciani berkata, "Saya punya setcb.il 
ink 



151 



Lain lagi ceritera Pater Mario Senigaglia kepada saya: 

"Ketika menjadi kardinal di Venesia, Albino Lueiani 
lncmbuat Surat Wasiat teiJIri dari tiga kalimat yang me- 
nyatakan bahwa semua miliknya diwariskannya kepada 
scminarmya di Venesia. Scbagai pelaksana, diturijuknya 
Uskup Pembaiuunya. Ketika Uskup Pembantu itu mc- 
ninggal dunia, Luciani mencoiet namanya dan rnenggau- 
tinya dengan nama saya. Kemudian menunjukkan Surat 
Wasiat itu kepadasaya." 

Pia Luciani, adik Sri Paus, kcpada pengarang bcrceritei a: 

"Kctika ia wafat> Surat Wasiatnya tidak pcmah ditcmu- 
kan orattg. Tapi saya sangat yakrn ia pasti membuatnya. 
Scjumlah uan^nya di rckening bank dl Yencsia dikirim- 
" kdi\ kepada keluarga saya karcna teoretis ia dianggap mc- 
- ninggal dunia tanpa meninggalkan wasiat. Uang itu saya 
kirimkan kembali kc Kcuskupan Vcnesia karena saya 
yakin demikianlah kehendaknya. Sebagian dibcrikan ke- 
pada penggantinya di Yencsia, scbagian lagi diserahkan 
kepada Yayasan Sosial yang ditunjuk Gercja- Saya tahu 
bahwa ada surat wasiat baru. Demikian pula kctika ia 
pindah dari Bclluno ke Vitrorio Y^neto, dimusnahkan^ 
nya Surat Wasiat itu hilu mcmbuat lagi, Bcgi tu pula kc- 
tika ia menjadi Paus, d^mintaiiya Pater Carlo, seo^ang di 
aiuara sckretari_>sckn_tarisr_ya di Venesia_ untuk mcng- 
antarkan Sural Was^at itu ke Kcrra. Don Car f o pun lak; 
membawanya ke Yaiikan, Satu diantaranya hams ada: 
entah Surat Wasiat yang dibuatnya ^clama ia menjadi 
Paus tiga puluh tit™ hari, atau Surat Wasiat yang dibu'it- 
nya ketika ia nr.enjacli kardmal di Venesia_ la selalu ccr- 
mat dalam m^alali itu. Maka saya heran mengapa orang- 
orangYatikan sampai tidnk mcnemukannya_ 7 ' 

Seperti kita kctahui, Paus Luciani tidak tertarik kepada 
benda-beada duniawL Maka waixd___h bila di dai^m suatu Surat 
Wasiat Paus, sclain m-n^ai.tumkan kcmgin_»imya terha^ap 
barang-barang pcninggaJapny^ selalu juga disertai pesan-pesan 
sspiritualj komentar dan rcHtksi tcntang segala hal yang ber- 
kaitan dengan hidup mcnggrrrju. Surat Wasiat Luciani segera 
*d__musnahkaii kaiena banai^kali mcncenninkan perasaan dan 

152 



pendapatnya mcngcnai hal-haJ yang sudah ditcmukannya se* 
lama masa jabatannya yang 33 hari itu? Luciani, scoran^ penulii 
cakap, yang tcrgolong P2US paling mahir di bidang sastra di 
abad modcrn ini, Mungkinkah ia tidak mcnuliskan pengamaun 
terakhimya sama sckaJi? Wajarkah scorang Paus yang revoIu 
sioner tidak mcnghasilkan satu hasil reflck_si pun? 

Sungguh mengejutkan, bahwa bcgitu banyak informaii 
paJsu keluar langsung dari Yatikan, tempat yang oleh jmaa;i 
orang dianggap scbagai pusat spiritual agama kristen. Titiak 
kurang mcngcjutkan puEakah bahua orang-orang yang sudah 
menycrahkan hidupnya kepada Yesus Kristus ttga mcmus 
nalikan barang buktl vital sebanyak itu? Tidakkah mcnjcng 
kclkan bahwa Sekretais Acgara Yatikari, K^rdinal YML/i, mc 
maksa anggota-anggota Kuinah ituig^a Ktpauson b j ^.s:_ui. mli 
untuk tutup mulut? Tidakkah mcnjcngketkan bahwa \illf il 
yang menjadi Pcjabat Scmcntara Paus t tcsja mcnjpmbil obat^ 
kaca-mata-baca dan semua sandal Luciani d;iri kamar tidui 
nya? Tidak kurang pula mcnjcn^kclkan bahwa ia jui;a menpitn 
bil dan memusnahkan kcrtas-kcrtas yan^ dij*enggam P:iun di 
saat \vafatnya_ Tid?k mungkinkah bahwa kcrtas-kcrtai itu bci 
isi catatan-catatan rinci mcnyangkut perubahan-pcruLuh.m 
penting yang sudah dibicarakannya dengan Kardinal Yiilut 
tidak lama sebelum kematian-mendadak dan yang secrera ak.in 
dilaksanakan? Tid:ik mungkuikah \ T illot tcrlihat dalarn suctu 
pcr^ kon^kclaii untuk mcmburuih Paus? Kalau bLnar b^gitu, 
sudah jelas bahva t]ndak-nekacin\a itu dia lokukan untuk mr 
m^up-nutupi kcbcnaran tcntang kcmatian itu. Lagi pula trkik 
sangsi lagi Surat Wasiat Luciani pasti diambilnya pagi itu k< 
tika ia duuuk 61 ruang keija Paus untuk rnenelepon hebcr.jjM 
oran^. Oan setelah mengLunbil ca *atan-catatan dari geng^iim 
an tangan Lnciani, Kardinal VilIot bcrtekad mcnutup tind.d 
rindak^nnya sccara seinnama, yakrti agar tidak nampak \ t iy\\ 
satu bekas pun yang menunjukkan bahwa a.da rencana akan 
ada peuibahari-pcrubahaji yang mernang telah sangat mr>i 
sahkan ViIIot sejak maJani sebeiurn Paus Luciani vafat, llauyi 
Tuhan sajalah yang taliu apa lagi yang dicuri dari Apartcmc* 
Paus. Dcngan pasti kita hanya tahu bahwa barang-bar^ng y.\\\y 
sudah discbut di atas telah lenyap. 



"Pater Magcc, para susicr dan saya sepanjang pagi tanggaj 
29 Septembcr mcncari cari scmua barang itu di scluruh 
ruangan, Tapi kami lidak dapat menemukannya," demi- 
kian ceritera Di<go Lorcnzi t kepada saya (Red: Pcnga- 
rang), 

Kami tahu pasti bahwa sebelum Kardinal Yillot dibcri- 
tahu dan lalu masuk kc kamar tidur Piv.is Luciani, bcnda-bcnda 
itu masih ada disana. Kaca mata Luciani, jelas masih icrpasarig 
di wajahnya. Tapi setelah Katdinal Villot ke luar dari ruangan 
itu, benda-benda tcrsebut lenyap. 

Bohong bcsar kalau Vatikan menyatakan bahwa yangper- 
tarna kali mencmukan jena/ah T-udanl pada "kira-kira pukul 
05.30 pagl tanggal 29 Septcmbcr" adalah Pater. Langsting saja 
Sustcr Vincenza mcmbantahnya dengan men^atakan kcpada 
saya kapan dia mencmukan Puus dalam keadaan sudah wafat 
itiu Sebclumnya ia pun sudah mcnyampaikaii haJ yang sama 
kcpada Mgr. Mario Senigaglia» kcpada Pia — kemcnakan Lu- 
ciani, dan juga kcpada adik pcrcmpuannya, Nina. 

"Sungguh ajaib hahwa saya tidak mati. Padahal saya 
punya sakit jantung. Sc^ra saya tekan bel untuk mcm- 
beritahu para sckrciaris, kcmudian keluar mencari sus- 
ter-suster yang kiin dan juga membangunkan Don Dicgo," 
dcmikian ccritcra SusUv ViiiCLnzi- 

*a juga b^rcerita kcpad9 sa>a betuna terkeiui: ketika ma^ih 
ttrtegun memaiidanp je&a/.an Luciani, ia mendengar Jtriiig 
jam beker di samping lcmpal lidnr Paus- Sccara naluri Suster 
VInccnza segera mcngamhil jam I>ckcr itu dan mcmatikan 
bclnya. 

Ada faktor lu\r ya-u; t^cudukung kebcnaran keterangan 
Sustcr Vmcenza_ Sir Arthur Coitatr Doyle, penulis ceritcra 
tokoh detektif tcrkcnal Ahcrhtck llolmes, suatu saat ber- 
ceriteia tcnt^ug satu kcjadran anch tapi penting yakni adanya 
seekor anjm^ Anjirig iiti lidak meity&laJL Di samping tcmpat 
tidumya, di Apartemeii P nis ad.i satu jam bckcr, tapi bclnya 
tidak berbunyi- Mcngemn bal ilu, dengan sangat halus saya 
telah menanyai paia SeknM.uis Patis ilan juga petugas-pe- 

154 



tugas lain di sekitar kcdiaman Paus. Mereka scrnua bersikeras 
mengatakan bahwa pada saat ditcmukan, Luciani tclah uafat 
Jam bcker yang tiap harinya discteljam 04.45 dan ini sudah 
berjalan bertahun-tahun, ternyata tidak berbunyi. Secara 
tidak rcsmi, jcnazahnya baru diienuikan setelah jam 05,30. 
Pater Diego Lorenzi yang kamar-ridurnya demikian dckat 
dcngan kamnr ticiur Paus, schingga ia dapat mendengar bunyi 
detak kaki bila Sri Paus scdantj berjalanjalan di kamar tidur- 
nya, pada saat itu tcrnyata dia pun tidak mendengar bunyi 
jam bekcr itu. 

Sesuai dengan Undang-undang Itali, jenazah Puus Paulus 
VI baru di?vrtkan 24 jani penuh srsttdah waiat pada bulan 
Acusrus 1 SJ 7S- Tapi ketika Albnio Luciiiru watai pada buhui 
Septcmbcr 1^78 itu, umiang-undani; Uali dibuang ke kcran- 
jang iampah dan Vatikan bcrsikap "mari kira atur sainhil jalan" 
dan mencrapksui Lindang~undungnyti sendiri. 

Jena/ah Albino Luciani diauetkan han\ a 1 4 jam sesu- 
dah kcmatiannya. Kok terburu-buru sckali? Bukti-bukti mcnusi- 
jukkan bahua ViIIot justru men^hendaki pcnyawetan diiaku- 
kan Icbih dini Iatji, Hal ini mcmancing kccuriga&n jtingan- 
jangan para pctugas pengswetan jcnazaii sudah dibcritahu se- 
bclum "sccara rcsmi ,i jcnaznh Luciani ditcmukrru Seandai- 
nya Patcr Magee betul menemukan jcnazah Luciani piula jam 
05.30 paci lewtit sedlkit, mengapa poi'a petugas pengurus 
mayai Vatika:i, yakni kaknk-bcradik Signoracci ^udah dipam*- 
p\ 45 menit lebih awal? Betul satu iangkah tcrcncana yang 
lua r biasa- 

Pada 29 Scptcmbcr 1978, kantor bcrita Itali ANSA, orga- 
nisasi ?angat tcrkenal, setaral dcngan Associ^tcd f*fit$S &fau 
Rcutcrs 7 menyajikan satu di antar? sekian banyak cerka mengc- 
nal kemarian Paus Luciani yaiig hari itu disebarluaskannya. 
Sebagian beritaitu berbunyi: 

*'Kari itu, pagi menjelang matahari tcrbH, kakak bcr- 
adik Sigiioracti, Krnesto dan Arnulds (plus dua oranc, 
lagi, Cesare dan Renato) sudah dioangunkan- Danjam lima 
pagi sudah dijemput di rumah mereka masing-masin^ 
oleh sebuah mobil Vatikaru untuk kemudian dibawa kc 

155 

■ 






kamar jcnasah negara kccil itu untuk memulai tug^s me- 
rckiu" 






Saya telah mclacak dan mcwawancarai Mario de Fran- 
cesco, wartawan yang incnulis bcrita itu. la menegaskan bahwa 
bcriia yang diakuinva scbagai bcnar itu adalah hasil wawan- 
cara dcngan knknk beradik SignoraccL Mengenai kapan per- 
tama k;iii mercka dlhubungi Yatikan, sckarang — lima taluin sc- 
toudah pcristiwa itu — mcrcka ragu^ragu, Mcrcka mcngatakan 
memang bcnar h&l itu tcrjadi pada tang^jl 29 Septcmbcr 1978 
bagi-pagi sckaik Jika tacrita y&ng dituli* Prancesco itu bcnar, 
niaka bctul tclah tcrjadi peri>tiwa mirip mafia. Pctu^as-pcuigas 
b-^ngurus mayat sudah dipusan scbcium ada mavut yung di- 
tcmukan! 

. Pctii^as-pctugas pcngawciaii rruiyat sudah dipanggii, bah- 
kau scbclum ada prakiraan tcntan^ scbab-musabab kcmatian! 
Men^apa \atikan ingin ccpat-ccpat mcmusnahkan barangbukti 
pahnu pcntm» scbcluni sccara rcsmi uitcntukan sebab kc- 
matiannya? 

Ataukah diam-diam telah dilakukan bcdah mayat malam, 
mcnjclang pemakaman jcmiy.ah Paus Luciani? lakta-iakta 
mcmbnktik^n bahwa pcrneriksaan yatig cukup lama dan sa- 
bgat ccrmat rupanya telah dilakukam Lalu untuk apa? Pcmc : 
riksaan rutin untuk kcpcrluan pcngawetan jcnnzah biasanya 
han\a mukan waktu beberma m^nit saia, Kalau Lcgitu laJ- ■ 
apa yang dilakukan doktcr-dektcr yang mcmcriksa ui balik 
tirai tcrtutup selamj hampir s;Mu sciengah jum, apalagi di 
dalam GcrcjayangpinUmya dikimci? 

Pada tanggal 2^) Scptemhcr, dokter piibadi Albinu Luciam 
terbang dari Ycncsia k'* Roma d m bcrscpakat dcngaTi para i 
doktcr Vatikart baliwa penycbab kcmauan Luciani ialah se- 
ron^an jantung. Tapi harus kiia cata L bahwa bila ia mcra^a 
sudali cukup puas hanya memeriksa bagian luarnya saja dari 
mayat yang telah memnj^d lf* jam s^bclumnya, maka pem 
dapat doktcr yang dcmikiaii uit lidak bcrbobot sama cekaii_ 

Salah seorang Itali yan^ hcthak menyatakan bahwa Lu- 
ciani mcmang bcnar mcninj^al karcna scrangan jantung, tidak 
lain Profesor Gioramii Ramti Mia spcsialis mata yang sejak 

156 



1975 tclah mcrawat Luciani, karena di mata-kirinya ada gum 
palan darah. Akhirn^ ^ ia memperkirakan bahwa gangguan pad.i 
saluran peredaran darah itu menjadi pcnyebab kcrnatian Lu 
ciank Tetapi tcrus terang ia menyatakan kepada saya bahwa 
ianpa didahului bedah mayat, pernvataan scorang rioktcr mcn 
jadi tiriak berbobot sama sekali. Jika Kardinal Villot besen;i 
para kotega-scniornya di Yatlkan benar-bcnar pcrcaya bahuM 
kcmatian Alblno Luciani dinilai wajar karcna scrangaii jan 
tung, maka Proiesor Ramadah satu-satunya orang yani7 se 
harusnya dipaaggi] kc Vatikan, karena ia Sudah Icbih darl 
tiga tu.Iit.in btrrpengalaman mcrawat Lueiani. Tapi ia mcm 
beritahu saya bahwa setclah Lucrani wafat 9 sebcnarny? -ama 
sekali ia tidak dihubungi WJkan. Ketika ditany^ ia berkata 
4 'Saya S-an^t t£rkcjut hahwa nwrka ssma se^uli tui^k mc 
mim;j gaya datanguntuk memcriksa jcnazah Pillls," 

Tctapi pemyataan palin^ penring dari kaLin^m kcriok 
tcran ialoh kcteran^an Frofcsor Mario Fottfana, Nampaknya 
ia mcn^cnuikakan pcndapatnya itu tidak lania scbudah Paus 
Luciani \vafat, letapi tidak pcinah dipublikasikan, Pendapat 
nya itu baru diumumkan scsudah ia scndiri meninggal dunij 
pada tahun 1980, katanya: 

M Scindainya saya diharuskan membcrikan surat visum 
dalam keadaan scperti untuk seoiang warganeyara biasa yang 
LidaK pcruiug, pasti saya langsung melarang miyarnya dmni 
kamkan." 

Keuka itu Profesor Mario Tontana menjabat Kepaki 
Dinas Kcschatan Vatikan. 

Bagaimana dan mengapa kcgelapan menyelLibungi Gercja 
Katolik Romapada iangeral 28 Scptcmber 19"?8? 

Untuk mcncntukan motif pembunuhan kiranya iiriak 
perlu* Tetapi bahwa itu berguna, itu jclas seperti diakui olch 
pctugas kepolisian yang berpengalam<m, Memang tanpa mc 
nyebutkan motihiya, hampir tidak mungkin untuk menuduli 
kan sesuatu: Mclihat kemarian AJbino Luciani, aria setum 
puk motif yung cukvp mengerikaiL Daii di buku ini dcngan 
jelas *aya telah menyebutkannya beberapa. Adapun orani; 
orang yang punya niotif~motif seperri itu juga telah saya sc 
but 

157 



Mcski ketiga orang itu yakni: ViIIot, Cody dan Marcinkus 
at T iah imam-imam Katolik, realitas itu tidak membebaskan 
mereka dari kcmungkinan menjadi tcrsangka. Teoretis kaurn 
bcrjubah tklak bolch dicurigai. Seharusnya memang begitu. 
Tapi sayang bahwa sejak awal lahirnya iman-kristcn, tapijustru 
tclah banyak imam yang mcnunjukkan kehchatannya dalam 
mclakukan tindak-kcjahatan. 

Kardinal Jezn Yillot, Kardinal John Cody, Uskup Paul 
Marcinkus, Robcrto Cahi, Michele Sindona> Licio Gelli. Ma- 
sing-masing mcmpunyai motiT yang kuaL Tidak mungkinkah 
KardinaJ ViJlot memuunuh Paus Albino Luciani untuk me- 
nyelamatkan kedudukannya scbagui sekretaris Negara Vati- 
kun? Juga untuk melindungi orang-oiang lain yang scgera akan 
diganti? Datt yang tcrpeniing di at -*,s se^aia-gaianya ialah untuk 
mcnghindari Iicboli yang pasti akan terjadi, bila Albino Luciani 
secara terbuka menunjukkan sikap yang bcrbeda mcngenai 
masaiah kcluarga bcrcncana. J 

Tidak mungkinkah, dengan dibamu olch sebagian tcman- 
nya yang banyak rii Vatikai f Kardinal Cody yang korup ber- 
usaha untuk tetap mengan^kan^i tahtanya di Chicago dengan 
membunuh Paus Luciani yang Sudah bcrsiap-siap mau mc- 
mindahkanm a? , * ■ 

Tidak mungkinkah scba^ai pimpinan bank yang jclas- 
jclas korup, Uskup Marcinkus tciah heraks^ dcmi kelangsung- 
an keduduk?ain; T a selaku LSiektur Utama fJank Yatikan? 

Tiu^k musLahi! Ldh\*v salah scorai^g u\ antnra mcrcka 
itu mcmang bcnar-hcnar hersalah. Tapi yaitg sudah jela^ pasti 
bahwa semua tindakan Yillot menyusul kematian Paus Lu- 
ciari adalah tmdak pidann, yeJk*»:i; memusnahkan barang 
bukti; memberikan ketcn:nt;an nalsu; memaksakan orang. 
lain tutup imulut, Mem;enai i.iiulakan-tindakannya itu f banyak 
yang iiarus oijelaskan. 

Mcngapa di pagi buta iHi Uskup Paus Marciukus mondar- 
mjnciir tak menentu di Valikan ;> i)alam keadaan n&im-J, pnT^i 
al:?n menv:dik den^an mrminlj J:eterangan kepadz ketig^ 
orang iOu Tctapi lcbih darj ,lima tahun setclah kcjadian, jclas 
lidak mungkinlah intcrogasi pentin^ scmacam itu dilakukan. 



158 




46, Dengan terbunuhnya seorang pcjabat Lali Vittorio Occorsio, 
pada. tanggal 10 Juli 1976, beraj.-tl berhentilah penyelidikan ter- 
hadap hubunjpji antara gerakan neo-Fascis dengan gcrakan 7rcc- 
mason-P2- 







47. (Kiri) dan 4S (Bawah) Emilio 
Alessandrini, walikota Milano 
dibunuh tgl, 29 Januari 1979, 
tidak iama setelah dia mcmu- 
lai pcnyelidikan Banco Am- 
brosano milik CaM. 

49. (Lembar kanan, gambar kiri- 
atas). Mirio Pecorclli, seorang 
aiiggota P2 yang mcrasa di- 
kecewakan, mulai buka mu- 
Jut. Dia pun dlburiuh juga. 

50. (Lembar kanan, gambar ka- 
uan-atas). Mario Sarchielli. 
Wakii Gcncral Manager bank 
Itali sckcluarnya dari pcnjara, 
akibat diperan^kap yang di- 
daLingi nlch Gelli. 

TjI dan 52 (Lembar kanan bawah), 
Boberapa jam setelah membcrikan 
kcsaksian sangat pentmg tentang 
Sindona, Giorgio Ambrosoli dibu- 
nuh. 





53. Dua hari sebelum tcrbunuh, f*iorgio Ambro^nli memberi kon- 
pereMsi bersama Boris Giuliami, KcpaUi Kepolisian Palermo, Dua 
minggu sesudah terbujiLihjiy*t Anhrosoli, Giuliano juga dibu- 
nuh {peti bawah). 



Yillot dan Cody sudah mati, sedangkan Marcinkus scmbunyi 
di Vatikan mcnghindari kejaran polisi kali, 

PasaJ tcrkuat dalam pcmbelaan tiga orang itu bukan- 
nya sanggahan yang pasti akan mereka kcmukakan bahwa 
mereka tidak bersalah. Tapi bahwa mcrcka adalah kaum ber- 
jubah itulah yang akan mercka pergunakan sebagai senjata 
paling ampuh. Mcrcka itu warga Gcrcja Katolik Roma. Selama 
dua ribu tahun Gcrcja tcla.ii mcngajar urang-urang semaeam 
itu su.paya mcmiliki pandangan jauh. Scjarah Yatikan mcn- 
catat cntah berapa banyak Paus yang ingin mekmcarkan pem- 
bahantan, tctapi stialu tcrbentur pada tcmbok-sislcm yang 
ada. Jika Geieja pada umumnya atau khususnya kalangan 
\ au^aii iuLia nicmpeiig;uahi keputar— ^ kisnjtusan Pw.i^. bal 
ilu mosnang inuugiJn dan 3^n^ mungktn f?rn>di. Mhkiiii 
san^at dnunatis. Kha sudah mencatat ha^aimana sckelom- 
pok minuritas mcmaksLikan keinginari mcrcka pada I J aus Paulus 
VI dalam inasalah Keluarga Bcrencana. Kiia pun LaJni ba^ai- 
inana Kardinai Baggjo mĕnolak mcntah-ruentah unluk di- 
tcmpatkan di Ycncsia mengganukan Lucianh 

Scbcnamya bany;tk orang kalangan Vatikan yang pada 
nmlanya mau mcucrima dengan gcmbira perubah&n-pcTU- 
bahan yang ;ikan dilaksanakan Lucianh Dan orang-orang yang 
tadinya ^ngJt mcncntangnya dengan hcbat, kini pun kemung- 
kinan besar hanya akan berrcaksi secaia biasa bia^a saja, tidak 
sediamatis dengan mclakukan pcmbunuhan. Tapi hal im tidak 
ialu membuat V;Kot> Cody dan Marcinkus bebas dari dicurigah 
Hal ini hanya memindahkan dirinya ke derctan paling bawah 
dan mcnggcser Calvi, Sindona dan Gclli kc dcrctan paling atas 
di daftar orang-orang yang patut dicurigai. Mungkinkah se- 
orang di antara mereka itu mampu mclakukaii pembunuhan? 
J^wabaii singkatnya: Ya! 

Siapa pun juga yang tel&h mcmbunuh Luciani, sama 
dengan berjudi apakah KonklaT dan Paus pengganti Luciaru 
akan melaksanakan instmksi-instruksi Ijuciani atau tidak. 
Tentu keenam orang itu akan .merasa mempcroleh keuntting- 
an scandainya terpilih oiang yang 'tepat' bagi mereka. Mung- 
kinkah si pembunuh itu hanya mau mengulur waktu satu 
butan saja? Jika orang yang 'tepat' sudah terpilih, tcnggang 

159 



waktu satu bulan itu akan dapat diulur lagi ur. .uk semaunya. 
ViIIot dan Cody adalah dua dari antara enam orang, yang 
sungguh punya posisi yatig sempuma untuk berhasil mem- 
pengamhi Konklaf mcndatang itu, Dan Marcinkus bukan- 
nya tidak bcrpengaruh, Dcmikian pula Calvi, Slndona dan 
Gelli 

DI viUa Umberto OnoLuiilah dulu sekelom;;ok kardinaJ 
mcrencanakan terpilihnya Pjus Paultis VL Seb&gai urang- 
orang yang memcjtrantj; pucuk pimplnan di dalam P2, tidak 
sulltlah Licio GcIIi dan L*mberto Ortonali mcncmbus seluiub 
pelosok kota Yatikan, sama seperti kctika mcreka juga mam- 
pu mencmbu* jpusat pernerimahan Itali, bank-bank, dan Lem- 
haga-Iembaga Pcradiktn. 

. 'Dalam kenyataannya, bag&imana pcmbunuhan terhadap 
Albino Luciani dapat terlaksana? Bukankah keamanan Vattkan 
su!it L ditembus? Tapi sayan^, nyatanya saat .\Jbino Luciani 
\vafat, keamanan Vatikan riapat dkembus dengan sangat mu- 
dali, semudah Michacl Fagin cii suatu tcn^ah niaJain dcngan 
tenangnya bcrjak^i-jalan di dalam istana Buckmgham, lalu 
duduk di ranjang Ratu Klizabem dan mcminta scbatang rok:>k 
kepacU bcliau/ 

Pacla taliun 1978 keamman \'atikan sangat niudah di- 
terobos, seperti halnya pengamanan terhadap Prcsidcn Ronald 
Rcr^gan saat John Hinckley berhasil inelukai Prrsidcn Rcagan 
plus beberapa orang ar^ota stcinya. Atau scmudph hari P.ab i 
13 Mei 1982 ketika Mchniet Aii Agca meJepaskan tiga tcmbak- 
an yangmchikai Pausjohanes Paulus IL 

Paasjohanes XXIII telah mcn^hcpus pencmpatan pcng^- 
wal Swiss untuk tugas berjaga maJam di hiar kamar kcdiaman 
Paus. Sekalipun dcmikian kcpada Albino Luciani memang 
pudah sepantasnya dibcrikrji pcrlindungan keamanan lebih - 
baik daripada yang sudah-sudaru Dengan enani pintu masuk- 
nva, kota Yatikan yaiic; hanya sedikit lcbih besar dibanding 
Tamsii SaiPiJames di London, bukan tempa» yang culit bagi 
siapapun jugayanghcrtekad untuk menerobosnya. 

Secara teoritis, Konkiai tcmpat terpilihnya Albino Luciani 
menjadi Paus tergolong tempat yang dijaga paling ketat di V 



160 



riunia. Pen.jaca masih ingat bukan, riemi terjaminnya sidang- 
sidang Konklaf pemilihan Paus baru, betapa banyak usaha 
yang dilakukan Paus Paulus VI. Sctelah terpilih, paaa hari 
Sabtu tanggal 26 Agustus Luciani mcmpcq;anjang sidang 
KonkiaL Pater Dicgo Lorcnzi, scorang imam Katolik yang 
bcrpcnampiian sangEt sederhana, tclah den^an jelas berccrita 
kcpada say? bahwa sakmg inginnya mentlekati huciani ia 
nyelonong saja kc ruaug KonklaT tanpa riirintangi siapa pun 
juga. Bam setclah ia mendckati para kardinal yang hadir dalam 
Konklai itu rian juga Paus yang bam ituiah, ada orang yan^ 
mcnanyainya siapa dia rian mengapa disitu. Seandatnya dia 
muu, p^Li w^kUs i*"" puw riia dapnt mcleriakan sclumh jjedung 
iiti hings^j h.inrur Icbur. 

Kctika KonkJal bcrlangsun^ bulan A^usuis, banytik warta- 
wan mcngomtntaTi lcm:iiinva sisicm keainanan, [)ua rii antaia- 
nya bcrkata seba^ai berikut: 

Mcskipun tidak tcnicapkan keluai\ scbcnamya selama 
Konklal bcrlarigsung banyak ancaman terorisme. Mcnurui 
pcn^amatan saya, penjagaan di sekitar Vatikan pada ming- 
gu terakhir sangat jciek. Bangunan yang begitu luas, dc- 
n^ui sckian banyak pintu sangat mcmberi pcluang kc- 
pada ontng untuk dcngan mudah keluai-masuk. Situasi 
dcmikian bctul-hetul rneniitihrJkan niasalah keamanm 
yang sangat i\ L wan Mangkin in: pula yang memebab 
kan Konkiaf cepat-^cpat selcsaL 

Paul John jou, Sinwiay Teiegraf*tt 
27 Agustus 1978. 

Banyak poKsi, i-iuuusnya anggo f a pasukan p^nga;7ianan 
justna pada asyik ngobrol saja dcngan g^dis-gadis manis 'b 
v/amiig-vvanjpg kopi di scpanjang jalan. Saya sangat bcr 
h;*rap scmoga pctang itu (hari pemakaman Paus Pa".Ius 
VI) Biigade Mcrah (kclompok tcroris di ItaHa) tidak hr 
rcncana bcrbuat scsuatu. Seandainya mau, dcngan sa 
ngat mudah men-k^ datang &?v dengan sekali pukm 
mcmbunuh banyak pcmimpin dunia. 

Pater Andrcw Greeley, dalam buku 
Thc Making of the Pofu- 



101 



Dan masih dalam buku yang sama, bahwa kurang dari dua 
buian kemudian, saat pemakaman Albino Luciani," Penjagaan 
kcamanan dilakukan dcngan sangat ketatnya." 

Anehnya, pcngamanan yang sclama Albino Luciani hidup 
belum pemah ada, kini setelah ia wafat tiba-tiba muncuL 
Patcr Dicgo I^oren^i membcritahu saya, "Dulu, sclama saya 
ririggal di komplcks apartemen Paus bcrsama Alhino Luciani, 
tidak pemali ada pctugas keamanan." 

Saya wawancarai Scrsan Hans Roggan, anggota Pasukan 
Pengawal Swdss. Dialah perwirajaga pada malam Albino Luciani 
waiaL la berccrita bahwa paua so»e menjdang malam itu, ia 
mengajak tbunya pergi ke Ronia untuk makan malam. Ketika 
pada jam 22 30 mereka pulang T mercrka melihat lampu di kamar 
tiduj Paus masih incnyala. Ibu Scrsan Roggan lalu beraugkat 
tidur dan Sersan Roggan scndiri pcrgi bcrtugas. ia bcrccrita 
kepad;* saya: 

"Saya tidak tahu, mengapa malam itu benar-bcnor jadi 
malam sial bagi saya. Malam itu saya kcbctulan bcrtugas 
jadi Komandan Kawal Istana. Sciya bctul-hctul hdak 
dapat tidtir. Akhirnya saya bangun lalu pergi kc kantor' 
dan mcmbaca-baca isi beberapamap surat. Padahal biasa- 
Tiya saya tidur nycnyak." 

l 

Derr.ikiarJah pada malim saat Luciani meningga), Koman- 
dan Kaw r ai Istana YaTikar* hanyr gclindaug^lindiiig kesana- 
kcmari saja di ranjangnya, Ilat; sangat gcts-m dau sulit tidur, 
Mcngatakan kembali bahwn tuk seorang pun > ang melihat dan 
mengecek mengapa lampu di kamar tidur Luciani masih terus- 
menems menyala, ra^anya sepcni suatu perbuat^n su-sia 
saja. Pada waktu tcrjadi pembunuhan Pre^id^n Kenncdy di 
Dallas, banyak kntik dilontarkan terhadap oenjagaan kecrnan- 
an yang sangat jelek atau balikan bisa dianggap sama sekali 
tidak aria. Tapi bila dibandin^kan dcngan pcnjagaan keaman- 
an di sekeliling AJbino Liiciani, penjagaan Vrc$iden Kenney 
masih tergolong sangat baik sckali. 

Dari pengamatan lcbihlanjut diperoleh dat^ bahwa se- 
lama Ljjciani menjadi Paus, mcmang ada Prajurit Kawal Swiss 
yang bertugas di punrak langga di Lantai Tiga. Tapi karena se- 

162 . ■" 



dikitnya orang yang masuk ke komplcks apartcmcn Paus me- 
laiui jalan itu, kemudian rungsi pengawal di tempat itu hanya 
jnenjadi sekedar stremonial saja. Untuk masuk kc Apartcmen 
Paus biasanya orang naik meiaiui lift- Dan banyak orangyang 
punya kunctnya. Pintu masuk ke lift itu pun tidak dijaga. Sc- 
tiap orang yang berjubah-imam dapat keluar-masuk di Apar- 
tcmen Paus dengan lehiasa Tanpa ditanyai. 

Banyak lagi haHial yang menunjukkan betapa kacau sis- 
tcm keamanan di kota Vatikan, Tidak lama setelah Albino 
Luciarti wafat, ditemukan lagi satu tangga di dckat Apartemen 
Paus, Tangga itu tidak tcrscmbunyij tidak pula tcrtutup gcdung 
yang dibangun kemudian. Pokoknya selama ini tidak ada se- 
orang pun yang tahu, Mcmang benarkah begita? jrtngauj^j^dTi 
ada seseorang yang sudah mc«geUthuinya pada bulan Sco- 
tember 1978 itu? 

Para Pasukan Kawal Swiss tertidur saat scciang bcrtugas. 
Mcreka mcnjaga tangga pintu masuk yang tidak pcrnah di- 
lalui dan yang tidak dikcLahui seorang jua pun. Bahkan se- 
oning pembunuh imatir sekalipun akan dengan gampang* 
nya menemukarinya. Siapa pun orangnya, pcmbunuh Albino 
Luciani sungguh bukan seorang amatiran! Dcngan sangat 
rinci, seakan-akan untnk mcmbantu calon pcmbunuh Paus, 
surat kabar L^Osseruatore della Domenica memuat dcnah 
kompleks Apartemen Paus lcngkap ocngpn foto fotonya! 
Tanggalpemuatan tertci,?. 2 Scptcmbcr 39 7^. 

Seanciainya sebchim n-Aclaksanakan rencanaiiya, mau se- 
dikit caja merencanakan persiapan, pasti Mehmet AJi Agc? 
akan berhasil membunuh Paus Yohanes ^aulus II yang lahi 
bemasib seperti Albino Luciani* S^rnakin dalan mengusuL, se- 
makin y^kinlah. saya bahwa siapa pun, kaiau rneniang ber- 
niat, akan dengan mudahnya dapat mcmbunuh Albino LucianL 
Hari itu pada bulan SeptenJjcr 1978, sargatlah jjampang oie- 
masiikkan satu dari sekitar dua ratus macam raean yang sangat 
mematikaii ke Halam ohat-obat atau rnakana" atau minuman 
milik ?^us Luciarn. 

Akhimya dengan adanya kepastian bahwa tidak ?kan 
dilakukan bedah rnayat, jadi semakin mempermudah tugas 



163 






untuk membunuh Paus Lucianh Bahkan saat itu tidak ada 
seorang dokter pun yang berdinas jaga selama 24 jam. Pada 
waktu itu dinas ke^hatan Yatikan tidak memiliki perlengkap- 
an standar yang cukup mcmadai scpcrti yang dimiliki rumah- 
rumah-sakit modcrn pada umumnya» Sarana Perawatan Ga- 
wat Damrat tidak ada. Dan dl tengah-tcngah kekacauan sc- 
macain itu muncullah scorang manusia jujur, yang karcna 
beberapa tindakannya, telah merangsang kehiamya paling 
sedikitnya cnam orang dengan motif-motifnya yang kuat 
untuk mclakukanpembunuhan, . 

Scsuatu yang cukup mengherankan ialah bahua rneski- 
pun telah pernah terjadi scrangan yang mcngejutkan tcrha- 
dap petlgganti Lucianl, skretn keamanan Vatikan tctap tidak 
incngalaiiii pcrbaikan, Selama mclakukan risct, saya srriiig 
bcrjalan : jalan di taman-taman biara Serikat Santo A^ustinus, 
tempat \ Albino Luciani dulu pcrnah berjalan-jalan sebelum 
menghadlri Konklaf bulan Agustus, Saat itu hari Minggu bulan 
September 1982. Di scbcrang sana lapangan Santo Pcrrus, 
nampaklah Paus Yohanes Paulus II keluar dan berdiri di bal- 
kon untuk rutmanjatkan doa tcngah-hari: Malaikat Tuhan.\ 
Dari tcmpat say^a berdiri dcngan sangat jclas dan gjmpong 
ia dapat ditembak dari jarak kurang dari 2,000 yang tanpa 
rintangan scdikit pun. Scdan^kan bpdannya dari perut ke^ 
at^s tidak terindung si-ma ^ckalh Seandaiiiya Mehmat Ali 
Ag-a atau orang lain yang pui L ya niat seperti dia waktu ltu 
ada di sana, Paus pasti sudah mari ditembak dan pembunuh- 
nya dapat dengan tenangnya kcmbali kc tengah kota Roma 
hanya dalam waktu bebcrapa menit- Saya dapat bcrjalan- 
jaJan masuk ke taman-taman itu tanpa ada seoiang pun yang 
menanyai saya. 

Beberapa hari scsudah itu, tanpa ditanyai seorang pun> 
dcngan leluasa saya dapat uerjalan melaiui Pwtu Gerbang 
Santa Anaa di V?tikan. Samnil menjirijing tas yang cukup 
besar unUik oisa mTnbawa ncberapa bom, saya masuk ke 
nk Vatikan tanpa ada orang yang memeriksa saya. Seininggu 
kemudian, dalam perjalanan untuk mcnjumpai Kardinal Ciappi, 
dengan disertai dua orang petugas riset, saya berjalan melalui 
pusat Vatikan tanpa dipcrik?a, padahal kamibertiga membawa 

164 



beberapa las dan kopor. Kejadian-kejadian itu tcrjadi hanya 
tujuh belas minggu sesudah Paus Yohancs Paulus II nyaris 
saja terbunuh di Lapangan Santo Pctrus, 

Masuk akalkah, ada seorang yang sehat wal afiat ? bertc- 
kanan darah rendah {yang tentunya sangat mcmpcrkecil kc- 
mungkinannya untuk mati karena serangan jantung), hidup 
di suatu negara dcngan jumlah korban-meninggal aklbat se- 
rangan-jantung tcrkccil di Eropa, beni^-bmar mĕninggal duni^ 
karena serangan jantung? Mungkinkah Albino Luciani yang 
bukan pcrokok, dan makan sclalu hanya sedikit dan tidak 
pcrnah minum yang beralkohol, selalu taat mclakukan se- 
gala pcrintah para spesialis jantung, mcnjadi korban hanya 
kareua kcbetulan lagi siul iEJi? Si?J. k^cn^ iueskir^in «-Koh 
mciakuknii berit<iigai upaya mctijaga kec-ehatan, n:»mmi ia tetan 
\vafat juga? Sial, karena sckalipun secara rutin memeriksa- 
kan kescbatannya T termasuk pcmcriksaan ECG bcnilang kali, 
dan ternyata juga tidak pemah terdapai tanda-tanda kele- 
mahan jantung padanya selama hidupnya yant; 65 tahim itu? 
Sial, karcna kematiannya terjadi demikian niendadak, demi- 
kian ccpat, sehingga bahkan hanya mcnekan tmnbol bcl yang 
ada di jangkanannya pim ia tidak scmpat? Mengenai hal tcr- 
scbut, Profesor Ruili dan Proiesor Masini d: Ruma yang saya 
minta pendapatnya mengatakan, **Simgguh suatu kejadian 
} ang a^nat s^ngat mustaliil sckali bahwa ada kcmatian yang 
terpdl demikian cepatnya sehingga orang yaug memjalami- 
nya pjn sarna sekali t^dak bcrbuat apa-apa. Sungguh ani^t 
sangat jarangsekali tcrjadi." 

Banyak bukti menunjukkan bahwa komatian Albmo 
Luciani tidak wajar. Berdasarkan bukti-bukti itu ada alasan 
sangat kuat untuk menduga bahwa ia telah dibunuh. Saya 
scndiri tidak sangsh Saya yakkij scyakm yakinnya baliwa 
Albino Luciani telah dibunuh dan bahwa sekurang-kurang- 
nya seorang di antara enam tersangka yang sudah saya sebut 
*deatitasnya sebagai pemeeangkunci persoaJan. 

Pada usia 65 tahun, Aibino JjLiciam dianggap KonkJaf 
sebagai orang yang bertepat-usia untuk menjadi Paus, Ketika 
terpilih menjadi Paus, Paus Paulus VI bemsia 66 tahun, dan 



165 



beliau menjabat selama lima belas tahun* Paus Johancs X klll 
berusia 77 tahun ketika dipilih menjadi Paus yang dianggap 
semacam tambal sulam. Tapi temyata mampu memcgang 
tampuk kckuasaan di Yatikan Iima tahun. Konklaf mcmpcr- 
kirakan untuk mcmilih pengganti Paus Paulus VI, Luciani 
akan menduduki jabatan paling scdikit sepuluh tahun, Sidang 
konklal" selalu menjadi acarn yang mukan bi:iya sangat banyak 
sekali, Kcmatian Paus Panlus VI dan pemilihan penggantinya 
makan biaya 5 juta dollar (kira-kira 8,25 milyard rupiah). 
Gcreja sama sekali tidak punya keinginan sedikit pun untuk 
sering mengadakan Konklaf atau mcmilih Paus denjjan masa 

Ijahatan singkat. Sebagai akibat kematian Albino iAiciani yang 
mcndadak dan tidak tcrduga-duea* beran; tcrdapat dua Kon- 
klaf dclam waktu kurang dari dua bulanl 
Tentu saja bukan maksud saya hcndak mcngatakan bahwa 
komplotan untuk mcmbunuh Aibino Luciani tcrbentuk pada 
tanggal 28 Scptcmber 1978. Rupanya pelaksanaan terakhir 
mcmang ditcntukan pada hari itu, tetapi kepntusan mengenai 
lindakan itu pasti sudah dibuat sebclumnya. Kapan pcrsis- 
nya, masih jadi masalah yangdapat dipcrdcbatkan. 

Mungkin beberapa hari scidah Albino Luciani tcq^ilih 
mcnjadi Paus baru, ia sudah mulai mclakukan pcnyclidik- 
annya terhadap Perusahain Vatikan. Titlak mustahil sclama 
dua minggu ptrtarm. menjabat sebagai Pau:^ saat ia mu!ai me- 
nyelidiki keberadaan Preemuson di lingkungan Vatikan ltu- 
lah, ia d:ketahui bebe*apa orang warga Vatikan yang mirip 
scbuah kampung itu< Ada kemungkiran hal itu terjadi di per- 
tengahan Septembcr, ketika sikap Paus-baru mengenai masa- 
lah Keluarga Rerencana serta rencana-icncananya untuk melak- 
sanakan kebijakan libcralnya mcngenai masalah tcrsebul sangat 
meresahkan orang-orai.g di Vatikan. Tapi juga mungkin pada 

rminggu ketiga hubn Scptember, ketika sudah keiuar kepasti- 
an bihwa Uskup Paul Marcinkus uan or ang-orang Idn di Bank 
Yatikan akan dipmdahkim Atau mungkin puia bahwarencana 
meinbunuL Luciani banv dilancarkan hanya beberapa hari sc- 
belum kematiannya, yaitii saat Luciani membuat beberapa 
keputusan lain yan^ bertlampak jauh dan menentukan. Menge- 
\ m nai kapan rencana Itu jjcrt^mi kali disusun tidaklahjadi soal, * 

166 



tapi eksekusi sebagai tahap akhir scluruh reucana itu, bagi 
para tersangka pelaku, bukanlah tindakan yang tcrbun. buru. 
Bahkan sebaliknya, seandainya mercka menangguhkan barang 
beberapahari saja, merckajustru akan terlambat. 

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa banyak bukti yang 
dikcmukakan di depan adalah bukti tidak langsung, yang 
banyak diwamai situasi lingkungunnya. Tetapi bukti-hukti 
mcngenai kcbanyakan kasus pcmbunuhan seringkali mctipa* 
kan bukti tidak langsung. Tidak seorang pun, baik orang laki- 
laki maupun perempuan, yang mengumumkan reneana pem- 
bunuhan menrka dt hakunan depan su rat-suiat kabar bcsar se- 
perti Thr. Times dl lni^ris, Lc Sionde di Tcranci^ atau Wns- 
h&i^ton Post di Amcnka Serikau JJuIlIj ciikuudmn j^ r i--^ '*da 
saksi-saksi yang hadir kctika teijadi sua r = i i.*i -*ib"VEiih;in f sc- 
hingga mcreka akan dapat memberikan bukti yun^ pcrsis ber~ 
toiak belakang. Karena bukti-bukti tidak lan^sting suduh eu- 
kup kuat untuk men^irimkan seorang tcrpidaiui, baik laki- 
laki maupun perempuan ke tiang ^antun^an, kursi iistrik, 
rcgu-tcmbak atau kamar gas, Ada sntu hal keleuat sajigat 
penting bagi orang yang merencanakan mcmbunuh Luciani, 
Yakni pcmbunuhan itu harus dilakukau dengan sembunyi- 
scmbunyi scdemikian rupa, schlngga sangat bisa diliarapkan 
bahwa pembunnhan itu tampak scbagai kcmatian yang wajar. 
Sampai buku ini ditu!:s 7 sudali hainpir enam tahun orang- 
orang yang tcrlihat dalam perr bunuh an Alhinu Luclani telcih 
berhasil nnjlakukan suatu tindak pidana yang ^r^olong kri- 
minal dalam abad ink 

Untuk dapat secara tepat menuding pclaku pembunuhan 
Albino Luciani; hendaknya orang rncmpcr + imbangkan sc- 
galu kejadhn yang b^rlangsung selama Konklai* berikut scrta 
peristiwa-pcristiwa yang menyusul. Dari pengka_pan terhadap 
pcristiwa-peristiwa tertcntu mudali-mudah^n dapat tiipasu- 
kan siapaui antara cnam orang tersangkz itu yang menjadi 
pelaku Utama dalaru pembunuhan Albino Luciani, Paus Johanes 
Paulus I, si Hamba Tuhan. 



167 



BAB 3 

BEKKAT PMBFXniAi\ T 

DISA T IS JALAiS TEUl T S 



Rupanya hari Minggu tanggal 15 Oktober 1978, saat di- 
mulainya pcmungutan siiara untuk memilih pcngganti Albino 
Lucianl Roh Kudus tidak hadir d Ltm KonklaT itu. Fena- 
n , ,nqi_.n panjang dan sciyjit* khususuya atuara kubu Kardinal 
Siri dan Kardtnal BcneOL vang orJin^ dominan mcwa_rnai 
pcmnngutan atars pada hari penama itu, lineah siapapun yang 
terlibai dalam pembunuhan Albino Luciani hampir saja tcr^ 
paksa mengusahakan agar pcng^iminya pnn harus dapat di^ 
pastikan mati sec.ira mendadak. Sctelah dilakukau pcmungut- 
an suara sampai dclapan kali sclama riua hari, Kardinal Gio- 
vanni BencUi hampir saja tcrpilih, Seandainya KardinaJ Benc_Ii 
tcrpilih, banyak rcncana yang hainpir dilaksanakan Albino 
Lnciani, dapat dipastikan akan mcnjadi kcryaraan: Kaidinal 
John Cody akan dipindahkan, Kardinal Jcan Yillot akan di 
ganti, Uskup Paul Marcinkus, de Strobel dan Mennini akan 
direiidangke luai dari bank Yatikan, 

Tctapi sayang, Beneili kalah hr,nya sembilan suaia. Yang 
akhirn/a tcrpilih ja'ii penggant: Luciani lalah ^corang calon 
yang senang-jalan-teiigah, Kardinal Karol Wojtyla. Dia sangat 
scdikit punya kesamaan dcngan Albino Luciani. Entah sudah 
bcmpa kaii Wojtyla peinah mcnunjukkan bahwa sa-.u-satu 
nya kcs__maanny__ dcngan Albino Luciani ialah n^manya, Paus 
johanes P_iulus IL 

Meskipun Benclli, Felici dan lain-lain tetah berusaha, 
tipi bisnis masih tetap jalan te_vs di bav r ah kekuasuan Paus 
Joh_ir.es Paulus II, Hisnis Vatik?n telah memperoleh kcu.n- 
tungan yang tidak temilai besaruya tidak hanya dari tcrbu- 
nuhnya Albino Luciani, tetapi juga dari pembunuhan-pern 
bunuhan yang terjadi sesudahrr/a, suatu kematian tanpa saksi 



169 



yang betul-betul sangat ganjil, yang terjadi di Yatikan pada 
bulan Scptember 1978 itu. 

Setdab tcrpilih, Paus Wojtyla mempciajari perubahan- 
perubahan yang sebenarnya mau dilaksanakan olch Albino 
Litciani. Paus Wojtyla mcndapat banyak masukan bahwa 
pendahulunya sungguh-sungguh sedang dibdit oleh begitu 
banyak masalah, Data mformasi tcntang masalah kcu^ngan 
Yatikan yang pcmah dihimpun Benelli, Felici, dan para ang- 
gota APSA scrtn orang-orang lain yang scdianya akan diberi- 
kan kepada Albino Luciani ? kini discrahkan kcpada Wojtyla, 
Kepadanya ditunjukkan Mkti-bukti yang mcnycbahkan Lu- 
ciani mcngambil kcputusan bahwa Kardinal John Cody di 
Gricago hanis diganti. Ditunjukkan pula kepadanya bukti- 
buktiyang mcnyatakan bahwa gcrakan Prcemason sudah me- 
nyusupi Yatikan, Kepadanya juga dilaporkan dialog antara 
Ll ciani dcngan Dcpartemen Luar Negeri Amerika Serikat 
dan peiTemuan yang sedianya dircncanakan dengan Konggres 
Amerika Scrikat Komisi Kcpcndudukkan dan Keluarga Bc- 
rencana. Kardinal Villot bcrusaha scdemikian rupa supaya 
dalam masalah Keluarga Bcrencana sikap Paus-baru ini sungguh 
bcrtolak belakaugan dengan Albino LucianL Singkat kata 
dapat dikatakan bahwa posisi P^us Johanes Paulus II sungguh 
unik untuk melaksanakan scmua rencana Albino Luciani. 
Tetapi tidak satu pun perubahan-pcrubahan yang direncana- 
kan Lueiani menjadi Kinyataan. Mdka siapapun juga yang 
telaJi membunuh Paus Luciani, dia benar-bcnar sukses, Lidak 
si?-sia membunuhnya. 

Kardinal ViIIot diangkat kembali mcnjadi Sckretaris 
Ncgara. Kardinal John Cody tctap bercokol cli Chirago. Dengan 
bantuan Mennini, dc Strobel dan Mgr. dc Bonis, Paul Mar- h 
cinkus tctap pula bercokol di Bank Vatikan dan dengan demi- 
kian kegiatan-kegiaLan nhaLnya dengan Banco Ambrosiano 
dapat tcnis terjamin. Di bawah perlindurigan Bank yaiikan, 
Koberto Calvi dan boss-bossnya d* P2: Ljcto GcL*i dan Umberto 
Ortolani, bebas men^ruskan pcncurian-pencuriaii dan kecu- 
rangan-kecurangan besar-bcskran_ Sekurang-kurangnyauntuk se- 
mentara waktu. Michelc Sindona dapat hidup bebas di New 
York. Kardinal Baggio tidak jadi pindah ke Venesia- Dan . 

170 



Poletti yang konip itu tetap mcnjadi Kardinai-Pcmbanm Romni. 

Banyak sudah artikcl dituhs dalam rangka menganalis.i 
dan mcngctahui orang bagaimanaah Kardinal Karol Wojtyl,i 
itu. Bcliau termasuk tipe orang yang masih mcmberi kemun^ 
kman kepada orang-orang scpcrti ViHo_, Cody, Marcinkus t 
Mcnnini, dc Strobcl, de Bonis dan Poletii tetap tinggal di pos 
nya scmula. Rupanya di dunia ini sudah tidak ada pcmbda 
bagi orang yang udak bcrsalah, Marcinkus dapat langsung mcn 
jawab Paus. Dan rupanya Paus baru ini tidak mcnyadari sc 
berapa dalam kesalahan Marcinkus. Mertgenai Kardinal Cody t 
oleh Kardinal Benclll dan Kardinal Bagio scjjala faktany;i 
telah disampaikannya kcpada PauS bam. Tapi Wojtyla tidak 
bcrbuat ap*_. -a^^! Rahkpn scbalikny^ kin« kha menyaksikr.r, 
Paus ypn% sccara tdtiuk^ n.cncdr. para lin__m dan "rohdniwsn 
Katolik Nicaragua yan^ melihatkan diri dalam kcgiatan poli 
tik praktis, samhil pada uaktu yang bersamuan Paui merestui 
pcnyaharan dollar bcsar-bcsaran kcpada gerakan Soli(fantu% 
di Polandia. Scolah Paus yang sekarang ini sepcnirrya men;ju 
nut as^s moralitas-ganda; satu untuk Paus, satu Iagi untuk 
umat manusia. Kebadiran Paus Johanes Paulus II scolah mcm 
beri angin kepada orang orang yang scnang mehkukan mani 
pulasij korupsi dan pcncurian-pencurian skala inteinasioii.il 
scpcrti Robcrto Calvi, Licio Gelh dan Michele Sindona. Se 
ir_en'ara itn dcmi citranya Paus Wojtyla mdakukan perjalan 
an-perjalanan y:_ng dipublikasikan sccara bcsar-besa r an sc 
hingga m^nyeruptd la^watan-lawatan group rrusik rock aml 
roih Orang-orang di belak__.ny Paus Wojtyla yang dikcnal sc 
bagai Paus 'peJicium-bumt 3 tuupat ia mcndarat dart pesau.it 
_erb'__ng y^ng dicumpan^inya. r>engusahakan ^igar b^snis jalan 
tcius. Keuntnngan-kcuntungan yang dipcrolch \ T atikan sc 
tama Iima tahun terakhir tcrnyata melonjak sangat tin^-i 
Maka sangat di^ayangkan^ bahwa amanat-amanat Paus Wojt^ 1 1 
yang bemada sangat keras di seputar masalah moral agaknya 
tidak dtden^ir orang-orang yang berdiri diba^k layar bdakanj; 
nya, 

Scpert? pcmah saya katakan, setelah Aibmo Lnci___ni tcr 
pflih menjadi Paus> Uskup Paul Marcir__kusrner_gmgatkan rekan 
rtkannya di Bank Vatikan, termasuk Roberto Calvi di Bueno% 

171 



Aires/* Lngatlah bahwa Paus ini punya pikiran-pikiran yang 
bukan hanya sckadar berbeda dari Paus terdahulu, Di Vatikan 
sini akan menjadi lebih banyak perubahan/' 

Tetapi setelah Wojtyla terpilih menjadi Paus baru, ke- 
adaan segera kembali kc masa kekuasaan Paus Paulus VI. 
Malahan melebihinya, Misalnya seperti penyusupan gerakan 
Frcemason di Vatikan. Soal penampungan banyak anggota 
Frcemason dari berbagai Loji oleh Vatikan, itu bukan hal baru 
yang hanya terjadi di bawah kekuasaan Paus Wojtyla sekarang 
ini saja, Sekarang bahkan Vatikan membentuk versinya sendiri, 
versi Vatikan yang dinamakan Opus Dci atau Karya Tuhan. 

Pada tanggal 25 Juli 1978 Albino Luciani mcnulis tcn- 
rang Opus Dei di harian Ycnesia, R Gazettino, Tapi yang di- 
tulis memang baru terbatas pada riwayat singkai ^erakan 
itu* dari beberapa cita-citanya yang mengarah kepada spiri- 
tuahtas kaum awam. Mengcnai bebcrapa aspck Ouus Dei 
yang lebih bernada kontrovcrsial, beliau Iebih memilih si- 
kap untuk tidak ribut. 

Dengan terpilihnya Karoi Wojryla menjadi Paus T kcbijak- 
an memilih sikap tenang menjadi suatu barang tangka. Ter- 
dapat cukup banyak dokumen yang memuat beberapa anjur- 
an Paus Wojtyla agar orang menjadi anggoia Opus Dek Me- 
lihat banyaknya gagasan dan aspirasi gerakan yang samadengan 
gerakan kelompok l y 2 yu\% knrup ini, vang berarti bahwa kini 
Opus iJei telah menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan 
di Vptikan, maka dcngan dcinikim ptrlulah kita mcncatat 
heberapahal yang mendasar. 

Opus Dei mcrupakan organisasi Katolik Roma yang 
beruang Ilngkup irteiijasioiial. Meski jumlah anggotanya ter- 
hitung kcril (dincrkirakan ant^ra 60,000 dan 80.000 orang), 
nanmn pengaruhnya" san^it besar. Opus Dei m*;rupakan ke- 
lompok rahasia yarg scbcn.anwa dilaranj* Gereja. Meskipun 
Opus Dei menyangkal an^gapan bahwa organisasi itu bersifat 
rahasl^ tapi ia titi^k '"ap r^cngnmamkan daftar angnota- 
nya- Gerakan itu didirikan pada tahun 192S okh scoiang 
imam Katolik di Spanyo^ Monsignorc Josemaria Escriva, 
dari merupakan unsur ckslrem kanan di lingkungui Gercja 



172 



Katolik. Fakta politis itu mcnycbabkan Opus Dci mcmpunyai 
banyak kawan maupun lawaru Anggotanya tcrdiri udri sc- 
bagian kccil para imam, sckitar lima pcrscn dan orang-oraiig 
awam, baik lakHaki maupun perempuan, Sekalipun keang 
gotaannya meliputi sc^ila lapisan masyarakat, tapi ba^aimana 
pun Opus Dei berusaha menarik orang-orang dari kalang 
an profcsi tingkat atas, termasuk mahasisua dan sarjana-sar 
jana yang bcrcka-ctta mcnduduki jabatan-jahatan ckscku- 
tif. Dr. John Roche, lektor di Unwersitus Oxfon! dan bckas 
anggota Opus Dei, melukiskan gcrakan ini scbagai Jahat, 
tertutup dan bemada GrwclL Barangkali kcbiasaan para ani^- 
gotanya melakukan 'mati-raga ' berat mcnycbabkan banyak 
mcdia ma^ mengriTiknya, Bcrangkat diui motivasi uniuk 
Jebih m^miduLkan Tuhan lalu mencam^uki pun^iun^-Leian- 
jangnya sehdiri, pada pahanya ia mengenakan sabuk-ud- 
paku tcrbuat dari logam yang mengarah ke dalam, nampak- 
nya sudah sulit diterima oiang di akhir ab-ad kc dupukih ini. 
Meski kelihatannya mereka seperti orang main-main, namun 
demikian janganlah kita meragukan keserutian sikap par;i 
anggota Opus Dci itu, Pcngabdian mcrcka kepada tugas*tugas 
Gereja tidak kalah scrius. Bahkan ada tanda-tanda bahwa sc 
bejjlnya mereka ingin mercbut pcngaruh <li kalangan pc- 
nguasa Gcreja Katolik Rcrna. Tcntu saja haJ im tidak hanyi 
mencemaskan para o r ang-orang Katohk saja, melainkan juga 
setiap orang. Dalam hal ini jclas ada beb^rapa aspek yang 
patnt dikagiimi di dalam gerakan rahasia uu. Albino Luciau* 
pernah memuji beberapa konsep-dus^r dari spritualitasn) "a. 
Tapi dengan sangat *bijaksana Luciani tidak mcnyrnggung 
masalah yang meny?ngkut filsafat Opus Dei dalam hal tmda^ 
*mati-raga' itu dcngan filsafat politik fasisnya yang lctiih ber 
pengaruh kuat. Di masa pem^rintahan Paus Yohan^s Paulus 
11 Opus Dei berkembang pesau Seandainya Paus yang sekn 
rang itii buknn anggota Opus Dei, memang dcmikianlah sc 
harus scorang Paus di mata para pengikut kelompok lahash 
itu* Yang diiaKukannya seg^ra setelah ia terpilih menjadi Paus 
antara lain berjiarah ke makam pcndiri Onus Dei dan berdo.i 
disana. Sesudah itu kepada kelompok agama Katolik Rom.i 
itn diberikannya status prelaat (Red: otonom, bisa menga 

171 



tur sendiri), suatu langkah penting mengarah terbentuknya 
wilayah kekuasaan sepcrti Chicago di bawah Kaidinal John 
Cody. Di wilayah semacam ini sang pemimpin bertanggung 
jawab hanya kepada Paus dan Tuhan, 

Menurut pengakuannya sendiri, organisasi itu mempunyai 
anggota yang bekerja pada lebih dari 600 surat kabar, maja- 
lah, penerbitan ilmiah, pada lcbih dari limapuluh stasiun radio 
dan televisi yang Lerscbar di scluruh pelosok dunia, Pada tahun 
1960-an tiga orang anggotanya duduk di dalam kabinet Dik- 
tator Franco di Spanyol dan menciptakan "keajaiban ekonomi" 
Spanyol, -Pimpinan Kangtomerat Rumasa di Spanyol, Josc 
Mateos juga anggota Opus Dci. Kini ia jadi buron sesudah 
membentak janngan manipu'asi mrrip 'kerajaan niilik Roberto 
Calvi sscpcrti yang bani-baru ini temngkap. Akhir April 1984 
Matcos ditahan di Jerman Barat. Pcmcrintah Spanyol waktoi 
itu sedang giat berusaha mcngckstradisi Matcos, Sungguh 
Opus Dci itu luar biasa kaya raya. Sampai sckarang ini, meski 
pengelolanya sudali berganti orang iain, namun siapa pun yang 
bcrbelanja di toko ang^ur Augustus Bamctt di Ing^ris, sama 
sajamcmpcrtebal kocck ()pus DcL 

Jose Mateps jadi orang yang tcrkenal paling kaya di Spa- 
nyol. la dapat memasukkan jutaan dollar ke dalam kant.ing 
Opus DeL Dan scbagian bcsar uang itu hasil hubungan bisnis 
'legal dengan Roberto Calvi, dibkukan baikdi Spanyol maupun 
di Argentin^; oleh jum bayar P2 maupun Jum Bayar 9pus 
DeL Itukan yang dimaksud Geitja dengan ungkapan bahwa 
caraTuhan bertindak seialu memangpenuh misteri? 

Sejak kcmatian Albino Luciani dan diganti Kardinal 
Wojtyla, pemecahan masalah cara Italia seperti yangdituju- 
kan kepada Paus yang saleh, juga sering diberlakukan dalam 
yenyekrsaian masalah /ang dihadapi Marcinkus^ Sindona, Calvi 
dan Gelli Rangkaian pembunuhan dan tindak kekeiasan yang 
duakukan untuk meiigejabm perampokan yang tak-terbayang- 
kan^besamya, sudah jadi bacaan harian yang mcngerikan, 
reristiu-a ini semakin nu-nguatkan bukti bahwa Albino Luciani 
ipcmangbenar dibunuK 

Selama Albino Luciaoi menjabat Paus, Roberto Caivi ? 
Lkrio Gelli, dan Umbcrto Ortolani tidak berani kembali ke 

174 



Itali, Gilvi baru berani muncul di akhir Oktobcr scusai Karol 
Wojtyla terpilih menjadi Paus menggantikon Albino Luciani. 
Sedangkan Gelii dan Ortolani tems mcmantau semua kejadi 
an dari Umguay, Bahwa ketiga orang terscbut tinggal di bcr 
bagai kota besar di Amcrika Selatan apakah semata-mata 
hanya suatu hal yang kebetulan saja? Apakah mcmang benai 
baliwa pcmbicaraan bisnis merekn pcrlu dilanjutkan yan^ 
makan waktu dari Agustus sampai Okuabor? Sungguh bcnar 
kah bahwa baik Gelli maupun Onolani pcrlu tinggal berdekai 
an dengan Calvi sepanjang bulan Scptcmbcr 1978 iru? Untuk 
mcncmui pejabat guna mcmbicarakan pcmbukaan cabang 
cabang bam Banco Ambrosiano. apakah memang dibutuh 
Kan v\ akln so&euitu parijaii^ 

MrCnyusul kemntian Luciani. baiulaii clocicngkot ?£ d.ttj^ 
bcrnapas lega. Tapi napas-lega ini rupanya tidak beriangsun^ 
Iama setelah pada tanggal 30 Okiobcr Calvi bertemu dengan 
Inajektur Bank Italia Giuliu Padaimo di Mil&n. Lagi-lagi, sambLI 
teius mcnunduk mcnatap ujuug scpaumya, Calvi tidak n:;m 
bertcms tcrang mcnjawab benbagai penanyaan yang diaju 
kan kepadanya. Pada tanggal 17 \ovember Bank Italia selesaj 
mcmcriksa Banco Ambroriano. 

Sckalipun ada surat dari Uskup Marcinkus serta rckan 
rekannya di Bank Yatikan yang memalsukan kepcmilikan 
Supratm, meskipun Robeno Calri berduta dan berbelit-bclii 
dalam memberikan keterangan dan kcnatipun ada b?iuuan 
dari pehndungnya, Licio Geili, dalarn suatu laporai' >an r ; 
panjarg lebar, para pctugas pcng^was Bank Scntral Itoli tetap 
bcrkcsimpulan bahwa dalam pcnjsahaan raksasa mihk Calri 
terdapat banyak kebusukan. 

Dari Amerika Selatan, dengan meiiggunakan nama sandi 
khusuSj Licio Oelli mengontak Calvi di kcdiaman pribadj 
nya. Bagi CaiVj yang berkubang dalam lumpui-uiMuinya MaPa/ 
Vatican/P2, berita.itu teimasuk buruk. 

Dalam beberapa hari Petugas Pengawas Giulio Padalino 
bcrbasi] menyerahkan laporannya kepada Direi^cur Pengawas?n 
Bank Italia, Mario SarcinclH. Dan scrta-merta satu kopi len^ 
kap laporan semacam itu pun telah sampai ke tangan Licio 
GcIIi di Bucnos Aires. Bukan dari Sarcincili atau Padalino 



175 



tetapi dari orang-orang lain dalam jarmgan P2 Gelli mem- 
beritahu Cahu bahwa dari T^nk Itali laporan itu akan segera 
dikirimkan ke Emiiio Alessanurini, seorang Hakim di Milan, 
seperti y ang telah diramalkan Gelii Scpternber Ialu< 

Sekali lagi Cahd berdiri di ujung tanduk menghadapi 
terbongkamya seluruh rahasianya dan yang tentu saja me- 
ngancam keruntuhannya sccara total. Emilio Afcssandrini 
orang yang tidak mcmpan disuap, Sebagai orang yang sa- 
ngat bcrbakat dan pemberani, Emilio Alessandrini rnerupa- 
kan ancaman gawat bagi Calvi, Marcinkus, GcIH dan Sindona. 

Bila dia mengusut kasus Calvi dengan semangat seperti 
biasanya, maka dengan cepat Calvi pasti tamat, Rahasia Mar- 
cinkus akan terbongkar, Gclli akan kehilangTiu "tempayan 
emas yang tanpahenti diisinya dengan hasil curian dari Banco 
Ambrosiano, sedangkan Sindona akan dihadapkan pada tuduh- 
an paling berat yakni segera dickstradisi dari Aincrika Serikat 
kc ItaJia, 

AwaJ Januari 1979 kalangan keuangan di Milano dili- 
puti sas-sus lagi mengenai Roberto Calvi, SangPangeran. Hakim 
Emilio Alessandrinl yang sudali mempelajari dcngan teliti 
ringkasan laporan sctcbal 500 halaman yang disusun Bank ■ 
Italia, memerintahkan Lctnan Kolonel Cresta Kepala Kepolisi- h 
an Pajak di kota Milano untuk mengirimkan anak buahnya 
ke Bank 'milik pastor'km Mcrcka ditugasi mcneliti satu per- 
satu scmua pcnyelcwcng-in yang secara rirci dicantumkan 
dalam laporan Eank ItalL Tidak s^orang pun dari luar kalang- 
an rcsmi yang tahu tcntang iaporan itu, kecuali Calvi dan 
BeHi 

Dalam terbitan 21 Januari 1979, L'Espresso mengomen- 
tari isue-isue yang tersehar di seluruh kota Milano teimasuk 
bcrita rncngejutkan bahwa Calvi dan semua direktur bawah- 
annya akan ditangkap dan bahwa na^por Calvi akan dicabut. 
Maka perlu atla tindakan cep at *ebeJum paranasabah menyerbu 
Banco Ambrosiano, 

Pagi tanggai 29 Januari, Alies^andrini mencium isiri- 
nya untuk minta diri scbelu.m berangkat ke tempat pekeijaan- 
nya lalu mengantarkan anak 1 laki-lakinya yang masih kecil 
kc sckolah. Setelah mcnumnkan anaknya, AHessandrini menuju 



r 



kc kantomya. Beberapa detlk sebclum jam 08.30. iaberhenti 
di persimpangan jalan yang dipasangi lampu lalu lintas di 
jalan Mvratori. la masih melihat kc arah lanipu merah kc- 
tika lima orang mcndckati mobilnya dan mcnghujam tubuh- 
nya dengan pcluru. 

Ilanya beberapa jam kemudian sekciompok teroris sayap 
kiri yang menamakan diri Prima Linea menyatakan diri sc- 
bagai vang bertanggung jawaJb atas pembunuhan ltu. Kelrm- 
pok itu juga meninggalkan surat sclebaran mcngcnai pem- 
bunuhan itu di tempat telepon umum, di stasiun besar kercta 
api kota Milano, Tapi mengapa harus ada pembunuhan, sama 
sekali tidak ada penjelasan h ^.ik mclalui tclepon maupun kertas 

M^ngapn ads SXtu kHnnnok teroris ckstrim kin berdarali 
dingin yang membunuh hakim yang sedang menyidik tindak' 
an-tindakan tcror yang dilakukan kclompok ekstrim ksnan? 
Dan yang karenn tindakannya, hakim ini sangat dikenal rnasya- 
rakat Itali! Emilio Alcssandrini tcnnasuk salah scorang tokoh 
yang menyidik kasus pelcdakan bom di Piaz?a lantana yang 
dikctahui scbagai kekcjaman golongan sa\ ap kanan, Mengapa 
Prima Linca yang sayap kiri itu niembunuh orang, yan^ sc- 
benarnya mau mcnuntut secara hukum supaya sayap-kanan 
mcinpcrtanggung-jawabkan pcrbuatan-pcrbuat^n mcrcka. Sc- 
cara tcoretis tindakan crang itu scharusnya didukung oleh 
"nmr i_:nsu r sayap kni scmac^m PrimaLinea, bukan? 

Tetapl mcmang keiompck-kdompck se^Oiti Prima linca 
dan BrigaJc Merah membunuh dan mcncederai orang tidak 
hanya untuk kepentingan politik dan ideologi. Mereka mc- 
rnang pembunuh-pcmbunub biy^ran, yang bersedi? mcm- 
bunuh- orang lain demi uang. Banyak sekall catatan yang 
bicara mengenai jalinan kerja-sama antar mereka, misalnya 
antara Brigade Merah dan kclompok Camorra dari Napoli 
(kelompok maHalokal). 

Pada waktu buku mi ditulis !ima oiang yang si=dah mc- 
ngaku mcmbunuh Allrssandrim sedang diadilk Keierangan 
keterangan mereka mengenai pembunuhan itu lengkap dan 
rinci tetapi setelah sampai pada motimya, keterant^n-ke- 



177 



terangan mereka lebih banyak menimbulkan pertanyaan- 
pertanyaan daripadapenjelasan, 

Marco Donat Cattin, orang kedua yang melepaskan tem- 
bakan ke arah pene^k hukum yang terjebak di dalam mo- 
bilnya, yang tidak bersenjata dan tidak berpengawal itu mc- 
ngatakan, "Kami sudah berharap bahwa koran-koran bakal 
menampilkan soal serangan itu dan di ^alam keterangan ke- 
matian yang dikeluarkan hakim, kami dapat menemukan 
motif-motif yangdapat mcmbenarkan serangan kami." 

Tanggal 1 Februari siang, tiga hari sesudah pembunuh- 
an itUj R^berto Calvi sedang bersantai menikmati minum- 
an dalam acara pesta minum-minum, Mau tidak mau pcr- 
cakapan pasti menjurus ke pembunuhan yang baru saja ter- 
jadi i:u. Untuk menunjukkan simpati, bukan kepada nyonya 
Allessandrini dan kcparia anak-anaknya yang lalu jadi yatim, 
melainkan lebih-lebih untuk dirinya sendiri, tiba-tiba Calvi 
berbicara, "Sungguh sangat disayangkan sekalh Hanya sehari 
sebelum kejadian itu, Allessandrini mengatakan kcpada saya 
bahwa ia tidak akan melanjutkar. pcnyidikannya dan bahwa 
ia akan mem-peti-eskan kasus itu," 

Dengan terbunuhnya Albino Luciani, Uskup Paul Mar- 
cinkus, Roberto Calvi dan Licio GcOi dan Michele Sindona 
serta teman-temannya scsama anggota P2 untuk sernentaia 
punya waktu untuk bemapas lebih lega. Kini, dengan tcr- 
bunuhnya EmCio AllesiJidrini, wakcj uernapasnya dapat 
lebih drpcrpanjaug tagi Penyidikan yang telah dimidai Alessan- 
drini memang dSanjutkan, tetapi kini san^t diperlambat. 

Sementara itu di Bank Itali, Mario Sarcinelli sangat sadar 
akan uclum adanya saat yan^ ^epat. fapi Sarcinelli dan Paolo 
Baffi f Gubernur Bank Itali, yakin hahwa penyidikar yang 
lama daft sangat kompleks yang telah dimulai i + n T bukanlah 
usahayangsia-sia. 

Pada hulan Februari 1979, Mario Sarcinelli memanggil 
Calvi untuk datang kc 3ank Itali- Dengan cermat Gdvi di- 
tanyai tentang Suprarin,, tentang hubungan antara Ambio- 
siano dan IOR, tentang cabang Nassau — di kepulauan Bahama 
dan mengenai siapa sebepamya pemilik Banco Ambrosiano. 



178 



Setelah Alessandrini tcrbunuh, Calvt menjadi orang 'baru' 
Iagi atau lebih tepatnya, kembali menjadi dirinya sendiri yang 
asli. Matanya kembali menjadi dingin. Perlindungan yang di- 
bcrikan Licio GeUi bahkan mcrnbuat Calvi menjadi lebih besar 
kepala daripada biasanya. Dengan sombongnya ia tidak mau 
menjawab pertanyaan-pertanyaan Sarcinelli. Tetapi sebagai 
hasil pertemuan itu, Calvi jadi yakin bahwa hanya dengan 
terbunuhnya Alicssandrini, pengusuLan Uank ttalia tidak akan 
berhcnri. 

Sckali lagi Robcrto Calvi membicarakan masalah-masa- 
lah yang dihadaprnya dcn^m Licio Gelli yttng mcmbcrinya 
jaminan bahwa masalah-masalah itu akan tcms digarap, Tetapi 
scbelum mt^duh itu dap^l dipce— Irriri. ada masahih lain yang 
sangat meresahkan a^ggo^-snggoi^ Ereemason dalum oii^i- 
nisasi P2, yakni masalah yang ditimbulkan warrriwan pcngu- 
cara Miuo Pecorelli. Salah satu dari sckian bauyak kegiatan - 
Pccorclli ialah sebagai pemimpm redaksi sebuah majalah ming- 
guan yang lain dari yang lain dan diterbitkaji Kmitor bcrita 
PP yang sudah dibicarakan di dcpan, 

Ada orang-orang yang mcnycbut bahua Ol 1 "tukang bikin 
onai"ada pula yang mengatakannya suka mcmbual skandaL 
Mcmang dua hal itulah cirinya, Dan itu mcmang sangat tcpat. 
Sclama tahun 1970 dipcrolehnya isue-isuc dan kemudian di- 
siarkanoya tuduhan tentang korupsi di Italia \ang jumlahnya 
mengejuikan. Majalah t~rbitan OP iiu seoiah jadi ba^aan wajib 
bagi siapa saja yaiig ingin tahu dcngan pa^ti tentang siapa yang 
merampok dan aiapa y?ng dirampok, Sekalipun di Italia ter- 
dapat undang-undang yang kcras tentang fitnah, majalah itu 
tagaikan dilindungi inalaikat penyelamaL Jclas buhwa Pccorelli 
dapat menjan-kau suniber-sumbei infcrmasi yang pakjng peka. 
Wartawan-wartawan Italia ^ering menulis artikel-arukel yan;^ 
diilhami OI\ Dcngan diam-dtam mcreka hcruiaha mencari kc 
pastian siapa sebenarn\a orangyang berdiri di belakang k?ntoi 
benta yang kebal hakum iru, te*api OP te^ap bagaikan makhh:k 
misterius. Dalam suatu wawanca r a tel~visi, Rcsita, adik pc 
rempuan Pecorelli, mengitakan bahwa kantor berita itu di 
biayai Perdana Menteri Andreotti. 



179 






Awa! tahun 1970-an nama Michelc Sindona scring dikait- 
kan dengan OP. Pecorclli agaknya mempunyai sumber-sum- 
ber infonnasi di kalangan Dinas Rakasia Itali Tetapi kontak- 
kontak utamanya bersumber di dalam organisasi yang lcbih 
berkuasa dan sungguh-sungguh lebih rahasia lagi dibanding 
badan resmi Pemerintah yang rahasia itu. Mino Pecorelli ada- 
lah anggota P2 dan dari Lojj Mason ilegal itulah la mempcr- 
oleh banyak iniormasi yang menggemparkan media massa 
Italia, Dalam suatu pertcmuan Loji, Lico Gclli pcrnah meminta 
para anggota untuk membcrikan dokumen-dokumen dan 
informasi untuk kemudian dtsalurkannya ke OP. Pada waktu 
itu tugas utama OP ialah mcmperjuangkan ambisi-ambisi Licio 
Gelli dan tujuan-tujuan P2. Tetapi pada pertengahan tahun 
197o .:- Pecorelli memutuskan untuk melakukan kcgiatannya 
sendiri. Ia memperoleh informasi mengenai pencurian yang 
urgolong paling besar dalam sejarah keuangan Italia. Yang 
mengotaki kasus itu ialah Licio Gelli. Akibat kegiatan Gelli itu 
pada awal 1970-an, negara Itali dirugikan 2,5 milyar dollar 
dalam bentuk penggelapan pajak minyak bumL Di Italia, 
rninyak yang digunakan untuk memanaskan petumahan, ba- 
ngunan serta untuk menjalankan ttuk-truk diesel sehenar- 
nya sama. Tapf minyak untuk pcmanas ruangan diberi zai> 
wama untuk membedykannya dari bahan-bakar untuk ken- 
daraan, Pajaknya pun linia nuluh kali lebih murah dibanding 
minyak untuk kendr.raar. dicsck Situasi demikian ini men- 
jpdi ladang siap-pakai unruk m^Iakukan tindak krhninal se- 
pcrti Licio Gelli, Atas pctunjuknya, raja lninyak Italia Bruno 
Musclli, seorang anggota P?, memalsukan zat pewama minyak 
untuk pemanas-ruangam Kepala Keuangan Kcpohsian Iralia, 
Jendral KafaeHe Giudiee, juga scorang anggota P2> yang ber- 
tugas memalsukan surat-surut agar semua bahan bakar itu di- 
kenai pajak yang muiah- Hahan bakar yang diberi campuran 
pcwama palsu itu ke^udian dbalurkan melalui pompa-pompa 
beiisiri umum yang bcr?ni nirmbay;u harg& lebih mahal ke- 
padakomplotan pemalsu itu* 

Berkat bantuan anggota P2 Michele Sindona, keuntung- 
an yang diperoJeh dari pcnjualan bahan bakar palsu itu kfc* 



180 



inudian ditransfcr mclahii Bank Yatikan kc rekcning-rckc- 
ning rahasia di Finabank, bank milik Sindona di Jwiss. Ada- 
lah pemandangan biasa bila orang mclihat Licio Gelli bcr- 
ja]an melahii pmtu gcrbang SanUi Anna di Vatikan sambil 
menenteng kopor-kopor bcsar btrrisi bcrmilyar-milyar iira 
hasil curian. 

Olch Perdana Menteri Giulio Andrcoti, y&ng adalah sa- 
habat karib Licio Gelli, Jendral Giudice ditunjuk menjadi Kc- 
pula Polisi Kcuangan. Ilal ini terjadi setclah Kardinal Pok-tti, 
Kardinal Pcmbantu Kcuskupan Agung Roma, mcnulis surat 
kcpada Perdana Menteri Italia mendesak agar Giudice diduduk- 
kan scbagai Kc-paLi polisi Keuan^m Itali F'-Wii adalah saJah 
seorang Pej&bat Gercja yaisg uicAurut renrani Alhino li.iciarJ 
akan dipindahkan dari Rom& Hubungan antara Yatikan dcngan 
skandal itu tidak diketahui Pccorclli, tctapi m suriah Cukup 
banyak tahu tcntang pcncurian besar-bcsaran tcrhadap ncgara 
untuk kcmudian mulai memuat infonna>iiiya sedikit rienri se- 
dikit. Suatu utusan terdiri dari Senaior Claudici Yitalonc dari 
Partai Kristcn Dcmokrat, Ilakim Carlo Tcsti dan jendral Donat^ 
lo Pretc dari Polisi Keu angan mcncmui Pccorclli untnk mc- 
nyuapnya dan mcmintanya agar tuaip muIuL Maka pemuatan 
artikcl-artikcl mengenai skandal minvak itupun berhcnti. 

Tahu bnhwa uang akan dopat lebSi banyak dipt roleh 
dengar. tehnik-tehmk yang 'samir\ maka Pecorclli pun lalu 
menulis tcntang orang orang yang mcnjadi angguta Freema- 
son. Majalahnya yang terbit pida awai Scptcmber 197S yant; 
mcmuat nama lebih dari seratus oran^r anggota Preemason 
yang ada di Vatikan, Ini meiupakan 'tembakan peringatan" 
barji Licio Gclli, Albiro Luciani mulai bcrtindak bcrd?,sa: 
informasi yang belku peroleh setelah dengan seksama menc- 
Hti satu kopl majalah yang sampai kc meja-kerjanya- Kcnyataan 
bahwa satu kmbar majaleh itu sampai ke meja Albmo Luciani 
ilu ^cndiri sudah ;nempakan suatu ironi sangat besar ba^i 
Licio Gellu Dia kini sad^h sangat sadar bahwa Luciani m^- 
rupakan ancaman bagi Roberto Calvi, sang bendahara P2 
itu. 



181 



Sctclah Luciani wafat, Gelli mencoba bercmbug dcngan 
Pecorellk Gelli menyuapnya. Tentu saja Pecorclli lalu me- 
nuntnt uang lebih banyak lagi agar dia mau tutup mulut, Tapi 
Gelli tidak mau memenuhi tuntutannya. Lalu Pecorclli pun 
memuat tulisan pertama yang dijanjikannya kepada para pem- 
baca akan disusul dcngan serangkaian artikcl Iain yang ter- 
koit. Di sana diungkapkannya bahwa Licio Gclli adalah tulang- 
punggung tasisme ekstrermkanan yang pemah menjadi mata- 
mata kaum komunis pada masa Perang Dunia-II dan kini pun 
tcrus bckerja untuk kaum komunis sesudah perang selesai, 
Kini Pecorelli tampil sebagai wanawan yang tidak kenal taku.L 
la yanj scdan^ berpcran sebagai wartawan-penyidik, men- 
janjikan kcppcia para pembacanya akan menj*imi>kapk:in sc- 
gala -sesuatu tcntang P2, Untuk memperbcrat pukulannya, 
Pccorelli juga mengungkapkan babwa pada mulanya Licio 
GelH adalah anggota Nazi, bekas fasis dan belakangan ia men- 
jadi komunis. Daii kini dia juga menjalin hubungan san^at 
erat dcngan dinas intelijcn Amerika Serikat, CIA. Karcna 
bcgitu banyak kebenaran diungkapk* n, maka rckan-rekan- 
nya di P2 menganggap Pccorclli telah mcnghianati mcrcka, , f 

Tanggal 20 Maret Gclli mcnelpon Pecorelli di kantor- 
nya di Roma. Gelli menyarankan agar mereka membicara- 
kan pcrdamaian sanibil makan malam sehari kcrruidum. "T?n-* 
tu jiha Anda tidak keheratan. Memang demikian, ia tidak 
kebcratam Selama omong-omong dengan GeUi, P cc orelli me- 
ngatakan bahwa malam itu ia akan bekcrja di kantomya sampai 
jauh malam, Namun dcmikian untuk makan malam pada hari 
berikut, bagi dia juga masih mungkirk Tapi makan malam 
itu tidak pemah sempat dinikmat; PecorellL 

MiiyO Pecor^IIi n^nini^alkan kantornya di Jalan Orazio 
pada jani 2L15 dan berjalan mcnuju mobilnya yang di par- 
kir tidak seberapa jauh dari kantcrnya, Pua butir peluru yang 
mematikaiinya ketika ia baru saja duduk cli mobilnya, ditsm- 
bakkan tii dalam mulutiy? aebagai isyarat klasik rnalia Sisilia 
yang dikenal sebagai sasso^in bocca, sebuah batu karang di 
dalam mulut sebuah mayat/untuk menunjukkan bahwa orang 
itu tidak akan bicara lagi- 



182 



kannya untuk :enjalani hukumannya scbagai tahanan luar. 
Sebaliknya Sarcinelli yang kurang bcruntung, dia dijeblos- 
kan kc penjara, Tuduhan-tuduhan yaiig dilontarkan kepada 
kcdua orang itu scpcrtiuya masuk akal, tctapi scbcnarnya 
tidak benar. Maka setelah menjalaninya sclama dua minggu, 
Sarci^c!!! juni diijinkan mcnialaninya sebagai tahanan Uiar. 
Tapi uuiLjiun-LuihikLiii itu masib tctap mengancam Sarcinclli 
dan EaiTi sampai Januari 1980. saat diputuskan bahwa scmua 
tuduhan ilu sama sckali palsu umpa secui! pun bukti mcngenai 
kebenarannya. Namiui dcmikian satu tahun lamanya hakim 
itu mcnulak mencalmi kijmhali perlntahnya yang \.enyehah- 
kan S.ir/i'. '-'' T -i 1. :-:■' (lip-rt ^cinbalj mcnduduki jabatannya 
sebair<:i Kcpaln Ba^ian Pciiirawaiian Bauk Italia. Denyan tin- 
dakan .itu secara berhasil V2 mencabut laring B:mk halia, 
1'aolo BaiTi, Guheniur ikmk kalia yang meiigalami shock 
cian Lenckan uu, Suptcmbcr 1979 m^ngundurkan dirinya* 
Unjuk kekur.saan \"an;j_ dipamcrkan Cahi beseila gerombol- 
annya inernbLika niaia ttalii berikut bauahaimya bahwa mercka 
scdaug mcnghadapi kckuatan gcromho!ai"i Calvi yang jauh 
lebili besar daripada kckuatan yang dimiliki bank ltalia. Dari 
kejadian skandal penahanan Sarcinelli y;*ng jclas-jelas keliru 
serta copotnya Bafii dari jabatannya, mcnyadarkan Gu bernur 
Bank Iialia dan peguwai-pcgawainya akau betapa bcsar ke- 
kuatan yang mereka hada.pi Pamcr kckua^aan itu tcrjadi di 
Milano. Dan yang u.icnga*in serta membiayai semuauya icu 
tidak lain adalah Michele Sindona. 

Scmentara Calvi dan tcman-temannya d: Itali sedang ber- 
kutat menyelesaikan masalab-masalah mcrcka di Italia dent;an 
cara khas mereka, ickaii mereka sesama anggoia P2, Kichele 
Sindona, pun sedang bcrgclut Jengan masalalinya sendiri di 
New York, Mcmnmi n;ir1a akhimya Sindona b^rhasil mcng- 
gagalkan usaha-usaha mengckstradisikanny?. ke Italia, Tet?pi 
cara dia niemperolch kemenan gan itu membuatnya sedikit 
ku:angnyamar\ 

Pada tanggal 9 Maret 1979, Departemen Kehakiman 
Amerika Serikat mcnyat'ikar» Sindona bersalah dan menuduh- 
nya melakukan 99 macain • tindak pidana, yakni berupa: pe- 



184 



(t 



Sctelah tcmyata tidak jadi makan malam dengan tcman 
lamanya, Licio Gclli menghabiskan waktunya untuk mcmbuka- 
buka dokumentasi rahasia lentang anggota-anggota ?2 dan 
mcnulis ?> mening^al dunia" di bagian Mino PecorellL 

Tidak pemali ada seorangpun yang mcnyatakau bahwa 
dialah pembunuh Pccorclli. Tetapi pada tahun 19S3 scorang 
bcmama Anton.o Viczeer, scorang bckas pcrwira tlnggal di 
dalam SIP t Dinas Rahasia Itaiia- ditangkap dan dituntut di 
Pengadilan, karena diduga dugaan tcrtibat dalam pcmbunuh- 
an PecorellL Antonio Viezzer adalah anggota P2. 

Bcberapa hari scbclum Pccorclli dibungkam untuk sc~ 
lama-lamanya- seorang di antara anggota-anggota Mason di 
Vat_kan, Kardinal jean V iiioi, sudah mefid___iu]**i_:; _■ ,.- _^ik 
kubur. Ketika nit_ninggai dunia ViIicA ma_»ih in^iiduduki _._kiar, 
banyak posisi rcsmi yang dijabatnya selama masa kekuasaan 
Paus Luciani yang singkat itu, Kardinal Jean Vil!ot, scandai- 
nya pun tidak ikut dalam komplotan jahat untuk mcmbunuh 
Paus Luciani T tapi bisa dipastikan btihwa ia tcntu memberi- 
kan bannian penting kepada komplotannya ku. Contohnya 
kcmatian Jcan ViIIot scndiri yang tahap-tahap kematiannya 
digambarkan secara rinci dalam serau^kaian lapoian keschat- 
am Hal ini sungguh sangat kontras dcng-m Aibino Luciani 
vang "mcnmggal ba^aikan bunga Inyu di waktu malani," 

Ser^cntara Vatikan sedan^ mengubur Sckrctaris Ncgara- 
nya. semencira itu pula di Roma — di scbcrang au.gui Tibcr 
peuarungin mituk memumikan dunia puu tctap b;vlt_ng3uj_.g. 
Kepala Bagian Pengawas Bank Italia, Mario S__rcinelii dan 
Gubcmur Bank Italia, Paolo Baffi, n.enuntut agar pengUjUtau 
kasus Calvi dipereepat Mereka mene^iskan bahwa kin^ sudah 
lebih dari cukup bukti untuk segtra melakukan penangkap 
an. Tentu saja Gelli dan Calvi sendiri sependapat dengan me 
reka. 

Mcmang tanggal 25 Maret 19 ?9 tcTJadilah penangkapan 
pen^ngkapan, Tetapi yar_g di_?r_gk__p bukannya Roberto Calvi 
dan rekan-rekannya, malahan justru Sarcinelli dan Baffu Se- 
hubungan dengan usia Baffi yang sudah mencapai 67 tahun, 
hakim di kantor Pengadilan Roma Mario Alibrandi, yang di 
kenal sebagai simpatisan kclompok sayap kanan, mengijin- 

183 



kannya untuk .enjalani hukumannya scbagai tahanan luar. 
Sebaliknya Sarcinelli yang kurang bcruntung, dia dijeblos- 
kan kc penjara. Tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kcpada 
kcdua orany itu sepcrtinya masuk akal, tctapi scbcnarnya 
tidak benar. Maka setelah menjalaninya sclama dua minggu, 
Sarcinelli \>on diijmkart mciijalaninya sebagai tahanan luar. 
Tapi ;mJ-.ih*a l 'i-:Ltd i il:an ilu masih tetap mc nganc am Sarcinclli 
rian Baffi sampai Januari 1980, saat diputuskan bahwa scmua 
tuduhan ilu ^ama sekali palsu tanpa secuil pun bukti mcngenai 
kebcnamnnya. Nam.i:n dcmikian satu tahun lamanya hakim 
itu iiicnt»iak mcncJ/u kunbaii perintalmya yang \xnyebab- 
kan r..::\--vci!i i.ir:V- d-jp-j- '■<cmbali mcndnduki jahatannya 
sehniyai Kepala BautLui ren^iwasan Bank Italia. Dengan tin- 
dakaii iiu secara berhasil P2 mencLibu: taring Bank Italia. 
Paolo BaiTi, Guhenmr Bauk Iialia yang mengalami shock 
oan icrtekan itu, Septcmber 1979 iiungundurkan dirinya. 
Injuk kckuasaan yan;; dipamcrkan Calvi bcscrta gerombol- 
annya mcmbuka maia Baffi berikut bawahannya bahwa mcrcka 
sedau^ mcnghadapi kckuatan gerombolan Calci yang jauh 
lebUi besar daripada kckuatan yang dimiliki bank Italia. Dari 
kejadian skandal penahanan SarcincIIi y;mg jclas-jelas kclim 
serta copotnya BaiTi dari jabatannya, mcnyadarkan Cubernur 
Bank iialia dan pcgawai-pcgau ainya akan bctapa bcsar ke- 
kuatan yang mercka hadapi Pamcr kckua^aan itu tcrjadi di 
MOano. Dau yang iuengaUii serta mcmbiayai sei.iuanya iuu 
tidak lain adalah MicheJe Siudona. 

Scmcntara Calvi dan teman-ternannya d: Itali sedang her- 
kutat menyelesaikan masalah-masalah mcrcka di ItaTia denqan 
cara khas mereka, lckan mcreka scsama anggota F2, Michele 
Sindona, pun ^edang bergclut ^cngan masalalinya sendiri di 
New York. Memana o:ida akhimya Sindona b^rhasil mcng- 
gagalkan usaha-usaha mcugckstradtsikannya ke Italia, Tetapi 
cara diz mempeTulch kemcnangan itu menibuatnya sedikit 
kuiangpyamar. 

Pada tanggal 9 MareL 1979, Departem^n Kehakiman 
Amerika Serikat menyaiakah Sindona bersalah dan menuduh- 
nya melakukan 99 maciun i tindak pidana, yakni berupa: pe- 



184 



nipuan, rnelakukan sumpah palsu dan penyelewengan uam; 
di bank, Tuduhan-tuduhan itu sebagai akibat langsung run 
tuhnya Franklin Natianai Bank. Sesudah membayar uan^ 
jaminan sebesar 3 juta dollar (kira-kira 4,95 milyar rupiah), 
Sindona dibcbaskan dari tahanan dengan syarat: tiap hari 
harus mclapor ke Polisi Amerika Scrikat. 

Dalain minggu periama Juli 1979, seorang Lakim di 
Pengadilan Fcdcral Am'rrika Scrikat mcrnutuskan bahwa Sin- 
dona tidak boleh dfekstradisikan kc Itali untuk mcnerima 
tuduhan-tuduhan melakukan rnanipulasi bank, karena dalam 
waktu tidak lama di ,\,icrika ia pun harus mengbadapi tuduh- 
an vang sama- Pcrianiiar; ^kstradisi pnmra Italia dan Ame- 
rika Serikat mcmuat oa^al-oasal yaftg bcrtaku sccara timbaJ 
balik, Wak3 Kepala Kejaksaan sctempat, Jtihn Kenney bcr- 
kata b&hwa pcmermtah Aincrika Serikat memang bermaksud 
mcngirim Sindona kembali ke Itaha sctclah perkara yang me- 
nyangkut dirinya di Amerika Scrikat sclcsai. 

Ada satu bal yang mcnyebabkan Kenney masih tetap 
hidup, meskipun Sindona bcscrta gcromboLanya tetah me- 
ngumbar janji bayaran scbesar 100,000 dollar bagi siapa saja 
yang dapat mcmbunuhn\a, Di Italia, membunuh seoran^ 
hakim atau jaksa scring nienjadi resep manjur untuk mcm- 
pengaruhi para atasan di instansi tcrkau agar mcmperlambat 
penuntutanny^ Contohnya pembunuha_v A^essandrini. Tapi 
di Amerika Scrikat jusi.ru scbaliknya, pembunuhan seina- 
cam itu membawa hasi^ yang ^ania ^ekali bcrtolak bciakang, 
Upah J 00.000 dolJar sangat nwmang sangat menggiurkan. 
Tetapi pemhunuh-pernhunuh bayaran tahu bahwa pembunuh- 
an Kenne\ tidak hiuiya al;an mengakib-Hkan pemuruan ttada 
hc^ti terhadap si pembunuh, melainkan juga akan semakrn 
meropercepat penuntucan terhadap Sindona, 

Tcrbentnr p^da ktnyataaii bahwa Kenney dengan gigih 
tetap menuntutnya ci pengadilan di Ncw York maka, Sindona 
lncmutuskan akan mengi^unai;an * : penyclssaii*n rnasaizJa ala 
Itaiia" terhadap seorang lain yang justru m^cnpu menhnbul- 
kan pendcritaan yang lebih berat> yakni pembunuhan ter- 
hadap Giorgio Ambrosoli. 



185 






Tanggal 29 September 1974, jaksa Giorgio Ambrosoli di- 
tunjuk menjadi pclaksana likuidasi Banca Prwata lialiana 
milik Sindona. Seperti sudah dikatakan didepan, BancaPrivata 
yang didirikan oleh Sindona pada bulan Juli 1974, merupa- 
kan gabungan antara Banca Onione dan Banca Prwata Pinan- 
itaria yang juga miiik Sindona. Satu bank besar curang se- 
bagai pengganti dua bank ukuran sedang yang juga curang_ 
Sampai tahun 1979 tidak scorang pun yang lebih tahu tcn- 
tang kecurangan-kecurangan praktck perbankan yang dilaku- 
kan Sindona selain Giorgio AmbrosolL Setelah dicunjuk sc- 
.^agai pelaksana likuidasi olch Menteri Keuarigan dan Gu- 
bemur Bank Italia, hcrarti scjak saat icu Ambrosoli tclah me- 
mulai suatu tug?s yang datang bagaikan mimpi buruk untuk 
mengurai Jika-Iiku tindak kcjahatari Machiavelis modern yang 
bagaikan bcnang kusut, amat siilit dicari mana ujung dan 
piaRa pangkalnya, Sudah scjak 21 Marct 1975, dalam lapor- 
an-rabasianya yang ditujukan kcpadajaksa Aguhg Muda Italia, 
Ambrosoli yang terkcnal ccrmat dan berbati-hati mengatakan 
bahwa ia sangat yakin akan kcjahatan yang telah dilakukan 
Sindona. Bukti-bukti yang dipclajarinya pada waktu inj sc- 
makin meyakinkan dia bahwa krbangkrutan bank itu tidak 
hanya disebabkan ' praktek-praktek bisnis yang kacau, tetapi 
karcna Sindona dan pimpinan yarig meng^lola bank itu pada 
tahun 1,974 "menghendaki agar kcgiatan di bula^ Pcbruari 
menimbulkar; keadaan scolan-cuah sepert'' baugkruL*'. Kegiat- 
an mercka itn merupakan pcrampokan yang dirercanakan 
dengan hati dingin. 

Giorgio Ambrosoli mcmang sungguh orang yang benar- 
benar*sangat pemberani, Kira-kira pada waktu yang hanipir 
bcrsamaan ccngan saat ia melaporkan has?Uiasil sementara 
pengusut^nnya kepada Jaksa Agung Muda, ia mengungkap- 
kan sebagian isi harinya kepada istrinya, "qpa pun yang ter- 
jadi, pasti saya harus membey^r mahal untuk jabatan yang 
saya terima ini, Tctipi scbcluni s^ya menerima jabat&u in: 
saya sudah tahu tent?ng hai itu scmiia- Dan say;a tidak me 
ngcluh karcnanya- Ini adalah.kcsempatan unik bagi saya untuk 

berbuat scsuatu bagi negira < v jclasbahwa saya mcncip- 

takanmusuh-musuh bagidiii scndirk" 

186 



Lambat-laLin tapi pasti, dengin caranya scndiri Ambro- 
soli mampu memahami segnla sesuatu yang oleh Sindona 
scngaja dibuatnya kalut. Mendepositokan saham-saharn, men- 
transfcr dana dengan tehnik-tehnik canggih dan berbelit me- 
lalui sekian banyak perusahaan. Sementara Sindona sedang 
berceramah di depan para mahasiswa unhersitas Amcrika 
SeriLst memrmpikan kapitahsme kosmis (kcrinniaan), ahli 
hukum yang pcndiam dan sangat bijaksana asal Milan itu 
telah berhasil mengumpulkan bukti yang sangat mcyakin- 
kan bahwa tcrnyata Sindona memang telah bennundi lumpur 
kejahatan dari ujungkaki sampai ke ujunj^ rambutnya. 

Pada tahun 1977 Ambrosoli dihubunpi seorang penya- 
cara di Roma, RodnIfo Guzzi, yang menawar ingin m^mL"!! 
Banca Privata a^ar terbebas dari kebaiigkruraiuHtt. C;ua bi- 
caranya pun berbclit-belit. Tapi akhimya Ambrosoli tahu 
baiiwa temyata Guzzi bekerja un tuk Sindtma. Ambm.<oli 
menolak penawaran terhadap Banca Prhata tadi, sekalipun 
ada dua orang Menteri dari Partai Kristcn DcmoknLt \ ang 
mendukung Guzzi. 

Bahwa Sindona masih punya kuasa, tcrbukti dari ad&nyi 
dukungan dua orang Mcntcri itu. Dan lagMagi Ambrosoli 
dipameri kekuasaan itu ketika Gubcmur Bank Italia mcn- 
ceritakan kcpadanya adanya tekanan dari Iranco Evan^ylisti, 
tangan kanan Perdana Menteri Andrcotri. I> a nco E\argilisti 
mcndesak agdj liank ha^ia mcmecahkan ma&Jah ala {.talU. 
Tan^an kdnan Ptrdana Mcntcri itu ±ncnghenaakl supaya Gu- 
Lemur Bank Italia mcmcrintahkan Bank Sentral untuk mt- 
nutup hutang-hutang Michele Sindona. fap? dengan bcrani 
Batfie mcnolak desakan itu. Dan penyjdikan mengenai kasiis 
Michclc Smdonapun tet?p diteruskan. 

Dengan tekunnya Ambrosoli mengorek semua da L a dan ke- 
terangan yang tertera di tumpukan kcrtas yang mengejunung 
untuk melacak ''kelompnk £00" :tu- Sumbcr lain dengan jelas 
rr.cnyatakan bahwa ke 50C orang itu ternyata para ekspcitir 
kelas kakap di pasaran gelap* Eerkat dukungan Micbele Sindona 
dan Bank Vatikan, baik Iaki-laki maupun perempuan, mcreka 
berbondong-bondong melarikan uang dalam jumlah sangat 



137 



besar kchiar Itali sccara ilegah Ada kemungkinan banyak 
orang-orang yang bisa lolos dari pantauan Ambrosoli, tetapi 
sckurang-kurangnya masih ada sediktt orang yang tidak lolos 
dari perhatiannya. la pun semakin pasti bahwa banyak sckali 
organisasi kemasyarakatan dan Icmbaga terhonn at sepe rti 
halnya. perusahaan asuransi raksasa ISPDAI mendepositokan 
uang mereka di bank milik Sindona dengan bunga hanya 8 pcr- 
scn Icbih rcndah dari bunga yaiv r umumn\ L a bcrhiku pada 
waktu itu, yaitu 13 perscm Tctapi bagaimana pun mcrcka 
mcmpcrolch keuntungan rahasia, yang langsung dan secara 
pribadi inasuk ke kantong para dircktur pcmsahaan asuransi 
INTDAI dan pcrusahaan-pcrusahaan lain yang tcrhormat. 

Ambrosoli mencmukan banyak akat bulus Sindona untuk 
mengckspor uang secara iiegal, amara lain membeli dollar 
dcngan harga yang lcbiJi tinggi dibanding iiarga pasar. Sedang- 
kan selisth harga dollar itu diniasukkan kc dalam rckcning- 
iekeningasing di London^ Sw "iss atau Amerika Serikat. 

Ambrusoli mulai mcnyusun daftamya scndiri berisi orang- 
orang yang bersalah, Jumlahnya tidak pcrnah sampai 500 — 
mcmang Michele Sindona tahu itu — tapi Ambrosoli scmpat 
mcncatat 77 nama, di antaranya orang-orang kcpcrcayaan 
Yatikan, yaitu Massimo Spada dan Luigi Mcninni. Sccara 
sistimatis Ambrosoli bcrhasil mcnyusun bukti tak tcrbantah- 
kan tcntang ketcrlibatan Bank Yatikan di dalam berbagai ke- 
jahatan Smdona. Sclama masa bckcrja atas nama liaiik Italia, 
scndirian, sebenarnya Ambrosoli dircpotkan olch berbagai 
tingkah Sindona. Sindona mcnuduh Ambrosoli seolah mcng- 
gclapkan uang, Langkali berikut dia ganti taktik. Tuduhan 
itu lalu dicabut dan diganti dengan aksi baru yakni pcrdekat- 
an olch kenonakan Sindona, Picr Sandro Magnoni yang mcna- 
warkan jabatan Direktur Utama hark baru milik Slndona, 
dengan pcsan "Sesudah Anck* selesai inengurus kcbangkrut- 
anbank yang sangat melelahkan itu." 

Pcnyusupan P2 kc dalam kalangan orang-orangkepcrcaya- 
an Ambrosol: demikian sempumanya. schingga Magnoni ber- 
hasii mengutip suatu iaporan r?hasia Ambrosoli kata demi 
kata. Padahal sebenarnya I<iporan itu secara rcsmi hanya bclch 
dan dapat diketahui oleh bcbcrapa orangpejabat bank saja. 

188 



Scjak Muret 1979 Aiubrusoli sudah bisj mcnyrhut an^ka 
kerugian Banca PrKata milik Sindona, yakui 237 miiyard lira. 
Maka scjak bulan Marct iiu pula, Ambmsoh mciijadi sasarrm 
scrangkaian teror mclalui tclcpon. Suara pcneiputuiya kelalu 
bcrlogat italia atau keamerika-arneiikanarL 

Scjak akhir 1978 ancaman dan pcnghinaan semakin mc- 
ningkat. Penclpon-penelponnya pun hcr^anti-eanti taktik; 
niulai dari yang mcmbujuknya agar b rnau nienerimu uanir 
dalam jumlah san^at bcsar sanipai yang tcrang-ieraugaii me- 
ngancamnya. Dcngaii bcgitu sangai jelasluh dari siapa pesan- 
pesan tclepon untuk Amhrosoli hu berasah" Mengapa Anda 
tidak pcrgi saja ke Amciika Serikai unuik mcnen^ok Sinthma? 
\ aaa , . . bcbagai Lcnra.:, b^;*-n* l "k:tv ^onuyipcnelp-rm deu^un 
logai Amcrika \ ^n^ kcmah A:::hf'>^h i idak m:m memenuti: 
undangun, tapi ia malah muiai mcrekam scmua pemblcara- 
an yang melalui ielepon. Kcpada rekan-rckan ^cjawatnya 
ia mencĕriterakan scmtta pembicaraannyu yau- mclalui tele- 
pon itu. Dalam suaiu kesempaUn di hadapan pen^acara Sin- 
tkma clipuiarkarmya salah sam rckamannya. Bcbernpa liari 
kcmudian tclpou di tcmpat Ambrosoli bicara: "Memang dasar 
bajingan busuk kamu inif Apa kainu kira daigan bisa merekarn 
scmua pcmbiearaanmu itu kamu sudali jadi orang hebat, ya?" 
DI kcmudian hari pengacora Shidoku im inengaku bahwa 
hegitu sclesui Ukendengar rckaman Ambroseli itii ia langsung 
mccebpon Sindonadi New \ork 

Pada tanggai 10 Aprii 1979 Sindoua melancarkui se- 
rangan terhariap orang lain ligi yang dianggapnva musuh, yaitu 
Enrico Cuccia T dircktur Mediobtinca, sebuah bank pcnanam- 
an modal mihk swasta. Dugaan Sindona oenar. Temyata pada 
tahun 1972 Cuccta memang tclah mcnghalangi Sindona me- 
ngambualih peru^haan Ba±togi. Cuccia mcnyimpulkan bahwa 
Sindona memang betul sc orang bajingan yang scdang mabnk 
kcbcsaran, kekuasuan dan kekayaan, DJam pertemuannyu 
dentpn Sindona pad^ bnian April 3 979, Cuccia memperolch 
bukti cukup banyak yang niemb enarkan keslmpulannya yang 
tclah dibuatnya hampir delapan tahun sebelumnya. Yang mv 
narik Cuccta datang ke New York ialah serangkaian pembicara 



18<> 



annya melalui lelepon yang dilakukannya dengan orang-orang 
yang berlogat Amerika campur Itali itu. Seperti teler ^n yang 
pemah diterima Ambrosoli, demikianpun yang diterima Cuccia 
jui^a bernada mengancatn. Sementara Ambrosoli memilih untuk 
tetap rnengurus pekerjaan di Milano, Cuccia lcbih scnang 
pergiuntuk menghadapi Sindona. 

Saat itu Sindona mcngajukan beberapa tuntutan. Satu 
di aniaranya ialah agar Cuccia mengusahakan agar pemcrintah 
Itali mencabut kembali pcrintah penangkapan tcrhadapnya. 
Keputusan itu dijatuhkan pada tahun 197G sccara in ahscntia, 
selama Stndona berada di Amerika Scrikat, dengan hukum- 
an penjara tiga ^etengah tahun. Waktu itu Sindona tidak mcng- 
gubris dan menganggapnya enteng saja, bebih lanjut Sindcma 
mennntut agar Cuccia mengusahakan lianjg 257 milyar lira dan 
menyelainatkan Banca Privata daii kebangkrutan. Lebih gila 
iagi ia juga menuntut agar Guccia mengusahakan uang lcbih 
ba-uyak lagi untuk mencukupi kebutuhan hidup kcluarga 
Siudona. Tanpa pcrlu menyampaikan isyarat ucapan terima 
kasih bahwa Cuccia bolch terus htdup, tidak jelas imbalan 
apa y ang ditawarkan SinrT ona. 

Barangkali dengan maksud untuk meyakinkan Cuccia 
bahwa dirinya sungguh sedang menghadapi bahaya fatal, dalam 
percakapan luar biasa itu Sindona menyinggung-nyinggung 
masalah Giorgio Ambrosoli. 'Tetugas bangsau yang menyita 
bank saya itu menyusahkan saya, maka saya ingin sjpaya dia 
mati. Akan saya buat sedemikian rupa supaya dia lenyap 
tanpa bcka*;'\ Itulali mentaliias nyata para anggota \lafia. Al 
Pacino dalam pakaian dengan model mutakhir paling mena- 
rik, ^nak-anak manis scrta para ayah yang memanjakan anak- 
anak mereka, semuanya bagaikan dunia khayal mafia. Tapi 
kenyataannya mercka itu ialah orang-orang dengan kwalitas 
mentalseperti Michelc Siudona itu. 

Ancaman itu muncul belum lewat satu bulan setelah Sin~ 
dona dmyaiakan bersaiub mdakukan 99 tindak pidana, Pikiran 
yang mengira bahwa ekstradisi daii Amerika ke itali yang kini 
scdang diproses akan lcnyap begitu saja bila Wakil Jaksa Tinggi 
New York John Kcnnct dlbunuh, kini muncul kembali, Sin- 
dona masih tetap berpikir juga bahwajika Ambrosoli dapat di- 

190 



bungkam selama-lamanya, semua tuduhan terhadap dirinya 
akan menguap hilang bagaikan crnbun di pagi harLJalan pikir- 
an orang scjahat itu tcntunya akan dcngan cnaknya mercncana- 
kan pembunuhan scorang Paus! 

Knrico Giccia rneninggalkan pertemuan dengan Sindona 
itu tanpa kesan. Di bulan Oktuber 1979 sebuah bom meledak 
di ambang piniu depan mmah Cuccia di Roma. Untung bahwa 
tidak scorang pun cedera, Tapi tidak dcmikian untuk Ambro- 
soh. 

Untuk kepcntingan sidang yang akan mengadili perkara 
Michele Sindona, scmua pihak yang bcrkcpentingan mcngakui 
hahwa bukii-bukti yang diajukan Giorgio Ambrosoli dinilai 
mcmpunyai kektiJAan palinp bsnyak dibandmg y&rig lain, Pada 
tsuiggai 9 juiii 1979, Hiohkls Gric<*. hakini \un^ dituga^i 
memeriksa pcrkara Sindona, mengusahakan agar Ambrosoii 
mengangkat surnpah scbagai saksiMilano. 

Hari itu pembunuh bayaran yang dijanjikan uang sc- 
banyak 100.000 dollar (kira-klra 165 juta rupiah) dengan tugas 
mcmbunuh Giorgio Ambrosoli sudah sttmd-by di Ilotel Splen- 
dido 24 jam. Ia t?rdaftar scbagai Robcrt McGovern. la juga di- 
kcnal sebagai "Billy tht j Exterminator'\ Billy si Pemberantas. 
Namama sebcnarnya ialah Wiliiam Arico. Di hotel khs satn 
itulah Aiico makan malarn dcngan dircmani lima orang pcm- 
bantunya yang akan mcmbunuh Ambrosoli, IIotcI itu tcrletnk 
kui-atig dari 50 mcter dan St?siun Res^ Kcrcta Api Milanu itu. 
Dua orang pembantu utamar.va tidak Tam O.arlcs Arico, ac?k 
laki-laki dan Rocky Messina. Di antara ^enjata-aenjata merf-ka 
tcrdapat sebuah senapan mesin M-ll yang secora khusus dilong- 
kapi alat peredam bunyi dan Hma tistol p -2£, Arico mcnycwa 
sebuah mobil Fiat dan muiai mengikuti gerak-gcrik Ambrosoli", 

Permohonan untuk memperoleh pernyataan yang rin< i 
dan panjang lebar dari Ambio^jU ;;;ula-mula Jiajukan peng -i 
cara-pengacara Sindona. Mcrcka bemarap akan dap^t menim 
jukkan bahwa tudnhan-tuduhan tcmadip klien mcreka <li 
New York tldak masuk akal. Pada tanggal 9 julinag: cU^rt;n 
gejolak hcbat mcrcka bagaikan disadarkan dari mimpi indah 
tentang Sindona, Kerja keras selama empat tahun, berup;i 



1<>1 



lebih dari 100.000 lcmbar l atatan cermat ditambah buah 
piLiran seorang pcngacara hcrbakat luar biasa, secara diam- 
diam mulai mcnyin^kap lakta kebenaran mcnyedihkan di 
hadapan sekelompok peutfacara Amerika, dua orang Peja- 
bat Polisi Amerika Serikal yang mewakili Hakim Thomas 
Griesa di New York dan \ lakim Italia Giovannj Galati. 

Kelika sidang pengadilan Italia yang tcrtunda sctelah 
pemcriksaan padi hari pertama oibuka, dengan mudali orani^ 
dapat mengenali wajah para pengacara Sindona, Wajah mercka 
nampak suram. 

Tanpa tahu baliwa ada bahaya yang mcngancamnya, 
Ambrosoli pcrgi mcn^hadiri pertemukn lain dengan dltemani 
Arico* Dia hermaksud merrjumpai Wakil Kcpala Polisi Palermo 
d:m Kcpala Ragian Rescrse Kepolisian kota Itu, Boris CkuiiartG. 
Mereka akan mcmbahas masalah sama yakrn tcntang Michclc 
Sindona, yang menycbabkan Ambrosoli hari ini scharian 
pcnuh memberikan kesaksian di Pcngadilan Milano. Giuscppc 
Di Cristina, scorang kaki tangan malia yang bekcrja untuk 
keluarga-keiuarga; Gambino, Inzerillo dan Spatola, mau ter- 
bunuh di Palermo pada bulan Mei 1978. Di atas mayatnya, 
Boris Guiliano mcncmukan bcbcrapa lembar cck dan doku-- 
rnen yang tnenunjukkan hahwa Sindona memutar kembali 
uang hasil pcnjualan heroin rnclalui Bank Vatikan kc 3ank 
Amincor miliknya yang acta di Swiss. Sctclah membanding-' 
kar bahan bahan hasil prngu:;utan yang mcreka laknkan sc- 
cara tCipisah, Arnbro. oli d;m Oiuhaiio scpakat untuk bcrtemu 
kembali sesudah Ambrosuli srlesai dcngan k^saksiannya di 
dcpan pcngacara-pengacara Amcrika yang datang di Milano. 

S^mpai ha-i k;; urus-u: Ambro^oli temang Sindona belum 
juga selesai. la bcrbicara cukup lama melalui tclcpon dcngan 
Letnan Koloncl Antonio Varisco, Kepala Dinas Keaiaanan 
di Roma. Topik pcmbicaraannya tidak lain masalah yang 
sedangdiusut Varisco, yakni P2. 

Dalani kesaksiannya lebth hnjiu pada tanggal 10 Juli, 
Arnbrosoli 'meledakkau boni' pc:tunanya di antaia sejumlali 
besar 'bom^-nya. Sctclah mcn^uraikan sccara rinci bagaimana 
Pacchetti diserahkan olch Sindona kepada Calvi, Ambrnsoli 



192 



mcnyatakan bahwa Slndona telah membayar "upah jasa ma- 
kelamya sebanyak 6>5 juta dollar (kira-kira 2,475 milyar 
rupiah) kepada scorang bankir di Milano dan seorang uskup 
Amerika.** 

Pada tanggal 11 Juli selcsailah sudah kcsaksian Ambro- 
soIL Discpakatl bahwa keesokan harinya Ambrosoli akan 
kembali lagi untuk rnenandatangani dokumcn kcsaksiannya 
dan seminggu bc rikutnya ia bcr.scdia mclakukan tanya-jawab 
scrtu mcnjclaskan kcsaksiannya di hadapan parajaksa Amcrika 
Serikat dan para pengacara Sindona, 

Beberapa ^uat menjelang tengah malam tanggal 11 Juli 
1979, Am b ro so li piife ng k r m m ah, Sc tib a Si de ka t rum ah - 
i\yi\ istrinya melambaikan tang^i kepadanya untuk men^ajak 
matkan malam, meski sudah agak wrlambat. Kctika Ambra- 
soli bcrjalan menuju ke pinUi, Arico dan dua orang pemban- 
tunya muncul dari kegelapan sambil bcrtanya, "Glorgw Am- 
brosoli?" 

"Si M Red: **Y**\ 

LangSLing Arico mcnembakkan pistdlnya dari jarak sa- 
ngat dekat dan paling sedikit empat peluru menembus dada 
ArmVosoli. T a nieninggal duoia scketika itu juga, 

Jam 06.00 pagi hari berikutnya Arico sudah sampai ke 
Swiss. Seiatu^ riha dollar segera keluar dari rekcning Sinduna 
di Bancn dt4 Gottardo milik CaWi d-m nruisuk ke rekening 
Arico di bank Crcdit Suissc — Jrn^wa, dengan nama ^amaian 
Robcrt McGoyem dan nomor rckening 415&51-22-L 

Pada tanggal 31 Juli 1979, bclum lagi 48 jam da^ pem- 
buniThan Giorgio AmbrjsGli, dengan diantar sopirnya, Letnan 
Kolond Yaiisco berkendaraan mobil SNAV putih menyusuri 
jalan Lungotcvere Arnaido da Brescm di Roma. Saat itu j&ruiii 
jam menunjuk angka 08,3 0. Sebuah mobil sedan Fia: putih 
mengejar sampai berhasll btrrjalan berjcjer di sampingnya. 
Sebuah monccng senapan paccrwutah yang gagangnya dipo- 
tong pendek nongol di jend^Ia. Lmpat bcroudnn^an dllcpas- 
kan dan Letnan Kolonel Variscc serta sopimya meninggal 
dunia seketika. Satu jam kemudian kelompok teroris Brigade 
Merah mengaku sebagai pelaku pernbunuhan it\u 



193 



Pada tanggal 21 Juli 1979, Wakil Kepala Polisi dan Ke^ 
pala Bagian Reseise Kepolisian kota Palermo, Boris Giuliano 
masuk ke bar JJ Lux" dijalan Erancesco Paolo Di Siasi dikota 
Pakrmo. Ketika it- baru jam 08.05 pagi, Selesai minum kopi 
ia menuju ke meja kasir mau membayar. Seorang laki-laki 
mendekatinya dan melepaskan tembakan enam kali ke arah- 
nya. Waktu itu bar itu penuh orang. Tapi anehnya tidak se- 
berapa Iaina sesudahnya, ketika mengusut peristiwa itu, polisi 
mendapat keterangan bahwa tidak seorang pun yang melihat 
atau mendengar sesuatu, Jabatan Boris Giuliano diduduki 
Giuseppc Impallomeni, seorang anggota P2. 

Benar atau tidak, bahkan anggota-anggota Brigade Merah 
lidak berani mengaku sebagai pembunuh Giorgo Ambrosoli 
dan Boris GuiJiano. Seteiah berita tentang pembunuhan Ambro- 
roli sarripai ke New York, Michele Sindona yang mengduarkan 
iiahg un.tuk membiayai pembunuhan petugas likuidasi banknya 
olch seorang pembunuh bayaran, menanggapinya sesuai dengan 
kekhasan dirinya: "Tak seorang pun boleh menyangkut-paut- 
kan saya dengan tlndak-pengecut itu. Dan seandainya ada, 
bagaimana pun saya akan dengan tegas mcnuntutnya di penga- 
dilaii/* 

Dua tahun sebelumnya, daJam suatu wawancara dengan 
// Fiorino r Sindona scmpat menyebut sesuatu yang jauh lebih 
penting. Ketika menyebut "Ada komplotan yang melawan 
sjaya", ia menyebut bcber^pa pemimpin komplotan itu yang 
*>eorang di antaranya menurut pikiran Sindona laiah Giorgio 
Ambrosoli. Kata Sindcna, "Selayaknya banyak urang yang 
takut saya ulang, banyak sekali," 

Tetapi Giorgio Arnbroscli bukan mati konyol. Hasil ker~ 
janya selama bebcrapa tshun ditambah kesaksian tertulis 
yang belum sempat ditardatanganinya ternyata sangat ampuh 
menolong Jaksa Penuntut Umum dalam sidang pengadilan 
yang njemeriksa perkara Michele Sindona. 

Seoranp bankir Miiano u\n seorang uskup Amerika yang 
disebut-sebui Ambrosoh dakun kesaksiannya ci bawah sunv 
pah, dengan nmdah dikenab sebagai Roberto CaM dan Uskup 
Paul Marcinkus* Terhadap pernyataan itu tentu saja serta mer- 

194 



ta Marcinkus membantahnya bahwa ia pernah menerima ko- 
misi. Padahal Ambrosoli bukan tipenya oranu yanc gampang 
melontarkan tuduhan semacam itu tanpa bukti yang nicyakin- 
kam Melihat kejujuran pernyataan Paul Marcinkus. para pem- 
baca tentunya ingat bahwa tidak lama setelah 'kerajaan* Sin- 
dona hancur, Uskup Paul Marcinkus tidak mau mengakui 
bahwa ia pemah kenai dengan Miehele Sindona, 

Siapakah sebenarnya yang paling diuntungkan dari se- 
rangkaian tindak kejahatan yang mengerikan dan tidak bei- 
perikemanusiaan itu? Daftarnya dimulai dengan narna-nama 
yang sudali kita kenal: Uskup Paul Marcinkus, Roberto Cahi, 
Micheta S'^dona. Licio Gelii dan UtrbcrtO Ortnbni, 

AWbat serangkaian nembunuhan itu, seantero kota Mi- 
lano dicekam ketakutan. Dan y&f\g terasa paling tcrcekans 
adalah Istana KeadjJan. Orang-orang yang pernah mendam- 
pingi Ambrosoh, tiba-tiba marasa sulit untuk mengingat-ingat 
bahwa mereka pernah membantunya dalam mengusut kasus 
Sindona. Hakim Luca Lucci yang mengamhiJ alih tugas pe- 
nyidikan setelah Alessandrini terbunuh, jadi demikian lambat 
dalam melamutkan penyidikannya. sehingga para penonton 
sidang pengadilan yang dipimpinnya, ada yang berkomentar 
bahwa hakim j£u seolah sudah berubah menjadi batu. AJ- 
hasi!, penilaian awal atas hasil pengusutan yang dilakukan 
Bank Italia terhadap Banco Ambrosiano, menelorkan hasil 
yang mengejutkan bahwa p^Jijeiasan-penjelasan Calvi dapai 
sepenuhn/a diterima. Minimal itulah pendapat Polisi Ke- 
uangan Italn. 

Padalino, pejabat Bank Italia yang pada tahun 197S 
memimpin pengusutan, berulang kati dipanggil ke Milann 
uiiiuk menghadap jaksa-jaksa yang masih terus meragukan 
keteiangannya. Menjelang akhir musim panas 1979 Padatinu 
diancam d?n diganggu beberapa unsur kehakiman Milano 
la diperin^atkTn bahwa laporannya tentang Banit Ambm 
=iano ternyata iJtnah belaka. Organisasi- P2-n>a Liric G^Iti 
dan MaHanya Sindona mcnurunkan inakna dengar dalili ke 
adilan yang sebenarnya suatu tindak-kebcjatan moral belaka 

Satu contoh tentang be-tapa kuat pcrsckonKkulan C:ilvi 
Gclli dcpat dilihat dari behcrapa jicrrinliwa yann lerjadi di 



Nicaragua sekitar saat Allesandrini terbunuh pada bulan Ja- 
nuari 1979. Pada bulan Scptember 1977 Calvi membuka cabang 
banknya di Manaqua, ibukota Nicaragua. Bank taru itu di- 
berinya nama Ambrosiano Group Banco Comercul Pungsi 
resminya sebenarnya untuk "mcngadakan transaksi-perda- 
gangan internasionar\ Tapi yang klni dilakukan ridak lain, 
dengan seijin Direktur Uskup Paul Marcinkus teniunya. me- 
rnindahkan dari bank cabang Nassau scjumlah besar barang 
bukti yang sebenarnya dapat membantu mcnunjukkan ber- 
bagai tindak kejahatan dan kecurangan dalam permaman 
saham yang dilakukan bank-induk di Milano. Niearagua mam- 
pu memindahkan barang bukti lebih jauh dari pengamatan 
Bank Italia. Sebagaimana biasa teniu saja ada svarat yang 
haiu* dipenutii. Cielli teiah mebcmkan jalan dengan memper- 
kenaJkan Calvi dcngan dlktator Nicaragua, Anastasio Somoza. 
Setelah beberapa juta doliar tnasuk ke kantong diktator itu, 
dia menyatakan bahwa akan sangat baiklah seandainya Calvi 
mau membuka cabang banknya di Niearagua. Sslah satu dari 
sekian keuntungan yang diperoleli Roberto Cahi >akni dimi- 
likinya paspor diplomatik Nicaragua yang masih tetap dipe- 
gangnya sampai akhir hayatnya. 

Calvi dan Gelli menilai situasi politik di Nicaragua bah- 
wa dalam waktu tidak lama !agi, kemungkinan tumbuhnya 
pemberontak Sandinista nampak semakin berkembang. Kedua 
orang ini, yang pada n^asa Ptrang Dunia-Ii merr.iliki kartu 
tanda anggota Nazi dan kelompok Partisan, tetap tidak me- 
ngubah sikap hidupnya untuk selaJu bermuka-dua. yakni ke- 
biasaan lamanya yang bagi dunia perbankan diangsap sebagai 
suatu sikap bijakcana. Tapi ternyata Caivi juga memberikan 
uang dalam juinlab yan^ sama kepada kaum pemberontak 
Sandinist?, yang sebagi^n digunalcan untuk membcli gan~ 
dum, sedang sebagiaiJ lagi untuk membeli serjata. 

Awal tahun 1979, go!ongan kiri Nicarpgua berhasil me- 
rebut kc!:::asi!an, Scperti rwlny? setiap pengambil-aiihar olĕh 
gok>njta.n ki:i y&ig pcnuiii mereuut kekuasaan, yang terakhir * 
itu pun hir^Minu innusioriaususi semua bank asing kecuali 
Ambmsiatm Grou|* Bmitp (i>nimcrcial yang masih terus men- , 



V>U 



jalankan kegiatannya di bawah pimpinan Roberto CaNi. Ter- 
nyata kaum idealis sayap kiri pun agaknya juga dapat diheli. 

Sementara di New York banyak orang Itali yang men- 
jadi musulinya telah dibungkam untuk selama-Iamanya atan 
untuk sementara, Micliele SinJona memutuskan haliwa bagai- 
mananun pada siiatu saat di akhir hi:!an Juh 1^79 ia akan kem- 
bali ke Itnlia* secara ilcgal. Sebenarnya kenyataan bahwa ia 
boleh bebas dari tahanan dengun jaminan uaiig 3 juta dollar di 
New York dan karenanya ia dalam s;atus wajib-lapor tiap hari 
ke kantor Polisi, dan bahwa di liali ia dalam status terpidana 
dengan luikuman tiga teteugah tal.un kurungan dan sampai 
\::r/i b n-m *rasih iadi burcm Jcareru tMduhan-mduiun yang 
lain !;:ji, ra&myn hu! itn sonnia sudah nierupakan aJusan yan: 
tepat baginya untuk tidak pulang ke irali, tapi bugi Smdona 
jalan keluamya gampang saia. Bcrkar dukungan rekan-rckan- 
nya smggola malla di New York dan Sisilia diaturnya "pen- 
culikan" dirinya sendiri. 

Di antara sekian sehah yang mendorong SinJoua kem- 
bali secara rahasia ke tanali airnya :iJak kiin adalah kcbiuuk- 
anriya untuk menghimpun dukungin sebesar-besarnya untuk 
menghadapi peradilan di New York, Sindona niclihat bahwa 
masih saugat banyak orang yang berhurang budi kepadanya, 
Dan kini giliran ia meruntuT imb;dan jasa. Mengupayakan 
sunaya teman-teman seria rekan-rekannya di Italia nnau niem- 
bahs budi ktrpadanya^ Smdora sudah siap umuk meniain- 
kan kartu As yan^ inasih dipegangnya, Ia akan ruengungkap- 
kan nama ke-5C0 orang itu. 

Selama 10 tahun terakhir, daftar nama ke-500 orang 
"pengekspor* valuta dalam jumlah besar-besaran keiuai dari 
Ttalia ternyata tetap tak diketahui oleli para pembesar negara 
itvL Selain Giorgio Ambro^oli, banyak penyidik selalu gagal 
untuk melarak daftar ke-50U oran^ itu, yang menurut bebe- 
Tdp3. sumb-y juga memuat nama hanyak crang yang tergolong 
paiing berkuasa di Itali. Bagaikan cawhn yang harus rliminum 
Yesus, daftar itu menjadi semacam legenda di dunia keuanp- 
an Itali, meski perbandingan ini tidak pas benar. Dafiar itu 
bukannya s^iatu khayalan di kalangan k^uangan Italia. Daftar 



197 



itu benar-bcnar ada. Sindona dan Gelli masing-masing memi- 
liki kopinya, deniikian pun Calvi. Sindona yakin bahwa 
dengan ancaman akan membeberkan nama-nama yang mis- 
terius itu, ia merasa mampu untuk 'memaksa' agar nama-baik- 
nya di kalangan masyarakat Itali akan sepenuhnya direhabili- 
tasi. Putusan Pengadilan Itaiia atas dirinya akan ienyap, serta 
scrnua tuduhan hin terhadap dirinya yang disidangkan akan 
dibatalkan. la akan kembaii mempero leh bank-banknya di 
Itatia. Dengan demikian berarti Pengadilan New York akan 
berhadapan dengan orang yang akan rnenyatakan bahwa se- 
benarnya dirinya teiah menjadi korban persekongkolan jahat 
yang Tidak mustalul diilhaini kaum komums* Scjumlah tokoli 
masyarakat yang paling terhonnat akan menyatakan bauwa 
Miclieie . Siudona bukan hanya orang yang paling dirugikan, 
melainkan juga bankir paling cerdas di seluruh dunta. Dfa me- 
ra..:i diri sebagai personiiikasi dari kebaikan, kebersihan, dan 
kapitalisme sejati, Dan seniua itu akan tercapai dengan tekmk 
yang sering disombongkan Sindona kepada Carlo Bordoni 
bahwu dialah ahiinya, yaitu pemerasan. 

Di kemudian hari Sindona menyatakan bahwa ada se- 
bab lain yang mendorong dia ingin pulang kernbaH ke Italia. 
Kepada stapa pun yang dijumpainya, ia katakan bahwa ia ber- 
maksud menumbangkan dominasi Italia terhadap Sisilia dan 
mau mengumumkamiya bahwa muiai hari in» Sicilia adalah 
ncgara merdeka. Oi benak Sindona, kemudian ia akan mem- 
persembahkan Sisilia kepada Amerika Serikat sebagai negara 
bagian ke-51, dcngan harapan bahwa hal ini dapat menjadi 
tebusan atas semua tindak pidana krnninal yang pcrnah di- 
perbuatnya di Amerika Serikat, sehingga dengan demikian 
tuntutan terhadapnya dibatalkan. Sindona yakin ba^wa ren- 
cananya itu bolch dikata hampL pasti akan berhasil s p andai 
nya sesudah matla mclakukan 'penculikan 1 yang hanya pm?- 
pura itu, tidak lalu benai-benar menculiknya. Khayalan dan 
an^an-angannya itu meinbuat orang yan* mendengarnya tei- 
tawa. Tapi orang lalu ^cringat bahwa banyak orang yang balk 
dan jujur misalnya seperti 1 Giorgio Ambrosoli, yang terpaksa 
mati tanpa tertawa. » 



198 



itu benar-benar ada. Sindona dan Gelli masing-masing memi- 
liki kopinya, demikian pun CaM. Sindona yakin bahwa 
dengan ancaman akan membeberkan nama-nama yang mis- 
terius itu, ia merasa mampu untuk 'memaksa 1 agar nama-baik- 
nya di kalangan masyarakat Itali akan sepenuhnya direliabili- 
tasi. Putusan Pengadilan Italia atas dirinya akan lenyap, serta 
seinua tuduhan lain terhadap dirinya yang disidangkan akan 
dibatalkan. la akan kembali memperoleh bank-banknya di 
Italia. Dengan demikian berarti Pengadilan New York akan 
berhadapan dengan orang yang akan menyatakan bahwa se- 
benarnya dirinya telah menjadi korban persekongkolan jahat 
yang tidak mustaliil diilhami kaum komunis* Sejumlah tokoli 
masyarakat yang paling terhonuat akan menyatakan baiwa 
Micheje Smdona bukan hanya orang yang paling dirugikan, 
mehinkan juga bankir paling eerdas di seluruh dunia. DTa me- 
ra.,;t diri sebagai personirikasi dari kebaikan, kebersihan, dan 
kapitalisme sejati. Dan semua itu akan tereapai dengan teknik 
yang sering disombongkan Sindona kepada Carlo Bordoni 
bahwa dtalah ahlinya, yaitu pemerasan. 

Di kemudian hari Sindona menyatakan bahwa ada se- 
bab lain yang mendorong dia ingin pulang kembali ke Italia. 
Kepada siapa pun yang dijumpainya, ia katakan bahwa ia ber- 
maksud menumbangkan doniinasi Italia terhadap Sisilia dan 
mau mengumumkarmya baliwa muiai hari ini Sicilia adalah 
nugara merdeka. Oi benak Sindona, kemudian ia akan mem- 
persembahkun Sisilia kepada Amerika Sertkat sebagai negara 
bagian ke-51 ? dengan harapan bahwa hal ini dapat menjadi 
tebusan atas semua tindak pidana kriminal yang pcrnah di- 
nerbuatnya di Amerika Serikat, sehingga dengan Cemikian 
tuntutan terhadapnya dibatalkan. Sindona yakin b;^wa ren- 
cananya itu boleh dikata hampii pasti akan berhasil s p andai 
nya sesudah matla rnelakukan 'penculikan' yang hanya pui?- 
pura itUj tidak lalu bcnai-benar menculikny?. Khayalan dan 
an^an-angannya itu membuat orang yang mendengarnya ter- 
tawa. Tapi orang lalu teringat bahwa banyak orang yang baik 
dan jujur misalnya seperti' Giorgio Ambrosoli, yang terpaksa 
m?ti tanpa tertawa. i 



198 



■) 



Bahwa Minchele Sindona betut serius atas rencana-gila- 
nya, rupanya hal itu dapat jelas terlihat betapa cermat ia mc 
nyusun rencana itu. Betapa keluarga Gambino sangat men- 
dukungnya, Sindona menceriterakan bahwa keluarga Gambino 
bersedia menutup pabrik heroinnya di Sisilia. PadahaS pabrik 
itu merupakan industri maut yang menurut taksiran pem- 
besar-pembesar Italia. setiap tahunnya dapal mĕmbĕsj kcim 
tungan sebesar 600 juta doilar (sekitar 990 milyar rupiah) 
kepada keluarga Garnbino, Sebagai imbalan terhadap thidak- 
an yang seolah-olah demi kepentingan tnnum itu, keluarga 
Gambino akan diberi konsesi untuk memonopoli pemasar- 
an jeruk manis, sedangkan Rosario Spatoia akari dhzinkan 
mendirikan kasino di luiermo, 

bcsuai rencana, pacia siarig ^ari taii^iil 2 A^^tus 1979 
itu, Sindona akan 'menghilang* dari jalanan kota New York. 
Scandainya ia benar-bcnar berhasil mcnggabungkan Sisilia 
dengan Amcrika Serikat, jelas bahwa ia akan iuur biasa sibuk. 
Tidak knna kemudian, bisa dipastikan bahwa Sindona tentu 
akan segera mengadakan suatu petjanjian bilatcral dengan 
Presiden Amcrika Serikat, sebehun perkara Sindona yang 
sudah dijadwalkan akan dimuLii pada tanggal 10 September, 
sempat disidangkan. 

Ferbek?l paspor palsu atas nama Yoseph Bnnamico (Red. 
sahabat ksrib) serta difcmfi.nl Anthony drusc, deng^n me- 
ngenaitan kacamata, berambut palsu warna puiih seua kamis 
dan jenggol pasangan, Sindcna liicmulai petualangannya me- 
nuju Wina dari bandara Kennedy dengan pcsawat TWA yang 
bemomur penerbangan 740. Sundiwara yang jengkap dengan 
segala macam tuntutan yang ditujukaii kepada berbagai ma~ 
cam orang dari "paia penculik^ ini berlangsung sampai tang- 
gai 16 Oktober. Mereka menamakan dirin>a "Komite Proletar 
Dcmi umuk Pcningkaian Keadilar*'\ Dalam keadaan "lemah- 
jiwa — badan", sambil m^rasakan sakitnya luka bekas peiuru 
di pahanya, uari telepcn urnum di sudut jslan Forty-second 
dan Tenth Ayenue di Manhattan, Sindona menelepon salah 
satu pengacaranya di New York. 



19s> 



Siapa pun yang melihat, perjalanan Sindona boleh di- 
bilang gagah Sisilia urung menjadi bagian Amerika Serikat. 
BanyaJk bekas sahabat Sindona tetap tinggal bekas sahabat 
Daftar ke-500 orang tetap tidak diungkapkannyii, meski Sin- 
dona telah mengancam akan melakukannya sekalipun, Se- 
baliknya dalam waktu dekat ia iustru terpaksa menerima be- 
berapa tuduhan tambahan karena melakukan sumpah palsu, 
melanggar aturan tahanan-Iuar serta merencanakan 'penculik- 
an' pura-pura. Perolehan paling utama Sindona ialah uang 
sebanyak 30 milyar lira, yang diterimanya dari Roberto Calvi 
setelah Licio Gelli berbaik-hati ikut campur-tungan demi ke- 
pentingan Sinduna. Uang yang berasal dari bank milik Roberto 
Calvi, Banca del GoUardo di Swiss itu dibayarkan kepada para 
"penculik'\ Secara teoretis. seharusnya uang itu dibayar- 
kan kepada majioso (Red : pimpinan maiia), Rosario Spatola 
hagi ^pembebasan^ Sindona. Inilah jiidi dengan tiga kartu 
ala Itaii, 

Para peserta persekongkolan itu, selain Sindona sendiri 
juga Anthony Caruso, Joseph Macaluso, Johnny Gambino, 
Rosario Spatola, Vincenzo Spatola dan Joseph Miceli Crimi. 
Para pejabat Italia dapat memastikan bahwa Rosario Spatola, 
yang biasanya hilir-mudik di antara mesin-mesin pengaduk 
semen dalam kawasan perusahaan jasa konstruksi miliknya 
di Paltrmo yang lumayan besar itu, terhhat ada di New York 
pada sai<t Sindona menghilang. Ketika ditanya apa maksud 
kunjungannya di Am-rika 3eiik<u itu, ia menjawab, "Urjs- 
an keluaiga. ,s 

Akibat runtuhnya Franklin Bank, sidang pengadilan 
yang akan meni^rik^i sekian banyak tuduhan terhadap Mic- 
hele Sindona, akhirnya dimulai juga pada awal Februari 1980. 
Tidak 3ama sebelum sidarg dimulai, Vatikan memberi isyarat 
yang cukup jelas bahwa Gereja Katolik Roma paling sedikit 
akan siap mendampingi bekas penasihat keuangannya. 

Memenuhi permintaaii tim pembela, Kardinai Giuseppe 
Caprio, Kardinal Sergio Guerri dan Uskup Pau! Marcinkus 
tidak keberatan membanju meringankan Sind^ma dengan 
memberikan kesaksian di bawah sumpah yang akan direkam 



2G0 



Siapa pun yang melihat, perjalanan Sindona boleh di- 
bilang gagal. Sisiha urung menjadi bagian Amerika Serikat. 
Banyak bekas sahabat Sindona tetap tinggal bekas sahabat 
Daftar ke-500 orang tetap tidak diungkapkannya, meski Sin- 
dona telah mengancam akan melakukannya sekalipun. Se- 
bahknya dalam waktu dekat ia justru terpaksa menerima be- 
bcrapa tuduhan tambahan karena meiakukan sumpah palsu, 
melanggar aturan tahanan-luar serta merencanakan 'penculik- 
an* pura-pura. Terolehan pallng utama Sindona ialah uang 
sebanyak 30 milyar tira t yang diterimanya dari Roberto Calvi 
setelah Ucio Gelli berbaik-hati ikut campur-tangan demi ke- 
pentingan Sinduna, Uan^ yang berasal darj bank miJik Roberto 
CaM, Pancs del GoUardo di Swiss itu dibayarkan kepada para 
"penculik'\ Secara teoretis. seJiarusnya uang itu dibayar- 
kan kepada mafioso (Red : pimpinan mafia), Rosario Spatola 
hagi "pembebasan" Sindona. lnilah judi dengan tiga kartu 
ala Itaii. 

Para peserta persekongkoJan itu, seJain Sindona sendiri 
juga Anthony Caruso, Joseph Macaluso* Johnny Gambino, 
Rosario Spatola, Vincenzo Spatola dan Joseph Miceli Crimi. 
Para pejabat Itaiia dapat memastikan bahwa Rosario Spatola, 
yang biasanya 'hilir-mudik di antara mesin-mesin pengaduk 
semen dalam kawasan perusahaan jasa konstruksi miliknya 
di Palermo yang lumayan besar itu, terlihat ada cii New York 
pad^ sat-t Sindona merghilang. Ketika dit^ny^ apa ma^sud 
kunjungannya di Arr^rika Seiikat itu, h menjawab, "tJrjs- 
an keluaiga." 

Akibat runtuhnya Pranklin Bank, sidang pengadilan 
yang akan memeriksa sekian banyak tuduhan lerhadap Mic- 
hele Sindona, akhimya dimulaijuga pada awal Pebruari 1980. 
Tidak lama sebelum sidang dimulai, Vatikan memberi isyarat 
yang cukup jelas bahwa Gereja Katolik Roma paling sedikit 
akan siap mendampingi bekas penasrhat keuangannya. 

Memenuhi permintaan tim pembek., Kardinai Giuseppe- 
Caprio, Kardmal Sergio Guerri dan Uskup Pau! Marcinkus 
tidak keberatan membanjy meringanitan Shidona dengan 
memberikan kesaksian di htawah sumpah yang akan direkam 



2C0 







■.^^^ : |T^;f^;-\- : ^:.^- 






■- * * T .' 

J ~ 




*» 

t 



i§5 



£ 



^ J -,:- ** u 

■ 



r": rf ^JT*^'- -1 ' h ■■'* *• ■ , '* ,, i~Ĕ 

? ■ ' ^■'■■■■. -"'" "".'.J:--- 






'■< .-,■: 



'-"■■' -**S4sSifi 



58. Flavio Carborti (kcdua dari kanan), sahabat Robcrto Calvi. 

59. Pada tgL 17/18 Juni 1982, Robcrto CaJv~ ditemukan "bunuh 
diri* di London. 







> i! 












^irw^ 



^o- 



i > '* (f r - ? ^ 



^&*^ 




60. Beberapa jara menyusiil kemath.ii Calvi, sekretarisnya: Garzie.'Ia i 
Corrociier juga Tiunuh-diri 1 dari lantai erapat kantor pusat Banco 
Arabro sian o, Nampak mot>3 ambulans membawa jenasahnyra. 



pada pita video. Terdorong rasa ingin tahunya tenuntj' i-asmJ 
mana pendapat para tokoh agama itu temami 5imlnn:i. pihak 
penuntut umum membiarkan saja umpan yano kiin d;ui yand 
lain itu. Seperti biasa. para saksi menyampaikan kctcrangail 
mereka di bawah sumpalu di Oiang pengadilan, di depan ha- 
kim dan juri. Demi orangorang dari Vatikan itu. hakini Thomas 
Griesa yang memeriksa pcrkara Sindong* meincriutahkai 
agar para pengacara Sindona segerj terbang ke Romj pada 
hari Jumat tanggal l Febmari. Persetujuan disepakati bahwa 
para tokoh Vatikan itu akan menyarnpaikan kesaksiaunya 
pada hari berikutnya* Sabtu tanggal 2 Pcbruari, stdangkaHl 
para pengacara Sindona akan mclapor Iagi kcpada hskim pada 
nan ^enin sesudahnya. Laporan meieka. y«iV£ ten.^M^i Ji 
daiam buiir-butir sidang pengauiiun amawi Amcrika S"rikat 
melawaii Michele Sindona itu, sudah merupjkan hahan baca- 
an yang Juar biasa tersendiri. 

Pada saat-saat terakhir. tepatnya empat jam mtnjelani 
tiga orang saksi Vatikan itu mengangkal sumpaiiuya. Sek- 
retaris Negara Vatikan, Kardinal Casamh melnkukan cainpur 
tangan Tiga tokoh Vatikan itu tiilarangnya membcri kesaksi- 
an< 

"Ini akan rnenjadi preseden yang menghancurkam Sudah 

banyak berita yang merugikan tentang kesaksian-kes^ksian 

itu. Kami sangat tidak senang melihat bahwa kini Pemerirstah 

Amerika ^erikat *;duk memberikan pet%JctU*1 diplomatik 

/kepada yatikan. 1 ' 

Para pengacara hebat dari Ncw York jtu masih mera^i 
kurang percaya kctika mereka melapor kepada hakim Thc-mas 
Griesa. Pada hari Sabtu jam 1 L00 sekretaris Kardina^ Guerri, 
Monsignor Bhnchsrd, meneiepon Kedutaan B p sar Amerika 
Serikat untuk menegask^.n brhwa Kardinal Gii^eppe Capno, ■ 
Kardinal Sergic Guerri d^n Uskup ??u] Marcinkus benar ^kan 
jaui datang di Kedutaan Besar itu pada jam 16.00. Dan selang 
ucb^rapa memt kemudian ia ke;v;bali menelepon unruk mem- 
beritahukan bahwa Kaidin^I Casarol' metararg kei^ga tokoh 
Vatikan itu untuk memberikan kesaksian, Ketika dkanyapesan 
apa yang baru saja disampaikannyasebelum ini« Mgr. Blanchard 



201 



langsung membantah dengan menyatakan bahwa selama ini ia 
belum pemah menelepon. Bohongnya itu lebih diperkuat lagi 
dengan dusta yang lain lagi ketika ia mcmberitahu Kedutaan 
Besar Amerika Serikat bahwa "hakim Amcrika Serikat itu 
sudah mengetahui segala masalah ini," 

Pejabat Kedutaan Besar Amerika Scrikat itu dibuat tcr- 
bergong-bengong karena belum terbiasa mcnghadapi ketidak- 
jujuran Vatikan secara tcrang-tcrangan. Maka ia lalu langsung 
mcnghubungi Kardinal Guerrr. Kctika akhimya ia dapat bcr- 
bicara secara langsung dengan orang yang dicarinya, Kardinal 
Guerri berterus Tcrang mengaku bahwa ia tidak tahu apakah 
ia akan datang untuk mcmberikan kesaksian di bawah smn- 
pah itu, atau tidak. NyatcLnya ia memang tiriak datang. Kc- 
tiga tokoh Yatikan itu 7 Kardmai Guerri, Kardinal Caprio dan 
Uskup Marcinkus, semuanya memberikan j aminan kepada 
para pengaeara Amerika pembela Sindona bahwa mereka se- 
pcnuhnya akan mcmberi kesaksian berupa pujian bagi Mieheie 
Sindona. Hal itu memang tidak sulit bagi mereka. Kemudian 
muncul masalah ketika Kardinal Casaroli melihat kcniungkinan 
timbulnya implikasi yang m^rugikan sehubungan dengan kc- 
saksian niereka. Seandainya juri mcnyatakan bahwa Sindona 
bersalah, maka ak.an ada tiga orang Pangeran Gereja Katolik 
Roma yang dicap schagai pembohong, Lain daripada itu bila 
ketiga tokoh Vatikan itu diijinkan memberi kcsaksian, mes- 
kipun hanya ^ccara sukarela, akan terbukalcbar pintu V:itikan 
schingga aKan b^rhondcng-bondonglah hakim-hakiin italia 
yang meiiuntut bantuan yang serupa. Dan kejadian mi dapat 
menjurus menghancur-kan Perjanjian Lateran t yang telah mc- 
mungkinkan p?ra kardinal di Roma kebal-mutlak tcrbadap 
penangk?pan. Langkah sclanjutnya menyuEul tindakan yang 
sangat tidaV diinginkan, yakni menyorot Perusahaan Vatikan. 

Pada detik durik tcrakhir Kr.rdinal Casaroli sempat me- 
nyclarnatkan Varikan dengan sangat lihainya. Dengan tindak- 
arinya ini sebenamya Kaidina] Casaroti telah mclan^grj" salah 
satu keputusan Paus, Yakni bah^Ti Paus Ynlianes Paulus II 
telah dengan senang hati agar Marcinkus dan yang lain mengu- 
mumkan kcpada dunia betapa tinggi mereka menghargai Mic- 



202 



helc Sindona. Mengenai pelanggaran ini para pengacara Amerika 
itu tidak tahu. 

Pada tanggal 27 Maret, Michele Sindona dinyatakan ber- 
salah mclakukan 65 tindak pidana, meliputi penipuan, perse- 
kon^kolan, mengangkat sumpali palsu, mcmbcrikan keterangan 
perbankan sccara palsu dan penyalahgunaan uang bank. Ia 
ditahan di Pcnjara Metropolitan — Manhattan, sambil menunggu 
jatuhnyakeputusan oleh Hakim. 

Tanggal 13 Mei, dua hari scbclum dijatuhi hukuman, Sin- 
dona sempat mcncoba bunuh diri, la mcmang mcncoba memo- 
tong ptrrgelangan tangannya tctapi banya di pennukaan saja. 
Yang lebih penting lagi bahwa ia nekad mcnelan sejumlah pil 
digitnlis. Menisruti nasihat Boss Besarnya: Licio Gclli, selamn 
bennhun-tahun Sindona ke mana saja pcrgi ta selaJu membaua 
pil digitalis dalum dosis yang cukup untuk meiiiankunnya. 
Tidak hanya kepada Sindona Gelli memberi nasihat semacam 
itu, meiainkan kcpada para kakapnya P2 yang lain juga di- 
sarankan untuk selalu mcmbawa digitalis. Inihih jaminan paling 
aman bagi P2 sehingga tidak akan ada seorang anggotama pun 
yang dapat dipaksa mengungkapkan secara rinci scmua kctc- 
rangan mengenai hal-ihwal organisask 

Bagaimana bisa mcmbawa masuk obat keras sebanyak itu 
ke dalam penjara, masih tetap jadi rnisteri. Akhimya oindona 
mengaku bahwa sudah bcnahun-tahun lamanyaobat b^rbahaya 
itu dijalutkan secan; tersembunyi di balik lapisnn-da^amjasny^ 
Mcnyclundupkan digitahs ke dalam penjara tempat ia diiahan 
rupajiya jauh lebih sulit dibanding memusukkannya ke Apar- 
tcmen Paus A^bmo Luciaru pada bulan Septembcr 1978! 

Pada mulanya nampak bahwaSindonaakan mati, terutama 
karena para dokter tid^k menemukan jcnis racun upa dan 
berapa banyak do?isnya. Tctapj akhirnya setclah para dokter 
iahu bahwa racun itu adalah digitalis, mereka pun dapat raem- 
berikan obat ncnangkalnya. Sindona dapat pulih semhub 
100 persen, Dan padatanggal lSJuni 1980 dijatuhi hukuman 
Lurungan nenjara selama 25 tahun pkis denda Iebih dari 200.000 
dollar (kira-kira 365 juia rupiah), Sedangkun Carlo Eordoni, 
saksi utama dalam kasus Sindona ini diganjar hukuman kurung- 



203 



hele Sindona, Mcngcnai pclanggaran ini para pengacara Ameriki 
itu tidak tahu, 

Pada tanggal 27 Maret, Michele Sindona dinyatakan her- 
saJah melakukan 65 tindak pidana, mcliputi penipuin, pcrsc* 
kon^kolan^ mengangkat sumpaJi palsu, mcmbcrikan keterangan 
perbankan sccara palsu dan penyalahgunaan uang bank, la 
ditahan di Penjara Mctropolitan — Manhattan, sambil mcnurtggu 
jatuhnya kcputusan oleh Hakim, 

Tanggal 13 Mei, dua hari sebelum dijatuhi hukuman, Sin 
dona scmpat mencoba bunuh diri. Ia memang mertcoba mcino- 
tong pergelangan tangannya tetapi hanya di pcrmukaan saja. 
Yang lebih pcnting lagi bahwa ia nekad menelan scjumlah pil 
dipt^IN. M^niiruti nasihat Boss Bcsarnya: Licio Gclli, selama 
bertnhumtahun Sindona kc mana saja pcrgi la sclalu meinbawa 
pil digitalis dalam dosis yang cukup untuk manatikannya* 
Tidak hanya kepada Sindona Gcili mcmberi nasihat semacaitl 
itu t melainkan kcpada para kakapnya PZ yang lain juga di 
sarankan untuk selalu membawa digitalis. Inilah jaminan palinR 
aman bagi P2 sehingga tidak akan ada seorang anggotanya pim 
yang dapat dipaksa mengungkapkan secara rinci semua kctr 
rangan mengenai hahihwal organisasi. 

Bagaimana bisa membawa masuk obat keras scbanyak itu 
ke dalam penjara, masih tetap jadi rnisterk Akhirnya Gindona 
mcngaku bahwa sudah benahun-tahun lamanya obat berbahaya 
itu dijahitkan sccara tersembunyi di balik lapisamdaJamjasnyp, 
Menyclundupkan digitalis ke dalam penjara tempat ta ditahan 
rupaitya jauh lcbih sulit dibanding mcmasukkannya kc Apar- 
temen Paus A^bino Luciani pada bulan Septcmber 1978! 

Pada mulanya nampak bahwa Sindona akan mati, terutama 
karena par* doktcr tidak menemukan jenis racun apa dan 
berapa hanyak dosisnya. Tetapi akhirnya setebh para doktT 
Lahu bahwa racun itu adaJan dighalis, mereka pun dapat mem- 
berikan obat pcnangkalnya. Sindona dapat pulih semhub 
100 persen. Dan pada tanggal lSJuni 1980 djjatuhi hukuman 
kurungan nenjara sclama 25 tahun plus denda lebih dari 200.000 
dollar (kira-kira 365 juta rupiah}. Sedangkan Carlo Eordoni, 
saksi utama dalam kasus Sindona ini diganjar hukuman kurung- 



203 



P 



*m penjara selama tujuh tahun plus denda 20.000 dollar (kira- 
kint 36 juta rupiah). Selain itu, karena Sindona tcrbukti meren- 
< -uiakan dan mengatur 'penculikan T terhadap diri scndiri, tcr- 
liadap kcsalahan ini dia dijatuhi tambahan kurungan penjara 
st-lama dua setengah tahun. Dua orang laln yangjuga dinyata- 
k.m bersalah karena bersekongkol dan mcmbantu Sindona ke- 
tika Sindona menjalani tahan luarnya ialah Anthony Caruso 
dan Joseph Macaluso, Kcdua orang itu diganjar hukuman 
kurungan penjara lima tahun. 

Scmcntara kejadian ini berlangsung di New \ ork, saha- 
bat-sahabat Sindona scsama anggota P2 Robcno Calvi dan 
Ucio Gelli meneruskan kegiatan usaha mereka di Eropa. Meng- 
injak tahun 1979, Robcrto Cilvi mcncari bcrbagai macam 
perlindungan. Maka scgcra direkrutlah dclapan orang pcngawal 
pribadi, bcberapa pengawal harus yang bertugas 24 jam schari 
ucntuk dirinya scndiri, keluarganya dan untuk rumaii-rumahnya 
di Milano, Roma dan Drezzo. Dipesan pula mobil-mobil AIfa 
Romco bcriapis baja dengan ban-ban anti pcluru. Pcncuri kali- 
ber kakap ini tcrnyata punya rasa takut juga. Dan rasa takut 
raja pencolcng ini, mcnycbabkan para pcmcgang saham Amro- 
siano harus mengorbankan uang di atas satu juta dullar (kira- 
kira l s 70 milyar rupiah) tiap tahunnya, Di Italia, tidak se- 
nrang pun jnempcroleh pcriindungan schcbat itu, tcnuasuk pre- 
siden dar- pcrdana menterL Sclain itu Cahi pun masik mcrninta 
pcrlmdungan dari partai-partai politik: partai Kiistcn Demok- 
rat, Sosiaiis, Koinunis, yang scmuanya dibiayai s^cara ilegaJ 
uleh Koberto Caivi, Memang ia dilindungi P^-nya Lioo Geili 
dan rekan-rekannya anggota Maiia. Tctapi dua kelompok itu 
adalah pedang bermata dua yang juga dapat lnembahayakan 
dirisendiri, 

oanam-jaham d.i Banco Ambrosiano yang dibeli sccara 
ilegjl tc^ali discmbunyikan di perusahaan-perusahaan di Pana- 
ma, di luar jangkauan kewenangan huktun bank ltalia tetapi 
Calvi sclalu ciihpuTi kecemasan jangan jangan pejabat-pcjahat 
pcmerintah mengetahui hzl itu sebagai aspek daiam sckian ba 
nyak kcgiatan jahatnya. Muia-mula cabang banknya di Nassau 
digunakannya untuk mengubur transaksi-transaksi yang ilegal. 



204 



Ketika Bank Italia nyaris mcmbuktikan kcbcnaran dugaan- 
dugaannya _._engenai kegiatan pokok dalam rangka kceurang- 
annya dipindahkannya makin jauh lagi, ke Peru. Pada tanggal 
11 Oktobcr 1979 dibukanya Banco Ambrosiano di' Lima_ 
ibukota Pcru. Tidak iama kemudian scbagian besar pinjaman 
yang telah diberikan kepada perusahaan-pcrusahaan kcdok- 
nya di Panama dan LSchtenstein dipindahkannya ke Peru. 
Jumlah peru^ahaan-perusahaan kedok yang kecil-kecil, kcba- 
nyakan diantaranya hanya benmodal 10.0UO dollar {kira-kira 
1G,5 juta rupiah) terus bcrtambah, Akhirnya ada tujuh bclas. 
Scbagian bcsar dimiliki scbuan pcmsahaan di Luxembourg 
yang dinamakan Manrc SA t sedangkan Manic ^A millk Bank 

-Seandairy^ bnnk-bank inteniasional yang tclali sekiun 
tahun mau bcrbondong-bondong mcminjamkan berjuta-juca 
dollar uangnya kcpada Calvi itu, mau scdikit introspeksi dan 
tciiti sebclum bcrtindak, rahasia Cahi pasti sudah terbongkar 
beberapa taliun lalu, jauh sebclum akhirnya dia tcrbcntur 
nasib. Tentang Banco Arubrosiano, laporan Bank italia inc- 
mang sangat raliasia dan tidak Uapat dipcrolch bcgitu saja. 
Ketika pada tahun 1981 saya mcncrima naskahnya, kcadaan- 
nya masih tct^p begitu-begku saja. Kalau seorang pengurang 
saja dapat dengan gainpang memperoieli laporan scmacam 
:tu, apalagi bank bank scperti Midland. Iloyds, National Wcst- 
mmster Nationai Wcstminstcr atau s<4iah satu dari sejumiah 
250 bank yam» tcrscbar d' ocluruh pclosok dvnia yang pemah 
dikibuli si bajingan Calvi_ pasti juga dengan lebih mud*h ia^ 
dapat memperolehnya puia. Padaha! hmkir-bankir itu s_id__h 
dikenal sebagai o^ang-orang yang cukup lihai dan cerdik, tetapi 
anehnya masih juga percaya pada rckcmng-rekcning yang di 
tunjukkan Calvi, padahal ^uuah dimanipulasikan, Mcrcka -c- 
mua terrr__L__2P_ pe^yataan C_dvi yang memherikan jaminan ke- 
pada para banhii itu bahwa pinjaman uaiig sangat besar yang 
mereka berikan kepadanya akan ui^unakan untuk membiayai 
ckspor Itaiia. Tidak adakali /ang melakukan pcnyclidikan, 
mcski hanya seorang? Tidak adakali yang meneiiti? Tidak ada- 
kah yang kemudian memantau_ biar seorang pun? Telah lebih 



205 



dari 450 juta dollar dipinjamkan begitu saja olch bank-bank 
internasionai hanya kepada satu perusahaan bernama Banco 
Ambrosiano Hoidings, yang memperjual-bclikau saham, dan 
yang bcrkedudukan di Luxembourg, dan tidak kepada barik 
lainnya lagi, padahai jelas tidak didukung satu Bank-scntrai 
pum Ilal ini sangat jclas menunjukkan betapa jelck pTaktek- 
praktck di kaiangan perbankan dalain berebut pasar antar 
bank daiam meinberikan pinjaman. Seharusnvalah para Dircksi 
bank-bank itu wajib memberikan pertanggungjawaban kepada 
para pcmegang saham dan kepada sctiap nasabah mereka, 
Memang adaiah sesuatu yang tidak enak untuk didengar bahwa 
sebagian di antara kami di Inggris dengan jclas ikut membiayai 
pembdian roket-roket Exocet untuk pcrang di Argentina, 
yaitu pcluru kendali yang digunakan untuk membantai se- 
kian banyak orang daiam pepcrangan di Paiklands (Indonesia: 
perang Malvinas), antara Argentina dan Inggris, yang mcmpcr- 
cbutkan kedaulatan atas kepuiauan di Atlantik Selatam Sangat 
jelas sudah bahwa proses kejahatan itu mcmang berantaL 
Licio Gelli membeli pclu.ru kcndali Exocct untuk Argentina 
dengan menggunakan uang jutaau dollar yang disaiurkan olch 
Calvi. Menanarn modal demi masa dcpan meniang baik. Tetapi 
menanam modal sampai sanak keluarga kehilangan masa dcpan, 
itu lain soai, Tidak pcrlu diragukan bahwa orang-orang yang 
melakukan negosiasi ^gar bank-bank itu mau mcmbcri pin- 
jaman bcsar-besaran kepada Caivi, pada waktu itu mcnyata- 
kan bahwa hai itu merupakan bisnis yang sangat mengui-itung 
kan. 

Transaksi antar bank-bank bcsar dcngan perusahaan milik 
Calvi itu baru dapac dirasakan sangat menjengkelkan d?.t\ mt- 
muakkan, setclah disadari bahwa uang sebanyak itu disalurkan 
untuk Gelli dan Ortolani mclalui scbuah pcrusahaan Panaman 
tapi milik vatikan. 

Perusahaan yang dimaksud tidak lain adalah BeUatrix, 
yang rtikelola Uskup Paul Marcinkus yang bcrkcdudukan di 
Bank Vatikan. Meski dcmikian perusahaan itu dib^ntuk oich 
suatu tiga-serangkai anggota-anggota P2> /akni Licio Gelli, 
Umberto Grtolani dan Bruno Tassan Din, seorang direktur 
dan seorang ahli strategi keuangan di suatu kelompok usaha 

206 



penerbitan raksasa bcrnama Rizzoli. Seolah-olah kctiga anggota 
Premason itu tclah memeras susu senilai 184 juta dollar dari 
'sapi Ambrosiano\ Lalu bcrapakah modal awal BeIIatrix? Hanya 
sepuluh ribu dollar (kira-kira 17,3 juta rupiah). Pinjaman uang 
sangat besar yang tidak harus dikembalikan itu berhasil diper- 
olch berkat jaminan setumpuk besar saham-saham RizzoIL Peru- 
sahaan itu milik bersama antara ?2 dan Yatikan, Niki yang di- 
cantumkan pada saliam-saliam Rizzoli jauh di atas harga yang 
sebenarnyal 

Sebuah pcrusahaan lagi di Panama bcmama Asrolfine milik Va- 
tikan dan bermodal 10,000 dollar dapat mempcroleh pinjaman 
sampai 486 juta dollar. Jaminannya? Sctumpuk saham Banco 
Arnbrositiijo yutig nilainya didorvj*i r rak sampsi jsuh rrT^cbihi 
nilai sebenainy^ 

/ AstoIHne, sebuah perusahaan lain lagi milik Vatikan di 
P^nama, yang juga hanya bcrmodal 10.000 dolar tapi mampu 
mcngeruk pinjaman scbcsar 486 juta dolar. Jaminannya? Sc- 
gununi* saham Banco Ambrosiano yan^ nilainya dikatrol mele- 
bihi nilai scwajarnya. 

Dcngan praktck-praktek bisnis semacam itu, kapitalismc 
tidak pcrtu takut akan dihancurkan oleh Marxismc. Marxisme 
cukup ongkang-ongkaug saja dan menunggu sampai seeara oto- 
matis kapitalismc hancur dengan sendirinya. 

Maka pantaslah bi!a ENI, :atu di antara konglomerat 
kakap kalibcr dunia tib? tiha mau mcmberi pinjaman uang ke- 
pada Calvi. Mengapa pcrusahaan minyak bumi raks^.ca v?ng 
milik ncgara ini tib?-tiba berfungsi sebagai bank, meminjam- 
kan kcpada dan bukannya meminjam da r i Banco Ambrosiano 
Holdings, tidak !ain karena Direkrur Utama ENI,yakni Giorgio 
Mazz^nti dan kepala bagian keuangannya, Leonardo di Donna, 
kedua-duanya adalah anggota P2. PariahaJ hingga kini tidak di- 
temukan adanya anggota p 2 yang duduk di tingkzt pimpinan 
di banyak bank hiternasional, yang antara tahun 1978 dan 1930 
mau terus menerus men>aiurkan dollar dalam jumlah sangat 
besar kcpada CaJ^i. 

Semeniara orang-orang di London, Paris, New York, Tok- 
yo, Kopenhagen, Ottawa, Sydney dan Wellington pada me- 
maki-maki karena tingginya bunga pinjaman di bank, sebaJik- 

207 






nya mereka mengangkat topi untuk Roberto Calvi dan Licio 
Gelli serta Umberto Ortolani- si iblis yang licin bagaikan belut 
yang tidak pernah bisa ditangkap. Sebaiknya orang-orang itu 
juga memikirkan Vatikan meski hanya sebentar. Dengan mem- 
bayar bunga bank cukup tinggi, sebenarnya kita pun sudah ikut 
membiayai Vatikan! 

Ada bukti tak-terbantahkan bahwa sudah scjak tahun 1971 
Vatikan balikan sudah memiliki banyak perusahaan misterius 
di Panamaj ketika Calvi dan Stndona menempatkan Uskup Paul 
Marcmkus sebagai scorang direktur di perusahaan Calvi di 
Nassau, kepulauan °>ahama. 

Tahun 1979, di Milano hakim Luca Mucci memeriksa Calvi 
secara terputus-purus, Tiap kali ditanya, dia sering hanya mc- 
nunduk sarnbil mcngamati sepatunya atau lantai yang diinjak- 
nya, sainbil mcnggumamkan periunya dia menjaga rahasia bank, 
atau ganti membicarakan kermmgkinan klub sepakbola Intcr 
Mihn memenangkan pertandingan yang akan datang, untuk ke- 
mudian pergi meninggalkan sang hakiin mati kutu, 

Pada akhir tahun 1979 terungkap kel:ar bahwa laporan ke- 
uangan perusahaan-perusahaan milik Vatikan yang dikelola Gal- 
vi dinil?i sebesa^ 500 juta dolkr. Untunglah bahwa khayalan 
Sindona untuk mendirikan bank tingkat intemasiona! belum 
scmpat mcnjadi kenyataan. Ternyata masih ada situasi keuane;- 
an yang bclum dapat dikendalikiin oteh Calvi, nilai dollar yang 
terus meningkat "erhadap kur* L*ra m Padahal scbu^ian besar ke- 
kayaan Ambrusiano berbentuk saham-saham dalani kuis lira. 
Permain?n Calvi jadi kalut. Untuk menjaga amannya ketnatan 
tipu-menipunya, dia sengaja bermain 'sulap' gila-gilaan, dengan 
cara membeli snrat kabar harian II CaietlinojitbesHi 30 milyar 
iira. Ini untuk menyenangkar pihak partai Kristen Demokrat 
di Venesia. S^dang untuk memuaskan bati kaum komunis, dia 
, memi^jamkan , 20 milyar lira kepada surat kabai harian Paese 
Sera. Maka semua orang herusaha mcngulurkan-tangan untuk 
minta bantuan, Dan untuk semua itu yang selalu tampil sebagai 
orangpaiing mampu memberi bantuan tidaklam J icio Gelli. 

Pada bulan Januari 1980 dibukalah bank Banco Ambro- 
siano de America dd Sud di- Buenos Aires. Prakteknya sama se- 
k?.li tidak ada kegiatan perbankan kecuali pembdian peluru 

208 



kendali Exocet yang dibiayai perusahaan raksasa Calvi. Bank 
itu pula yang mcnyediakan dana untuk membeli scnjjta-sen- 
jata oleh rezim-rczim lain di Amcrika Selatan, 

Juh 1980, Hakim Luca Mucci mcrasa tcrkcsan terhadap 
hasil pengusutan yang dilakukan Cuardia di Finanza scmacam 
Reserse bidang Ekonomi Italia, menyusul pcnyeiidikan yang 
juga pernah dilakukan Bank Italia pada tahun 1978. Hakim 
Luca Mucci lalu memerintahkan Calvi supaya mcnycrahkan 
paspornya dan mengingatkannya bahwa dia akan mcnghadapi 
luntutan pidana. Tindakan ini dapat diartikan adanya satu 
langkah-maju kecil mcnuju kcadilarL 

Tapi kctika beberapa hulan kemudian, bcrkat jasa Oelli, 
Cahi tlapai memperoteh k^^hatl pasp^rny:!, lahi prr)ij_ mcn^un- 
bii :<itu Uiigloih-iDLtiulur yang tcp^t. \amun Godtathcr itu nam- 
pak enggaii turuu tangan kctika Massimo Spada yang pcman 
bckcrja pada bank V'atikan dan kini mcnjabat Dircktur Utmna 
Banca Cattolica dcl Vcheto ditangkap dan dhuduh icriibat 
bcrsckon^kol mclakukan tindak pidana bcrsaina dengan Sin- 
dona, si biang-kerok. Pada giliran berikut, untuk scmcntara 
yang mungkin ju^^ akan ditangkap dent>an tuduhan scrupa ada- 
lah Luigi Mennini. Kini iamasih aktif di Bank Vatikan. 

Meskinun berbagai usaha untuk mcnyuap dan mcloby ber- 
bagai pihak telah dilakukan Gelli, namun jcrat yang mengelilmgi 
Calvi pun semakin mencekik. Maka harapan Calvi untuk dapat 
tcnis menjarait tin^al san^t bergantung pada Paul Marcmkus. 
^eimrinan terasa semakin keras, dan tanpa kerjasamayang ajcg 
dari Bank Yatikan, kcjahatan Cajvi sudah tidak mungkin di- 
tutup-tutupi Jagi, Semula ptrmainan kucing-kucingan itu masih 
dapat berlangsung mulus, karena kctika itu tckanan tcrhadap 
Vatikan scdikit sekali, Tapi kini menyusul ditangkapnya Mcn- 
nini> tckanan pada Vatikan semakin b^rat, Meskipun sudah 
membenkan uang dalam jumlali sangat bany^k kepada Paul 
Marcinkus, Calvi tetap me^asa ccmas jangan-jangan o.:ang di *e- 
berang Tiber itu liba-tiha akan mcnghenLikan bantuannya. 
dan memijiarkan Calvi lemah oan scorang diri. 

Sejak awal *ahun 1981, Menteri Keuangan Italia, ticni- 
amino Andreatta yang tciah menduduki jabatannya sejak 
bulan Oktober 198G> berkesimpulan bahwa Vatikan harus 

209 






secepatnya menghentikan bantuannya, Dengan cermat ia telah 
mempelajari Iaporan Bank Italia yang dibuat pada tahun 1978 
dan ia merasa wajib berusaha mdindungi Gereja. Maka pergi- 
lah ia ke Vatikan dan berbicara panjang-Iebar dengan mcntcri 
Luar Negeri Vatikan, Kardinal Casaroli. Semua niasalahnya 
dibeberkannya, Scbdum tcrlambat dia meminta Vatikan me- 
mr.tuskan semua hubungannya dengan Banco Ambrosiano. 
Tapi nasihatnya itu dianggap angin lalu saja oleh Vatikan, Dan 
di kemudian hari Paul Marcinkus menyatakan tidak tahu me- 
nahu tentang adanya pcrtemuan antara Menteri Keuangan 
Italia dan Menteri Luar Negeri Vatikan itu. Bagairnanapun 
kalau Menteri Andreatta yang saleh itu mengctahui scmua 
fakta yang ada, seharusnya ia tahu bahwa tidak mungkinlah 
Vatikan rnemutuskan hubungannya dengan Ambrosiano ? ka- 
rena Vaiikanlah pemilik Ambrosiano, Bcrkat pengaturan pe- 
. rusahaan Liechtenstem dan Panama, Vatikan berhasil memi- 
Iiki saham di Banco Ambrosiano sebe^r 16 persen, Dan karena 
para pemilik saham yang lain dari bank itu tersebar dimana- 
mana, lagi puia pemilikannya hanya kecil-kccil, maka Vatik* 
an menjadipcmegang sahanj terbesar. 

Tanggal 2 Maret 1981 siang Kantor BeritA Vatikan mcnge- 
luarkan suatu pengumuman yang isinya mcmbingungkan 
banyak orang. Pengumuman yang disiarkan tanpa pcnjelasan 
itu mengingatkan scmua umat Katolik akan adanya Hukum 

Gertja mengcnai gtr?kan Fiecm^son yang mencgaskan dcmiki- 
an: "Setiap orang Katolik yang menjadi anggota Preemason 
atau organisasi yang semacam, diancarr hukuman pengucilam" 
Tidak ada orang yang tahu mengapa pcngumuman itu dikeluar- 
kan saat itu. Sejak tahun 1738 Gereja Katolik sudah mcnge- 
nakan hukuman pengucil^n sccara otomat*£ kepada mcreka 
y^ng menjadi anggota Freemason. Mengapa hal diingatkan lagi 
kepada mereka pada bulan Maret 1981 ltu? Dengan gampang 
dan ccpatnya oraiie dauat memperoleh jawabannya, yakni 
bdlwa jaringan mata-Uiata daiam tubuh Ger^ja minimat ntcmang 
bctul secanggih dan seefisien milik licio (ie!IL Vatikan tidak 
menjelaskan bagaimana orang-orang Katolik yang saieh tapi 
tcrmasuk dalam keanggotaan P2, namanya dapat dihapus se- 

210 . 



belum pejabat Itali scmpat mengetuhuinya. Bagi Calvi yang 
juga anggota P2, masilah yang terang-teran^an tidak dap^t di- 
tanggulangi itu akan datangnya bencana yan^ menyusuL ^ 

Yang sangat ironis ialah bahwa akhimya masyarakat tahu 
mengcnai masalah P2 itu, tidak lain justru dari hubungan an- 
tara Rohcrto Calvi dan pelindungnya, Licio Gelli sendiri, Pada 
tahun 19S1 hakim-hakim Italia scdang berkutat berusaha mem- 
pcroleh kejclasan tcntang fakta-fakta yang berkaitan der.gan 
'penculikan* Sindona yang diatumya scndiri. Pada tanggal 17 
Maret polisi menggerebcg villa Gelli yangmirip istana d\Arcrzo 
dan kantomya yang bcrada di pabrik tckstil Gio-Lc. Polisi ber- 
u^ha mempcrolch kcjclasan kaitan antara kctcrlibatan Gelli 
d^ngan kebcranpkatan-mcrirtaclak Siralona fce tanah almya. 
Tapi yang mcrcka tcmukan 'scbuuh kotak ?aTtdo*u\ yakni se- 
tumpuk data skandak Dalam lctnari besi milik Gelli, mereka mc- 
nemukan daTtar nama 9G2 anggota P2. Selaiii itu mcreka juga 
berhasil mencmukan setumpuk data pribadi milik banyak 
orang serta laporan-laporan raliasia Pemerintah, 

Sangat mengejulkam Ternyata di dalam daftar-anggota P2 
itu terdapat sangat banyak nama tokoh peming Italia. Bctapa 
Angkatan Bersenjata Itali sudah tcrlibat sebegitu jauh, -ter- 
Hhat dari banyaknya jcndral yang tercatat menjadi anggota P2, 
tidak kurang dari lima puluh jcndral dan laksamana. Dua orang 
anggota kabinet pemcnntahan yang sedang berkuasa v:aktu itu, 
para inJustrialis, wartawan (dj antpranya terdapat Pcmimpiii 
Kedaksi CorriLre ddla Sera uan hebeiapa orang ?nggo*3 s+aL 
nya yang senior-senior), 36 orang anggota parlemen, bintang- 
bintang musik pop, penulis-penulis terkenal dan banyak per- 
wira polish P2 sungguh mempakan Negara di dalam Negara, 
Banyak orang berkata Licio Gelh berniat mcrcbut ItaJia* Itu 
salali. Gelli sudah merebut Italia! Tetapi hebatnya tidak ada 
satu puu catatan tentang sang goufa£her P2 itu scndiri. Rencana 
penyergapan polisi itu amat^sangat dirahasiakan, artinya: di- 
bentahukan hanya kepada beberapa polisi yang sangat terper- 
caya dan Licio Gclli. Maka tentu saj^ ia pnn !aiu scmpat mcl^- 
rikan diri ke Arnerika Selatan. 

Terbukanya tabir skandal itu menyebabkan jatuhnya Pe- 
merintah Italia dengan hasil memperlancar proses penyidikan 

■ 211 



pcngadilan Milano terhadap kasus Calvi. Hakim Mucci digan- 
tikan Gerardo d^Ambrosio. Waktu tclah berjalan dua tahun se- 
jak terbunuhnya hakim Emilio Alcssandrini. Dua tahun pula 
masalah itu tertunda. Kini dengan diangkatnya hakim penyi- 
dik baru serta berkat dokumen-dokumen yang ditemukan di 
lemari besi Gelli itulah, Roberto Caivi segera ditangkap dan 
langsung dimasukkan ke dalam pcnjara Lodi* Itu scmua tcr- 
jadi hanya dalam waktu dua bulan sctelah penggantian hakim 
baru. 

Kini tibalah giliran bagi para sahabat untuk ganti meno- 
long orang yang sudah demikian scring menolong partai-partai 
lain. Sclama beberapa minggu incnyusul ditahannya CaNi, 
Eettino Crajd, Ketua partai Sosialis. d^n F!ammo Piccoli, Ke- 
tua Partai Kristen Demokrat berulang kali berpidato di Par- 
lcmen memuji-muji kcbaikan Roberro Calvi dengan bank- 
nya Tapi semcntara itu Yatikan tetap tutup mulut. Seluruh 
pcrhatiannya sccara dcmonstratii dicurahkan kepada situasi 
yang jauh ]cbih gau^at. Tujuh hari menjelang ditangkapnya 
Calvi, di lapangan Santo Petrus, Paus Johanes Paulus II ham- 
pir saja mencmui ajalnya di tangan Mchmet Ali Ag;a. 

Scmcntara banyak orang di dunia sibuk mendoakan ke- 
sembuhan Sri Paus> sementara ltu Roberto Calvi yang sedang 
mendckam di selnya mcmcias otaknya habis-habisan untuk 
masalah yang baginya iauh lebili pcnting, yaitu kcsclamatan 
dirinya s^ndiri Melalui keluarganya ia mulru menekan Uskup 
Paul Marcinkus agar kepada khalayak rauiai mau s'*car? tcr^ 
buka mengaku bahwa teiah bertahun-tahun iadan Calvi bckcrja 
sama memalsukan buku-buku bank yang mereka kclola. 

Scsudah beberapa kali gdgal menghubungi melalui telpon, 
suatu saat Carlo, anak laki-laki Calvi, berha^il juga menghubungi 
Marcinkus melalui telepon. Karena gawatnya situasi ayahnya, 
dengan sungguh-sungguh Carlo memobon kcp:\da Uskup itu 
untuk mau mengakui keteiiibatan Bank Vatikan, karcnadengan 
pengakuannya beban ayahnya dapat san^jat dikurangi. Karena 
ketatnya pe*atur?n pcrbankan di Swiss, segala urusan penban- 
kan yang didu memang disalurkan melalui Banca del Gottardo 
milik Calvi di Lugano tidak dapat diungkapkan kebenaran apa 



212 



I 



adanya.Tetapi lain dengan Bank Yatikan boleh dan dapat me- 
ngatur sendiri segala kebijakannya untuk memberikan infor- 
m asi. Xamun bagaimanapun rupanya Marcinkus tidak mau 
menerima tanggung-jawab secara terang-terarigan, Kepada 
anak lakiTakinya Cahi ia berkata, "Jika hal itu kami laku- 
kan, bukan hanya Bank Vatjkan dan eitra Yatikan yang akan 
rusak, Anda scmua juga akan dirugikan karena persoalan kami 
juga persoalan Arda semua." 

Memang demlkianlah keadaannya, Dua bank itu sudah 
menyatu dengan kentalnya. Dan keadaan demikian sudah ber- 
jalan beberapa tahun. Marcinkus tcrperangkap dalam dilema. 
Kalau ia mengungkapkan kenyataan apa-adanya, seluruh rak* 
yd.1 Iia.ii |ja^Li ak^i= sangat marah kepada Yatikan. Memang 
atia cu.ra lain, rnisainya ctengaii rnembiaik'iu Calvi bcijuang 
sendirian tanpa bantuan, schingga bisa diharapkan keterllbat- 
an Vatikan yang dcmikian mcndalam dan kontinyu akan tetap 
merupakan rahasia, Dan mudah-mudahan sesudah Calvi dia- 
dili bisnis pun masih tetap dapat jalan tcrus, Akhirnya Mar- 
cinkus jadi mengambil pilihan kcdua. Tidak diragukan lagi 
bahwa keputusannya itu didasarkan hanya pada dua tuduhan 
kcjahatanj yakni bahwa di Toro dan di Credito Varesino, se- 
cara ilegal Calvi menjual saham k^pads dirinya sendiri dengan 
harga yang amat sangat tinggi sekali. Padalial Toro dan Cre- 
dito Yaresino itu sebelumnya juga suclah menjadi mitiknya, 
Lnilah dua tuduhan di antara seki?n ratus kHaliatan yang se- 
benaiiiya ptniLh dia Iakukan. Tuduhan itu juga menyangkut 
pclarian v"?lma secam ilegal keluar dari Italia, Dan tindak 
pidana itulah yang sudah dkunggu-tunggu para hakim di Mi- 
lano unruk dapa' L mereka pcrgunak^n wiUuk menjatuhkan 
tuduhan pidana pada CaK'i, Paul Marcinkus berpikh seandai- 
nya sernua orang tidak usah ribut-ribut, sebenamya permain- 
an akan dapat dilcnjutkan. Sementara itu Calvi yang men- 
dekam di penjara Lodi tidak terkesan olch pesan-pesan dari 
sobat karibnya yang periang di Valikan t Sedanjkan bankir- 
bankir iritemasional hanya g^icng-geleng kepala tidak per- 
caya, ketika mendengar bahwa Calvi rnasih saja tcrus menge- 
lola Banco Ambrosiano dari dalam penjara. 



?13 



Tanggal 7 Juli, Pcmcrintah Italia menuduh Sindonalah 
yang memerintahkan membunuh hakim Giorgio AmbrosolL 
Mendengar berita itu, Calvi scgera mcncoba bunuh diri pada 
sore hari berikutnya dengan rnenelan sejumlah obat-tidur 
scrta memotong urat nadi pergelangan tangannya. Reaksi 
Calvi yang demikian sangat menarik perhatian banyak orang 
tentunya. Beberapa waktu sesudahnya barulah ia mcmberi 
keterangan, J1 Saya sangat putais-asa. Dabm segala hal, se- 
larna ini saya tidak melihat sedikit pun tanda keadilan yang 
dilakukan orang terhadap saya, Ini pun belum termasuk bagai- 
mana proses sidang pengadilan." Seandainya ia henar-benar ber- 
maksud mengakhiri hidupnya, ia cukup menggunakan digitalis 
dengan dosis scpCiii yang disarankan Licio Gelli dan menyuruh 
agar diselundupkan kc penjara. Maka para hakim yang menga- 
dilinya sama sekali tidak percaya usaha bunuh diri Calvi itu se- 
b&gai sesuutu yang serius. 

Pada tanggal 20 Juli, Roberto Calvi dijatuhi hukuman pen- 
jara empat tahun plus denda 16 milyar Iirx Para pengacara- 
nya langsung naik banding dan Calvi dibebaskan dcngan syarat 
jaminan uang. Eegitu mendengar ia dibcbaskan dari tahanan, 
seminggu kemudian para Direksi Bancc Ambrosiano dengan 
sangat scnang dan dcn^an suara bulat mengangkatnya kembaU 
scbagai Direktur Utama bank itu. Para bankir internasional 
sckali lagi pada geleng-kcpala terheran-hemn mempertanya- 
kan bagahnan? hal itu bis^. terj_idL Dar_ bcmr sepeni r__mal- 
aji _vfarcinku_; ? bisnis pur jalan tcrus. Sungguli P? betul meru- 
pakan suatu kekuatan yang ttrus menccngkeram. Bank Itaiia 
tetap mengizinkan Calvi kcmbalk Dan akhiinya Pemerintah 
Itali juga tidak melakukan suatu tindakaa pun untuk mcng- 
akhiri keadaan luar biasa itu, yakni bahwa ada oran^ dijatuhi 
pidana karcna melanggar peraturaii bank tetapi tokoh m__sih 
mengelola bank yang tergolong uc_,_u ui uegara itu_ 

Memang ada juga seorang bankir yang mengajukan ke- 
beratan. Geiieral Man^ger bank Ambrosiano, yaitu Roberto 
P^csone, memohon keoada Bank Iialia agar menyetujui pen^c- 
catan Calvi dan inenggantinya dengan bckas Dircktur Utama- 
nya. Fi_ggiero Mozzana_ Tetapi melihat kekuasaan P2 dan ke- 



214 



kuatan politik yang sudah bcrtahun-tahun dibeli Calvi, maka 
Bank Italia pun tidak berani ikut campur tangan. 

Datang pula ancaman kedua terhadap 'kekajsaran 1 perban- 
kan Calvi yang datang dari Pcru dan Nicaragua. Untuk meng- 
hadaplnya Calvi meminta bantuan Marcinkus. Dahulu ketika 
sidang pengadilan sedang memproses perkara Calvi, Paul Mar- 
cinkus memutuskaii tidak akan memberikan dukungan, baik 
tcrang-terangan maupun tcrsembunyi. Tetapi kini Marcinkus 
justru mau memberikan bantuan sebanyak^banyaknya de- 
ngah maksud agar kejahatan yang mercka lakukan tidak sam- 
pai terbongkar. 

K^fika sidang-sidang pcngadilan terhadap pc-k^rs Calvi 
sedan^ bcrlarmsung, Paus Johanes Paulus II inemhcntnk Ko^ 
misi tcrdiri dari iima bclas orang Kardinal untuk mempelajari 
keadaan keuangan Gereja Katolik Roma. Komisi itu ditugasi 
untuk mcmbcrikan saran-saran perbaikan guna rneningkat- 
kan pemasukan Vatikam 

Uakup Paul Marcinkus mcmang tidak ikut mcnjudi ang- 
gota komisi itu- Tetapi sebagai kcpala Bank Vatikan ia tentu 
merasa bahwa meskipun demikian ia dapat memberilLan kon- 
tribusinya guna menanggulangi masalah-masalah kcuangan 
Vatikan yang penuh tanda tauya itiu Bcberapa kaii Marcinkus 
mengadakan pcrtemuan rahasianya dengan Cdvi yang menja- 
lani pidana itu. Ter+omuan rahasia itu menghasilkan kesepa- 
kat^n bahwa Bank V'*tikar. mengakul hutang-huta;;gnya me 
ningkat sanipai mendckati satu milyar dolar. Hutan^ Bank 
Vatikan sebanyak itu merupakan tumpukan pinjaman Bdla- 
trix, Astolline dan lain-Iain kepada bank-bank Calvi di Nica- 
ragua dan Peru. Meskipun hanya cabang, namun perusahaan- 
perusaliaan^milik Calvi di Peru dan Nicaragua dibcri sedikit ke- 
bebasan. Bantuan p^ngamanan berbentuk pinjam^Ji dengan 
jumlah luar biasa banyak itu, sama sekali tidak diiiiraukan- 
nya. 

Cabang-cabaiig ui ^eru dan Nicaragua mengher«daki jamin- 
an yang iebih besar. Siapa yang akan menanggung jika pcngem- 
balian pinjaman-pinjaman itu mcleset? Siapakah sebenar- 
nya pemilik perusahaan-penisahaan misteruis di Panama itu? 



215 



Siapakah yang telah mcncrima pinjaman demikian besar dengan 
jaminan demiki^n kecil? Para pejabat bank di Peru gelisah ter- 
utama karena telah meminjamkan 900 juta dollar, 

Pada bulan Agustus 1981 Roberto Calvi dan Marcinkus 
melancarkan penipuan mereka yang paling besar. Semua doku- 
mcn itu scmua kemudian dlkena! sebagai 'surat-surat kenya- 
manan*\ Surat yang sama sekali tidak mttrbcri kcnyamanan 
sedikit pun tagi seorang Katolik Roma yang manapun. Tidak 
pula memberi ketentraman sedikit pun bagi orang yang mem~ 
percayai integritas moral Vatikam Surat-surat itu dibuat di 
atas kertas oerkop surat resmi bertuliskan Instiiuio per le 
Opere di Religione atau Bank Vatikan« berajamat di Vatikan 
dan dibcri Langgal 1 September 1981, dialamatkan kepada 
Banco Ambrosiano Andino di Lima, ibukota Peru serta Ambro- 
siwno Group Banco Comcrcial di Nicaragua. Atas instruksi 
Usktip Paul Marcinkus, surat-surat yang ditandatangaru Luigi 
Metmini dan Pellegrino De StrobeJ berbunyi: 

^Titan-tuan: 

D&ngan ini kami tegaskan bahua batk secara langsung maupun 
tidak langsung kami menguasai perusahaan-perusahaan sebagai 
heriknt: 

Manic SA Luxembourg 

Aslcliine SA Panania 

Nordcurop EstabJishmenL Liechtenstciu 

UTC Unitcd Trading Corporation, Panama 

Erin SA Pa^ama 

Belroca t>A Panama 

Strrficld SA Panama 

Kami tegaskan pula bahwa kami taku tjerusahuan-perusa- 
kaan itu berutang pcd^ tuan-tuan terhituag sejak 10 juni 
1981 yang bcrjumlah sebagai trrteia pada rekentng te^- 
iampir/ 

Rekening yang dilampirkan itu saja menunjukkan bahwa 
'utan^-nya hanya kepada, cabang di Uma saja sebcsar 907 
juta dollar! 



216 



Para direktur di Nicaragua dan Peru merasa lega. Kini mc 
reka berhasil mcmperoieh pengakuan yang jelas bahwa utan^ 
sebanyak itu mcnjadi tanggung jawab Bank Yatikan. Penja 
minnya tidak lain Gereja Katolik yang Kudus. Tidak adajamin- 
an yang Iebih baik dari itu yang bisa diharapkan scorang bankii 
manapun. Kini masih ada satu masalah keeil saja* yakni bahwi 
yang dikctahui para direktur di Peru dan Nicaragua Itu baru se 
paro dari cerita scbcnarnya. Di samping &urat dari Uank Vaiik- 
an ada sepucuk surat lagi, yakni surat dari Robcrto Cahi kc- 
pada Bank Yatikan tertanggal 27 Agustus 198L Surat itu 
sudah sampai dengan aman di tangan Marcinkus sebelum 
dinyatakan bahwa Bank Vatikan bcrhutang sebesar satu mil- 
yar do !Iai\ Mclaluj sura: itu sec&ra rr.^mi CJvi :Y>fn~inhnrt agaj 
Wukan mcmbuat surat pemyiiij.-tn yang mcnjdaskan bahwa 
Vatikaniah pemilik pemsahaan-pemsahaan di Luxernbourg, 
Licchtcnstcin dan Panama. Calvi mcnjamin bahua pengaku- 
an itu "tidak akan membehani IOR (Bank Y^atikan)." Surat 
itu ditutupnya dcngan pcnegasan bahwa apa pnn yang akan 
tcrjadi, di waktu-waktu mendatang Bank Vatikan "tklak akan 
dirugikan atau kchilangan sesuatu pun- 1 ' Demikianlah sccara 
diam<IIam Bank Vatikan dibebaskan dari beban hutaiw yan^ 
dalam waktu dekat akan diakuinya. 

Dua surat yang dikeiuarkan Vatikan dan sr.iat yang me- 
rupakrtn perjanjian antaru Calvi dan Uskup Marcinkus Itu 
jelas hasil pertipuan /ang di!akuK;;n kedua orang itu, Yang 
lebih mcnjcngkclkan lagi bahwa hal itu dilakukan tepa^ pada 
hari ulang tahun kctiga terpilihnya AJbino Luciani menjadi 
Paus. Ternyata Luciani sebagai orang yang bcrtckad mau 
memberantas korupsi di kalangan Vatikan, digantikan oleh 
Paus Johancs PauJus II» orang yang dengan sepenuh hati me- 
nOai Uskup Marcmkus scbagal oraiig yaiig baik. 

Tambah memuakkan dan menjengkclkan lagi bahwa pada 
utnggal 28 Septembei 1981, yakni tepat hari ulang tahun kc- 
tiga kematian Paus Albino Luciani, oleh Paus Wojtyla Mar- 
cuikus diongkat menjadi Prn-Prcsiden Knmisi Kepausan un- 
tuk negara-kota Vatikan, yakni semacam Gubernur kota Vatik- 
an. Jabatan ini lebih tinggi dari sebelumnya. Padahal waktu 



217 



itu ia masih mernegang jabatan lamanya sebagai kepala Bank 
Vatikan sehingga dengan pemberian jabatan baru itu secara 
otomatis iamenjadi Uskup Agung, 

Berkat ras asalnya yang berdarah Lithuania, juga berkat 
anjuran-anjurannya yang secara terus-menerus untuk mem- 
bantu memenuhi banyak kebutuhan Polandia khususnya 
dalam hal keuangan, dan ditambah lagi berkat jabatannya se- 
laku pengawal-pribadi yang harus mengatur seinua upnya pe- 
ngamanan pada waktu Paus melawat ke luar negeri schingga 
membuat dia selalu dekat dengan Paus, Marcinkus berkesim- 
simpuian bahwa Karol Wojtyla-!ah satu-satunya peiindung 
paling baik yang dapat diharapkan seorang karyawan di Vatik- 
an. Menurut Vatikan ? orang-orang senciti Sindona, Calvi dan 
beberapa kelompoknya itulah yang dapat disebut jahat karena 
telali mengecoh para pastor yang terlalu naif dan mudah per- 
caya, Ada beberapa kemungkinan. Atau Uskup Marcinkus 
mengibuli Paus Yohanes Paulus II dan sengaja menjerumuskan, 
atau mungkin ia sengaja menyembunylkan suatu kebenaran 
tertentu terhadap Paus sejak Oktober 1978, atau keinungkin- 
an terakhir bahwa Paus Wojtyla juga ikut bersalah. 

Sementara Paus Karol Wojtyla dengan penuh karisma me- 
nunjukkan dan mengatakan kepada dunia bahwa bagi seorang 
laki-laki yang hanya dengan melihat istrinya dengan pandang- 
an penuh nafsu itu saja berarti sudah melakukan zin^h dalam 
pikiran, tapi Marcinkus masili juga terus mcnipu bankir di 
dunia. Eten s^nientara Paus asal Krakow - Polandia dengan 
gjgih masjh tetap menunjukkan dau mempertahankan pendi- 
rian Gcreja Katolik bahwa setiap orang Katolik yang ber~ 
cerai dan lalu kawin lagi, tidak diijinkan inenerima Sakramen 
Mahakudus kecuali bila mereka sama sekali tidak melakukan 
huDungan seksua! dengan suami atiu istrinya yang baru, tapi 
sebaliknya para bankirnya Paus justru menunjukkan bahwa 
mereka tidak peduli wanita mana yang akan mereka ajak 
tidtir. Sementara Paus Johanes Paulus II tetap membenar- 
kan 3ikap Gereja Katolik P^oma yang teuis menganggip kaum 
perempuan sebagaj warga gereja kelas dua, dengan menyata- 
kan bahwa "Maria, Ibu Tuhah tidak hadir bersama para Murid 



218 



Yesus pada waktu Perjamuan Maiam Terakhir/* tapi para pe- 
ngelola Perusahaan Vatikan malah terus mempert^ntonkan 
sikap lebih-Uberalnya: dengan seenaknya mereka mencuri 
dan menggelapkan uang siapa saja ? tidak peduJi milik laki- 
lakiatau perempuan! 

Selama beberapa tahun sesudah Karol Wojtyla terpilih 
menjadi Paus. Ljeio Gclli yang tidak percaya itu masih terus 
menunjukkan kekuasaan dan karismanya lersendiri. Meski 
tidak seorang pun yang mengakuinya sebagai wakil Tuhan, 
tetapi banyak orang > ang masih letap taat melakukan apa 
saja yang dikatakan oleh Licio Gclii, si Palang itu. 

Dari tempat per^embunyian di tempat tinggalnya di 
MonLevidco — l&t&Ots Uruguay, Liclo GtH^i n<^*h ^.Irju 
urcng&dukaju kontak dengaii Cahi. Sambi! t^rus mempsrtsn 
hankan hubungan khususnya, dan sambil terus-menerus me- 
meras uang dalam jumlah besar-besaran terhadap Calvi n Gelli 
juga sering meneleponnya biia Cahi sedang berada di vila- 
n\d di Drt-zzo. Clara* istrinya dan Anna> anak perempuan- 
nya, mengatakan bahwa yang tahu nomor telepon Calvi hanya 
Gclli dan Umbcno O.Lolani — suatu kot line P2. Gclh tidak 
pcnah mau mcnyebutkan namanya bila keluarga Calvi mena- 
nyakan siapa yang menelepom Vang disebutkannya sdalu 
nama samaran khusus : "Lucianh" 

Mengapa sejak tahun 197E Penumpin P2 itu selalu me- 
namakan dirinya scbagai Albino Luciani bila men^hubungi 
Calvi? liarangkan hal itu di^urakan agar ia selalu ingat ukan 
suatu penstiwa tertcntu? Barangkali hal iiu menjadi suatu 
ancaman yang berbunyi bahwa tidak mustahil si jagoan pcmc- 
ras itu akan mcngungkapkan sccara rinci setiap kejadian, *e- 
andainya Calvi bcrhcnti mcntransfer uang dalam jumlah besar 
ke rekcning Gdli di bank? Maka tidak diragukan lagi bahwa 
uang pun terus mcngaiir kc kantong Gellk Sampai zizt ter 
akhir, Calvi masili tcrus menyuap GeHi. Maka btgitu pamor 
dan karisma boss P2 itu hancur dan hcrsembunyi di Ame- 
rika Sclatan, sementara para pengua^a Italia gelol menguber 
hendak meiiangkapnya dengan begitu banyak tuduhan, ke- 
mampuannya melindungi Calvi pun sampai pada batasnya. 



219 









Tapi lalu mengapa tiap kali Gclli menyebut kata "Luciani", 
Calvi lalu 'menuangkan' uang jutaan dollar kc kantong Gelli? 
Akhirnya Calvi sendiri menaksir bahwa Gelli dan Ortolani 
masing-masing memiliki uang ridak kurang dari 500 juta dol- 
lar, 

Beberapa bulan sebelum skandal P2 terbongkar, ketika 
Boss Tertinggi P2 itu masih berada di Italia, pada \vaktu itu 
pun scbenarnya Calvi sudaJi bemsaha mcmutuskan segala 
hubungannya dcngan Gclli, Mengapa Calvi selalu menghin- 
dar tiap kali ada tclcpon? Mcngapa tidak dipesankan saja 
kepada keluarganya supaya mercka menjawab bahwa ia sakit 
atau sedang bepergian? Bebcrapa anggota kcluarga Calvi bcr- 
cerita bahwa sebagai or:*ng y-ng tidak pemah puas dalam 
mengumpulkan raha^ia dan inFormasi> Gelli telah berhasil 
membuat Calvi dicengkeram ketakutan. Manakah kunci ra- 
hasia paling mcyakinkan yang dipcgang GclH sehingga baru 
mciidengar nama Gelli disebut saja, Roberto Calvi sudah kc- 
takutan dan bermandi kenngat? 

Sampai ajalnya, Calvi masih tenis dicengkeram Gelli, 
Apa pun yang dipcrintahkan Gelli, Calvi p^sti akan melak- 
sanakannya. Menjelang berakhirnya tahun 1981, atas per- 
mintaan Cahi^ Carlo De Benedetti yang waktu itu sedang 
menjabat Direktur Utama pabrik mcsin tik Oliuetti, diang- 
kat menjadi Wakil Direktur Utania Banco Ambrosiaro. Ke- 
bijakan ini mengangkat kembali c*tra positn bank itu yang 
sudah sempat jatuh di mata ir.asyarakat. Mtndengar berita 
itu, Gclli dan Ortclani di Uruguay sempat dibuatnya kela- 
bakan. Orang jujur rnenjadi Wakil Direktur Utama tidaklah 
cocok dengan rencana mereka untuk diajak terus-menerus 
merampok Banco Ambrosiano. "Lucipni" segera angkat te- 
lepon mengadakan kontak 1f hot line" dengan Calvi ui villa- 
nya d: Drezzo. Alhasil, Calvi yang belum lama sempat mcm- 
bujuk De Benedetti a;;ar m?u berj^abung menangani b?nk- 
nya, lalu malah mcmbuat orang CIivetti itu jadi repot. "Anda 
harus sangat hati-hati," saian Calvi kepadanya. 'T2 sedang 
menyusun data pribadi anda. Saya nasihatkan agar anda sung- 
guh berhati-hati, karena saya tahu," Sebulan lewat sedikit 
setelah itu De Benedetti meletakkan jabatannya- 

220 - 






Sementara itu oleh sekelompok pemegang saham Banco 
Ambrosiano di Milan d ilayangkanlah surat pengaduan pan- 
jang-lebar, lengkap dengan lampiran-iampiran rinci kepada 
Paus Johanes Paulus IL Surat tertanggal 12 Januari 1982 itu 
berisi serangan tajam terhadap Bank tersebut, Di dalamnya 
diuraikan adanya hubungan antara Marcinkus, Calvi, Gelli 
dan Ortolani. Para pemegang saham itu kecewa dan scdih 
terutama karena Bank Katolik Ambrosiano dan Bank Yatik- 
an yang dulunya mantap, ternyata kini tumbuh jadi pcrse- 
kongkolan jahat macam begitu. Orang-orang Katolik Milan 
itu menyampaikan keresahan hatinya melalui surat demi- 
kian: 

"Bank V^tikan bukan hanya pcmeganR saham di Banco | 
Ambrosiano. Brink Yatikan adalah rekan dan pasang- 
an Roberto Calvi, Dari sidang-sidang pengadilan makin 
banyak terungkap bahwa Roberto Calvi, sebagai pewaris 
tahta Sindona, kini berdiri di persimpangan-jalan-utama 
antara Frecmason yang bermoral paling bcjat (P2) dengan 
kelompok Mafia. Kebejatannya masih ditambah lagi 
dengan dilibatkannya bcberapa orang yang dengan penuh 
kemurahan hati diasuh dan dibes^rkan oleh Vatikan ? 
seperti halnya Ortolani. Dia dtngan sangat leluasa ber- 
gerak antara Varikan dengan kelompok-kelompok kuat 
di kaiar.gan para penjahat kaHber internasionah 
Menjadi rekan Calvi berarti menjadi lekan Gdii dmi Orro- 
lanij yang berarti bahwa kedua orang itu lcntu mem- 
binanya dari karenanya berpengaruh kuat terhadap diri- 
■ nya* Dari seb^b itu, suk^ atau tidak, sebaga akibat ke- 
terlibatannya dengan Calvi, Vaiikan juga mcnjadi pasang- 
an-aktif Gelli dan Ortolani" 

Daiam surat itu tercanturn permohonan bantuan dan 
petunjuk Paus Johanet Paulus U. Meskipun Paus menguasai 
beberapa bahasa, termasuk bahasa Itaii, orang-orang di Milano 
itu dengan penuh pengeitian mergusahakan menenemalikan 
surat itu ke bahasa Polandia* Mereka juga berusaha meya- 
kinkan Kuria pada umumnya dan khususnya Casaroli, se- 
bagai pengganti Villot, agar tidak menghalangi surat itu sampai 

221 



ke tangan Paus. Tapi bagaimanapun surat itu sama sekali tidak 
digubris. Bahkan para punegang saham di Milano itu pun sama 
sekali tidak diberitahu serara resmi baliwa surat mereka sudah 
sampai alamat, 

Calvi tahu bahwa surat itu sudah dikirimkan dan tahu 
pula bahwa surat itu direstui General Manager dan Wakil Direk- 
tur Utama banknya, Roberto Rosone, Bcrsama Falvio Carboni, 
teman akrab dan sesania aiiggota P2- dbirnpulkan bahwa upaya 
Rosone membersihkan bank itu sebagai membahayakan dan 
m enganc amny a. 

Jangkauan dan rangkaian koneksi Carboni luas sekali. 
Termasuk diantaranya dua orang pentolan pcnjahat di Roma, 
DaniSo Abbruciati dan Ernesto diatoveHL 

Bcberapa menit sebclum jam 08,00j paria tanggal 27 April 
1982 pagi, Roberto Rosone meninggalkan apartemennya. Masih 
agak beruntunglah Rosone bahwa ia tinggai persis di lantai 
atas salah satu kantor cahang Bank Ambrosiano, yang seperti 
sernua bank lain di Italia sclalu dijaga pengawal-pengawai ber- 
scnjata sclama 24 jam schari. Ketika Rosone muncul dijalan, 
seorang laki-Iaki tak dikenal mendekatinya lalu mclcpaskan 
tembakam Akibat luka di kakinya, Rosone rebah di tanah. 
Scgcra para pengawal-pcngawal bank berscnjata itu balik mele- 
paskan tembakan balasan. Beberapa saat kcmudian si penem- 
bak Rosone itu pun mati terkapar akibat tcmbakan, Nama- 
nya Donilo Abbrucati, 

Tanggai 28 April, schari sesudah terjaui percobaan pem- 
bunuhan, tcrhadap Roberto Rosonc, Flavio Carbino menv 
bayarkan 530.000 dollar kepada pentolan bajingan Roma 
yang mnsih hidup, yakni Kmesto j>iotave*ji, Mu-^ang 
tugas yang diberikan untuk menghabisi Robertc gagal, meski 
demikian Calvi adabh orang yang selalu melunasi hutang- 
hutangnya — tap^ dengan uang milik orang lain. 

'Hebatnya', Calvi sebagai orang yang tanpa diragukan 
lagi ditudlns seb^gai pemberi pcrintah untuk membunuii 
Wakil Dircktur Utainanya sendiri, scgera datang men^unjungi 
koleganya yang terkapar di mrnah sakit, sambil tak lupa mem- 
bawa bunga pula. "Ya Allahl Kegilaan macam apa yang sedang 



222 



melanda dunia ini! Roberto, rupanya mereka mau mengger- 
tak kita, sehingga dengan begitu mereka bcrharap mampu rne- 
nguasai kelompok yang memiliki kekayaan 20 trilyun lira," 

Mei 1982 kedudukan CaJvi makin tcrkckang, Consob, 
Badan Pengatur Bursa Saham di Milano akhirnya memaksa 
Calvi supaya mendaftarkan saham-sahamnya sccara terbuka 
di Bursa Saharn di Milano, Dan sebelum didaftarkan, harus- 
lah terlebih dahum dilakukan pemeriksaan tersendiri ter- 
hadap pembukuan Bank Ambrosiano. 

Clara, istri Roberto Calvi, telah menyatakan di bawah 
sumpah bahwa pada audicnsi berdua dengan Paus Yohanes 
Paulus II yang terjadi pada awal tahun itu, Calvi rnemang 
membahas bahwa hutang saiu milyar dnlI,iV yan^; Tneiijadi 
beban V r atikan ilu, teruLama kareim uiah Calvi, Geiii, Orlu- 
lani dan Uskup Marcinkus. Cerita-burung, mengaiakan bahwa 
Paus Johanes Paulus II pernah berjanji kepada Calvi, "Jik& 
Anda mampu nielepaskan Vatikan dari jerat hutang-hutang 
itu Anda boleh mcmcgang kekuasaan penuh untuk mcm- 
bangun kcmba T i keuangan Vatikan, T ' 

Seandainya itu benar demikian, maka mpanya dapat 
dikatakan bahwa Paus Johanes Paulus II agaknya ingin terus 
mempertahankan situasi yang ada. Artinya, bisnis jalan terus, 
sepanjang segala abad, tanpa 'Amin\ 

Pau? Jobanes Paulus II dan Rob~rio Calvi barul^h dua 
dari seklan banyak oiang yang mulai mL-ncemaskan begitu 
banyaknya uang doib_r yang terus meneiu^ mengalir masuk 
ke ka_, perusah^an-perusahapn milik Vat.'kan yang bcrada 
di Iuar negeri, Tanggal 31 Me: 1982, Bank Itali bcrkirim surat 
kepada Caivi dan Dewan Dircksi banknya ui Milan. Mereta 
mem.mtut agar direksi Eanco Ambrosiano membuat dan me- 
nyampaikan iaporan lengkapnya tcntan^ pinjaman ke luar 
negeri yang telah dibtrikan oleh B^nco Ambrosiano. Sangat . 
menyedihkan dan lag' lambat, bahwa dcngan suara 11 banding 
3 Dewan T>ircksi memutusknn meritaati perir.tah Bar_k Sen- 
tial untuk membuat laporan dan mcncntang Calvi yang tadi- 
nya mau bertahan untuk tidak membuat, 

Licio Gelli yang pada tanggal 10 Mei diam-diam telah 
kembali dari An^entina ke Europa, mengajukan beberapa tun- 

223 






tutan Iain kepada Calvi< Gclli kini sibuk memasuki pasaran 
senjata mau membeii lebih banyak peluni kendali Exocet 
guna membantu tanah-air-angkatnya dalam perang Palklands 
(Malvinas) melawan Inggris. Berhubung sebagian besar devisa 
Argentina di luar negeri dibekukan dan juga secara resmi di- 
berlakukan embargo pengiriman senjata ke Argentina, maka 
tcrpaksalah Gelli memalingkan muka kepnda peda^ang-peda- 
gang senjata di pasar gelap yang sebenamya menyangsikan 
kemampuan Gelli untuk membayar harga yang mereka tawar- 
kan untuk memperoleh peluru-peluru kendali maut itu. Ia 
mcnyatakan janggup membayar empat juta dollar untuk tiap 
peluru kendali dengan pesanan paling sedikit dua puluh buah. 
Karena harga itu enam kaU lebih mahal dari harga resmi, maka 
tcntu. saja banyak orang yang rnenaruh perhatian pada pesan- 
an Gelli itu, Kini tinggal tcrgantung pada kemampuan Gelli 
urriuk mcncari uang yang dibutuhkan untuk mcmbayarnya. 
Di kalangan para pedagang senjata, Gelli tclah dikenal sebagai 
orang yang di masa 5alu scbagai pembcli perlengkapan radar, 
pesawat terbang, mcriam, tank d^n peluru kcndali Exocct 
untuk kepentingan Argentina, Kini ia mcmbutuhkan paling 
sedikit SO juta dollar, Dan peperangan di Falklands tergan- 
tung itu rupanya sangat tergantung pada kescimbangan per- 
scnjataan yang dimiliki kedua-belah pihak, 

Itulah keadaan Calvi yang sedang dipusmgkan oleh bebe- 
rapa tuntman Paus Johones Paulus II, oleh orang-or-ng nem- 
bantu aekatnya para anggcta Mafia, olch prirapemegang sahzm 
di b-nknya yang sedang marah, okh para petug^3 pengawas 
Consob di Bursn Saham Milan, oleh para anggota Dewan Di- 
reksi bankrrya yang mulai tidak mau tunduk kcpadanya dan 
oleh seorang pembunuh bayaran tidak becus tapi malahan 
terbunuh sendiri, dan kini masih iiarus mcnghadap: Gelli yang 
iagi-Iagi nicngulurkan tangannya mintauang, 

Oi mata Calvi hanya ada dua jalan agar dapat sckrmat: 
eiau pertama Vatikan hams mcmbantunya menutup luban^ 
kas Bank Ambrosiano yang semiikin menganga lebar. Atau 
pilihan kedua, Sang Dalan^/ Licio Gelli harus menunjukkan 
Iagi untuk kesekian kalinya bahwa ia masih berkuasa ter- 



224 



hadap para eksekutif di Italia dan dcngan demikian mampu 
menyelamatkan diri sebagai bendahara P2 dari keruntuhan. 

Calvi mendiskusikan pilihan-pilihan itu dengan FIavio 
Carboni, yang diam-diam terus merekam pembicaraan m 
reka* 

Dari kata-katanya dapat disimpulkan bahwa Calvi ccn- 
derung bcrpendapat bahwa Bank Vaukanlah yang harus ma 
nutup lubang Banco Ambrosiano yang sangat bcsar itu, karena 
bank Vatikanlah yang menjadi penerima paling banyak hasil 
penggelapan jutaan dolar yang dilakukannya dan juga karena 
menurut hukum, mcmang Bank Vatikanlah yang berkewa- 
jiban rnenutun lubang itu. Kara Calvi, "Demi menjunjung 
tinggi martab^tnyn. Vatikan wajib menjud sebagian keka- 
yaan Bank Vatikan. Harta kekayaan Gereja i[u sangat besar, 
Taksiran saya 10 milyar dollar (kira-kira Rp, 13,300 milyar). 
Untu k menolong Ambrosiani, Bank Vatikan dapat menjual 
hartanya sedikit demi sedikit, misalnya tiap kali satu milyar 
dollar saja." 

Bila ada orang awam di dunia ini yang tahu seberapa 

bcsar hana kekayaan Vatikan, Roberto Calvilah oningnya- 

!a sungguh tahu' segala seluk-beluk rahasia keuangan Vatik- 

an. Tclah lebih dari sepuluh tahun Calvi menjadi tumpuan 

tempat pelarian Vatikan bila ada masalali dalam hal keuang- 

am Sudab saya smggnng di depan, bahwa saat Albino Luciani 

menjadi Paus pada tahun 1973, harta kckayaan Vatikan yang 

dikelola dua bagian aPSA dan Bank VaDkan secara hati-hati 

ditaksir kira-kira senilai tiga milyar dollar (kira-kir? 5.490 

milyar rupiah). Pada awal tahun 1982, dcngan sangat hati- 

hatl Robertu Calvi menaksir kekayaan Bank Vatlkan senilai 

10 milyar dolar (kira-kira Rp. 18.300 milyar). Roherto Calvi, 

orang yang pada tahim 1982 dari hari ke hari menjadi se* 

makin jelas diangg^p sccara keliru oleh dunia seolah-olah 

sebagai "Bankir Tuhan" temyata sedang punya segudang masa- 

Iah yang sebagian besar akibai ulkhnya sendiri. julukan yang 

lebih tep*t diberikan kepidanya scbeuamya 'pencuri kckaya- 

an Tuhan* karena uia lebih banyak bekcrja dengan mencurj 

jutaan dolar dengan mengatasnamakan Yatikan dan kelom 



225 



t 

i 

L 

io 



pok P2-nya. Scjak akhir tahun 1960-an hanya ada satu orang 
yang pantas diberi 'titel* (sindiran: Red) scbagai ^Bankir Tu- 
han", tidak lain orang itu ialah Uskup Agung Paul Marcinkus, 

Meskipun pada waktu itu ia mcnghadapi bcgitu banyak 
macam masalah, sedangkan saya hanya mcngctahuinya seba- 
gian kecil saja. Pada tanggal 9 Juni 1982 pctang, saya berhasil 
mengadakan wawancara pcr tclcpon dcngannya. Tentu saja 
saya berhasil nicngadakan wawancara ini bcrkat scorang per- 
antara yang dipercaya Calvj T Pada awal wawancara itu nampak 
bahwa Calvi tenang-tenang saja. Bcrbagai masalah saya tanya- 
kan. Melalui penterjemah, lama-kelamaan saya menanyakan 
tcntang jual-bcli Banca Cattolica dcl Vcneto itu. Sebelum- 
nya ia sudah diberiliLriu bahwa saya sedang rncnyusun buku 
Hicngcnai Vatikan. Begitu saya menycbut bank yang ada Vene- 
sia itu, segera ia rnenanyakan isi pokok buku yang sedang 
saya tulis itu. Dan saya jaw r ab, M Buku tentang kchidupan 
Paus Yohanes Paulus i, Papa Luciani." 

Tiba-tiba sikap Calvi berubah seratus dclapanpuluh dcra- 
jat. Sikap yang tadinya tcnang dan tcrkcndali hUang sama sc- 
kali, dan berubah iadi scrba grogi dan kata-kata yang diucap- 
kannya sclalu keluar dengan nadakcras. Suaranya bemada 
sangat gelisah dan sangat emosional. Penerjemah saya mener- 
jemahkan semua kata-katanya. 

"Siapa mengirim Anda kesini untuk mclawan saya? Siapa 
yan^ menjruruii Anda melakukan ini? Saya sclalu membayar, 
tahul Saya selalu membayar. Eagaimana Anda mengenal Gelli? 
Apa maksud Anda? Anda mau minta bayaran berapa?" 

Setelah saya katakan bahwa saya belum pernah ber- 
temu den^an Licio Gell], barulah Calvi mau bcrhenti sejcnak 
mendengarkan kata-kata saya untuk kemudian mulai ber- 
bicara lagi, "Siapa pun Anda, saya minta Anda jangan menu- 
!is buku itu. Saya tidak dapat menjawabnya sedikit pun, Dan 
jangan coua-coby menelepon saya lagi, Jangan sekali-kali/' 

Dciapan han kfmud»an. mayat Galv^ dilemukan tergan- 
tung di bawah jembatan Itfachfriars di Londoru 

Beberapa hari kemudian ditemukan bahwa Banco Ambro- 
siano punyahutang senilai 1 ,3' milyardolar. 



226 



Scbenarnya sasaran utama penyeiidikan saya ndak lain 
kcmatian orang lain, yakni Albino Luciank Satu di antara 
orang-orang di bawah ini: Kardinal Jean Villot, Robcrto Calvi, 
Marcinkus, Michele Sindona, Licio GclJi dan Kardinal John 
Cody ? pastilah jadi pelaku-utama komplotan itu berhasil mem 
bunuh Paus Johanes Pauius I, Albino Luciani, Scbclum para 
pcmbaca menjatuhkan vonnis, kali ini sa^a ajak Anda umuk 
mencliti mereka sampai ttmtas. "^—^^ 

Akibat mcninggalnya Paus \ ohanes Paulus I, Kardinal 
Jcan ^'illot, yang sedianya tclali diputuskan uleh Albitio Lu- 
ciani untuk diganti, sebagai Sekretaris Negara masih tetap men- 
duduki jabatannya sampai tcrpilihnya Karol Wojtyla. Begitu 
pun ia masili tctap memegang beberapa posisi pcniing terma- 
suk pciigcndalian scktor keuangan, A?SA juga atLdali ATSA 
yang menjadi pcrantara bcrtcmunya Sindona dengan Vatik- 
an. Uskup Agung Paul Marcinkus scring dikecam habis-habis- 
an karcna membawa Michclc Sindona masuk kc Vatikan, 
Scbcnamya bukan dia yarig harus bcrtanggung jawab mengcnai 
hal itu. Yang memutuskan un tuk menarik Sindona ke Vatik- 
an ialah Paus Paulus VI, Monsignor Macchi r Umherto Orto- 
lani dan para pcjabat APSAj di antaranya tentu saja kepala- 
nya, yaitu Kardinal Jean VM]oc. Searidairr/a Albino Luciani 
masih hidup, penggeseran Jean Villot dari jabatan sebagai 
Sekrctaris Negara Yatikan, bcrarti bahwa secara otcmatis ia 
juga digcscr d<in ArSA. Organisasi V?tikan ituiah, dcn^an 
sekian biinyak dan bcrmacam-naacam penanaman mddal- 
nya dan bukan Bank Vatikan yang dipimpin Marcinkus yang 
diakui sebagai bank sentral oleh Bank Dunia, Dana Monetcr 
lntemasiorial dan Bark Urusan Hntang-Piutanjj Internasional 
yang herkedudukan di Bascl, APSA adalah salah satu bagi- 
an yang menycmbunyikan banyak hai dan tcrlibar san^at 
dahjn dengan kegiatan Sindoua, 

Ketika Aibino Luciani terpilih menjadi Paus, umur VilIot 
tinggal pendek. Ia orangnya sakit-jakitan meiulu, uampak 
capai dan yang sejak bulan Scptember 19 78 tclah tahu tcn- 
tang penyakit gawat yang diidapnya. la meninggal dunia 9 
Maret 1979, kurang dari enam bulan setelah Luciani wafaL 



227 



r 



Menurut Vatikan, kematian Kardinal Jean Villot akibat "ra- 
dang rangkap pada tenggorokan dan paru-paru disertai bcbe- 
rapa komplikasi: macetnya peredaran darah, kelemahan ginjal 
dan hati*'. Memang banyak orang sudah tahu pula bahwa 
ia ingin mengundurkan diri, tetapi juga sudah banyak orang 
tahu bahwa ia ingin menentukan sendiri pcnggantinya dan 
yang pasti bukan BcnelH orang, Karcna kalau Benelii mc- 
ngetahui banyaknya skandal dalam tubuh APSA, tidak pelak 
lagi pasti hal itu segcra dilaporkannya kepada Paus. Dan bila 
hal itu masih diramu dengan beberapa perubahan lain yang 
memang sudah diketahui olch VilIot dikctahui akan diada- 
kan oleh Luciani, sungguh akan merangsang motif yang sangat 
kuat. Jika terbukn benar bahwa Kardinal Jean Ynlutiah, kunci- 
utama dari komplotan pembunuh Albino Luciani, maka motif- 
nya tidak lain adalah arah Gercja di masa yang akan datang. 
Berpegang pada pernyataan tiga orang saksi di Vatikan, Kar- 
dinal jean VilIot berkesan seolah-olah pembaiian-perubahan 
yang akan dilaksanakan Luciani mcrupakan "pengkhianatan 
terhadap kchendak Paus Paulus VI, dan kemenangan bagi 
pembaruan'\ la takut kalau-kalau Gcreja akan dibawa kem- 
bali kt masa sebelum Konsili Vatikan IL Bahwa ketakutan- 
nya itu tidak benar, tidaklah relevan, Vrllot hetul-betul ke- 
takutan dan sangat takut sekali. la juga dengan &eilgrt me- 
nentanj^ rcncana Luriani untuk memodJfikasi pendirian Gc- 
icjd. Katolil: Roma dalam masalah pengatuian kelahiran, yang 
andaikata terlaksana akan me_ig_zh_kan umat Katolik di se- 
luruh dunia menggunakan pil ant.-hamil. Tulak lama sete- 
lah Paus Paulus VI, pcncetus Humanae Vitae meninggal, dari 
jarak dekat VHIot menyaksikan hancurnyp suatu maklumat 
seorang Pan.s yang berulang kali secara terbuka didukung- 
nya. Apakah V_llot sampai berkesimpulan bahwa bila Lu- 
ciani mati, G^rcja Katolik Roma akan menjadi lcbm baik? 
Setclah Albino Luciani meninggal dunia, tingkah laku 
Kardinal Villot menampaitkan gejal? aueh: atau hertingkah 
seolah-oleh dialah sang pernbunuhnya atau sekurang-kurang- 
nya menjadi orang yang sangat terlibat dalam pembunuh- 
an itu, atau seolah-oiah Jean ViIIot seperti sedang menderita 



228 



krisis moral yang berat. la musnahkan semua barang bukti 
]a bohong, Ia paksa sennia anggota rumah-tangga Kcpausan 
untuk tutup mulut. Dan sebelum para kardinal tibatli Roma, 
tanpa meminta pendapat mereka, buru-buru ia perintahkan 
agar jenazah Luciani diawctkan, Scandainya VilIot benar- 
bcnar tidak bersalah dalam hal kematian Luciani, secara la- 
hiriah pastilah ia segera membantu siapa pun yang bertanggung 
jawab- Tindakan-tindakan serta ucapannya lebih menunjuk- 
kannya scbagai seorang pembunuh yang ingin selamat tcr- 
bcbas dari tuntutan, la scndiri jelas punya mutif itu; ditam- 
bah lagi bahwa ia juga jelas punyr kescmpatan untuk mem- 
bunuh LucianL Tambah Iagi, sebagai Kepala Rumaii Tangga 
Paus, jclas ia mcmiliki kekuasaan mutiak untuk mengatur 
scmua kejadian scsudah kematian Luciani, scpcrti halnya 
untuk menolak melakukan autopsi (bcdah mayat), sesudah 
jenazah Luciani ditemukan, 

Tidak mustahil bahwa segala tindakan melawan hukum 
yang dilakukan Villot itu didorong oleh pcnimbangannya 
dcmi kebaikan Gereja Katolik. Itulah alasan paling penLng, 
Itu pun kalau ia mclihat bukti jclas bahwa wafatnya Albino 
Luciani sebagai tidak wajan Memang banyak orang berpen- 
dapat bahwa semua tindakan yang dilakukan KardinaJ Jean 
Villot setclah Luciani wafat tidak lain untuk mclindungi Gereja 
KaLolik Roma. Bahkan seandamya pun benar jalan pikiran itu 
dap^ ditenma, s^ya tciap bcrpeudipat bahwa rupanya moral 
Kardinal YillotperJu ditolong- 

Kardinal John Cody, satah seorang yang mcnurut kcputus- 
an Luciani akan digeser dari kcdudukannya, setclah Karol 
Wojiyla mcnjadi Paus Johanes Paulus IJ menggantikar /ilbino 
Luciani, ternyat? 1 masih tetap mengangkangi tahtanya sebagai 
Kardinal Chicago. Oi dalam bukunya The Making of the Popes 
Pater Gieclcy menulis: 

"Dengan s*ngat p?ndainya Kardinal Gody mcmar_faat- 
k^n £umbangar_-sumbpu-i^an yang pernali diberikannya 
kepada Polandia (dan menurut beberapa sumbcr di Chi- 
cago adanya sumbangan-sumbangan baru), juga sehubung- 
an dcngan banyak jundah warga keuskupan Chicago ~ 



229 



yang berasal dari Polandia dan kata orang masih ditam- 
bah lagi persahabatan yang akrab antara Cody dan Paus 
Wojtyla, merupakan serangan balasari yang bcrhasi! yang 
dllancarkan Cody terhadap lawan-lawannya pada awal 
bulan Desember (1978), Mernang Paus Yohanes Paulus- 
II menawarkan jabatan di Roma kepadanya, tapi Cody 
menolak tawaran itu- Maka sccara tidak langsung Kar- 
dinal Cody mcngatakan bahwa Paus Wojtyla telah meng- 
anggap selcsai soal itu," 

Hasil riset saya sendiri mcmang mcmperkuat kctcrang- 
dn Pater Grecley itu. Lebih lanjut banyak sumbangar uang 
yang diberikan sesudah itu oleh Kardinal Cody kepada Vatik- 
an dan yang secara diam-diam disalurkan ke Polandia ada- 
lah bagian dari operasi Iebih besar yang dilancarkan Uskup 
Agung Marcinkus dan Cahi atas nama Paus Yohanes Paulus 

il 

Tak henti-hentinya Kardinal Cody terus bermurah hati 
dcngan mclimpahkan banyak hadiah. Pada bulan Oktobcr 
1979, Paus Yohancs Paulus II mengunjungi Amerika Seri- 
kat Ketika Paus mcndarat di Bandar Udara 0'Hare di Chi- 
cago, Kardinai Cody mcnyambutnya dengan memberikan 
kepada Paus sebuah kotak kayu kecil scbagai liadiah pri- 
had:\ Di dalam kotak itu tcrdapat uang 50.000 dollar. Me- 
mang tidak ada orang yang meianmg bahwa Kardinal Cody 
tidak boleh memberikan hadiah kepada Paus, Tetarii di s->xn- 
ping caranya meinberikannya itu kasar, bisa dipcrtanyakan, 
dari manakah uang itu? Apakah dari dana wila^ah keuskup^ 
an? Apakah dari sumber dana yang secara cksklusit dikuasni 
Cody? Persisnya, dari sumber manakah uang 50.00H dolar 
itu tiba-tiba muncul secara misterius? 

Satu tahun setcl?h ™r!Stiwa itu, secara diamdiam Pe- 
merin^ali Ameriku Scrikal melakukan penyidikan resmi ter- 
hadap Kardinai Cody. Jaksa-jaksa Amerika Scrikat mencari 
bukti-bukti terh^dap keb^naran tuduhan bahwa secara mc- 
lawan hukum Kardinai Lody telah menyelewengkan dara 
Gereja senilai hampir satu juta dollar, yang telah diberikan- 
nya kepada Helen Wilson, seorang janda sahabat Kardinal 

230 






Cody. Jaksa-jaksa itu juga mulaj menyelidiki bcrbagai tu- 
duhan lain bahwa Kardinal Cody telah mencampur-aduk- 
kan dana Gcrcja dengan dana miliknya pribudi; juga bahua 
sudah bertahun-tahun ia membcrikan gaji sccara rahasia kc- 
pada janda itu dan tanpa alasan yang pos T ia juga mcmberi- 
kan kepadanya pensiun dan mcmbelikan baginya scbuali rumah 
senilai 90,000 dollar (Rp. 164 juta) di Klorida. Karena ada 
dugaan bahwa, scmua itu dilakukan Cody dcngan da.ua Gereja 
yang bebas pajak, maka persoalan itu muncul menjadi urus* 
an Pemermtah- Mcskipun melihat adanya implikasi polink 
yang sangat peka terhadap penyidikan semacam itu, tetapi 
Pcmerintah Amerika Serikat tetap masih meianjutkan pe- 
nyclidikamiva, hal itu mcmbuki.ikitn b^Jiw? r^cmang ada 
kasus yang kuat. Pcnyidikan tcrhadap Kardinai John C^Hy 
itu dimulai pada bulan September 1980. 

Pada bulan Januari 1981, Mahknmah Agung Amerika 
Serikat beberapa kali memanggil Cody dan minta agar Cody 
mcnunjukkan pembukuannya. Scandamya Kardirtal John 
Codv memang betul-bctul putih-bersih, maka tingkah laku- 
nya sctelah mcncrima panggilan Itu tidak mcnirnbulkan pcr- 
soalan, Scbenarnya tidak ada orang lain, kecuali Kardinal 
Cody, para pengacaranya dan saundua orang yang sangat 
akrab dcngan Cody dan paling dipercayainya sajalah yang 
tahu adanya panggilan dan penyidikan itu. 01 ch Kardmal 
Jobii Cody, <u scmua dirahasiakan tcrhadap pcrdnduk Chi- 
cago, juga tcrhadap Kedutaan Besar Yatikan di Wa^hington 
dan bahkan terhadap Yatikan. Tctapi mcski sudah dcmikl- 
an, ia masih juga tetap mcmbangkang terhadap perintah Pe- 
merintah Amenka Serikat urttuk menycrahkan pembuku- 
an wiiayah keuskupannya. Kalau yang mencniang pcrintah 
semaeam :tu warganegara biasa, akibcinya jelas, ia pasri akan 
dipenjara, T?pi Kardinal John Cody dengan sombongnya 
berani berlcata, "Mcmang bukan saya yang memcrintah ne- 
geri inij tetapi sayalah yang mcmerintah Ohicago/' Kesorm 
bongannya itu bctul tidak ornong kosongi 

Sampai bulan September 1981 ketika harian Chiago 
Sun Times memaparkan hal itu, Kardinal John Cody helum 



231 



juga mcmenuhi panggilan Pemerintah. Dan itu berarti, sudah 
berjalan hampir dua tahun surat kabar itu melakukan pe- 
nyidikannya terhadap Kardinal John Cody, Kepada masya- 
rakat pembacanya surat kabar itu menyampaikan informasi 
lengkap tentang sejumlah besar kejahatan yang diduga telah 
dilakukan Kardinal John Cody, 

Scdikit pun Kardinal Cody sami sekali tidak mau me- 
nyanggah tuduhan yang dilontarkan orang kepadanya. Se- 
baliknya ia justru memilih menggerakkan 2.440.000 umat 
Katolik di kota Chicago agarberdiri di belakangnya dengan 
pernyat^innya, '*Serangan ini bukan hanya ditujukan ter- 
hadap diri saya, melainkan tcrutama ditujukan terhadap sc- 
luruh Gcreja!" 

Banyak yang menanggapi pernyataan yang sangat me- 
nyesntkan itu. Tapi banyak pula yang tidak mengacuhkan- 
ny^. Citra Gcreja Katolik sudah msak berat. Ketakutan yang 
pernah dikhawatirkan Albino Luciani scjak dulu mula, kini 
menjadi kenyataan. Kota Chicago tcrbagi menjadi dua ke- 
lompok. Tentu saja bahwa pada mulanya sebagian besar men- 
dukung Kardinal John Cody, Tctapi selang beberapa bulan 
kcmudian satu fakta yang sangat mendasar mulai muncul 
ke permukaan, antara lain bahwa Kardinal Cody belum juga 
mcrnenuhi p anggilamp anggilan Pemerintah. Para pendukung 
terdckatnya mulai mendcsaknya supaya mcntaati peraiuran 
PemcrLUah. Melaiui p^ra pen^acaranya, (ien^an cnaknya 
Kardinal John Cody mcnanggapinya demikian» "Saya bci- 
*ringgung jawab hanya kcpada Tuhan d^n "oma," Konsu-p 
demikian itu dibawanya sampai mati. Sementara Pemerintah 
A:nerika Se.ijkat ?edang menunRgu jawabannya, pada bulan 
April 1982 Kardinal John Cody pun mcninggal dunia, Mcs~ 
kipun banyak u^ang tahu bahwa ia sudah l^ma tcrcatat sc- 
bagai mengidap penyakit, tetapl terhadap jenasah John Cody 
tctsp dilakukan autcpsi* Perlakiran "n: sangat berbcda dari 
pcriakuan tcrh*d?.p jenazah Albino Luciani. Hasilnya rae- 
nunjukkan bahwa kemaiiaiinya discbabkan "pcnyempitan 
akut padapembuluh-balik darah dalain jantungnya." 

la meninggalkan surat-wasiat yang harus dibacakan se- 
telah menmggal dunia, Ternyata surat-wasiat itu tidak me- 

232 



ngandung satii penolakan pun yang membuktikan bahwa ia 
benar tidak bersalah telah melakukan kcsalahan-kcsalahan 
berat seperti yang dituduhkan kepadanya. Scbaliklna surat- 
wasiat itu justni berisi ungkapan kc$ombongan yaiig telah 
mcnjadi ciri Kardinal John Cody selama Ujdupnya. "Saya 
niaaikan musuh-musuh saya, tetapi Tuhan tidak akan mc- 
ngampuni mereka." 

Setelah meninggalnya Kardinal John Cody yan^ dikc- 
nal sebagai penguasa sewenang-uenang, segera puki mulal 
santer beredar isuc tcntang penggantinya. N\una yang 
banyak kali disebut ialah Uskup Agung Paul Marcinkus, pert- 
duduk asli dari Cicero, daerali kumuh Chicago, yang juga 
sedang tenggelam daiam *uam skandid rij Itaik Kaijngan hirarki 
Gereja Katolik di Amcrika Serikat nienolak gagasan itu dan 
menjawab Vatikan baliwa menempatkan Marcinkus di Chi- 
cago berarri, "sctali tiga uang", tidak ada perbaikan. Akhir- 
nya jabatan Kardinal Chicago diberikan kepada Uskup Agung 
Joseph Ecmardin dari kota Cincinatti yang beijanji bahwa 
Gereja akan segcra mcngadakan pcngusutan mengenai kasus 
bckas Kardinal John Cody. 

Akhirnya Pemerintah Pusat Amerika Serikat mengumum- 
kan scndiri mcnghentikan pengusutannya. Scdangkan Jaksa 
Agung Fedcral juga menghentikan penyidikannya tanpa me- 
ngemukakan tuduhan-tuduhan- Mem^ng tidak bisa lain, karen** 
orang yang dituduh m^Iakukan lindak pidana pun suuah nie- 
ninjtgal dunia* 

Pada bulan Descmber 1982 Uskup Agung Bernardin me- 
l?yangkan dua buah Surat Gcmbala kepada umat Katolik 
Chicago. Dahm surai. itu Kardinal Bernardin menyimpulkan 
bahwa hasil penelitrm terhadap penyalah-gunaan uang ke- 
uskapan Chicago seiama ^nasa pemeriritahan Kardinal John 
Cody, sepert: yang Jiluduhkan selama ini ? temyata terhukti 
benar demikian. Misainya tentang tidak jujurnya Karduial 
Cody meiriberikarA pensiun kepada Hclcn WiKon, sanj* janda 
y?ng jadi sahabat Cody; iuga tentang bagaimana Couy "se- 
lalu tidak roiu menggunakan prosedur akuntansi secara be- 
nar," Semuanya beies, menurut Kardinal Bernardim Sayang- 



233 



nya surat itu tidak didukung bukti-bukti yang terdokumen- 
tasikan, Tetapi ada scsuatu yang lebih penting dari pernya- 
taan Uskup Agung Bernardin ialah bahwa ternyata semua 
akuntan yang ditugasi olehnya itu, menolak mensahkan "ke- 
benaran taksiran angka-angka tentang penerimaan dan pe- 
ngeluaran'\ mcskipun mereka sependapat baiiwa angka-angka 
itu "cukup pantas diterima untuk keperluan pengusutan." 
Alasan yang menyebabkan para akuntan itu menolak men- 
sahkan pembukuan itu ialah karena ada scbagian buku-buku 
keuangan keuskupan Chicago yang tidak dapat ditemukam 
Keadaan ini memang diakui oleh Kardinal Bcmardin. M Jika 
di kemudian hari buku-buku ternyata dapat diternukanj ™*kii 
tenLulah kesimpulan perlu diiinjau kembali," dcmikian kata 
Bcrnardin. Hampir dua tahun scsudah itu pun buku-buku 
keuangan itu belum ditemukan juga* 

Dengan dcmikian jelaslah bahwa Kardiual John Cody 
yang sewenang-wenang dan sombong itu memang punya mo- 
tifj bahkan sangat kuat untuk melibatkan dirinya dalam kom- 
plotan untuk membunuh Paus Albino Luciani. Korupsinya 
di bidang keuangan mungkin akan terus dipertanyakan. Tidak 
mustahil bahwa Kardinal John Cody juga seorang pendtrita 
::akit-jiwa berat. Scandainya memang benar demikian serta 
sclalu mcrasa diburu-bunij maka bisa dimengerti bahwa ia 
akan btiusaha mcmecahkan misalahnya selnlu dengan k~ke 
rasan, baik masaiah yang beuar-benar ^da maupun yang hariya 
ada dalam khayalnya. Baginya jelas, jika ada seorang Paus 
yang akan berani memindahkannya dari Chicago, dia haius 
mclewati mayatnya terlebih dahulu — mayat Cody atau mayat 
Paus! I>ngan pemah bertahun-tahur tinggal di Roma lalu 
masih Ecring disambung dengan kunjungan ke shu, di s^m- 
ping membina pe^ahanatan dengan sejumlah orang yang 
danat menjadi sumber info, Cody tclah berhasi! membina 
hubungiii erat dengan dua orang tokoh yang kemudian hari 
menjadi Paus, yakni Pacceli dan Montini. Kenyataan bahwa 
Cody dapat mengacungkan dua jari kepada Paus, merunjuk- 
kan bahwa Cody mcmang berkuasa* Dengan banyaknya hadiah 
uangj tidak hanya kcpada Polandia tetapi juga kepada bebe- 



234 



rapa anggota Kuria yang dipilihnya, dengan demikian Cody 
dapat membina loyalitas khusus terhr lap dirinya, Cody ber- 
hasil menancapkan kuku Mafia atau P2-nya scndiri di pusat 
Vatikan, yakni orang-orang yang sctiap saat bebas keluar- 
masuk di Apartemen Paus. 

Sctclah Karol Wojtyla terpilih jadi Paus baru, tcmyata 
Uskup Agung Paul Morcinkus, orang kctiga yang oieh Albino 
Luciani sudah diputuskannya mau dinngkirkan dari jubat- 
annya, masih tetap bcrcokol menduduki jabatan scbagai Ke- 
pala Bank Vatikan, Scperti disebut di bagian depan, ia malah- 
an dinaikkan menjadi Uskup Agung dan diberi kckuasaan 
lcbih besar. Ia, yang kctika pada awal menduduki jabatan- 
nya cb Bjjik Vatikan sccara merendah mengakn hanya DttfJy4 
i 'pcng*Iairta.n mengunas utU\g kolcktc hari Minggiu". kini tclah 
mencapai kcmajuan pcsat. Dibanding dua orang bckas rekan 
hisnisnya Robcrto Calvi dan Miehele Sindona, kini ia jauh 
lebih herhak untuk mcngaku sebagai "Bankir Tuhan*\ Tctapi 
sebaliknya juga ridak salali bila disebut bahua dalam merusak 
citra dan martabat Gcrcja Katolik, Marcinkus pun melebihi 
imam Katolik lain manapun juga di jaman modem ini. 

Dengan sangat jelasnya pada pertengahan tahun 1979- 
an, Roberto Calvi dan Uskup Paul Marcinkus tdah menyusun 
rencana yang kelak tncnelorkan banyak kejahatan, Jelas pula 
bahwa perusahaan-perusahaan, yang sejak dulu sauipai se- 
kaiang nriiik Vaukan, baik yang ada di Ppnuna rn^upun di 
ternpat-tempat 'ain Ji luar Italia, selplu dikelula uiitiik ke~ 
untungan bersama yakni Banco Ambrusiano dan Cank Yatik- 
an- 

Sepcninggal Calvi. Vatikan menyatakan bahwa ban 1 
pada bulan Agustus 1981 itulah iirUuk pertama kalinya Vatik- 
an tahu ada beberapa pcrusahaan milik Vatikan yang ada di 
luar Kalia, dan baru tahu bahwa pcwiahaur: perusahaan itu 
milik Vaiikan. Lagi-lagi Vatikan berdusta. Dokumentasi mem- 
buktikau bahwa sudah sej&k awal tahun 1973, Uskup Mar- 
cinkus akiif mengusahakan agar kerahasiaan pemsahaaii-pe- 
msahaan milik Vatikan itu tctap terjaga- Salah satu contoh 
adanya suatu perusahaan yang sampai sekaiang tidak dike- 



235 






tahui oleh Vatikan sebagai miliknya yakni UTC: United Trading 
Corporation, suatu perusahaan yang berada di Panama. Kal 
itu baru diketahuinya hanya beberapa saat scbelum Marcinkus 
sendiri menyatakan adanya rekomendasi yang mengheboh- 
kan itu, Suatu clokumcn tertanggal 21 November 1974, yang 
ditandatangani para pejabat Bank Vatikan berisi antara larn 
permintaan agar Banca del Gottardo, bank rnilik Calvi mem- 
bentuk perusahaan yang dibcri nama United Trading Cor- 
poration. Dan hal itu dilakukan demi kepentingan Bank Va- 
tikan. 

Bagi Roberto Calvi, rencana kotor itu mendatangkan ba- 
nyak keuntungan. Lalu keuntungan apa yang diperoleh Bank 
Vatikan? Bank Vaukan memperoieh uang dalam jumlah yang 
sarigat bcsar* Rubcno Calvi membeli sahanvsaham, dari dirinya 
sendirij dengan hargayang sudah dinaikkan berlipat kah\ Dan di 
atas kertas, pada waktu sampai sekarang pun, saham-saham itu 
secara sah adalah milik perusahaan-perusahaan di Panama itu f 
yang tentu saja secara otomatis lalu jadi milik Vatikan, Tiap 
tahun Calvi menyerahkan keuntungan dari sejumlah besar 
saham-saham itu kepada pemiliknya yang sah, yakni Bank 
Vattkan. Dari tahun ke tahun jumlahnya selalu berubah, tetapi 
rata-rata tiap tahunnya memperoleh minimal 2 juta dollar. 

Dan keuntungan itu ibarat puncak gunung es yang nampak 
di a^as permukaan iaut, sedang di bawahnya masih jauh lebih 
banyak lagi kcuntungan sangat besar yang rnasjh dapat diiacak. 
\4isalnya pada tahun 1980 Eank Yatikan pernah mcnjual 2 juta 
saham Vianini, sebuah perusahaar bangunan intcmasional yang 
bcrkedudukan di Roma. Saham-saham itu dijual kepada La- 
ramte, sehuah perusahaan kecil Panama. Fenjualan in: meng- 
awali kcgiatan jual-beli yang menurut rencana, sduruhnya akan 
ineliputi 6 juta saham perusahaan Vianini kepada Lar?mie. 
Saham-saham itu milik Vatikan, yang harganya suctah dinaikk?ji 
sangat unggi. Dua juta saham yang dijual daiam tahap pemrma 
dibayar Laramie den^ari harga 20 jnta dollar. Dan Laramie pun 
inerupakan satu lagi di ani;ara sekian perusahaan milik Vatikam 
Menjual saham milik sendiri kepada diri sendiri, mungkin dapat 
dianggap suatu perbuatan sia-sia. Tetapi itu lalu tidak akan 



236 



menjadi sia-sia bila yang Anda gunakan adalah uang milik orang 
lam seperti yang sudah bertahun-tahun dilakukan Robeno 
CalvL Uang 20 juta doUar yang dipakai untuk membayar saham- 
saham itu berasal dari Calvi. Sedang Bank Yatikan masih Lctap 
memiliki saham-saham yang memang sudah jadi miliknya 3 di- 
tambah uang 20 juta dollar. Lagi pula scbelumnya sanipai waktu 
itu, Yatikan btrlum pemah memiliki 6 juta saham di Vianini. 
Jumlah saham pemsahaan yang pemah dimiliki sebeiuninya 
paling banyak tidak lebiL drri 3 juta. Dengan cara-cara demikian 
itulah Calvi membayar upeti kepada Uskup Agung Paul Mar- 
cinkus, 

Tidak seperti biauanya, temyata pada bulan Maret 1982 
Uskup Agung Vd.ul Marcinkus bersedia dtwaY/aacar&L Ke- 
icnipalan uu diberlkannya kepada rnajalah minggUitn Italia 
Panorama. Komentamya mcrgenai Roberto CaM mencermin- 
kan alam pikiran Marcinkus, hanya sclang delapan bulan setelah 
Calvi dijatuhi hukuman denda 13,7 juta dollar serta hukuman 
kurungan empat tahun, dan hanya tujuh bulan sesudah Yatikan 
dan Uskup Agiing Marcinkus tahu bahwa Calvi telah menggelap- 
kan lebih dari satu milyar dollar dan bahwa Vatikan yang harus 
menutup bobolnya lubang itu, Ini kaku kita percaya pada 
cerita versi Vatikan 

Tentu saja Calvi kami pcrcaya. Saya ridak punya alasan 
untuk merajjukannya. Kami tidak bcmiat me1ep?skan 
sahain-saham Barco Ainbroslano yang kami miJjki Lcigi 
pula kami juga menauam investaai iain dalam kelompok 
ini, misalnva di Banca Cattoiica, yang temyata berjalan 
lancar. 

Sanjungan seperti itu pernah pula diucapkan Marcinkus di 
depan para jaksa Amcrika Serikat dan an^gota-anggota dinas 
penyldik federal Amerika Serikat FB1 yang mengusut ketrrlibat- 
an Marcinkus dalam pentpuan surat-sura L obligasi palsu bemilai 
salu muvar tioUar, dl buian April 1975, Kiianya Anda rnasih 
ingat 3 bahwa pzda pertemuaii itu Uskup Marcinkus mcmuji- 
muji kebaikan seseorang yang kjni ditolaknya mentah-mentah 
bahwa pemah dijumpainyEu Tapi sebaliknya orang itu mengata- 



237 






kan, "Berkali-kali kami bertemu untuk membicarakan bisnis 
L~rsama, Dan mi berjalan bertabun-tahun. Marcinkus rekan- 
usaha saya di dua bank terbesar," Orang itu adalab Michele 
Sindona, yang selain melakukan banyak' kejahatan, dia juga 
yang paling bertanggungjawab tcrhadap satu-satunya malapeta- 
ka terbesar hancumya bank dalam sejarah Amerika Serikat. Te- 
tapi oleh Uskup Marcinkus dia justru riisebut sebagai orang yang 
"ji»uh lebih maiu dalam hal perbankan dibanding orang-orang 
sejamannya," 

Baik pula dikcmukakan baliwa hal itu dikemukakan uskup 
Agung Marcinkus setahun sebclum bisnis Sindona hancur. Di 
tahun 1980, cnam tabun setekh Sind.ua berantakan, Marcinkus 
siap mcmbcrikan kesaksian dcmi kepentingan Sindona. Tapl, 
karcna campur tangan Kardinal Casaroli yang merasa harus ber- 
tindak meski bertcntangan dengan keputusan Paus Johanes 
Paulus II, hal itu gagal, 

Kini hanya ada satu alasan yang menyebabkan Marcinkus 
tidak riiangkat menjadi kardimil. Meski banyak sepak-terjang 
Uskup Agung Marcinkus telah banyak menghancurkan Yatikan 
dan kekatolikan Gereja Roma secara fatal di seluruh dunia, 
Paus Karol Wojtyla masih juga mau mclanjutkan rencananya 
untuk memberikan kedunukan kardinal kepadn orang asal 
CiceTo itu. Sekali Iagi hanya karena desakan Casaroli saja yang 
mcnyebabkan reucana itu batak Rupauya Paus Johanes Paulus 
M bersikap lehih lunak terhadap dosa-riosa yang diperbuat di 
bebkang loket ban]: dibanding dora yai-g dilakukan di tempat 
tidur, 

Bicara soal terbunuhn^a Albino Luciani, Marcinkus me- 
inane tcrlihat yarg palm^ mungkin memiliki motif dan paling 
punya kesempatan untuk melakuka^mya. Salah satu jabntan di 
antara sekian banyak tugas Mareinkus di masa pemenntahan 
Piiui r^I^s VI ia^ah sebagai peugawal pribadi dan penasitiat 
masaltth keamanan Sri Paus. Pada m^Lsanya tidak ada ki-dudukan 
yang lebih terbormat dtbanding jabatan yang berkaitan rieugan 
pengacuran keamanan yang ada pada w>iktu itu. Masih beium 
jelas mengapa Direktur Utama Bank IOP. itu mondar-mandti 
berkeliling kota Vatikan tidak lama setelah jam 06,50 saat di- 



238 



temukannya jenazah Albino Lucianh Mengamati kcbiasaan 
Marcinkus sebelumnya, disimpulkan bahwa dia tidak biasa tcr- 
lihat jalan-jalan di dckat bank tersebut pada waktu sepagi itu. 
Memang berbeda dengan ViIlot, Marcinkus tidak tinggal di 
dalam tembok Yatikan, melainkan di VUla Stritch di Roma. 
Tidak dapat ditolak bahwa pekerjaan Marcinkus tentu diwarnai 
olzh banyak segi kchidupan pribadinya, tcrmasuk pengalaman- 
nya masa kecilnya di kota Chicago yang banyak diwamai ke- 
kuasaan bandit Al Capone, "Bagaimana kabarnya dcngan 
J gang' Anda yang bandit-bandit Chicago itu, Pau?", itu gurauan 
yaiig sering dilontarkan orang pada awal tahun 1970-an, tapi 
yang segera lenyap <;etelah Michclc Sindona diadih. Sctclah ke- 
matian Roberto Calvi gurauan itu tidak pennah terdengar iagi. 

Scandainya mcmang benar dia tidak terlibai sccara akiii 
dalam suatu gerombolan untuk membunuh Albino Luciani, 
maka adalab tidak mungktn bahwa Marcinkus bcrtindak sclaku 
katalisator> baik secara sadar atau tidak. Mclihat hal itu, saya 
lalu teringat bahwa bcberapa tahun yang lalu pernah ada sc- 
orang Raja Inggris bersem, "Tidak adakah orang yang dapat 
membantu saya untuk melenyapkan imam Katolik yang cerewet 
itu?" Dan tidak Iama kemudian Gereja Katolik Roma lalu mem~ 
punyai scorang martir yang tidak lain adalah Santo Thomas d 
Becket. Tidak disangsikan lagi bahwa Marcinkus tentu telah 
menyampaikan seiuua kekhawatirannya +erhadap rencana- 
rencana Paus Albino Luciani kepada Roberto Caivk Dapat di- 
pa^tikan bahwa Albinc Lucfani telah siap untuk memindahkan 
Uskup M^rcinkus dari Dank Yatikan dan memutuskan scmua 
hubungannya dengan Banco Ambrosiano. Apakah keccmasan 
tentang sepak-terjang f aus Albino Luciani yang pemah diung- 
kapkrUi Marcinkus, tidak hanya kcpada CalW. melainkan juga 
kepada onmg-orang Lin itulah yang menyebabkan ierjadrnya 
penstuva tragis pada pagi-buta tanggal 29 September? Dan 
p^ristiwa-tragis iiukah yang membuat mulut Marcinkus ter- 
ngang? + lebar dan harinya tcrgoncang keras ketika ^eorang 
Pengawal Swis? meniberitahukan kepadanya bamva Paus telah 
wafat? 

Lebih banyak kehrunya dengan memberi julukan Michelc 



131 



Sindona sebagai "Bankir Tuhan' 1 , clibanding memberi julukan 
sebagai "Spekulan Tuhan," Saat Paus Albino Luciani wafat, 
Sindona sedang repot dengan usahanya menggagalkan keinginan 
Pemerintah Itaha untuk mengekstradisi dirinya dari Amerika 
Serikat pulang ke Italia. Sebenarnya ia juga dikejar-kejar untuk 
dimintai kesaksiannya sehubungan dengan berbagai macam ke- 
jahatan di bidang keuangan yang pernah dilakukannya di be- 
berapa negaia, Sejak September 1978 bayangan bahwa para 
penguasa Pemerintah Amerika Serikat akan segera melancarkan 
pengaduan pidana terhadap Sindona sehubungan dengan mn- 
tuhnya Bank Franklin menjadi semakin nyata. Memang proses 
ini membebaskannyadari kemungkinan ekstradisi dari Amcrika, 
tetapi sekaligus juga mcmojokkan dia langsung menghadapi 
bahaya di Amerika Serikat. Satu-satunya kartu 'As ? yang masih 
bisa diharapkan untuk dimainkannya digunakannya masih 
sangat tergantung pada kesediaan Yatikan untuk bekerja-sama. 
Sindona pikir, kalau Uskup Marcinkus, Kardinal Guerri dan 
Kardinal Carpio mau memberikan kesaksian yang menguntung- 
kannya, tim juri di pengadilan tentu akan sangat terpengaruh 
oelh pernyataan-pemyataan ketiga tokoh agung itu. Tapi se- 
andainya Albino Luciani masih menjabat Paus, pasti tidak ada 
kemungkinan bahwa tokoh-tokoh Yatikan itu diijinkan untuk 
memberikan kesaksian, apalagi kesaksian yang mcnguntungkan 
Sindona. 

BaiK sebagai anggota mafia m^upun P2, Michele Sindoua 
tidak hanya punya rnotif dan kesempatan, tapi jug? punya ke- 
mcxipuan untuk melakukan pembunuhan- Mengenai hal ini, 
seperti telah kita baca di bagian depan, juga sudah dibuktikan- 
nya. Karcna sudah demikian gilanya, schingga Sindona yakin 
bahwa kalau seorang Wakil Kcpaia Kejaksanaan sud.ah dibunuh, 
maka semua mcsalah yang menghambatnya di Amerik* Serikat 
akan terpecahkan. la pun sudah sama ^ilanya dengan yakin 
bahwa jika berhasil memerintah ses^orang untuk membunuh 
nakim Giorgio Ambrosoli, makn scmua masalah yang rrier^biiin^ 
batnya di Italia pur akan lenyap. Maka sangai tidak mustahil 
bahwa orang macam Sindona itu jclas mampu melenyapkan 
seorang Paus yang jujur. 

240 



Dengan demikian Sindona tctap mcnjadi buronan hukuiTL 
Di Italia ia diancam dijatuhi hukuman tiga setcngah tahun pen- 
jara. Sedang di Amcrika Serikat sidang penyelidikan masih terus 
bcrlangsung mcngusut adanya sebuah helikopter yang pada 
bulan Januari 1981 berusaha mcmbcbaskannya dari penjara. 
Scdangkan pemerintah Italia pada bulan Juli 1981 tclah me- 
ngeluarkan suatu keputusan yang berisi tuduhan bahwa Sindo- 
nalah yang mcnu^asi orang untuk memburmh hakim Giorgio 
Ambrosoli. Dalam surat perintah pcnangkapan Michclc Sindona 
discbut puia nama anak laki-lakinya Nino Sindona dan menan- 
tunya Pier Sandro Magnoni Sedang di bulan Januari 1982 
keluar surat dakwaan dari Palcrmo, Sisilia, yang mcnuduh 
bahws dia hersama dcng&n 65 prai^g angg^ta keluarga malia 
Gamhino, Tnzerillo dan Spatola. tclah men^atur transaksi 
heruin senilai 600 juta doliar antara Sisilia dan Amerika Serikat, 
Sclain itu dari Sisilia masih ada lagi tuduhan berupa: pemilikan 
senjata, pcnipuan, menggunakan paspor paisu dan mclanggar 
peraturan devisa> Masih ada lagi beberapa ketctapan yang di- 
kcluarkan pemcrintah Italia Juli 1982, yang berisi tuduhan 
bahwa bersama-sama dcngan orang-orang lain> di antaramva pc- 
jabat-pejabat Vatikan Massimo Spada dan Luigi Mcnnini, Sin- 
dona telah rnclakukan serangkaian perbuatan pidana berupa 
penipuan yang mcnyebabkan bangkrutnya Bunca Pnratu 
lialiana, Pantaslah dikatakan bahw;i mulai digarapnya kasus 
tersebut oleh kejaksaan, terutama sekali bcrtitik-tolak dari 
hash-kerja yang berani dari ahnarhum Giergio Ambrosoh itu. 
Entah manusia macarn apa dan keluarga maoam manakah yang 
telah dibcntuk Sindona, seperti yang diucapkan anak iakidaki- 
nya: Ninc Sindona, saya tidak punya kata-kata yang pas untuk 
mclukiskannya. Semua ucapannya d*?1am pertemu^.nnya dengan 
pcrgarang Luigi di Fonzo itu yang dirckam. (Pita rckaman itu 
kini disimpan kejaksaan New York). Wai\ancara yang paniang 
itu berlangsung pada tanggal 19 Maret 1983 semalam suntuk- 

Ayah bercerita kepada saya bahwa . . . Aricolah yang mcm- 
bunuh. Mercka mcngancam Ambroscli dan untuk beberapa 
lama ancaman itu memang cukup elTektii. Atas permintaan 
ayah s Billy Arico dikirim ke Milano oleh Venetuci (seorang pe- 

241 . 



nyelundup heroin dan diduga keras sebagai salah seorang ke- 
luarga mafia Gambino), dengan tujuan menembak Ambrosoli, 
tetapi tidak untuk sampai mati. Aricolah yang memutuskan 
sendiri untuk membunuh . . . Dia pikir keluarga Ambrosoli 
tidak pantas dikasihani. Saya tidak merasa perlu berkasihan ter- 
hadap bajingan macam itu, Dan pembunuhan ini scbenarnya 
tidak cukup bagi anak-jadah macam dia. Saya hanya merasa 
sayang bahwa dia mati tanpa sebelumnya menderita kesakitam 
Perhatikan ini! Saya tidak akan pernah mengutuk ayah, karcna 
Ambrosoli scbcnarnya mcmang tidak berhak hir*up di dunia 
ini . , . Ayah sudah cukup menderita. Sekarang biarlah musuh- 
musuh kami yang ganti menderita. Kini giliran Griesa, Kenney 
yang menderita, dan bukan ayah lagi, bukan kami. Sebenarnya 
kami tidak melakukan apa pun , . . Dcmi keadilan, saya tidak 
takurmelakukan tindakan jahat yang bagaimanapun juga, Bagi 
orang-orang seperti Kenncy, Griesa, dapat saja mereka mati 
sctelah menderita kesakitan yang luar biasa, sedang bagi saya 
hal itu justru merupakan peristiwa yang pantas dirayakan de- 
ngan minum sampanye secara bcsar-besaram Menurut saya 
memang ada pembunuhan yang dapat dibenarkam 

Tapi akhirnya ketika dia mencoba melarikan diri dari 
Mctropolitan Correctional Center pada hari Minggu 19 Kebruari, 
William Arico terjatuh dan mati di Manhattan Bawah. Sebenar- 
nya dua hari berikutnya Arico dan Michcle Sindona harus di- 
ekstradish Pemerintah Itali bermaksud mcngajukan mereka ke 
pengadilan dengan tuduhan melakukan pembunahan terhadap 
Giorgio Anibrosoli. 

Thomas Griesa ialah hakim yang mengadili Sindona di 
Amerika Serikat, sedang John Kenney bertindak scbagai ketua 
tim jaksa penuntut umumnya. Luigi di Fonzo sempat me- 
n*ny?i kepada Nino Sindona bagaimana mungkin ia sampai 
dapat member.arkan pembunuhan, yang dijawabnya: 

"Saya dapat melakukannya hanya dalam waktu kira-kira 
satu setengah d^tik. Oemikian pun halnya saya dapat me- 
lakukan pembuhan politik hanya dalain waktu satu se- 
tcngah detik. Mari kita lihat misalnya ketika saya hendak 
membunuh hakim Griesa. Bagi saya lial itu hanyalah se- 

242 



kedar tindakan bela diri . . , kar^na ia menyebloskan ayah 
saya ke dalam penjara untuk seumur hidup. Dan di mata 
saya tindakan itu merupakan tindak-kcjahatan yangsangat 
besar. Selama hakim Griesa masih hidup, menurut saya 
tidak ada harapan untuk mcngadakan peninjauan kembali 
perkaranya* Maka dcngan mernbimuh dia, kami akan mem- 
perolch kescmpatan untuk meminta diadakan pemeriksa- 
an-ulang perkara ayah. Jadi, ini hanyalah tindakan beladi- 
ti. M 

Kini jelas sudah bahwa bagi orang-orang macam Michele 
Sindcma clan anak Hki-kkinya, membunuh seorang Paus yang 
mcrintanginya, juga dianggap sebat^ai undak beia diri/ 

Roberto Caivi. Lcnin pernari bcrkaia, ,f Berifcan isb ^e- 
cukupnya kepada seoraiig kapitalis maka iapun akan meng- 
gantung dirinya/ 1 Tentu saja tim pcrtama pcmeriksa jenasah 
yang harus merneriksa kcmatian Roberto Calvi membenarkan 
begitu saja omongan Lenin. Segera diputuskannya bahwa Calvi 
mati k;rrcna bunuh diri. Bahwa pemeriksaan kasus itu dilakukan 
hanya dalam satu hari, balnva ada bcberapa saksi yang tidak 
hadlr, sedangkan para saksi yang hadir malah justru mengangkat 
sumpah palsu, plus sangat scdlkitnya latar belakang yang dapat 
dijadikan bahan-bukri relevan ^ang dapat diajukan, itu semua 
nampak tidak mcnggang^u pej\bat p^meriksi mayat Cahi. 
Karena itulah hasii pemcriksaan kcmatian Rohurio Calvi im ? 
di Itali dlsambut dcngan sikap menclua. Maka suatu vm juri 
kedua yang mcmeriksa mayat, di tahun 1983 mcnelorkan hasil 
yang lcbih mendekati kcbenaran, ketika se^ara terbuka tim itu 
mengatakan bahwa orang itu ditemukan tergantung dckat 
sebuah iubang pembuangan. 

Saya tidak ragu-ragu bahwa Robcrto CaM 'memang dibuat 
seolah-olah bunuh diri' olsh tenLan-terr.aimya anggota P2. 
Lagi-l?.gi suatu contoh tcntang betapa sangat tinggi risikc yang 
harui ditan^gung orang yang mernri karicr di dunia pcrbankan 
di Italia. Bcbciapa jam sebelum matinya Calvi, sekretarisnya di 
Milano, Gra^ieUa Gorrochcr, seolah-olah juga bunuh diri melon- 
cat dari jendela di lantai empat kantor besar Banco Ambrosiano 



243 



di Milano, "Surat kematian"-nva yang penuh berisi caci-maki 
kepada Roberto Calvi ditemukan oleh Roberto Rosone yang 
sedang berjalan dengan bantuan tongkat-kruknya setelah ter- 
jadi percobaan pembunuhan atas dirinya. Lalu beberapa bulan 
kemudian, 2 Oktober 1982, Giuseppe Dellacha, pejabat teras 
bank itu juga dibuat seolah-olah bunuh diri Inncat dari jendela 
di kantor besar bank itu di Milano. Clara, janda Calvi, terang- 
terangan mengumpat bahwa Vatikanlah yang menjadi biangnya 
kematian suaminya, "Vatikan yang mengusahakan pembunuh- 
an suami saya untuk menutup^nutupi bangkrutnya Bank Va- 
tikan." 

Seandainya omongan janda Calvi itu benar, meskipun 
dalam hal ini saya tidak setuju, maka kematian Roberto Calvi 
barangkah merupakan keadilan yang sepadan, Adapun tuduhan 
serta bukti-bukti tentang keterlibatan Roberto Calvi secara 
langsung dalam kematian Albinu Luciani nampak semakin kuat. 

Secara berkesinambungan Calvi telah mencuri uang Iebih 
dari satu milyard dollar, Pencurian ini semula akan teruangkap 
secara tuntas seandainya Luciani masih hidup. Rencananya hal 
itu akan diungkap pada tahun 1978, Tapi dengan mcninggalnya 
Luciani, maka CaM dengan lebih leluasa melanjutkan lagi 
tindak kejahatannya dalam jumlah dan tingkat yang s^mgat mc- 
ngcrikan. Begitu Paus Luciani wafat, lebih dari 400 juta dollar 
bsgitu saja lenyap bagaikan ditelan Segiriga Panama, Padahal 
uang itu pinjainan Cahi dari bank-bank di duaia. 

CaJvi menyarankan banyak urang supaya scnang membaca 
buku The Godfather supaya "Anda dapat rnemahami perilakn 
dunia ini," katanya, Tidak mengherankan karena isi buku itu 
memang menggambarkan durianya CaIvL 

Sesuai peran yang diwarisinya dari Sindona, sampai akhir 
hidupnya Roberto Calvi selalu 'mencuci* uang miHk mafia. la 
juga memutar uang untuk P2. Peran ini dilaksanakannya bcrkat 
bantuan Bank Vatikan, dengan cara memindahkan uang dari 
Banco Ambrosiano ke dalam suatu rck~ning Vatikan di Itait, 
kenmdian memasukkannya ke Banco Gottardo ateu UBS di 
Swiss. Semua uang hasil bajakan, penjualan obat-obat ter- 
larangj jual beli senjata, merampok bank, penjambretan dan 



244 



pencurian barang-barang perhiasan serta lukisan-lukisan, semua- 
nya 'dibersihkannya*. Di dunia kejahatan dia punya kaki-tangan 
dari segala lapisan, mulai dari mafia tingk<u tinggi sampai pem- 
bunuh-pembunuh biasa dan murahan serta organisasi-orgamsasi 
teroris ekstrem kanan lainnya. 

Tekomya Banco Ambrosiano sampai sebanyak 1,3 milyard 
dollar itu tidak hanya karena dia pura-pura membeli saham di 
Eanknya Calvi sendiri, Ternyata memang berjuta-juta dollar 
dikeluarkannya untuk menopang Licio Gclli dan Umberto 
Ortolani, Misalnya lima puluh lima juta dollar diambilkan Cahi 
dari perusahaannya di Peru untuk kemudian dikirimkannya ke 
s":atu rekercing bemomor UBS di /urich, yang tidak lain milik 
Licio GellL Lagi, tiga puluh juta dollar uipindahkan ke beberapa 
rekening di Swiss yang teniyata mitik Flavio Carboni, sahabat 
karibnya Calvi, 

Pada awal tahun 1982 sccara langsung Calvi niemindahkan 
470 juta dollar dari bank-induknya di Miiano ke Peru. Kemudi- 
an sekaligus ia juga memberikan tiket pesawat terbang kepada 
sekrctarisnya untuk pergi ke Monte Carlo denr^n membawa se- 
tumpuk berita telex. Berita yangsecara jelas tertera dikirim dari 
Monte Carlo, memerintahkan supaya uang yang baru saja di- 
masukkan ke Peru itu dipindahkan ke beberapa rekening di 
Swiss. 

Yang menikmati uang yan^ dikelola Ca!vi, bukan hanya 
partai-partui pclitik di italia seperti partai Krisien Demokrat, 
Komunis dan Scsiahs. Eerb^kal instriiksi langsung dari Licic 
Gelli, jutaan dollar juga disalurkan kcpada kelumpok-kelompok 
militcr yang pada waktu itu scdang berkuasa di Argentina dan 
juga kepadn keionipok yang Kiini masib borkuasa di Uruguay dan 
Parjaguay. Oleh junta militer Argentina, uang curian Calvi itu 
digunakan untuk membeli pelum-peluru kendali Exocet clari 
Perancis; dan bank Calvi di Peru-Iah yang membantu pcmbelian 
itu. Demikian pun secara Jiam-diam dan ilegal, jutaan dollar 
ciisaiurksm ke Polandia untuk mcmbantu grerakan solidaiitds. 
Dana m\ rupauya campuran antiiia uang curian Calvi dengan 
uang milik Bank Vatikan yang diperoleh dari kolekte para 
umat Katolik di seluruh dunia, Mengenai hal ini scmua, Calvi 



245 



sering menceriterakannya kepada teman-teman dekatnya seperti 
FIavio Carconi, yang sebagai anggota Preemason yang baik, 
diam-diam merekam pcmbicaraan mereka: 

"Marcinkus harns mewaspadai Casaroli (Menteri Luar 
Negeri Vatikan), sebagai peminipin kelompok penentang- 
nya, Jika di New York Casaroli sampai berhasil menemu- 
kan salah seorang di antaia pemilik rnodal yang bekerja 
untuk Marcinkus, dengan mengirimkan uang kepada So- 
lidaritas di Polandia, maka Vatikan akan geger. Atau lebih- 
Iebih jika Casaroli sampai berhasil menemukan selcmbar 
surat di antara surat-surat yang saya ketahui ada, maka — 
Selamat Jalan Marcinkus — Sclamat Jalan Wojtyla — 
Selamat Jalan Solidaritas. Pcngiriman terakhLr itu cukup, 
bcrjurnlah 20 juta dollar, Saya juga sudah mcmbcritahu 
Andreotti, tetapi tidak jelas bagi saya dia rnemihak siapa. 
Jika sampai terjadi suatu perubahan di Italia, maka Va~ 
tikan terpaksa harus menyewa gedung di Washington, di 
belakang Pcntagon. Bcrbeda jauh sekali dengan Santo 
Petrus." 

Seluruh uang, yang demi kcpentingan Vatikan disalurk-in 
secara rahasia dan ilegal kepada gcrakan Solidaritas di Polandia, 
berjumlah tidak kurang dari seratus juta dollar. Tentu saja orang 
yang bersimpati berat terhadap Solidaritas, akan menyambut 
gembira kegiatan itu. Tetapi mencampuri masalah d?J?.m-negeri 
negara lain dcngan caia demikiaii, d^pat menj^di presedLn ber- 
bihaya. Kalau beJita mengapa tidak juga JisaJurkan secara 
rahasia seratus juta doliar kepada IRA unr.uk membunuh dan 
melukai warganegara Inggris? Atau satu milyar dollar kepada 
kclompok Sandinista urtuk meledakkan heberapa gtdung pen~ 
cakar langit di New York, Chicago dan San Fransisco? Meski 
bagi seorang Paus sekalipun, memainkan peran Tuhan ^ungguh 
suatu kegiatan yang sangat berbahaya, Memang Paus Karol 
Wojtyla secara terhuka mengecam keras para imam Katolik di 
Nkaragua ysrcg ikut dalam politik aktif. Tapi semertan: ku 
dcngan caia yang sangat mendasar Paus sendiri justri: melaku- 
kan campur tangan dalam m^salah dalam-negeri Folandia< 
Bukankah ini sungguh suatu kemunafikan? 

246 






"Kami udak punya barang-barang duniawi ytung dapat 
kami pertukarkan, kami pun tidak pula punya kepcmingan 
ekonomi yang dapat kita bahas. Kami hanya pitnya bc- 
bcrapa peluang yang memungkinkan kami melakukan 
campur tangan, itu pun dengan carayang sangat khusus dan 
sangat terbatas- Lagi pula hanya dalam permasalahan yang 
bersifat khusus, Kaini ticij.k akan mcncampurtangani 
masalah yang jclas-jclas bcrsifat dunia, masalah teknik dan 
politik yang scmuanya menjadi masalah-masalah bap pe- 
merintah Anda." 

Dcmikiaiilah kata-kata Paus Aibino Luciani di hadapan 
para anggota Korps Diplomaok ynng bcrtugas di Vatjkan f)c 
ngnn demikian jclasiah bahwy peng^tntinya jusuu hemnndang- 
an pcrsis scbaliknya. 

Schubungan dcngan pcmbunuhan Albino Luciani, Roberto 
Cahi jelas punya motif, punya kcscmpatan dan seperti halnya 
Michele Sindona tidak perlu diragukan* juga jclas-jclas punya 
kemampuan. 

Scbelum terjadi pcmbunuhan atas din Albino Luciani, 
rekan-rckan Cahi scsama anggota P2 telah mcmamerkan kc- 
mampuan mcmbunuhnya dengan mcmatakan Yittorio Occorsio. 
Sesudah kcmatian Paus Albino Luciani, bersamaan dcngan pe- 
rampok^jji bes?r-besaran y^ng dihikukan Roberto Calvi, pcm- 
bimuhan dan kekacauan disertai tindak keker<isan pun berjalan 
tenjs, F?kta bphwa Krniiho Ales^andrini, Vino Pecorselii, Gior- 
gio Ambrosclij Antonio \ F arisco dan Boris Giuliano scmuanya 
sudah almarhum, jelas-jelas merupakan hukti paling mcyakinkan 
tentang gerombcHn mTcrun apa yang dimiiiki Robcrto CalvL 
Kenyataan bahwa Gubernur Bank italia dan scorang di antara 
rekan kerjanya yang paling rerpercaya pun dapat dituntut di 
pengadiian dengan tuduhdJi palsu; juga bahwa Sarcinelli tcrpak- 
sa menjalani takanan kurungan di penjara selama dua minggu; 
hahwa selama bertahun-tahut: o^ang-orang yaiig mcngetahui 
kebenaraii takut berbuat; itu semua menuniukkai 1 betapa me- 
ngerikan kekuasaan yang dimiliki Calvi, ycitu kekuasaan yang 
berasal dari beberapa sumber, termasuk dari Licio Geiii, Pcmim- 
pin BesarP2, 

247 



Wrl- ' *olH, Siui'4 Dalang A^m^ dcn^an beribu 'bcnan^- 
ben^nr rii tangan, dapat memilib 'hcnang* scsuai keinginan dan 
keb. :i .1 :' a (Red.: wayanu Pnmci? "maryonctte* di^crakkan 
dar r :> dcntrau tali'benang). Nampak bahwa *beiiang-bcnang' 
iu; ^c^iuoungan kemana-mana: ke jantung Yatikau, kc Gcdung 
Putih, kc istana-Istana prcsiden di bcrbagai ncgara. Gelli-Iah 
satu-satunya orun^ yang mcnasihati a^ai" setiap ang^ma scuior 
?2 selalu ujembawa racun digitalis dcngau dosis yaug nicma- 
tikaii. Di m<ita ornng awam } dosis semacam itu akan mcnyc- 
babkan ?cn:iigan jantung* Dan bila dokter mcmeriksa hanya 
ba.ji^n iuar tubuh jenasah saja, tnaka bisa dipaslikan bahwa 
ia al-::m memberi ketcrangan bahwa seraugan janUin^lah pc- 
i\ ■ > r.v,l, i' M n niannya. Obat itu tidak berbau d;ai tidak ber 
bekasjika tidak dilakukan bedah mayat. 

\Tcngapa, setiap kali mcnelcpun Roberto Calvi, sang bcn- 
daJuua P2* melalul tilptm *hot Iine'-nya, licio Gelli sclalu me- 
nycbut "Lucian:**, nama-sandi yang bcgitu aneh? Apakah 
hanya uengan :::cn\cnui nama ilu saja T suciah cukup bagiin a 
imiuk tncmbu.it Cu*vi mcu^alirkan jutaan dollar kc rekenin^- 
rck'-ii : i3i^ Licio (iclli di ucbcrapa bank? 

Menuml pora ang^ota kcluarga Calvi, para im;un justru 
mcnjadi sumher scgala kcsulttan bagi CaivL Dengan jcLls di- 
sebutnya miamumam mana yang dimaksudkannya, yaitu 
hnam-imam yang tinggal di Yatikan! Pada bulan Septcmbcr 
^978 ? tcmtama chscbutlah ada ^cur^ng imam di YaUkan yang 
Ti.cnjaui -tucamaii terbes^r yrmg pcrnah dlhadapi Calvi. Di 
bulan Agusuis 1978, Calvi bcrsama Gclli dan Ortolani bcr- 
ada di Amcrika Sclatan untuk menyusun behcrapa rcncana 
bam. Oap^tkah dipercaya bahua Gclli dan Ortolani hanya 
mcn^augkat bahu bcgitu saja, kctika kcpada incrcka Cal\i 
mcnccritakan bahwa Albino Luciani sudah siap dcngan be- 
berapa tmHakan vang dapat mcmporak-porandaKan proyek 
mereka? 

Di Kali. mcm.ang dapat terjadi b^hwa suaut peml)unuh- 
aii terhadap seoian;^ jaksa atau seorang hakim stau seorai;g 
polisi dilakukan seca,a tcrang-terangan. Dan kematian mc- 
reka pun dapat tctap mcnjadi misterij atau paling-paling orang 



248 






x^-' J :-.>"'--■ 






■ 


-'■*5is> 


■ 




X 


t 


^ 








i 






- - 



r^ 















?jr: 









& ''..V-. *,, 

■' 



r. ~ ~ "* 



.' ■ ■*■--.--." J' T i*~-\_.* . .-, i ■:..'. i - , 

62. 'Bar.kir Tuhan 1 . Mgr. Marchikus di kaJitoorya - 

63. Umberto Ortolaiii yane dapat memasuki sctbp pi._tu Vatikar. 

"->■ 




:^^- ■■■^p: . ■■-■ - ^ • M^m^^ 



■ >^;\> : *^|£&J \xS^v 



fefW--SB 




61. Meski di bawah ancaman hukuman mati, maupun pcnjara, *lau 
ttuiuhan melarikan diri, t?tpi ternyata Marcinkut (tengah-depan) 
masih tetapbersembunyi di Yatikaru 



lalu menuding salah satu di antara sekian banyak orgamsasi 
teroris yang ketika itu mcmang mcrajalela di Halia. Tapi pcm- 
bunuhan terhadap scorang Pau$ dengan tujuan . mcnutupi 
pcncurian yang hampir satu milyar dollar itu f memang harus- 
lah dilakukan secara diam-diam. Pcmbunuhan itu harus di- 
usahakan sckecil mungkin memmbulkan kcresahan, Un tuk 
mencapai tttjuan itu, maka kcmatiannya harus tampak wajar, 
Kalau yang mcnjadi tar^et-utama dengan terbunuhnya 
Paus adalah teriindungnya dan dapat ditcruskannya proyek 
Roberto Cahi mencuri jutaan dollar, maka mcngcnai biaya, 
betapa pun bcsamya* cntah itu bcrupa suap 3 atau imbalan 
untuk pembimuri-bayaran, atau upah dan komisi* tidak jadi 
soal. Dari kt.semuar.ya ill;, Ruth i^l: yatig dspat mrnikrnati 
kcunumgan. Pada rencaite semula, rnasaM"h Tlnh ???■-> Rosone- 
Wakil Dircktur Utama — akan disclesaikan dcn^an cara mem- 
bunuhnya, yang pelaksanaannya akan dilakukan oleh scorang 
pembunuh-bayaran, Hal ini tclah dcngan panjang-Iebar di- 
bahas Cahi hersama dengan Carboni. rckan sesama ang^ota 
Krecmasom Tapi usaha itu gag&I a ternyata Rosone masih tetap 
hidup t \amun dcmikian sehari sctclah usaha pemhunuhan itu 
dilakukan, bagaimana pun Carboni tetap mcmbayar Emesto 
Diotavelli sebesar 530.000 dollar. Dialah scorang ang^ota 
komplotan pemhunuh bayaran yang masih hidup, Sctcngah 
juta dollar untuk meml^unuh scorang Wukil Direkiui Utama 
bank, LaTu berapa *tari r f umu!: mcmbunuh scor?n^ Paus? 
liagaimana kalau Anda terpaksa Uatub mengu^as se&mih uang 
Anda di bank? 

Mengenai Roberto Calvi almarhum, pcndapat paling tepat 
dikemukakau okh Mario Sarcinelll, seorang diamara sddan 
banyak orang yang scc? r a pribadi pernah mcrasa tertekan 
oleh kekuasaan Calvh "la memulainya dcnpan mrnjadi pela- 
yan ? lalu menjadi tuan, supaya dapat melayani tuan-tuan lain 
di kemudian hari," Menurut saya, yang menjadi Tuan Besar- 
nya Calvi tidak lain adalah Licio Gclli, yang tidak lain rneoi- 
pakan inti komplotan mernbunuh Albino Lucianu 

Buku mi raencatat banyak pusat-pusat kekuatan dan 
pengaruh yang dimiliki dan dipergunakan Gellh Contohnya 



249 



kctika Albino Luciani wafat September 1978, sebenarnya 
prak,*s licio (iclli-lah yang memerintah Italia. Bcrkat jasa 
Umberto Ortolani, Gelli bisa menghubungi siapa pun atau 
menclatangi segala pclosok tempat di dalam negara-kota Va- 
tikan itu, Dan mengenai hal ini tidak ada yang dapat me~ 
nandinginya, Kenyataan bahwa dua orang itu ada di Ame- 
rika Selatan pada waktu Albino Luciani wafat, di mata hu- 
kum bukanlah alibL Tepat di saat William Arico mcmbunuh 
Giorgio Arnbrosoli di Milano, Michcle Sindona sedang me- 
nikmati minum-sorenya di Ncw York. Scandainya aparat 
pcmerintah Itali berliasil mengekstradisi Sindona dari Ame- 
rika ke Italij janga^n harap 'alibi' demlidan akan dapat ine- 
nyclamatkan Sindnna, 

Sang Dalang Agung, yang selalu mcnggunakan nama- 
sandi VLuciani M , secara meyakinkan terus pamer-diri sebagai 
orang yang mcmiliki pengaruh luar blasa. Pada tarum 1979, 
Licio Gelli dan Umbcrto Ortolani mulai mcngusahakan agar 
Giulio Andrcotti, pemimpin Panai Kristen Demokrat yang 
mantan Pcrdana Mcntcri, dapat rujuk dengan pemimpin Par- 
tai Sosialis. Bettino CraxL Pengungkapan hampir seribu nama 
anggota P2 yang terjadi pada tahun 1981, mcnghambat pcr- 
undingan pck^ mcngenai haL Kini pcrundingan-perunding- 
an itu tclah mcmbuahkan hasil. Pada waktu buku ini saya 
tulis, yang menjabat Pcrdana Mcnteri Italia ialah Bcttino Craxi, 
s^dan^k^n Gimio Andieotti mcnjabat Mcntcri Luar N~geri, 
Dalam hai jabktan racreka itu, kedu^. cra:ig Lu sama-snma 
beihutang butli kcpada Licio Gcilr 

Tanggal 8 April 1980, daii iLali GcIIi mengirimkan surat 
kepada Philip Gu^rino, seorang angpota scnio" Pewan FImpin- 
an Pusat Partai Republik Amerika Scrikat* Waktu itu ia sc- 
dang disibukkan olch kegiatan demi terpilihnya Ronald Reagan 
menj?^; Prc^Men Ame.ika Serikat. Xata Gelli dalam surat- 
ny^ ku, "J^ Anda berpendapat bahwa publikasi oi Itali 
akan meiiguntungkan calon Presiden Arma, Hrimkan itcparia 
sa.ya bahannya dan saya akan mengu^ahakan ptmuaUnnya 
dalam salah satu di antaia surat-surat kabar di sinL" 

Bagi orang yang tidak tahu betapa-bcsar kuasa Licio 
GelH, tawaran itu mungkin dirasa aneh. Bagaimana mimg- 

250 



kin orang yang jelas secara 'resrni' tidak mcmiliki surat kabar, 
kok berani menjarnin dimuatnya tulisamtulisan yang me- 
nguntungkan Reagan? Jawabannya: ternyata telah terbcn- 
tuk sebuah group-bisnis, gabungan antara anggota P2 dengan 
Rizzoli, sebuah group pencrbitan besar, yang jangkauannya 
menyebar jauh sampai kc Buenos Aires. Di antara sekian ba- 
nyak majalah dan surat kabar dalam keloinpok itu terdapat 
harian pe:ang Corrierc delia S?ra f surat kabar paling terhor- 
mat di Italia. Memang banyak anggota P2 lain yang ditanam 
di media massa televisi, radio dan surat kabar di seluruh Italia, 
Sesuai dengar rcncana, banyak komcntar positif tentang Ronald 
Reagan, yang bcrkat Ucio GcIIi, dengan ccrmat muncul di 
ltalia. 

Tal: ayal lagi pada buian Januari 19bi, Licio Geiii bcnar- 
benar mcnjadi tamu tcrhormat pada upacara pelantikan Pre~ 
sidcn Ronald Reagan. Tetapi di bciakang hari, Guarino mc- 
ngeluh, "Ternyata ia mendapat tcmpat duduk lebih baik dari 
saya_ 1J 

Pada bulan Mci 1981, diteunkanlah daftar nama dari 
hampir seribu orang anggota P£, Beberapa orang di antara- 
nya duduk sebagai Mcntcri dalam Kabinet Italia waktu itu. 
Tentu s-jja hal ini mcmbuat Pemcrintah Itali jatuh. Tapi masih 
dalam bulan Mei itu pula, Gelli masih terus mclakukan 'manu- 
ver* kekuasaannya dari bcbcrapa basisnya di Atnerika Selatan, 
Tand^. bakwit kckua^aan Licic Gelli maslh b^rjaya, dara* dili- 
h.xt dengan dipindankannya uang sebanyak ?& juta doliar ekh 
Calvi dari Banco Ambrcsianc ke suatu perusahaan Panama — 
Bellatrix — satu dari sekian banyak pcrusahaan kamu/iasc 
yang dikcndaHkan P2. Pcmirdahan uang ter^ebut melalui 
beberapa jalur *eksotik\ misalnya: melahii bank Rotschild di 
Zurich, bank RotschiUl di Guernscy dan melalui E^ngue Na- 
tionalt de Paris di Panama. Ju^a dibiiang eksotik karena di- 
stbarkannya uang ke beberapa tujuan y^mg sangat tidak biasa, 
termarak dikirimkanny* uang ^cniJai 20 juta dollar ke Ans- 
bacher & Cc t sebuah bank dagang UcciL 

Setahun kcmudian, pada bulan Mei 1982 saat Perang 
Falklar_ds (Red.: Malvinas) sedang panas-panasnya- meski se- 



251 



bagal orang pelarian dan orang yang dicari-cari pencgak hukum 
dengan tuduhan mclakukan entah berapa banyak kcjahatan, 
dengan tenangnya Licio Gclli tiba di Eropa untuk nienolong 
teman-temannya yang Argentina- Pcluru-pcluni kcndali Exocct 
yang dibeli Gclli untuk junta di ncgara itu temyata memang 
betul-bctul senjata-scnjata ampuh, Seperti sudah ditulis di 
bagian depan, Gclli datang untuk membeli lcbih banyak pduru 
kendali Exocct. Bersarna Ortolani ia tinggal d\ sebuah villa 
di Tanjung Eerrat dan bcbcrapa kali mcngadakan perundingan 
rahasia, tidak hanya dengan berbagai pedagang scnjata tetapi 
juga dengan Aerospatialc, pembuat Exocct. Dinas intelejen 
Inggris berhasil mengetahui actanya perundingan itu, dan ke- 
mudian menginformasikannya kcpada Dinas . Intelijen Italia 
yung langsung menggercbck villa di Tanjung Perrat itu. Dcngan 
menciptakan kcributan, DST t Dinas Rahasia Perancis men- 
coba menghalang-halangi mcrcka dalam usahanya mcnang- 
kap Gclli, Inilah satu contoh bctapa bcrkuasanya Licio Gelli. 

Sementara scdang mengadakan perundingan dengan ber- 
bagai pihak yang diharapkan mampu mcmasok Exocet, tiap 
hari Gelli tetap menjalin kontak dengan Calvi, Dan kedua ang- 
gota Ereemason itu memang masih mempunyai banyak pcr- 
samaan. Sepcrti halnya Gelli, sampai Minggu kedua bulan 
Juni 1982, Calvi pun menjadi pelariam Menjelang runtuhnya 
Ambrosiano, yang menjadi bent eng b^snisnya, secara diam- 
diam Calvi menin^alkan Italia, mula-mu!a pergi ke Austria, 
untuk kemudian dari sana ke London. Sckali lagi merek^ 
satu sama Iain betul-betul sangat saling membutuhkan, Calvi 
membutuhkan perlindungan dari para penguasa Italia scdang- 
kan Gelli membutuhk^n v.ang berjuta juta dollar um.uk mcm- 
beli peluru kendali Exocet. Setelah. saya sclidiki, tcrbukti 
bahwa crang-orang Perancis mempunyai rencana untuk men- 
cari jalan-memutar urtuk bisa mcncmbus cmbargo senjpta, 
yang wakcu itu diberlakukan terhadap Argentina. Rencana- 
nya peluru-peluru kendjli itu akan dikinmkan kc Aigentirca 
melalui Peru. l>knisi-lekni£i Perancis sudah siap untuk se- 
gera diterbangkan guna memasangkan Exocet-exocct itu pada 
pesawat-pesawat Argentina- 

Temyata prioritas C-cII: dan Calvi s^lmg bertabrakan 

252 



secara iataL Perang Mahinas tidak akan berhcnri menunggu, 
semcntara Sang Dalang memainkan wayan^-wayang Italinya. 
Atas saran Gelli, Caki pergi ke London dan mcncmui ajal- 
nya. Pada tanggal 17 Jimi 1982, tcpat pada hari digantikan- 
nya kcdudukan Jcndral Galtieri olch Jcndral Bignonc sebagai 
Prcsiden Argentina, ia rnati seolah-olah karcna bunuh-dirk 
Argcntina kalah dalam pcrang ini. Rckan-rckan Cahi scsarna 
anggota P2 berpendapat bahwa karena ketidak-mampuan 
Calvi segera menyalurkan uang-pembeli scnjata E_cocet bagi 
Argentina itulah, yang mcnyebabkan kekalahan itu, 

Pada bulan Agustus 1982, secara dianwliam junta militer 
Argentina memutuskan untuk memulai kcmbali berpcrang 
meiawan p i__su kan In ggris yang menjaga pulau Kalkland:. (Mal- 
vinas) ku. iuereka inengira bahwa hauiya tlcngan borbckal _.c- 
jumlah Exocet mereka akan bcrhasil memenangkan perang 
dan merebut pulau itu, 

Kali ini licio Gelli berurusan dengan scorang bckas per- 
wira Dlnas Rahasia Italia, Koluncl Massimo Pughcsc, seorang 
anggota P2, Sckali lagi Intelijcn Inggris mcncium rcncana 
jual-beli Exocet itu. Mcreka berhasil mcnggagalkannya. 

Pada bulan Agustus 1 982 itu juga, Gelli tcrsandung satu 
masalah di antara rckening-rekcning rahasianya di Swiss. Bank 
itu tidak selalu melaksanakan sctiap permintaannya. Sctiap 
kali Gelli sedang berada dl Amerika Selatan dan ingin mc- 
mindahkan u_ingnya ? Bank UDS di jcncwa udak pernah mau 
meiaksanakaii Jns_ruks_nya. GcIIi diminta supaya datang sendiri 
secara pribadi di bank itu. 

Dengan menggunakan paspor - Argentina palsu, pada 
taaggal j.3 Scpte.Tiber 1082. Cclli terbang ke Madrid uiUuk 
kemudian ke Jenewa. la menyerahkan surat-surat palsunya 
ke bank dan dimintanya untuk inenunggu sebentar. Eebe- 
rapa Tnenit kemudian Licio U^lli ditangkap. Ja terp erosok 
ke dalam suatu perangkap yang tclah diatur rapL Berkat pem- 
bcrnahuan pih?k Svvis_ tcntang siapa pemilik-scbcnaniya 
tiaii rekenii_g uu, m?ka atas p^mrhitaan pemeri_n_ah Itali, 
rekening Gclli di bank itn dibekukai__ 

Memang Robcrto CalvMah yang membuka rekening 
itu untuk licis GellL Calvi sudah mengisinya dengan daiia 

253 



lebih dari 100 juui dollar. Saat ditangkap, Gclli masih bcr- 
usaha agar sisa uang sebanyak 55 juta dollar yang masih ada 
di dalam rekeniugnya, dipindahkan ke Uruguay, 

Persiapan ekstradisi untuk mengirimkan Licio Gelli kc 
Italia segera diproscs. Tapi seperti yang lain, Gelli pun mc- 
ngemukakan alasan sama scperti yang sudah pcrnah dikc- 
mukakan Michcle Sindona dan Robcrto Cahi, '\Saya hanya- 
lah salah seorang korban buronan politik. Ini pasti akai-bialus- 
nya golongan kiri," Semcntara para hakim Swiss scdang si- 
buk mempertimbangkan scgala macam aspck yang incriyang- 
kut kasus tersebut, dcmi pengamanannya Licio Gclli ditahan 
di Champ Dollon^ penjara yang terkenal paling kctat penja- 
gaannya. Scperti pcrnah dising^img di bagian-dcpan buku 
ini, proses ektradisi anggota P2 cenderung tcrscndat-scndat, 
Temyata di musim panas tahun 1983, Licio Gclli pun masih 
tetap berada di Champ Dollon itu- 

Berhubung ItaJia menghadapi Pemilihan Umum lagi 
pada bulan Juni, maka kegiatan komisi-parlemcn yang diben- 
tuk untuk mengusut masaJah P2 dibekukam Partai Kristcn 
Demokrat mencalonkan paJing scdikit lima orang anggota P2 
untuk dijagokan dalam pcmilihan umum itu, Setelah dua 
tahun melakukan penelitian sccara mendalam tcrhadap ?2, 
nona Tina Anselmi, ketua komisi-paricmcn itu, dimintai pen- 
dapatnya tentang organisasi-bawab-tanah itu. Katanya: 

*T2 sama sekali bukannya math Organisasi ini sungguh- 
sungguh masili berjaya. P2 bcrgcrak inehilu: dan ch dalam 
lcmbaga-lenibaga yang ada. Dia punya uang, punya cara 
dan ounya sarana. Di Amerika Selatan, pusat-pusat kc- 
kuat^n organisasi itu masih bcroperasi sccara pcnuh. 
Demikian pun dr Itali, P2 masih dapat mengatui, paling 
tidak sebagian kehidupan politikn/a." 

Bukti-bukti yang mcyakinkan membenarkan pernyata- 
an Nona Anselmi itu, Ketika berita penangkapan GeCi sampat 
kc Argentina, Laksair^na Emilio Masscra. seorang anggota 
junta yang sedang berkuasa scmpat berkomentar, *~Suuggub 
tidak teinilai jasa Tuan Gelli bagi Argeutina, Negara ini hams 
sangat berterima kasih kepadanya, dan dalam banyak hal 



254 



pasti masih akan tctap berhutang budi kcpadanya selama- 
nya/' 

Scperti halnya JendraJ Carloz Suarcz Mason v PangMma 
Divisi I Angkatan Bersenjata Argentina dan scpcrti juga Jose 
Lope Rcga, pelopor Pasukan Bcrani Mati Argcntina, tcrnyata 
Laksamana Masscra pun adalah anggota P2 cabang Argenrina, 
Scdang di Uruguay, di antara anggota-anggnta P2 terdapat 
beka^ Panglima Angkataii Bcrsenjatanya, yakni Jenderal Grc- 
gorio Alvarc2. 

Seandainya di Itali atau di rniria pun ada orang yang 
menuduh bahwa Nona Ansclmi hanya sekedar mencari popu- 
laritas politik sebelum dOang&uiigkaimya suatu pcmilihan- 
umum, m^;a orang itu pasti akan terkcjuL Pada J \eus- 
iiis 1983 itu penghuni peni?_ra Ch&mp D^ll^r 1 hitanp satu. 
Tcmyata licio Gelli telah inelarikan diii! Para pejabat Suiss 
yang merasa sangat malu karena kasus ini bcrusaha mcnutupi 
perasaannya dengan bemsaha mclcmparkan scluruh kcsalah- 
annya kepada seorang pcngaual korup, Umbcrio Cerdana, 
yang sccara rcsmi. dituduh teiah mcnerima suap dari Licio 
Gelli scjumlah 6.000 pound stcrling lebih sedikit. 

Sebenarnya pada awal 1984, Cerdana telah dijatuhi huku- 
man selama de.apan-belas bulan kumngan. Tetapi eksekusi ke- 
putusan itu ditunda. Tcrnyata Majelis Hakirr. teiah mcncnma 
^urat rekomendasi dari Gclli, Sang Dal^ng Agung, yang me- 
minta kc*onggararu Gelli pun nieminta niaaf atas pelarian-diri- 
nya dan meng?.takan bahwi ia sebenarnya hanyaiah korban 
dari buronan-polnik. 

Jika di antara para pembaca ada yang peicaya bahwa 
bcrhasihiya Gelh meloloskan diri dari Swiss hanya dengan 
bantuan scorang penga\"al penjara nja, maka tidak mustahil 
bahwa orang itu pun akao percaya bahwa wafatnya Paus Al- 
bino Luciani juga secara wajar. Masuk akiUkah seorang sipir 
penjara mau disuap hanya dcngan empat bulan gaji untuk mc- 
lakukan scsuatu dengan resiko masuk kurun^an penjara se- 
Ieth? tLijuh seicngali lahun? 

Benar juga, sembilan hari sctelah Gelti melarikan diri 
para penguasa Swiss menyetujui permintaan ekstradisi dari 
pihak Italia. Tapi soalnya, Licio Gelli yang harus diekstradisi, 

255 



sekarang sudah tidak ada Iagi! Pertania-tama dia diantar olch 
anak laki-Iakinya dcngan mobil BMW-sewaan kc Pcrancis. 
Olch seorang pilot, kemudian dua orang itu ditcrbangkan 
dcngan helikopter ke Montc Carlo, Maaf para pcmbaca, bah- 
wa mcreka tidak mcndarat di Nice, melainkan di Monte Carlo, 
karcna GcIIi harus segera pergi mengobatkan giginya. Dcngan 
menumpang sebuah kapal pcsiar milik Kranccsco P:\zicnza 
yang rnengaku pcrnah mcnjadi sahabat almarhum Robcrto 
Calvi, Licio Gclli mclanjutkan 'mcncari 1 seorang doktcr gigi 
yang top sampai ke Umguay. Sampai buku ini ditulis ia masih 
tetap bcrpcran scbagai dalang agung yang mcngendalikan 
scmua kegiatannya dari sebuah ranch (petemakan) yang ter- 
lctak bcbcrapa kllomcter di sebclah uiara Moidciideo, Meski- 
pun di bebcrapa ncgara la sclalu mcnjadi buron, dengan tuduh- 
an tnelakukan bcrbagai kejahatan, tctapi scgunung informasi 
yang dengan tckun dijaliiinya selama bertahun-tahum menv 
berinya jaminan bahwa dirinya akan mcrasa tcrus dilindungh 

Pcmilihan Umum Italia yang berlangsung dalam bulan 
Juni 1983 mcnelorkan hasil dcngan tcrpililmya Tuan Bcttino 
Craxi mcnjadi Pcrdana Mentcri Italk la adalah saiah seorang 
dari sckian banyak orang yang mcnikmati kemurahan hati 
Roberto Cahi, Ketika dibcritahu bahwa Gelli telah melari- 
kan diri dari tahanan di Swiss, Bettino Craxi hanya bcrko- 
mcntar. "Bahwa Gelli uapat melanknn diri, itu bukt: b&h\va 
Pimpinan Tcrtinggi Preema^on itu benar-bcnar mempunyai 
jaringan sahabat-sahabat yang berkuasa/* 

Scundainya suatu hari dh ditangkap hidup-hidup dan 
kemudian diserahkan kcpada Pcmerintah Itali, tentu dia hanis 
bcrhadapan dengan berbagai macam tuduhan tindak krinm- 
nal, antara bin: pemerasan, fiTnah, penyelundupar., obat- 
bius, penyelundupan seniata, melakukan makar untuk meng- 
gulingkan pemerintah yang sah, mclakukan aksi mata-mata 
politik, meiakukan aksi spionasc miiitcr, memiliki rahasia 
ncgara secara tidak ^ah, terlibat serangkaian peicdakan bom, 
misalnya di stasiun kereta api Bologna yang sampai menclan 
84 korban tewas. Dan kcmungkinan ini sangat beaar! 

Rangkaian titik-simpul yang menghubungkan setiap 






256 



kcjadian, antara peristiua terbunuhnya Paus Albino Luciani 
dengan Uskup Paul .\Iarcinkus dan kemudian berturut-turut 
dcngan Robeilo Calvi, Umbcrto Ortolani dan Licio Gclli sangat- 
lah jclas. ScbeUmi majelis hakirn di pcngadilan Amerika Se- 
rikat dapat memutuskan tcrdakws sebagai jclas ^bersalarT*, 
harus tcrlebih dahulu diperoieh bukti-bukti kuat yang tahan- 
uji lerhadap pcnelitian sccermat-ccrmatnya berdasarkan ke- 
jadian-kcjadian nyata. Tapi sampai kini, bila dihadapkan ke- 
pada bukti-bukti scpcrti yang tcrtulis dalam buku ini, ter- 
nyata tidak ada satu majclis hakim pun di pcngadilan, yang 
dopat apalagi bcrani mcmutuskan bahwa kematiannya ada- 
lah ' wajar'\ Mclihat kcnyataan tlemikian, tiada satu hakim 



iilCl iK^^Itlut ul 



mcirihcnarkan putusan GCir.acain itu. 

Mengcnai hal ini tidak pcrlu diperdebatkan lagi. Tidak 
ada satu bukti pun yang mcnunjukkan bahwa Albino Luciani 
rncninggal akibat kccclakaan* Maka yang kita hadapi hanya 
satu kemungkinan yakni pembunuhan. Mcnurut pcngamar- 
an saya, tak scorang pun di antara orang-orang yang sudah 
discbut-sebut dalam buku ini adalah orang yang tidak ter> 
kcnaL Balikan sebaliknya, bcbcrapa orang itu justru sangat 
terkenal, dengan Licio Gclli sebagai inti komplot^n. Gelli 
scbagai pemimpui tcrtinggi P2, kcbctulan mcmpunyai anggota- 
an^gota antara lain Francc^co Baggio, saudaru laki-Iaki Kar- 
dtnal Scbastiano Baggio Dia sering iren^adakan pertcmu- 
an dcngan sekian banyak tokoh pcmerintahan, dan oran^- 
orang bekc7i r termasuk di dalamnya tatap-mukanya dengan 
Paus Paulus VL Gclli punya banyak ^ahabat karib, antara 
lain Kardina! Paolo Bcrtoli. Penpsihat terdchat Gclli rLlam 
P2 ialah Umberto Ortolani, yang lcbih banyak mengetahui 
Cka-liku kota Vatikan dihanding kardinal mana pun juga. 
Ortolani yang mcnerim'* ^kij.r. banyak tanda jasa dau peng- 
hormatan, aoalah crang ying demikian dekat dengan pusaL 
kekuasaan Vatikan, sehingga vil)a milikn^a pun menjadi tem- 
pat pert^niuar.-rahasia mcnjelang diadakannya Konklaf, Per- 
temuari inilah yang merumuskan strategi sampai berhasil ter- 
pilihnya Paus Paulus VI. Umberto Ortolanilah tuan rumah 
rapat rahasia itu! Dia pulalah yang pertama kali melempar- 

257 



ka 1 - gagasan untuk menjual saham-saham bernilai jutaan dollar 
dari perusahaan-perusahaan: Societa Generale Immobiliare f 
Ccramiche Pozzi dan Conddotte d'Acqua m Senrua perusahaan 
itu tidak lain adalah milik Vatikan, OrtoIani*puIalah yang se- 
olah bcrtindak scbagai 'biro-jodoh' yang 'rnengawinkan' Michelc 
Sindona, seorang anggota Mafia dan rekan se-P2, dengan Paus 
Panlns VI, Dari Sindona ia menerima banyak sekali komisi, 
scdangkan dari Paus ia memperolch banyak tanda kchormat- 
an Vatikan, Berkas jasa Ortolani tidak satu mangan pun di 
scluruh Negara Kota Vatikan yang tidak dapat dimasuki licio 
Gelli ? Sang Dalang Agung,. termasuk r'ga orang-orang bawah- 
annya, baik laki-laki maupun perempuan. Gclli juga terkcnal 
sebagai kolcktor yang mcmburu pengetahuan dan informasi 
yang aneh-aneh, misalnya potret Faus Johanes Paulus II dalam 
keadaan telanjang-bulat di pinggir kolam renangnya, Ketika 
Licio Gelli menunjukkan potrct-potret itu, politikus senior 
Partai Sosialis, Vanni Nistico scmpat bcrkomcntar, "Coba 
libat bctapa bcsar masalah yang hams dihadapi dinas rahasia. 
Untuk mcngambil potrct-potrct Paus scmacam ini pun dir 
mampu. Maka coba bayangkan, bila ia punya niat, betapa 
mudah sebenamya ia dapat mcncmbaknya." Atau mcracun- 
nya? Tidak salah lagi! 

Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mcngusir scmua 
orang y&ig berjualan di sicu r Samo:l mcnjungki.-balik- 
kan m-ja-meja ^enukar uang dan bar^ku bangku pcda- 
gang mcrpati, dcngan keras la bcrkata kepada mereka, 
"Ada tcrtulis: 'Kumahku adalah rumah scmbahyang, 
tapi kaniu tulah menjadik^nnya scbag^i saran^ pc-pya- 
mun,!" 

taatius 21 : 1:M3 

Aibino Luciani bermirnpu I<\ memimpikan suatu Gereja 
Katolik yang henar-benar tanggap terhadap sekian banyak 
rnasalah pokok yang dihadapi umatnya, niisahrya scpcrti ke- 
Iu?rga bercncana. la memiinpikan sebuah Gtrcja Katolik yang 
bersih dari kckayaan, dari kekuasaan dan dari prestise palsu 
yang diperolehnya rnclalui Perusahaan-perusahaan milik Vati- 
kan, Dia mendambakan Gercja yang bcbas dari pasar dan tidak 

258 



mengljinkan para pcnukar uang melakukan bisnis di dalam 
Gereja, karena justru di tempat itulah Sabda Yesus telah di- 
nodak Dia mendambakan Gereja yang sekali lagi aiom meng- 
gantungkan dirinya kanya pada Kabar Gembira (=Injil) t yang 
telah terbukti mcnjadi modal utamanya, menjadi sumber kc- 
kuatan sejatinya, serta yang menjadi tujuan-akhirnya demi ter- 
capainyamartabat istimewa. 

Pada tanggal 28 Scptember 19 78 sore itu, Albino Luciani 
memulai langkah-Iangkah pertainanya untuk mcwnjudkan 
impian-Iuar-biasanya itu. Pada jam 21.30 Paus Aibino Luciani 
menutup pintu kamar tidumya dan impian itu pun bcrakhir. 
Kini di itali, orang ramai mcmbicarakan kcinginan mercka 
untuk mciigaiiL^kat Aloiuo Luciani rn;jnjacu scor ;_'"::_■ _..■:;;-' 3 (orang 
kudus). Kiuuan tanda tanguu para pEjino.:^.. Lclul: illkurr-pul- 
kan, Bila dia yang senang menyebut dirinya sebagai "orang 
miskin yang tcrbiasa hanya dcngan pcrkara-pcrkara kecll dan 
keheningan* bcnar-benar jadi 'di-beati/ihasi' (Rcd. : diangkat 
menjadi orang kudus), maka kiranya hal itu mcmang leblh 
dari pantas. Memang pada tanggal ^28 Septcmbcr 1978 itu, 
Albino Luciani tclah mcnjalani mati sahid demi kcyakinun-ke- 
yakinannya. Mcnghadapi orang macam Albino Luciani dan 
•nasakh-masalah yang mungkin timbul seandainya ia masth 
hidup, maka digunakanlah Pcmecahan ala Italia \ Tak ayal 
lagi, diputuskanlah bahwa Paus harus mati. Dan Waki. Tuhan 
itupun dibunuh! 



259 






PUR^AWACA^A 



Bila kebaikan yang scmpat menjelma-keluar dalam pribadi 
Albino Luciani pun ikut terkubur bersama tulang^tulangnya, 
maka sebaliknya tidak mustahil bahwa kejahatan Robeno Cal\i 
punbba ?Kap hiiup ^icbh ienasahnyadikubur. 

Beberapa jam sesudah mnyatnva ditemukan di Londoa, 
scolah alarrn-tanda-bahr/.ya bcrgaung di berbagai tcmpat di se- 
luruh Itali, hampir scmua kantor bank segera menutup kcgiatan- 
nya, Senin 22 Juni f sehari setelah Tangeran 1 Calvi ditemukan 
mati-tergantung r baruhth kantor^kantor bank kemb^li dibuka 
lagL Berdekatan dengan tempat ditcmukannya Cahi itu, tinggal- 
lah para pastor ordo Carmelit, yang kata orang pada Abad Tcr- 
tengahan senang memberi tempat bernaung bagi para penggelap 
uang, penipu dan pencuri Dan pada hari Senin itu, Banco 
Ambrosiano di Milan menghadapi 'serbuan* ribuan nasabahnya 
yang hcndak menarik kcmbali uang dcposito nicreka di bank 
itu. Hebatnya, yang sampai kini tetap tidak dikctahui uinuin 
blah bahwa Bank Vatikan pun ruengalami hal serupa, Berjuta- 
juta dollar ditarik kembali olch para pcjabat pemerintah Italia 
yang sudah mernpcrkirakan, bahwa bobolnya 1,3 milyar dollar 
di group Ambrosiano itu pasti akan segcr* bocor. Dan bobolnya 
bank itu tidak laln karena terkait Lngsung dengan berbisnis 
dan adanya hubungan pribadi antara Roberto Calvi dengan 
Uskup Agung Paul Marcinkus dan juga Bank Vatikan, y^ng telah 
berlangsung lam^ 

Sampai hulan Septcmbcr 1982, kcmana pun Paus melaku- 
kan kuajungan ke !uar negen, rnisalnya ketika hcrkunjung ke 
Inggris bulan Mei ialu, Uskup Agung Paul Marcinkus selalu ber- 
ada di sisi bcrdiam dilingkungan Vatikan saja. Sebagai protokol 
dan penanggungjawab keamanan scrta kcsclamatan bila Paus 

261 



melawat ke luar negeri, ia digantikan orang lain + Hal inidilaku- 
kan untuk mcnghindarkan ditangkapnya Marcinkus olch para 
pejabat-pejabat Itali. 

Tetapi jabatannya sebagai Direktur Utama Bank Vatikan, 
tetap terus dilongkrunginya. Dan lebih aneh lagi, dia berani 
menyatakan bahwa Vatikan belum pemah kebobolan dan 
karena itu V T atikan tidak wajib dan tidak akan bertansgung- 
jawab atasbobolnya I>3 milyardollar itu. 

Sementara itu Kuria Roma seialu menulak menerima surat- 
surat panggilan dari pengadilan, yang sudah bcrkali-kali di- 
sampaikan olch Pemerintah ItaJia kepada Paul Marcinkus atau 
pejabat Iain di Bank Yatikan. Bagaimana pun prosedur-proto- 
kokr harus letap dilaiui, kata Kuria Rurna. Mcski seandainya 
teijadi pencurian uang Icbih dari satu rniiyard dollar sekalipun, 
surat-surat panggilan pengadilan ItaJia itu tetap harus disainpai- 
kan melalui Duta Besar Italiauntuk \'atikan. 

Setelah berulang kali didesak oleh Pemerintah Itali, baru- 
lah kota Vatikan membenmk suatu komisi penyidik. Semcntara 
pcngacara Bank Vatikan sedang sibuk mcnyclidik, dcmikian pun 
pcmcrintah Itali juga membcntuk suatu komisi penyidik. Kini 
masing-masing orang sibuk bekcrja* Pengacara Paul Marcinkus 
berkesimpulan bahua: 

L Tak satu lembaga agama pun yang pcmah mencrima 
uangj baik dari kelompok Ambrosiano maupun dari 
Koberto CuJvi. M-^ka aaii itu mcrekajuga tiaak uajib 
mengembaiikan uang apapun. 

2. Bebcrapa pcrusahaan asin^ di luar-ncgeri yang punya 
hutang kepacla Kelompok Ambrosiano, tidak dikclola 
oleh Bank Varikan, Maka Bank Vaiikan tidak tahu- 
menahu tentang segaia kegiatan yang dilakukan Kc- 
lompok Ambrosiano, 

3, Diperolch bukti bahwa semua pembayaran yang di- 
lakukan olch Kelumpck Ambrosiano kcpada perusa- 
haar-n^rusahaan tersehut di atas, tclah dilakukan 
sebeium diterbitkannya 'sniat-surat kenyymanan*. 

4 t Terhitung sampai dengaii tanggal diterbitkannya, 
surat-surat itu tidak berpengaruh tcrhadap pembayar- 
an-pembayaran itu. 



26 



*% 



satu milyar dollar, piutang beberapa bank mternasional itu tetap 
menjadi tanggung jawab Yatikan. Barangkali inilah ironipaling 
manis, yaitu bahwa Vatikan tidak tahu bcrapa scbenarnya ke- 
untungan yang dherimanya dari perusahaan-pcrusahaa.n bayang- 
an yang bcrcokol di Panamadan entah di mana lagi. Tapibegitu 
bicara soal hutang, perusahaan-perusahaan itu menyatakan-diri 
scbagai milik Vatikan. Pariabal sebcnarnya sangat besar ke- 
untungan yang diperoleh Vatikan. Maka seandainya bank-bank 
yang punya piutang itu benar-benar menginginkan ditdriknya 
kcmbali uang mcreka, maka satu-satunya jalan paling logis yang 
dapat ditempuh, hanyalah: mcnggugat Gereja. LebiJi teoatnya, 
menggugat Bank Vatikan d;m Paus Johanes Paulus U T karena 
85 persen keuniungan Bank Vatikan diseiaiikaii langsung 
kepada Paus! 

Bcbcrapa anggota keluarga Calvi mcmberi keterangan di 
bawah sumpah, bahwa pada waktu meninggalnya, scbcnarnya 
Roberto Calvi sedang mclakukan perundingan dengan Opus Dei, 
yang sudah setuju untuk mcmbcli IG persen saham Banco Am- 
brosiano milik Vutikan itu, Andaikata persetujuan antara 
Robcrto CaKi dan Opus Dei itu berjakm-mulus, maka bocornya 
uang sebanyak 1,3 milyar doliar di Bauco Ambrosiano akan da- 
pat diatasi, kerajaan-bisnis Calvi tctap berjaya dan Uskup Agung 
Paul Marcinkus akan terdepak d;rri jabatannya. Banyak orang 
mcncntang usaha-uenyelamata_n tcrakhir rracam ini, salah satu- 
nyaMarcinkus. 

Dan kini, setelah Calvi memnggal dun:a, bcrarti sudzTi bcr- 
jalan dua tahun Vatikan bcrtikai dcngan Pemerintah ltalia, dan 
juga dengan sebuah badan-usaha yang mewakili pcrbankan In- 
temaslonal. Akhirnya pada bulan Pcbrurui 1984 mulai ada 
'rembesin' berita keluar dari ruang-pemndingan di Jenewa, 
bahwa pcrsctujuan akhirnya dapat tercapah Sampai pertengah- 
on Mci 1984, perincian tenting persaujuan itu sudah jelas. Dari 
piutang sebesar 600 juta dollar yang telah dipinjamkan kepada 
kelompok-usah* rniltk Calvi di Lu/.embourg, bank-bank mterna- 
sional iru akan memperolehnya kcmbali kira-kira sebanyak dua 
pertiganya, Dari jumlak itu, Lira-kira 250 juta dollar aknn di- 
bayarkan olek Vatikan t Reticananya, uang itu akan dibayarkan 



265 



Vatikan pada 30 Juni 1984, Pcmbayaran itu dilakukan Vatikan 
bukan karena bersalah melainkan *karena rasa solidaritas secara 
morir saja. Mmgrnai pembayaran kembali kepada beberapa 
bank inlernasional, scbaiknya Anda mempelajari ke^bali ban- 
tahan-banlahan V;iiikiin atas kctcrlibatannya, yang dimuat di 
halaman sebehimnya. 

Diharapkan umat Kalolik Roma tidak pcrlu menuruti 
himbauan Yaiikau yani; piisii segeradilancarkan rii gcreja-gcreja 
Katolik Romu di srhinih dunia. Yang harus dilakukan Vatikan 
tidak lain mcngembalikan sebagian dari sebcgitu banyak uang 
yang didapatnya melalui kegiatan-kegiatan Roberto CaJvi dan 
Uskup Agung Paul Marcinkus! Aihasil, Bank Vatikan masih se- 
lamat dapat mrniranLongi jutaan dollar, yang tidak lain adalah 
sebagian dari sebe^itu banyak uang yang pernah dinyatakan 
hilang itu, 

Kctika saya scdang menuiis buku ini, Uskup Agung Paul 
Marcinkus masih menduduki jabatannya- Bcberapa kali dinyata- 
kan bahwa ia sudah diberhentikan, tetapi nyatanya ia masih 
selamat juga. la masih terus nongkTong di Vatikan, karena takut 
ditangkap para penguasa Italia scandainya keluar dari tembok 
Vatikan. Baru-baru ini Marcinkus mengajukan permohonan 
kepada penga^Uan Itali agar dirinya dinyatakan kcbal terhadap 
tuntutan. Scbelum mcmpertimbangkan permohonan Marcinkus, 
scbaiknya Mahkamali Agung Italia terlebib dahulu mempiJajari 
semua pembicaraan rahasia yang pernah diadak::n antara Italia 
dnn Neg^r? VatL f ;an, Informasi yang 'jarangkali sangat luar biasa 
ialah diungkupnya suatu persekongkolan kriminal, yang pad^ 
bulan Agustus 1981 telah diadakan secara rahasia antara 
Uskup ^gunj^ Paul Mar^inkus dan Robcrto Calvi. Biia Vatikan 
masih berharap dapat diperc^ya auiiia, tindakan demikian 
bukan hanya suatu penyelewengan yang dilakuKan olch seorang 
Uskup Agung yang baik terhadcm scorang bankir Katolik yang 
saleh. Bukti-bukti kuat menunjukkan dtngaii jelas bahwa ter- 
nyata maiih ada perjanjian-bersama lain lagi yang melanggar 
bukum dan jug^ jahat yang dibuat oleh Uskup Agung Paut 
Marcinkus bersama Roberto Calvi, 

Semua perbuatan itu bermulapadabulan Noveniber 1976. 



266 



Bcrarti persekongkolan jahat itu sudah dimulai sejak masa ke- 
kuasaan Paus Paulus VI, Fakta inipenting dikemukakan dengan 
tujuan untuk menggaris-bawahj kemungkinan apa saja yang hisa 
terjadi scandainya Albino Luci^jii tetap hidup, Dl Vatikan 
masih ada beberapa orang tcman-bisnis sang L"skup Agung 
dalam sekian banyak kejahatan: Luigi Mennini, juga PcIIcgrino 
De StrobcL Dalam situasi demikian, pada bulan Mei 1984 Paus 
Yohane£ Paulus II mengambil-alili Lampuk pimpinan Bank 
Vatikan, 

Di satu pihak Kantor Pcngadilan Itali terus mengejar ketiga 
orang itu, sedang para penguasa negara itu pun gcncar menyita 
scmua barang milik Mennini dan De StrobeL Dengan giatnya, 
para per.^uasa terus mtncarHisri k^.iga ^r^ng ftu Ue hefbafci 
kora. Seorang lagi, sekretjris Bank Varik?.n: Mgr. Donato H^ 
Bo:ns, seorang rekan Paul Marcinkus, yang seandainya Albino 
Luciani masih hidup pasti akan segera disingkirkan dari jabatan- 
nya, juga masih menyembunyikan-diri di balik tembok Yatikan, 
menghindari kejaran para hakim Turino. Mereka gencar me- 
ngusut skandalnya bcrupa penggelapan pajak senilai hampir satu 
milyard dollar. Seperti tiga orang rekan lainnya, meski paspor- 
nya telah dicabut nlch para hakim, De Bonis juga masih terus 
bekena ui Bank Vatikan, Dalam keadaan demikian, Paus Jo- 
hancs Paulus II, satu-satunya orang yang harus mencrima 
tanggung-jawab mercka itu, w?jib mengambil-alih tanggung- 
jawab tampuk pirnpinan Btnk Vatikan. Kejarlian itu beriang- 
sung dalain bulpi.i Mci 1584. 

Kardinal Ugo Poletti, Wakil Iwrdinal Roma, yang sebenar- 
nya akan digeser oleh AlLuno Luciani, punya bukti cukup kuat 
yang dapat Tncmpcrjelas dasar kebijakan Lunani mengambil 
koputusau itu. Kardina! Polettilah yang mtnyarankan agar 
Giutio Andreot+i, yang k.erika itu menjabat Peniana Menteri 
Italia, mengangkat Jendral Raffaele Giudice menjad: kepala 
Polisi Pengawr>s Keuang^n Italia. Tindak berikutnya, ternyata 
TenriraJ Giudirc y^ng jjga anggota P2, rTKrer.canakan suatu 
tindnk pidana menggelapkan pajak scnilai saaipai ?ato milyard 
doHar. Uang da!am jumlah sangat besar itu kemudian diakhkan 
kepada Licio Gellk Tapi pada tahun 1983, dengan sangatkasar 
Kardinal PoIIeti menolak segala macam tuduhan yang mengata- 

267 



kan bahwa ia tclah mcnggunakan segala macam pengaruh yang 
dimilikinya untuk incmberi kedudukan kepada Jendral Giudice. 
Tapi kcmudian para pcjabat di Turino menunjukkan kepada 
Kardinal Polcttt scbuah fotokopi surat yang pernah dibuatnya 
kepada Pcrdana Mcnteri Giulio AndreottL Meski demikian, anch 
bahwa Ugo Plctti masili juga tetap menjabat Yikaris JendraJ 
Kardinal Ronu! Dalam suasana itulah Paus Johancs Paulus II 
harus memegang tainpuk pimpinan Gcreja Katolik Rom? pada 
bulanMei 1984! 

Suatu *Konkordat ' (pcrsctLijuan-bcrsama) baru antara 
Paus dan Pcmcrintab [talia, mengawah era baru pernerintahan 
Paus Yohanes Paulus IL Ualia, yang oleh umat katolik seluruh 
Hunia, selama hampir du;t ribu tahun diangg;tp s^bagai 'biang- 
nya* agama Katolik, kini sudah tidak lagi menjadikan agama 
Katolik Roma sebagai "agama ncg.tra" lagi! Kcdudukan istime- 
wa bagi Gercja di Halia sudab bcraklnr, 

ijgi-Iagi sutu perubahan yang sangat menyenangkan Licio 
Gelli. Hukum Kanon (l*ndang-l~ndang) baru Gcreja Katolik 
Ronia yang tmdai berlaku tcrhitung mulai sejak 27 Novcmber 
1983 tidak Ltgi memuat pasal yang menyatakan bahwa orang- 
orang Katolik Roma yang nicnjadi anggota Precmason, secara 
otomatis dikucilkan dari Gereja Katolik Rorna. Mereka, yang 
oleh Paus Albino Luciani narnanya disinyalir tercantum sebagai 
anggota Frccmason Yatikan, kini merasa aman. Tindakan pem- 
bcrsihaa yang dhencanakan olch Paus Albino Luciani, rupanya 
ndak akan diteruskan olch penggartinya, Paus Joharcs Paulus 
IL 

Sepcrti sudah dismggung di dcpan, tidak satu perubahan 
pun yang pcrnah direnconakan Luciani, berhasil dilaksanakan! 
Tapi Bisnis Vatikan jalan terus. Dan di segala bidang! 



268 




.' 



-■>,;^%^; + ' ;...v ' v r.i- ^ 



;1 " ^ tr.y- 



"> "W?^ 



•"*■- *ud&m£& 



rWQ5* 








*--■,-.'{ 



^Sg^ 



■ 



*m 



<-'^ v- 



64, Duabuah photo Licio Gclli, hasil jepretan polisi Swiss. 

65. Michele SJndona menjalani hukuinan 25 tahun penjara dl A,S. 




BEE5K3RAPA CATATAST 



Meskipun gagal, kalangan pcjabat tcras Gcieja Katolik 
Roma dengan tegas menolak atau menyanggah bukti-bukti yang 
termuat di buku ini. Tapi temyata banyak peristiwa di dunia- 
nynta di mar rembok-iennhok Ncrara Kota Vatikan yang san™at 
mcmoantu kebenaran kesimpulan-kesimpulan yamj sava buat. . 

Mtchclc Stndona. Dari sekian banyuk kejahatan yang saya 
tuduhkan kepadanya pertama dia berbohong dengan menyata- 
kan baiiwa bisnisnya di Italia bangkrut dan kedua dia mcm- 
bayari orang untuk membunuh Ginrgio Ambrosoli. Di Amcrika 
Scrikat Michcle Sindona sedang menjalani hukuman kurungan 
penjara selama 25 tahun. Kamun demikian tiga bulan setelah 
buku terbitan-pertama saya ini keluar, Departemen Kehakim- 
an Amcrika Scrikat tcrdorong mengirimkan Michdk Gindona 
kembali ke Itali, un^uk diadili dengan tuduhan mclakukan 
beberapa kejahatan yang pcrsis sama dengan dua kejahatan yang 
Saya ^ebut di atas. Dengan tctap berpcgang pada pcndapat sc- 
mula bahwa Paus Yohanes Paulus i wafat diracun, saya kemuka- 
kan ?jdanya kemungkinan bahwa ia akan dikirimkan kembali ke 
Itaha, Sangatlah menarik melihat reaksi-pertama Sindona 
setelah mcndcngar bcrita ku: 

"Kalau saya bisa samp^ii ke sana dengan selamat, karena 
tidak ada orang yang lcbih dulu membunuh saya — akhir- 
nya nauti tokh mungkin akan ada oiang ya,ig mulat ber- 
pikir untuk memberikan secangkir kopi-beracun kepada 
mya m Dan mengenoi hit ini saye memang sudah nicndengar- 
nya. Makadariitu *aya akan jadikaa pros^s sldang-pengadil- 
an nantibagaikan sirkus yang benar-benar menarik. Semua- 
nyaakan saya beberkan di sana'\ 



269 






Ternyata bcrlnu^ai hasil penyelidikan dan pemantauan 
saya menunjukkan, bahwa setelah tiba di Italia banyak anggota 
P2 yang rajiu mtui^nguk Michele Sindona ke penjara. Karena 
itulah rcncana pembeberan jadi berubah sernuanya, Ia ganti 
mengajukan pcrmohonan untuk tidak usah menghadiri sidang 
pengadilan yang memeriksa pcrkaranya tentang berbagai pe- 
nipuan yaiikj pcrnah dilakukannya. Anchnya, pcrmohonan itu 
juga dikabulkaru Dan ini sungg"h menghcrankan! Pada tahun 
1985, Pengadilan Milano, menjatuhkan kcputusan bahwa 
Michcle Slndona bersalah karcna menipu dengan berpura-pura 
menyatakan dirinya bangkrut. Dia dijatuhi hukuman kurangan 
pcnjara sclama 15 tahun. Sedangkm pada tanggal iS Maret 
1036, di kotaMilanu itu juga sidang lain yang mengadili Michele 
Sindona dalam kasus lain bgi, mcmutuskan Michele Sindona 
bersalah sebagai otak pembunuhan terhadap Giorgio Ambrosoli. 
Dalam kasus ini dia dijatuhi hukuman pcnjara seumur hidup. 
Sebelum satu pun di antara sckian banyak hukuman itu dijalani- 
nya, tiba-tiba ia harus dihawa kcmbah ke Amerika Serikat 
untuk menjalani sisa hukuman-pcnjaranya yang 25 tahun itu. 
Daripada ia harus mati di pcnjara, maka kakek yang berusia 66 
tahun itu mengambil putusan sendiri. Dilanggarnya sumpah 
Omerta Mafia yang pernah diucapkannya scndiri la bertekad 
mau mcmbebcrkan semuanya. Dan yang penting, menurut 
sumber-sumber informasi saya di Italia, Michele Sindona ber- 
maksud melakukan bjrtcr i:rforuiiisi yantJ berkaitan dengar hal- 
Lal di seputar kcmarian Aib-no Li'ci?iii- K?anis -anggal 20 
Maret, begitu selesai rninum kopi-paginya, Michele Sindona 
berteriak: "Mereka telah meracun saya!" Dan aua hari kcmudi- 
an, pada hari Sabtu tanggal 22 M.arct, Michel^ Sindona r^ati. 
Sindona dibunuh, Ini suatu contoh klasik tenraiig betapa 
berkuasanya P2. Karcna sebelumnya sudah ada kecurigaan dan 
kekhawatiran akan auaiiyii usaha pembunuhan terhadapnya, 
maka Sindona ditahan di penjara dengan sistem pengam?nan 
superekstra ketat_ Selama 24 jam tcrus-mencrus ia, diawasi 
melalui teieyisij penjag?nya pun tidak pemah kurang dari tiga 
orang, sedangkan rnakanan d?.n minumannya yang dimasukkan 
ke penjara, dikemas dalam wadah-wadah yang disegeL Coba 



270 



bandingkan tingkat pengamanan demikian ini dengan pcngaman- 
an yangdiberikan kcpada Paus Yohancs Paulus I, yang pengawal- 
Swissnya pun dapat tidur sepanjang malam! 

Paul Marcinhus. Buku saya menuduh barmaUskup Agung 
Paul Marcinkus secara langsung tcrlibat dalam kejahatan yang 
mengakibatkan runtuhnya Banco Ambrosiano dan lenyapnya 
uang 1,3 milyard dollar, Tidak berbcda dengan pembunuhan 
Albino Luciani, kejahatan yang mclibatkan Uskup Agung Paul 
Marcinkus ini pun dc^gan mcmbabl-buta dibantah oleh Vatikan. 
Sejak terbitan-pertamabuku ini bercdar, Vatikan telah mengem- 
balikan u tang-u tangnya scjumlah 250 juta dollar kepada para 
kreditor banknya Robcrto Cahi yang tcbh hancur itu. Tapi 
uang itu dibayarkan kembali tapi dengan pengcrtian "praduga 
tak bersaiah', suatu kompromi diplomatik yang memberi pe- 
luang kepada Vatikan untuk terus mcnolak pcrtanggungjawab- 
an, Demikian pun saya menuduh Luini Mcnnini, yang mcnjabat 
dircktur Bank Vatikan> melakukan tindak pidana penipuan. 
Pada bulan Juli 1984, satu bulan setelah terbitan-perdana buku 
DliMI ALLAH beredar, setelah dinyatakan terbukti bersalah 
mclakukan pcnipuan dan tindak-pidana lain sehubungan dcngan 
hancumya bisnis Michele Sindona, oleh sidang pcngadilan di 
Milano, Mennini dijatuhi hukuman tujuh tahun kurungan pen- 
jara- UntuK bisa bcrhasil menycret Direktur Utania Bank W 
tikan ke meja-hijau temyata mcmang lebih sulit. Paul Marcinkus 
memang punya 'backing* kuat, mu^ai dari Paus sampai pejabat- 
pcjabat ser:k>r Pemcrintah Ameiika Serikat. Fada bulan Juni 
1384 Faus v ohancs Paulu^ II sanp<it membacakctn suatu maKa- 
lah mcngcnai etika perbankan kepada orang-orang Swiss, solah 
satu kutipannya berbunyi: 

"Duma uang adaiah juga dumanya mrumsia, dunia kito.. 

Maka sepantasnyplah bila berkaitan dengan suara-hat: 

kitasemua". 

Tapi nipanya ada satu suara-hati yang tcrkecual^kan dari ajaran 
itu, yaitu suara-natinya Paus senriiri. Saat kata-kata :tu terucap 
Jari mulut P^us YohancE Paulus II : beberapa penjahat kalibcr 
internasional masih tetap sedang disembunyikan di Negara 
Kota Vatikan itu, Antara lain Uskup Agung Paul Marcinkus, 

271 






Pellegrino Dc Strobel dan Luigi Menmni, yang semuanya tidak 
Iain parapcjabat scnior Bank Vatikan, bariknyaPaus! 

Kegiatan-ke^iatan Paul Marcinkus berdampak bahwa 
suara-hati Vatikan menghadapi ujian berat Karena Paus sccara 
terus-terang men^utuk upartheid di Afrika Selatan, maka se- 
bagai konsekwensinya Bank Vatikan harus menyalurkan bantu- 
annya sccara diam-diam. Dium-diam Vatikan meminjamkan 
172 juta dollar kepada bcbcrapa uknum pejabat Pemerintah 
Atrika Selatan, 

Pada akhir bulan Desember 1 985, serangan-serangan tcroris 
di Bandara Vimr\a — Roma, meminta 20 korban jiwa* Dengan 
menguiip satu dari Srpuluh Pcrintah Allah yang disampaikan 
AJiah kepada Nabi Musa di Gunang Sinai, yang berbunyi: 
"Jangan membunuk", denga.il tandas Paus Yohanes II mengutuk 
orang-orang penyebab kematian itu, Dengan blak-blakan Pre- 
siden Reagan membuka suara tentang "bukti tak terbantahkan >1 
yang dimiliki aparatnya bahwa Libia-Iah pelaku serangan-scrang- 
an itu. Bcrtindak mewakili Marcinkus dan Bank Vatikan, pada 
tanggal 29 Desember bcrarti dua hari sesudah pcristiwa itu, 
Duta Besar Amerika Serikat untuk Vatikan, William Wilson, 
mengadakan kunjungan rahasia ke Libia dan bertcmu dcngan 
Muamar QadafL William Uilson mctundmgkan beberapa syarat 
supaya Muamar Qadafi dapat meminjam uang beberapa juta 
dollar, untuk memheh sebuah pabrik penyulmgar» mlnyak bumi 
rnilik Ttar;a. 

Ternyatn &clama beberaoa tahun bclakang^n ini, DuU 
besar Wilson menjadi sumber kekuatan uiama bagi Marcinkus. 
Salah satu upaya yang dilakukan Wilson iaiah menekan agar 
Deuartemen Kchakiman Ameiikp. Serikat beihenti mengusut 
hubungan aniara Uskuu Agung Paul Marcinkus dan Michele 
Sindona. Dengaii hebatnya ia mengaturpcrtemuan antaiajaksa 
Agung Amerika Serikat WiHiaju French Srmih dengan Marcin- 
kus, tepat dengan saat Departemen Kehakiman Amcrika meng- 
usut perkaia Mairinkuc. BuUn Mci 1930 Duta Besar Wilson ine- 
leiakkan jabatannya Maicinkus memberikan kcrrientarnya s*- 
bagai berikut "Saya sangat menyayangkan menyaksikan orang 
yang saya kenal (ian sangat saya hargai terpaksa harus pergi'\ 



272 



Earu-baru ini ada berita bahwa Paus Yohanes Paulus II mem- 
berikan pujian hangat kepada Duta Besar Wllson itu, 

Pada tanggal 25 Februari 1987, para pejabat kehakiman 
di Milano mengeluarkan beberapa surat perintali untuk menang- 
kap Uskup Agung Paul Marcinkus bescrta rekan-rekannya di 
Bank Vatikan; Mennini serta De StrobeL Di dalam Surat Perin- 
tah Penangkapan itu dinyatakan bahwa ketiga orang tersebut 
dituduh membantu kegiatan tmdak pidana penipuan yang 
mengakibatkan bangkrutnya bank, Tiga orang itu masih terus 
dilindungi Paus Yohanes Paulus II, sembunyi di balik tembok 
Vatikan I 

Licio Gelii. Pada bulan Juli 1984 salah satu komisi par- 
lemen Italia menyatakan bahwa daftar anggota P2 yang pemah 
disebut-sebuc di dalam buku ini, ternyata memang betui otentik* 
Akibatnya, Pietro Longo, Menteri Anggaran Bclanja Xegara 
italia, terpaksa harus meletakkan jabatannya dari Kabinet Italia 
waktu itu, Kemudian pada tahun itu juga, akibat lengketnya 
hubungan dengan Michele Sindona dan Licio Gelli, Menteri 
Luar Negeri Italia GiuHo Andreotti, berhasil mclewati dari 
lobang-jarum, yakni dua mosi-tidak-percaya yang dilontarkan 
parlemen kepadanya. Sang Dalang Agung, licio Gelli sendiri, 
sekarang mulai merasakan akibat tindak-perbuatannya. 

Dari tempat persembunyiannya yang mewah di luar kota 
Sao PauZo f Gelh bersedia memb^yarkan kcmbali sebanyak 8,5 
juta dollar kepada paia krcditor Bancn Ambrosiano. Seperti 
Vatikan, Licio Gell: juga menobk bcrtanggungjawab mengenai 
pencurian u?Jig satu milyard dollar itu, Tuduhan saya tentang 
adanya persekongkolan krimina] antar* gerakan Freemason 
Italia dengan Mafia, pada bulan Maret 1986 secara resmi diakui 
kebenarannya oleh para hakim di Faiermo yang melakukan 
pengu&dtan. Dalam iiiinggu iia juga Mentcu Dalam Negeri 
Gscar Scalfaro kepada Parlemeii Italia menyatakan, "Kalau 
tidak diiangkap, Licio GelH akan teru^ membahayakan De- 
mokrasi Italia", 

Dan tidak hauya bagi Demokrasi Italia Eany^k bukti 
menyatakan bahwa untuk kesekiaii kidi terbukti betapa masih 
eratnya hubungan antara Licio Gelh dengan berbagai anggota 



273 I 



junta bekas penguasa Argentina. Tidak lama setelah Licio Gelti 
ditahan di pcnjara Swiss, atas instruksi Laksamana Emilio 
Massera, salah scorang anggota P2, dibnatlah lima paspor palsu 
atas narna Licio Gelli. Dengan berbekal paspor-paspor palsu 
ltulah, Licio Gelli berhasil melarikan diri. 

Mci 198G, udak Iama scbclum Presiden Raul Alfonsin 
bcrkunjung kc markas besar Div isi-Iil Angkatan Bersenjata, 
ditemukanlah sebuah bom di situ. Tcrnyata pcrcobaan pem- 
bunuhan itu direncanakan oleh anggota-anggota P2 yang me- 
nyelinap dalam tubuh Angkatan Darau Masih ada !agi. Minggu 
tcrakhir Januari 1987,JendraI Suarcz-Mason yang juga anggota 
12, dit^ingkrtp di San Fransi^co. Proses ekstradisi untuk me- 
rigirimriya kernbali kc Argentina pun dimuiaL Di sana ia akan 
dihadapkan ke pengadilan dengan tuduhan melakukan tindak 
pidana penyiksaan sampai matk 

Sejak pertama kali terbitnya buku ini, mantan kepala 
bagian daiam negcri SIS*\fI f dinas intclijen militcr Italia sudah 
ditangkap. Jendral Pietro Musumcci dituduh terlibat dalam 
peledakan bom di stasiun kceta api Bolognu. Kiranya Anda 
masih ingat bahwa di dalam buku ini pula saya juga mcnuduh 
bahwa organisasi rahasia P2 pimpinan Licio Gclli-lah yang me- 
lakukan kejahatan itu, sehingga jatuh korban 85 crang tewas 
dan 182 luka-berat-ringan. Jenjral Musumcci anggota P2, 
Januaii 1987, Jendial Musumcci dan scmuaorang lain yang ter- 
libat dalam peristK^ peledakan bom itu, diajukan ke sidang 
pengadilan, Licio Gelli pun juga diadili dalani kasus peledakan 
bom ini, tapi diadiadili in absentia, tanpa hadir di Italia. 

Peter Nicbols memiliki pengetahuan tentang Itali dan 
seluk-beluk Vatikan jauh lebih baik dibandirjg saya. Dalam 
meiiguias buku mi untuk surat kabar Inggris Hie Timcs t dia 
berpendapat, "Ketika membpcanya, isi buku ini sungguh saneat 
mencekam perhatian saya- Saya sangat tertarik dan teran^saiig 
olch keahlian seorang penuntut umum yarg hrbat dalam suatu 
pioses-pcradilan yang sensasionaP*. Sikap pcmbela ynng terus- 
menerus tutup mulut, tiga tahun kemudian tclah ditafsirkan 
orang sebagai pengakuan positif bahwa pasti bersalah Bapa 
Suci, vonii telahjatuh! 

April 1987, DAVID A. YALLOP 



D r. Frank S Capri o 
Mii\G\T.\SI 

KR!S!S 
CINTA 

lilM UILI ntKJ 



\ 




MENGATASI KRJSIS CINTA 
Dalam Rumah Tangga 

oleh : Dr. Frank S. Caprio 
Tebd : 205 hd 
Harga : Rp 4.000,00 



K^baha^iaan hkiup berumah&ngga makln men}adi harta termaha! 

untuk kehidupan modern, Namun justru kebahagiaan rumahtangga 

ilildj-! yang serLigkaii paling sllIll dlbr.a dan sulit dLpertahayikan. 

Btir^^i maia[ar. v d ~3 rr.en^goda munrjul stiLh benjanti, dan 
W-j,.-i yw Ki-,jL^>* 1 ^ ketetapan hati pria-wan^ pun sering.kati goyah dan rak tahan uLt. 

\\ *KV **" Perasaan tirjak bahagLa b tidak tossk, rrJiialah jeks, kebenclan pada 

dir! sendiri, tidak d-ewasanya cinta suamj-isterL can lain-lain kerapkaii lebih menyelimut! mahligal 
hubungan suami istert, Bagaimana secara prakEs mengatasi ra&a keudak-bahagiaan itu ? 
Dr Frank S. Caprio, secrang ahli psLkoterapi, akan membahas toptk-topik sepera" : 

* Jangan mernbenci di^ anda sendirl * 3ciajarLah memaafk?m diri sendiri 

* Sekj, sedemLkian pentingkah * BJa pvix-iwtnan anda di simpang JaJan 

* Anda ^apa^ r^en^nLndir-ndn ptrkawmw* * *2k£h$l d*- tfj|1 Andj 
•j!&*g lJ'^* bchj^i * Mengernhangkan daya clnti 

rEkanan dan run'jtan kehldupan modern mdkir; manjadtkarj anda mtnLLnwsJTi ptrrurjuA-jr-i^jn- 
Juk praktis tersebut untuk hidup bahagia. 

Buku int merupakan perbaikan dari buku terbitan kami jebe Eumnya buku D15JMPANG OINTA. 
Semog* koreksS mi dapat berguna bagi para pencinta. 



IPUlTBAYi 




PIJIT BAYl 

okh - Ameta D. Auckett 
Tebal , fl0 hal 
Harga ; Rp 3.000,00 



K 



AMCLlA D \U^X£7T - lartr di San Remo, Vk:toria. SebeJum 
meIang*a/Kj bu.?na seba^a! Perewat di beuerapa ne^ara L3lama 
pu]uha dJ tahut. H tei r ebih dahJu dla "wmb^aii uiri ys drjgan 
llmu Perawat-Ur.jm dl Geebng Base HosTiia', Victoiia; IJmu 
kebidanan dl r^.L-g Edward Memorla! Hos^taJ. Australia Barat, 
dan Spcslalisas! Perawatan Anak di Iweddlc Baby Hospi&l T 
Mellwj.^. Pada tahur )973-\9S2 dta mcn]adi Dlrektur InJani 
Weitare Cenrre dt Cli% cl Frankstui, Victori^ 

DaJam uuku tn! ktpada kilr diajjrkan tenn^-tchnik neml^t bayi, suatu sajian senj-Kuno dalam 

kemdsan kon^ep-modem, yaiml * 

* SenLuhan kaslh 

* Pljit bayi, scbagal pen^gan*! obal-obatan 

* Keintiman dan kontak bcdan 

* Peny^^nibuhan terhadap dampak-wnmplngar dari tr^u:na kdahiron 

* Pjit E>y1 : ungkapan cinLa 

D^Jam nnt^ka Twr.ieln^ra dn L ,nele^arlkan pmse^-kea^jaban anLar-anrj^ota kdiia^Bj pljit- 
meminl meningkatkan kesejahte E aan anak meiaJuJ senLtLha±j-kaiih, Daii mi fv*;tu upayra saiigat 
bcmarga bag] Orangtua daJam rangka mencbiCaJ anak-baytnya. Sdain hal diatai, pipt-bayl ^jga 
Jadi satu baglan dari keseluruhan upaya-perawatan ttrhadap bayl-prematur, )uga bayi yang penuh 
tkngan tjauma- persailnan, yaknJ dengan mengaslhl, menyembuhkan ^an menghidupkannya. 
Maka darl ]trj otjlt bayi Juga dapat dlmanfaatkan sebagal pengganti obat bius, mlsalnya pada saat 
tumbuh gkji atau seb?ga[ obat penenang bayi bayt yang terus-n ienen-s qeiteah. Inliah usaha kita 
untuk tetap SEHAT TANPA ORAT r " . 




PERJALANAN BALAS DENDAM 

oleh 5 George Jon&s 
Tebal : 245 hal 
Harga : Rp 4.200 T 00 

MOSSAD - Dinas Rahasia Israel, siapa yang tak kenal? 

Kecanggihan operasinya di sdurah dunia tetah banyak dkata! dan 
menjadikarmya suatu organisasi mata-mata yang paling diper- 
hltungkan, Dtamping CIA, KGB n dan sebagainya. Namun per- 

nah_\ah Anda msny:rr.?J\ persuiatan baiin para agen rahasia di 
ba::k kehebaUn orgarlwsL Mttssad itu? Buku tni akan banyak 
memberikan gamharan bagaimana persulatan batin para ag j -n 
£***tJ_ - Jifcvft3ffiS^}jfcrf rahasia yang dikornar>darii sl muda Avner. Antara Dauiotiame, 
kepennngan negara dan bangsa, solidaritas dan berbagai pergdla- 
ian hidup masa depan, kepentlngan diri dan kduarga, serta k_5H_Iamatan m_T_ka daiam meme- 
rangi terohsme intemasiona]. Semuanya bertampur jadi satu menjadi jalinan kisah yang me-ne- 
gangk__i. Dalam kegiaian m_r_k_! t_ri_uk ujung tnmbik na_i_ind!i_me dan baras-batas etii^a. 
Menarik bukan ? 

Bag:ar; I lk*n btrltisah tsntang penggcmbJengar'. Avner, p^mbaJasan atas Wad Zwaiier, 
Mahrroud Hamsan\ Abad a!-Ch[r 3 Basil aL-Kubaisi^ Mahmoud Yussjf ftajjer t Kemal Adwan, dan 
bagaimana k_rjasama para agen Mossad itu dengan organisasi tersr fcVifcrn*$3cr>al i£pcr_ Le 
Group dan H F=wder Metnjhof?. 

Bag[_n II men.akup ki_ah-ki.__h s*-]engkapnya teniang pengejaran dan balas dendam terhadap 
Kamni >a$jcr h Mahmoud Yussuf NaJ^tr* Kema] Adwan, Muhammed BoudLa h AJi Hassan 
5d~m_h, d_n _agaim_na hidup para agen rahasia tersebut dengan keberhasiian dan kegagaLan 
ope.asi mereka. 



David VaLk>p 

taau 



_© 



DEMI ALLAH 

otah : Dauid Yallop 
Tebal : 216 hal. 
Harga : Rp 4.95C T 00 



hnku C£M! A1_1_AH ....] (lu God's Njjtj^) T Ti__ijaHi ^ah wtu bu!.u 
pa'inc; L_.rL< ^_na ^mah t^rLit dl duj^Ld. Buku tni -lemuuka tabir 
r_.Ji_._ia dan membeberkan data-oata paitn^ ^_;_^1H! n^ng^r ii 
perlitTwa-ptrisiK-a Tnenggemparkan V dn _l te^Jjdj d! V?likan dalam 
djjndaiawarsa terakhir abad XX in[. Dl tengah m<nam-outa 
tanggaL 23 September a!au di pagt s_ibuh SanggaJ Z9 September 
1978. PAU5 YOWJNES PAULUS ]. aslinya AJbtno 'iKlanL ^l 
Paus yang Mrrah Senyum 1 , drnyat^kan menknggal dunb, tep^t 33 
hari serelah peianlikanr.ya. David Yaliop tdah me!_kikar> penyelidiKan temadap kasLi- kemarjan 
ini kaiena diminia oleh orĕmg-orang tertentu di Vatikan yang mtrasa seLalut 'dluskk' deh sikap 
ketertutupan beberap^ orang di seputar Vatikan alas diiemukannya jenasah Paus yanc J_ra_akan 
'ianggaT. Kcytkinannya bahwa AJbino Luciani meningg^ k^rena dibunuh, diruangkanriya secara 
GAMfll_ANG dalajn buku y^ng mencekam uiL 

Setelah tiga t&hun tiada-henti metakul__n penydidikan secara tuntas, Davld Yailop berhail] 
memboncjkdr mata.ant-i Und^ kompsl ^ang meng^u&ungkc.n tokoh-loknh di hidang k_-_anga_i, 
politik dan t"koh Rohaniawar 1 di beberapa ne^ara, yano '_my_ta ne-upaka^i ouatu 
persekonjkolan-canggih yang sangat m_ngagumKarL. S^mpai detik ini h lima tahun _el_jlah terb] 
tan pertamanya (L9SA), pcrtanyaan-pertanyaan ; pokok d] scptLdr buku "D£MI ALLAH 1 , tetao lak 
terjawab. Dan tuduhan-tuduhan yang sangat mengerLkan Lak usah dipersoalkan Lagj, 



DapAt dibcE di toko buku terdiekat mt*u dipeun krpadA 
MEGA MEDLA ABADI Po Box 035 JATCM * JAKARTA 13620 






PERJAIANAN BALAS DENDAM 

oleh : Georrje Jonas 
Tebal : 245 hal 
Harga : Rp 4.200,00 

MOSSAD - Dinas Rahasia Israei, siapa yang Lak kenaP 
Kecanggihan operastnya di seluruh dunia telah banyak dicatat dan 
mersjadikartnya suatu organisasi LTLata-mata yang paling diper- 
hitunukan. Diiamping CIA. KGB, dan sebagatnya. Namun per- 
nahk^h An da me.T^rr^ pergu]a:an ba±i para agen rahasia di 
bahk keh^batan prganlsasl Moeaad ttu? Ruku tni akan barryak 
memberikan garnbaran bagaimana pergulaLan batin para ag^n 
rahasia yang dikomandani si muda Avn£f. Antara Dfl[riOtJ3me h 
kepenlingan negara dan bangsa, solidaritis dan berbagai pergLLa- 
tan hisup masa depan, kepenringan dlri can kduarga, serta kesHelamatan mereka dalam men-.e- 
rangi terorisme intemasional. Sembanya bercampur jadi satu menjadi jalinan kisah yang mene- 
gangkan. Daiam kegiatan mervka- terleuk ujung tombak nasionaEisme dan ba^a*-ba:as etka. 
Menarik bikan ? 

Bagiar, I akan beddsah tentang penggembJengan Avper, pcrnbaJasan atas WaeJ Zwai:er. 
MahTroud Hamsari, Abad ai-Chir, BasiJ al-Kubaisi, Mahmoud Yussuf Najjer t Kema! Ackt-an, dan 
bagaimana k^r^asama para agen Mossad itu dengan organisac: teror internasionaE vep*:ru Le 
Group dan' £a&d£f Metnjhoff. 

Bagiart I! men£akup kisah-kisah se!engkaprt^a ters^artg pengejaran dan balas dsndam terhadap 
K.im.ii ' J ^iirr, Mahmoud Yussut Najj^r, KemaJ Adwan, Mohammed Boudia, AJt Hassan 
SsJsstteh, dtin bagajmana h'dup para agen rahasia tersebut dengan keberhasilan dan kegagaJan 
operasi mereka. 




Dauid Yallop 


wm 


. 


© 



DEMI ALLAH 

oleh : D^uid Yallop 
Tebol : 216 hd 
Harga : Rp 4.950,00 

Emku CEMI ALLAH ....! (In Goc"s NanH Rie^jttti) saiah e^tu buJsu 
pa'inq Eari? yana ptmah t^rLlt dj dunia, Ruku ini -lemuuka ih\..[t 
rahisia dar. membeberkan data-oata palin^ Jiensitti m^g^ n 
pcrlstiwa-peris^a menggemparkan ^ang ter^d! di V<"-Llkan dstam 
dua-das^warsa terakhir abad XX inl. Di tengah maiam-outa 
tanggal 28 Scptember atau di pagi subuh langgaJ 29 September 
J978, PAUS YOHANES PAULUS 1, astir.ya AibJno 'uclanl, Sri 
Paus yang Mirah SenyunY, dinyatakan menmgga: dunli, tep-^t 33 
hari seTetah pelantikanr.ya . David YaiJop teiah melakjkar penyelidikan terhadap kasu£ kematian 
ini kajena dtminta deh orang-or^ng tertentu di Vatikan yang mtrasa setalu H diLSkk' okh slkap 
ketertulupan beberapa orang di seputar Vatjkan atas diiemukannya jenasah Paus yarw Jlrasakan 
■langgaj". Kcyakinannya bahwa Albino Luciar»! meninggci k^rena dibunuh, dituangkanriya secara 
GAMSt-ANG dalaim buku yang mencekam uil. 

SeteJah tiga tehun Liada-henti melakul'^n penydkJikan serara tuntas, David Yallop berhajj] 
membungkar mata- L ai]tpi tmdalt kon.'psi ^>ang mengiUOuiigk^T tokoh-lokoh dt bidi^g k^uangan, 
poJitiK dan t^koh Roh^njawat^ di bebt-apa negara, ya»io ^my^ta rre-upaka^i suatu 
persekonLjkolan-canggih yang sangat m^igagumKan^ Sampai detik ini t tima Tahun setelah terbi 
tan pertamanya (1934), pertanyaan-pertanyaan pokok di scptlar buku "DEMI ALLAH", tetap tak 
tcn"awab. Dan tuduhan-tuduhan yang sangat mengerJkan tak usah dipersoalkan lagL 

Dapat dibcE di toko buku tcrdeknt atnii dipeun k*p*d* 
MEGA MEDIA ABADI Po Box 035 JATCM * JAKAKTA I3C20 






**c 



SUATU PENYIDIKAN 



terhadap 
PEMBUNUHAN PAUS YOHANES PAULUS-I 



Buku DEMI ALLAH , .\\l (Iri God's Name) menjadi salah 
satn buku paling laris yang p.ernah terbit di dunia. Buku ini 
mcrnbuka tabir rahasia dan membeberkan data-data pahng sen- 
si t i f rh e n gc ri ai - p er is tiwa-p e r is ti wa 'men ggemp ar kari y an g te rj a di 
di Vatican dalam dua-dasawarsa terakhir abad-XX ini, 

Di tengah malarh-buta tanggal 28 September aiau di pagi- 
subuh tanggal 29 September 1978, PAUS YOHANES PAULUS^ 
I, aslinya Albiiio huciani, y Sri Paus yang Murafy-Senyum\ di- 
n y atak an m e n in ggal. d u n i a ? te p at 3 3 h ari s e te 1 ah r) e lan tik anny a . 

David Yallop tĕlah melakukan penyelidikan terhadap kasus 
kematian ini karena diminta olch orang-orang tertentu di Vatik-. 
an yang merasa selalu \liusik * oleh sikap-ketertutupan behcrapa 
orang di seputar Vatikan atas ditcrnukannya jenasah Paus yang 
dirasakaii ' s janggal\ Keyakinannya bahwa Albino Luciani me- 
n ingga I k arcna dib u nuh, ditnangk a n nya se cara GA MBLANG 
dalam buku yang mencekam ini. 

Setelah tiga tahun tiada-henta melakukan penyelidikan se^ 
cara tuntas, David Yallop berhasilmembongkar mata-rantai tin~ 
dak korurjisi yang menghubungkan tokoh-tokoh di bidang ke- 
uangah-, politik dan tokoh Rohaniwan di beberapa negara, yang 
temyata mempakaii suatu pcrsekongkolan-canggih yang sangat 
'mengagumkan. . s ■ - 

-Sa mpa i dc t ik' inz f tima iah un $e tcla h terpitan pcrta manya 
(J984 ,) perianyaan-pertanyaan pokok di sepuiar buku 'DEMI 
ALLAH\ tetap iak terjawab. Dan iuduhan-iuduhan yang sangat 
mengerikan tak usah dipersoalkan iagi. 



JSBN979-8069-25-G 



MEGA MEDI A ABADI 

P.O, Box035JATGM 

J ARARTA-13620